Tragedi Gas Bocor di Bogor Tengah: Balita Meninggal Dunia, Dedie Rachim Minta Warga Waspada!

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Sekda Denny Mulyadi, memberikan arahan tegas dan ungkapan belasungkawa saat meninjau lokasi musibah kebakaran akibat kebocoran gas di Babakan Sirna, Bogor Tengah. Ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan demi menghindari jatuhnya korban jiwa di masa depan.

SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Suasana duka menyelimuti Kampung Babakan Sirna, Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah. Sebuah insiden memilukan terjadi pada Kamis malam (5/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB, di mana kebocoran tabung gas memicu ledakan dan kebakaran hebat yang melalap tiga rumah kontrakan.

Nahas, peristiwa ini merenggut nyawa seorang balita mungil bernama Zaki, yang baru menginjak usia 1 tahun 4 bulan. Selain korban jiwa, dua orang lainnya dilaporkan menderita luka bakar serius dan kini tengah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Hadir langsung di lokasi untuk meninjau situasi dan memberikan penguatan kepada keluarga korban, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, tak dapat menyembunyikan rasa prihatinnya. Dengan nada bicara yang berat, ia menegaskan bahwa keselamatan rumah tangga harus menjadi prioritas utama.

“Kami sangat berduka sedalam-dalamnya. Kehilangan nyawa, apalagi seorang balita, adalah tragedi yang sangat menyesakkan hati. Peristiwa ini harus menjadi alarm keras bagi seluruh warga Bogor untuk tidak lagi menganggap remeh prosedur keamanan penggunaan gas LPG,” tegas Dedie.

Menyikapi insiden ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui BPBD dan Dinas Pemadam Kebakaran mengeluarkan imbauan teknis bagi warga guna mencegah kejadian serupa:

  1. Rutin Cek Komponen: Pastikan selang gas tidak retak dan regulator terpasang dengan pengunci yang rapat. Gunakan peralatan berlabel SNI.
  2. Deteksi Dini Bau Gas: Jika tercium bau khas belerang (mercaptan), segera buka seluruh jendela dan pintu untuk sirkulasi udara.
  3. Pantang Nyalakan Listrik: Jangan menyalakan lampu, kipas angin, apalagi korek api saat tercium bau gas. Percikan listrik terkecil sekalipun dapat memicu ledakan dalam ruangan jenuh gas.
  4. Evakuasi Tabung: Jika memungkinkan, lepaskan regulator dan bawa tabung gas ke area terbuka yang jauh dari pemukiman.

Duka di Babakan Sirna menjadi pengingat pahit bahwa kewaspadaan di dapur bukan sekadar rutinitas, melainkan taruhan nyawa. Mari lebih peduli pada keamanan instalasi gas di rumah masing-masing agar tidak ada lagi “Zaki-Zaki” lain yang menjadi korban. (FY)

#SafetyFirst #HatiHatiGasLPG #BogorTengah #GasBocor #Kebakaran #LPG #KeamananRumah #BabakanSirna
Editor & Penerbit: Den.Mj

Exit mobile version