SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Gebrakan baru muncul dari jantung Pemerintahan Kota Bogor. Bukan sekadar wacana di atas kertas, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, secara tegas menginstruksikan penguatan taji pemuda melalui akselerasi Peraturan Wali Kota (Perwali) Kepemudaan. Langkah ini diambil demi memastikan pemuda Bogor tidak hanya menjadi penonton, melainkan pemain utama dalam sirkuit pembangunan daerah.
Dalam atmosfer hangat “Ngabuburit Gagasan” bertajuk Pemuda dan Masa Depan Perwali Kepemudaan di Paseban Sri Baduga, Sabtu (28/2/2026), Dedie menekankan bahwa keterbukaan pemerintah adalah harga mati. Perwali ini dirancang sebagai “paspor” bagi para inovator muda untuk masuk ke ruang-ruang kebijakan teknis yang selama ini dianggap kaku.
“Kita butuh aturan main yang jelas. Perwali ini adalah instrumen teknis agar ide, kritik, dan inovasi pemuda punya jalur resmi ke meja pemerintah. Kita ingin kontribusi yang nyata, bukan sekadar usul tanpa eksekusi,” tegas Dedie Rachim di hadapan perwakilan organisasi kepemudaan.
Ia menjelaskan bahwa Perwali tersebut nantinya akan mengatur mekanisme yang lebih teknis mengenai kontribusi pemerintah serta ruang partisipasi pemuda dalam menyampaikan ide, inovasi, pandangan, dan saran bagi pembangunan Kota Bogor.
“Bagaimana kontribusi pemerintah secara langsung dan apa harapan dari KNPI ini bisa memberikan ide, inovasi, pandangan, saran, dan pendapat kepada pemerintah. Jadi, mekanisme yang lebih teknis akan dimasukkan ke dalam Perwali,” jelasnya.
Bukan Cuma ‘Gimmick’, Dispora Mulai Petakan Kekuatan
Senada dengan Wali Kota, Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan “bedah data” melalui survei masif terkait partisipasi pemuda. Survei ini akan menjadi fondasi kuat dalam penyusunan substansi Perwali agar tepat sasaran.
“Kita sedang memetakan di mana posisi pemuda kita saat ini. Apakah di sektor ekonomi kreatif, teknologi, atau sosial? Perwali ini akan mengunci peran mereka di segala aspek pembangunan, sesuai dengan aspirasi yang dibawa KNPI,” ujar Anas.
Ketua DPD KNPI Kota Bogor, Rivaldo Surya, menyambut optimis sinyal hijau dari Balai Kota. Baginya, Perwali Kepemudaan adalah pengakuan kedaulatan bagi pemuda untuk terlibat dalam rencana strategis kota.
“Kami tidak ingin hanya diundang saat seremoni. Kami ingin terlibat sejak dari perencanaan. Pemuda Bogor siap pasang badan untuk mendorong program pemerintah agar lebih progresif dan relevan dengan tantangan zaman,” pungkas Rivaldo penuh semangat.(FY)
#KotaBogor #PemudaBogor #DedieRachim #KNPIKotaBogor #PerwaliKepemudaan
Editor & Penerbit: Den.Mj
