ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGGandeng Danone, Dedie Rachim Pacu UMKM Naik Kelas Lewat Damping Award 2026Sorot Rakyat
Berita

Pesona Golok Pasundan, Warisan Nusantara Menuju UNESCO

Sorot Rakyat • 21 Agu 2024 • 13:10 WIB
Sorotrakyat.com | Kota Bogor – “Komunitas Golok Pedang Sepuh Nusantara (GPSN) berhasil mengukir sejarah baru dalam upaya pelestarian budaya Sunda. Pada Selasa (20/8/2024), mereka meluncurkan buku setebal 315 halaman dan sebuah lagu berjudul ‘Pesona Golok Pasundan’ di Balai Kota Bogor. Kedua karya ini memiliki visi besar: menjadikan golok sebagai warisan dunia UNESCO. Buku dan lagu […]

Sorotrakyat.com | Kota Bogor – “Komunitas Golok Pedang Sepuh Nusantara (GPSN) berhasil mengukir sejarah baru dalam upaya pelestarian budaya Sunda. Pada Selasa (20/8/2024), mereka meluncurkan buku setebal 315 halaman dan sebuah lagu berjudul ‘Pesona Golok Pasundan’ di Balai Kota Bogor. Kedua karya ini memiliki visi besar: menjadikan golok sebagai warisan dunia UNESCO.

Buku dan lagu karya Pembina GPSN, Gatut Susanta ini diperlihatkan dan ditembangkan langsung dihadapan Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari. Hal ini sebagai langkah untuk menjadikan golok sebagai warisan dunia dalam UNESCO.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

“Saya kira ini bentuk kepedulian salah satu kelompok masyarakat, khususnya pemerhati golok. Untuk mendokumentasikan semacam sejarah mengenai golok yang mungkin banyak orang tidak tahu,” kata Hery usai peluncuran.

Sekilas dalam buku tersebut, sambung Hery, semua sejarah mengenai golok beserta dengan jenis-jenisnya tergambarkan. Termasuk filosofi dan nilai-nilai metafisik di dalamnya.

“Dan ini (golok) merupakan peninggalan yang luar biasa. Satu dari sekian banyak peninggalan warisan Jawa Barat, khususnya suku sunda. Kita memanfaatkan network pemerintah terutama untuk dukungan menjadi warisan UNESCO,” sambung Hery.

Di tempat yang sama, penulis buku dan lagu Pesona Golok Pasundan, Gatut Susanta menjelaskan, buku ini ditulis selama satu tahun lamanya. Disertai dengan berbagai riset dan pengumpulan informasi mendalam mengenai golok tersebut.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

“Ada sembilan profesor dari tiga provinsi berbeda (Jakarta, Jawa Barat, dan Banten) yang saya jadikan sebagai narasumber untuk buku ini,” jelas Gatut.

Begitupun dengan lagunya. Gatut mengatakan, lagu ini diaransemen oleh Tulang Bajing. Dalam lagu mengandung pesan dan ajakan untuk bersama-sama melestarikan golok sebagai warisan dunia.

Gatut juga berharap buku dan lagu Pesona Golok Pasundan bisa menjadi referensi yang mendukung pengusulan golok menjadi warisan budaya tak benda dari oleh UNESCO. (Hrs)

Baca Juga:  Kapolsek Citeureup Lakukan Restorative Justice Kasus Pencurian Tabung Gas 3 Kg

Editor & Penerbit: Den.Mj