Apresiasi Istana untuk Pelestari Seni, KSP RI Beri Ucapan Spesial di Ulang Tahun ke-12 Kejora

SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Perayaan hari ulang tahun ke-12 bagi seorang anak lazimnya dirayakan dengan suka cita bersama teman sebaya di sekolah atau keluarga tercinta. Namun, momen pertambahan usia yang dirasakan oleh penari Jaipong cilik berbakat asal Kota Bogor, Annisa Kejora Firmania, tahun ini mencatatkan kesan yang jauh lebih mendalam, luas, serta bernilai edukatif tinggi bagi dunia kebudayaan nasional.
Tepat di usianya yang menginjak 12 tahun, siswi kelas 6 SDN Semeru 1 Bogor yang juga aktif sebagai penggerak serta pelestari budaya Sunda di Sanggar Seni Getar Pakuan (SSGP) Bogor ini menerima kado istimewa berupa ucapan dan doa langsung dari lingkaran strategis pemerintahan pusat, yakni dari Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (KSP RI).
Ucapan penuh kebanggaan tersebut disampaikan secara langsung oleh Prof. (Hc.) Dr. Kun Nurachadijat, S.E., M.B.A., seorang tokoh intelektual yang juga menjabat sebagai Tenaga Ahli di Kantor Staf Presiden (KSP) RI serta Dosen Pascasarjana IKN Institut Kharisma Sukabumi. Perhatian khusus dari pejabat tinggi lembaga negara ini menegaskan bahwa dedikasi anak-anak muda dalam merawat warisan budaya lokal memiliki arti strategis dan mendapat tempat istimewa di mata negara.
Dalam rekaman video khususnya, Prof. Kun Nurachadijat menyampaikan pesan hangat dan motivasi mendalam bagi Kejora yang selama ini dikenal konsisten mendedikasikan waktu dan energinya untuk menekuni serta melestarikan kesenian tradisional Sunda, khususnya tari Jaipong.
“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat ulang tahun Kejora, ya, yang kedua belas tahun. Kejora ini kelas 6 SD di SD Negeri Semeru 1. Semoga karya-karyamu sebagai pelestari budaya di Sanggar Seni Getar Pakuan Bogor berkah, dan kamu sendiri murah rezeki, berkah, selamat, dan segera dapat mewujudkan apa yang dicita-citakan. Aamiin,” ucap Prof. Kun Nurachadijat penuh kehangatan.
Nilai Edukatif dan Pentingnya Pelestarian Budaya Sejak Dini
Keikutsertaan Annisa Kejora Firmania di Sanggar Seni Getar Pakuan (SSGP) mencerminkan sebuah teladan positif bagi pembentukan karakter generasi milenial dan Gen Z di tengah gempuran modernisasi serta arus globalisasi digital. Seni tari tradisional seperti Jaipong bukan sekadar gerak tubuh yang diiringi tabuhan kendang dan pencak silat, melainkan sebuah instrumen luhur pembentuk karakter disiplin, estetika, kecintaan terhadap identitas bangsa, serta ketahanan mental anak.
Pendidikan karakter berbasis kebudayaan lokal terbukti mampu menjauhkan anak-anak dari pengaruh negatif gawai maupun pergaulan yang kurang produktif. Ketika seorang anak seusia Sekolah Dasar memilih mendedikasikan waktunya untuk berlatih menari, menghafal pola lantai, dan mementaskan mahakarya leluhur, ia sedang membangun fondasi nasionalisme kultural yang kuat.
Dukungan nyata yang diberikan oleh jajaran Kantor Staf Presiden (KSP) RI ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat bagi dunia pendidikan dan kebudayaan di Indonesia. Bahwa apresiasi terhadap talenta anak bangsa di sektor kebudayaan tidak hanya berhenti di tingkat daerah, tetapi juga mendapat pengakuan moral yang luas dari tingkat nasional.
Keluarga besar Kejora menyampaikan rasa syukur mendalam serta apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian luar biasa dari Prof. Kun Nurachadijat beserta jajaran KSP RI. Dukungan moril ini diyakini akan menjadi bahan bakar semangat bagi Kejora untuk terus menorehkan prestasi gemilang di berbagai panggung kesenian ke depannya.
“Wilujeng Tepang Tahun ke-12 Teteh Annisa Kejora Firmania! Panjang umur, sehat, sholehah, dan terus jadi kebanggaan Bogor,” menjadi kalimat penutup yang sarat doa dari segenap kerabat dan insan pers.
Penulis: Tim Redaksi Sorot Rakyat
#SanggarSeniGetarPakuan #KSPRI #KunNurachadijat #Kejora #Bogor #BeritaBogor #GetarPakuan #TariJaipong #BudayaSunda #PenariCilik #SorotRakyat
Editor & Penerbit: Den.Mj




