ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGWacika Lembur: Hadirkan Solusi Air Bersih Berkeadilan di Pelosok CianjurSorot Rakyat
Jawa Barat

Wali Kota Ingatkan Camat dan Lurah Garda Terdepan Lindungi Warga

Sorot Rakyat • 28 Jun 2021 • 16:33 WIB
Sorotrakyat.com | Kota Bogor — Bima Arya selaku Wali Kota Bogor, kembali mengingatkan kepada semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sebagai garda terdepan untuk menangani dan melindungi warga dari Covid-19. Terlebih saat ini ada sebanyak 336 tenaga kesehatan yang terpapar virus corona. “Saat ini kondisinya sudah darurat dan saya sampaikan kepada camat dan lurah, yang […]

Sorotrakyat.com | Kota Bogor — Bima Arya selaku Wali Kota Bogor, kembali mengingatkan kepada semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sebagai garda terdepan untuk menangani dan melindungi warga dari Covid-19. Terlebih saat ini ada sebanyak 336 tenaga kesehatan yang terpapar virus corona.

“Saat ini kondisinya sudah darurat dan saya sampaikan kepada camat dan lurah, yang hari ini menyaksikan secara langsung bahwa Anda harus ada di garda terdepan dalam menangani Covid-19, pastikan kewenangan kalian dilaksanakan secara maksimal untuk melindungi dan melayani warga serta memperkuat PPKM,” ujar Bima Arya saat melantik 311 pejabat di Jalan R3, Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Senin (28/6/2021).

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Dari sejumlah langkah yang diambil oleh Pemkot Bogor, diantaranya penambahan fasilitas tempat tidur dan fasilitas isolasi. Namun hal itu tidak akan ada artinya apabila tenaga kesehatannya terus ‘bertumbangan’. Diharapkan Bima Arya, tumbangnya tenaga kesehatan, jangan sampai terjadi kepada ASN dan personil TNI / Polri.

“Tempat tidur dan fasilitas isolasi ditambah, tapi dokter dan perawatnya tidak ada, untuk apa?,” kata Bima.

Disisi lain, tumbangnya tenaga kesehatan tidak hanya mempengaruhi pelayanan, tetapi juga mempengaruhi target vaksinasi di Kota Bogor.

“Jika tidak ada tenaga kesehatan, siapa yang mau menyuntik. Jika vaksin terhambat, maka kita akan kalah melawan Covid-19. Untuk itu kepada semua lapisan masyarakat Kota Bogor, untuk berhati-hati dan waspada,” pintanya.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

Dia mengaku telah meminta kepada pemerintah pusat untuk mengambil kebijakan yang lebih tegas. Sementara, Pemkot Bogor telah melaksanakan secara maksimal apa yang menjadi kewenangannya, namun masih ada batasnya. PPKM yang dilakukan hanya untuk menunjang pembatasan yang lebih ketat.

“Kedepan kita pastikan kebijakan kita tegas dan ketat. Selama satu minggu ke depan ASN Pemkot Bogor akan menjalankan Work From Home (WFH) 100 persen,” tutupnya. (Red)

Baca Juga:  Sejumlah Kendaraan Tertimpa Pohon Tumbang di depan Pasar Cibinong

Editor & Penerbit : Den.Mj