ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGAster Putri Bogor Raih Juara 3 dan Top Scorer Piala Sekjen Jabar 2026Sorot Rakyat
Berita

Bupati Bandung: Jangan ada lagi kecelakaan di perlintasan kereta api

Sorot Rakyat • 13 Mei 2022 • 12:34 WIB
Sorotrakyat.com | Bandung – Menyikapi kecelakaan yang menimpa Sahrul Mubarok (6) di perlintasan kereta api Rancaekek pada Minggu (1/5/2022) lalu, Bupati Bandung Dadang Supriatna beserta jajarannya menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Kasi Lalu Lintas Sarana dan Keselamatan, Balai Teknik Perkeretaapian, Kelas I, Wilayah Jawa Bagian Barat, Ditjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Fitri Antara. Rakor tersebut […]

Sorotrakyat.com | Bandung – Menyikapi kecelakaan yang menimpa Sahrul Mubarok (6) di perlintasan kereta api Rancaekek pada Minggu (1/5/2022) lalu, Bupati Bandung Dadang Supriatna beserta jajarannya menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Kasi Lalu Lintas Sarana dan Keselamatan, Balai Teknik Perkeretaapian, Kelas I, Wilayah Jawa Bagian Barat, Ditjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Fitri Antara.

Rakor tersebut juga turut dihadiri Humas PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 – Bandung, Kuswardoyo dan Kasi Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Chris Dwi Heryanto.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Bupati Bandung mengungkapkan, rapat yang dilaksanakan di rumah dinasnya itu merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dalam pencegahan dan menjamin keselamatan warga yang berada di sekitar perlintasan jalur kereta api.

“Saya tidak mau kecelakaan yang menimpa Sahrul Mubarok di perlintasan kereta api di Rancaekek beberapa pekan lalu terjadi lagi. Maka pada kesempatan ini, kami sengaja mengundang pihak-pihak terkait duduk bersama untuk mencari solusinya,” kata Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung di Soreang, Jum’at (13/05/2022).

Kang DS menyampaikan, terdapat beberapa kebijakan yang dihasilkan dalam rapat itu, antara lain pembangunan fasilitas perlintasan (overpass, underpass, sebidang), penutupan perlintasan sebidang selaras dengan kewenangan pembina jalan serta pembangunan barrier sepanjang jalur KA atau sterilisasi.

“Di sini kami mengetahui kewenangan masing-masing dalam upaya melakukan pengamanan di kawasan perlintasan kereta api. Mana yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, provinsi dan daerah,” jelas Kang DS.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

Selain mengeluarkan sejumlah kebijakan, pihaknya juga berencana melaksanakan langkah preventif berupa sosialisasi pada Juni mendatang.

“Kami berencana mengadakan kegiatan Gerakan Nasional bersama Direktorat Keselamatan Ditjen KA kemenhub, BTP, dan PT. KAI terkait penutupan perlintasan sebidang. Dari 5 titik yang sudah diinventory Dishub Kabupaten Bandung, nanti akan dipilih lokus yang sekiranya mudah ditangani dengan sosialisasi, konsolidasi, dan aksinya,” terang Bupati.

Baca Juga:  BlondySta Ekspos Keindahan Alam Eksotis Sleman Lewat Rilis Lagu Kaliurang

Sementara itu, Kasi Lalu Lintas Sarana dan Keselamatan, Balai Teknik Perkeretaapian, Kelas I, Wilayah Jawa Bagian Barat, Ditjen Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Fitri Antara menyambut baik langkah yang diambil Bupati Bandung.

Dirinya mengatakan, pihaknya siap bekerjasama dan berkolaborasi dengan Pemkab Bandung dalam peningkatan keselamatan warganya.

“Kita secara berkala, intens melakukan evaluasi pengamanan di kawasan lintasan jalur kereta api. Termasuk di lintasan Rancaekek dan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Pemerintah daerah pun bisa mengusulkan penganggaran kepada pusat terkait pembangunan sarana pengamanan di lintasan kereta api di wilayahnya,” kata Fitri.

Sebelumnya, pada Kamis (12/5/2022) bupati sempat menyambangi Sahrul yang merupakan korban kecelakaan di perlintasan kereta api Rancaekek.

Diketahui, Sahrul Mubarok terserempet kereta api ketika hendak mengikuti kakeknya Tohid (68) ke kebun. Karena kecelakaan tersebut, Sahrul harus kehilangan tempurung kepala bagian depan. (Red)

Editor & Penerbit : Den.Mj