ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGAster Putri Bogor Raih Juara 3 dan Top Scorer Piala Sekjen Jabar 2026Sorot Rakyat
Berita

Misteri Kematian Santri di Ciomas: Jatuh dari Pohon atau Ada yang Lain?

Sorot Rakyat • 25 Jul 2024 • 10:40 WIB
Sorotrakyat.com | Bogor – Keheningan pagi di sekitar Pondok Pesantren Roydul Tafsir, Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mendadak pecah oleh penemuan tragis. Seorang santri muda, Ahdi bin Ahmad (25), ditemukan tewas mengenaskan dalam posisi telungkup di aliran sungai pada Kamis (25/7/2024). Dugaan sementara, Ahdi mengalami kecelakaan saat berusaha mengambil kelapa di pohon yang […]

Sorotrakyat.com | Bogor – Keheningan pagi di sekitar Pondok Pesantren Roydul Tafsir, Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, mendadak pecah oleh penemuan tragis. Seorang santri muda, Ahdi bin Ahmad (25), ditemukan tewas mengenaskan dalam posisi telungkup di aliran sungai pada Kamis (25/7/2024).

Dugaan sementara, Ahdi mengalami kecelakaan saat berusaha mengambil kelapa di pohon yang tumbuh di tepi sungai. Namun, hingga kini penyebab pasti kematian masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Ketiadaan saksi mata yang melihat langsung kejadian tersebut semakin menambah misteri di balik peristiwa nahas ini.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Kapolsek Ciomas, Iwan Wahyudin,.sH,.MH menjelaskan bahwa awal mula dari laporan yang diterima oleh Polsek Ciomas dari warga, Ahdi diduga terjatuh dari pohon kelapa yang berada di bantaran sungai saat sedang mengambil kelapa. Tidak ada saksi mata yang melihat saat Alm Ahdi terjatuh, dan dia baru ditemukan oleh salah seorang santri lainnya dalam kondisi sudah meninggal dunia.

“Jenazah Ahdi sudah diangkat ke daratan oleh rekan-rekan santrinya dan langsung dimasukkan ke dalam ambulans untuk dibawa ke rumah duka di daerah Gajlok, Muncang, Banten,” jelas Kapolsek Ciomas.

Pengasuh pondok pesantren mengungkapkan bahwa keluarga almarhum menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menyalahkan pihak manapun. Tiga saksi mengetahui setelah kejadian Alm sudah berada di dalam sungai adalah Jajat, Budi, dan Suwarna, lalu melaporkan kepada kepala Ponpes dan yang lainnya.

Polisi telah melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, dan membuat laporan.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

“Dengan adanya laporan ini, diharapkan masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari, terutama yang berpotensi membahayakan diri,” himbau Iwan.

Baca Juga:  Siapkan Generasi Emas, Dedie Rachim Ajak Mahasiswa Lestarikan Lingkungan

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi musibah ini, sampai berita ini diturunkan Alm Ahdi sudsh dimakamkan secara layak sesuai agama Islam. (FY)

Editor & Penerbit: Den.Mj