<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Banda Aceh &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/category/nasional/aceh/banda-aceh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Dec 2025 15:24:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Banda Aceh &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bencana Sumatra, Bukti Bencana Perusakan Alam Dalam Sistem Kapitalisme</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/12/15/bencana-sumatra-bukti-bencana-perusakan-alam-dalam-sistem-kapitalisme/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/12/15/bencana-sumatra-bukti-bencana-perusakan-alam-dalam-sistem-kapitalisme/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Dec 2025 15:24:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Banda Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatera Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Sumatra Utara]]></category>
		<category><![CDATA[1]]></category>
		<category><![CDATA[4 Juta Hektar Hutan Gundul]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang Sumatra]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Aceh Sumatra Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Banjir Sumatra 2025]]></category>
		<category><![CDATA[HGU Sawit Tambang Izin]]></category>
		<category><![CDATA[Kapitalisme dan Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Banjir Longsor Sumatra]]></category>
		<category><![CDATA[Penebangan Hutan Liar]]></category>
		<category><![CDATA[Perusakan Alam Sumatra]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem Kapitalis SDA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=36245</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Opini — Menjelang akhir tahun 2025 masyarakat Indonesia khususnya di belahan Sumatra bagian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.com | Opini — </strong>Menjelang akhir tahun 2025 masyarakat Indonesia khususnya di belahan Sumatra bagian utara kembali berduka. Dimana pada tanggal 24 sampai 26 November 2025 telah terjadi banjir bandang dan longsor yang menimpa wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Banjir bandang yang terjadi begitu dasyat, sehingga meluluhlantahkan seluruh wilayah yang dilalui.</p>



<p>Di wilayah Sumatra Utara ada sekitar 21 wilayah yang terkena dampak akibat banjir bandang dan tanah longsor ini, diantaranya meliputi wilayah Kota Medan, Wilayah Deli Serdang, Kabupaten Tanah Karo, Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Batu Bara, Kabupaten Asahan, Kota Binjai, Pematang Siantar. Sedangkan wilayah Aceh meliputi Kabupaten Aceh Utara, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Pidie Aceh, dan Aceh Tengah. (Tempo, 30 November 2025)</p>



<p>Menurut Kasubbid Bidang Penerangan Masyarakat Polda Sumut Ajun Komisaris Besar Siti Rohani bahwa &#8220;bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah hukum Polda Sumut, diakibatkan curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir&#8221;. (Tempo, 30 November 2025).</p>



<p>Berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana, jumlah korban banjir yang meliputi wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga Rabu 3 November 2025, korban meninggal dunia mencapai 811 orang, sedangkan yang masih dalam pencarian mencapai 623 orang. Selain itu bencana ini juga menyebabkan 2600 orang luka-luka, 3,2 juta terdampak, 593,9 ribu mengungsi, 3400 rumah rusak berat, 2100 rusak sedang, 4900 rusak ringan. Dan juga kerusakan fasilitas umum seperti kerusakan fasilitas sekolah sebanyak 215 unit, 9 fasilitas kesehatan, serta 132 fasilitas ibadah. (FajarPos NetWork, 4 Desember 2025)</p>



<p>Banyaknya korban jiwa, fasilitas umum serta rumah yang rusak bahkan hanyut terbawa banjir bandang sungguh sangat memprihatinkan. Terlebih lagi melihat banyaknya kayu gelondongan yang terbawa hanyut, ini menandakan adanya penebangan hutan besar-besaran, tentu hal inilah yang menyebabkan terjadinya banjir bandang. Dimana tidak ada lagi resapan air hujan di hulu DAS. </p>



<p>Menurut keterangan Walhi bahwa di Wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat sekitar 1,4 juta hektar hutan digunduli, ini berlangsung dari tahun 2016 sampai 2024, semua ini merupakan perbuatan dari 631 perusahaan pemegang izin tambang, HGU Sawit, PBPH, Geotermal, izin PLTA, izin PLTM (Walhi, 2 Desember 2025). Sehingga saat ini luas hutan yang tersisa hanya sekitar 30.568 Ha di wilayah Sumatra Utara.</p>



<p>Adanya pemberian izin oleh pemerintah bagi ratusan perusahaan untuk menggunduli hutan, ini menandakan bahwa pemerintah tidak mengelola Sumber Daya Alam dengan baik. Dimana pemerintah menyerahkan pengelolaan SDA kepada pihak swasta, yang tentunya akan mendatangkan keuntungan yang besar bagi para pengusaha tersebut. </p>



<p>Begitulah sistem Kapitalis yang berlaku saat ini, yang senantiasa memberikan keleluasaan bagi pihak swasta sebagai kapital pemilik modal) untuk menguasai sumber daya alam. Inilah bentuk dari kebebasan kepemilikan, dimana SDA yang seharusnya milik negara yang digunakan sebesar- besarnya untuk kesejahteraan rakyat, diserahkan pada pihak swasta.</p>



<p>Kebijakan pemerintah yang lebih menguntungkan swasta, membuat rakyat semakin sengsara dengan dampak buruk yang ditimbulkannya. Seperti hal banjir bandang di Sumatra bagian utara ini. Berapa banyak masyarakat yang kehilangan tempat tinggal serta harta bendanya. </p>



<p>Mereka tinggal di pengungsian, dengan tempat yang seadanya, tidak ada penerangan lampu, persediaan air bersih, pakaian bersih, juga makanan. Terlambatnya pasokan bantuan dari pemerintah, menambah kesengsaraan masyarakat di wilayah yang terdampak bencana. Bahkan wilayah Aceh Tamiang, harus minum dari air banjir, pisang mentah, karena lambatnya bantuan dari pemerintah.</p>



<p>Begitulah pemimpin dalam sistem saat ini, tidak sepenuhnya memperhatikan dan mengurusi kepentingan rakyat. Mereka hanya sibuk dengan kepentingan para oligarki untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Bahkan para pemimpin kurang bertanggung jawab terhadap dampak buruk yang dirasakan masyarakat akibat dari kebijakannya. </p>



<p>Para pemimpin juga tidak bertindak tegas terhadap para pelaku penggundulan jutaan hektar hutan, yang berakibat banjir bandang yang begitu dahsyat. Bahkan pemerintah terkesan menutup-nutupi segala perbuatan para penguasa yang telah memberikan izin atas penggundulan tersebut. Dengan kepemimpinan seperti ini, sangat sulit untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.</p>



<p>Sungguh berbeda dengan Islam, dalam Islam seorang pemimpin harus senantiasa memperhatikan dan memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Karena setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang dipimpinnya. Sebagaimana hadist Rasulullah SAW, &#8220;Setiap dari kalian adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya (H.R Bukhari Muslim). </p>



<p>Begitu pula dalam pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) dalam Islam sepenuhnya dikelola oleh negara, tidak boleh dikelola bahkan dimiliki oleh individu maupun swasta. Sebagaimana hadist Rasulullah SAW, &#8220;Kaum muslimin berserikat dalam tiga perkara, air, rumput (padang rumput), api&#8221; (hadist Abu Dawud dan Ahmad).</p>



<p>Dalam Islam Sumber Daya Alam (SDA) merupakan hak kepemilikan umum yang sebesar-besarnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, guna mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Kepemimpinan dalam Islam begitu penuh dengan tanggung jawab, dimana setiap kebijakan yang dikeluarkan senantiasa memperhatikan kepentingan masyarakat, bukan kepentingan para oligarki. Islam melarang adanya pengrusakan hutan, karena ini akan mendatangkan bencana yang besar bagi masyarakat disekitarnya. </p>



<p>Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Ar Rum ayat 41 yang artinya &#8220;telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka, sebagian dari perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar&#8221;. Dalam sistem Islam setiap pelaku pengrusakan sumber daya alam diberi sanksi yang memberi efek jera.</p>



<p>Dengan sistem Islam masyarakat hidup penuh dengan kesejahteraan, karena seluruh aspek kehidupannya diatur dengan syariat Islam, serta memiliki pemimpin yang amanah dalam mengurusi kepentingan masyarakatnya. Sehingga masyarakat dapat terpenuhi seluruh kebutuhan. </p>



<p>Selain itu pemimpinya akan senantiasa memperhatikan keselamatan rakyatnya, dengan tidak membuat kebijakan yang akan mendatangkan bencana bagi rakyatnya. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Araf ayat 96 yang artinya<br>&#8220;Jikalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi tapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa disebabkan perbuatannya&#8221;.<br>Allahu &#8216;alam bishshawab. </p>



<p>oleh : Siti S<br>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/12/15/bencana-sumatra-bukti-bencana-perusakan-alam-dalam-sistem-kapitalisme/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dr. Kun Nurachadijat Tegaskan Tentang Prinsip Etika Mojang Jajaka Untuk Para Finalis</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2023/08/21/dr-kun-nurachadijat-tegaskan-tentang-prinsip-etika-mojang-jajaka-untuk-para-finalis/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2023/08/21/dr-kun-nurachadijat-tegaskan-tentang-prinsip-etika-mojang-jajaka-untuk-para-finalis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Aug 2023 13:23:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Banda Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DK3B Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dr Kun Nurachadijat]]></category>
		<category><![CDATA[Mojang Jajaka]]></category>
		<category><![CDATA[Pasanggiri Moka]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=31075</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Bertempat di Swissbell Hotel, Jl Salak, Minggu 20 Agustus 23,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211;</strong> Bertempat di Swissbell Hotel, Jl Salak, Minggu 20 Agustus 23, Panitia Pasanggiri Mojang Jajaka menyelenggarakan karantina pembekalan bagi para peserta pasanggiri Mojang Jajaka 2023.</p>



<p>Hadir sebagai Narasumber, salah satunya adalah Dr. Kun Nurachadijat, Jajaka Pinilih 1995 Kota Bogor. Memberikan materi inti Etika Mojang Jajaka (Moka).</p>



<p>&#8220;Pembekalan berupa berbagai materi bagi para peserta pasanggiri, diantaranya Digital Marketing, pemakaian Dodot oleh kang Bambi, Dancing &amp; jalan di Cat Walk dan kini Etika Mojang Jajaka oleh Kang Kun, adalah niat kami agar nanti setelah terpilih, mereka betul betul menjadi Moka yang handal. Berbudaya sekaligus memiliki kemampuan mandiri secara ekonomi&#8221; ujar Fitri Fauzia, Ketua Paguyuban Moka.</p>



<p>Menurut Bambi, salah satu narsum yang juga penasehat Moka Kota Bogor, acara pembekalan dalam karantina ini diadakan agar para Moka terutama pinilih nanti, dapat berkompetisi di ajang pasanggiri tingkat propinsi. Diharapkan Moka Pinilih Kota Bogor 2023 ini dapat menjadi pinilih atau sekurang kurangnya dapat meraih posisi terhormat di Moka Parahyangan. </p>



<p>&#8220;Dengannya, dapat menjadi duta pariwisata kota Bogor sehingga APBD kota Bogor dari sektor pariwisata tertingkatkan pula,&#8221; ujar Jajaka Pinilih Remaja Kota Bogor 1995 ini.</p>



<p>Menurut Sie acara, Yuqa Shulhan salah satu senior Moka mengatakan, &#8220;Moka ini Duta budaya dan pariwisata yang mewakili Kota Bogor dalam merepresentasikan pariwisata dan juga budaya yang ada di Bogor. Dan ini diamini juga oleh TB Agnia, ketua panitia,&#8221; katanya. </p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="936" height="1024" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/08/1692614248341.jpg" alt="" class="wp-image-31076" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/08/1692614248341.jpg 936w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/08/1692614248341-768x840.jpg 768w" sizes="(max-width: 936px) 100vw, 936px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dr Kun Nurachadijat saat jadi Nara sumber untuk para finalis Mojang Jajaka kota bogor. </figcaption></figure>



<p>Sedangkan Dr. Kun dalam kesempatannya menyampaikan Etika Moka, ia menegaskan bahwa para finalis ini harus banyak bersyukur karena selempang sebagai finalis Moka diiringi tangis dan kekecewaan mereka yang tidak berhasil menyandangnya. Juga Moka 2023 harus bisa menginternalisasi nilai nilai budaya Kesundaan yang adiluhung. Silih Asah, Asih dan Asuh.</p>



<p>&#8220;Sebagai dayeuh Pakuan yang bahkan menurut Prof Arroyo Santos adalah negeri Atlantis yang hilang. Oleh karenanya Dinu Kiwari ngancik Nubihari, seja ayeuna Sampeureun Jaga, mutlak hari dijadikan mindset oleh para Mokanya,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Disampaikan juga tentang Prinsip Etika Mojang Jajaka oleh Dr. Kun Nurachadijat yakni, sikap syukur, jujur, gentle, someah, tidak egois dan berbudaya berkepribadian tidak hanya ketika masa perlombaan, tapi hingga akhir hayat kelak. </p>



<p>&#8220;Apa yang para finalis peroleh hari ini, adalah tanaman masalah lalu, dan apa yang dilakukan hari ini akan menentukan masa datang. Oleh karena itu sikap syukur, gentle, jujur, someah, altruistis atau tidak egois dan berbudaya yang berkepribadian itu tidak hanya ketika pasanggiri saja, namun jadikan karakter diri selepas grand final nanti di awal September maupun hingga akhir hayat kelak,&#8221; tegas mantan wakil ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kota Bogor ini diakhir pemberian materinya.</p>



<p>Acara tersebut dihadiri pula oleh Fazmi Nawawi, mantan ketua Paguyuban Moka Kota Bogor dan Kathrin Pasaribu salah satu pesponsor. Acara berlangsung lancar hingga petang, dan akan dilanjutkan di Sabtu dan Minggu berikutnya. (DK/DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2023/08/21/dr-kun-nurachadijat-tegaskan-tentang-prinsip-etika-mojang-jajaka-untuk-para-finalis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lanud SIM Gelar Apel Luar Biasa dan Halal Bihalal Idul Fitri 1442 H</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2021/05/17/lanud-sim-gelar-apel-luar-biasa-dan-halal-bihalal-idul-fitri-1442-h/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2021/05/17/lanud-sim-gelar-apel-luar-biasa-dan-halal-bihalal-idul-fitri-1442-h/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 May 2021 14:58:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Banda Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Danlanud SIM]]></category>
		<category><![CDATA[Halal Bihalal]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Raya Idul Fitri]]></category>
		<category><![CDATA[Kasau]]></category>
		<category><![CDATA[Kasau Marsekal TNI Fajar Prasetyo]]></category>
		<category><![CDATA[Kolonel Pnb Henri Ahmad Badawi]]></category>
		<category><![CDATA[Lanud Sultan Iskandar Muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=15239</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Henri Ahmad Badawi, M.Han. memimpin Apel...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<span class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</span> | </strong>Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Henri Ahmad Badawi, M.Han. memimpin Apel Luar Biasa dalam rangka perayaan hari raya Idul Fitri 1442 H bertempat di Lapangan upacara Mako Lanud Sultan Iskandar Muda. Senin (17/5).</p>



<p>Danlanud SIM dalam kesempatan tersebut membacakan sambutanya Kasau Marsekal TNI Fajar Prasetyo, S.E.,M.P.P. mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh keluarga besar TNI Angkatan Udara yang beragama Islam dimanapun berada dan bertugas, semoga Allah SWT menerima puasa dan amal ibadah kita selama bulan suci ramadhan ini.<br></p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/05/FB_IMG_1621262328359-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-15242" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/05/FB_IMG_1621262328359-1024x1024.jpg 1024w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/05/FB_IMG_1621262328359-300x300.jpg 300w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/05/FB_IMG_1621262328359-150x150.jpg 150w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/05/FB_IMG_1621262328359-1536x1536.jpg 1536w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/05/FB_IMG_1621262328359-2048x2048.jpg 2048w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/05/FB_IMG_1621262328359-65x65.jpg 65w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Selanjut Kasau menyampaikan kegiatan apel luar biasa ini dilaksanakan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri dan dilaksanakan secara sederhana dengan format yang lain dan berbeda dengan tahun tahun sebelumnya seperti ditiadakannya tradisi pelepasan mudik untuk personel TNI Angkatan Udara yang akan pulang kampung dan peniadaan kegiatan salam salaman, hal ini dilakukan karena kita semua mematuhi larangan pemerintah untuk menjaga keselamatan Bangsa ini dari wabah Covi-19. Lebih jauh Kasau mengajak seluruh segenap Prajurit dan PNS TNI AU untuk menjadikan momentum Hari Raya Idul Fitri ini sebagai tambahan motivasi dalam melaksanakan pengabdian kepada Bangsa dan Negara.</p>



<p>&#8220;Selesai kegiatan Apel Luar Biasa Danlanud SIM didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 20/ D.l Lanud SIM Ny. Rr. Triana Ahmad Badawi, S.E. beserta pengurus dan segenap personel Lanud SIM melaksanakan tradisi Halal Bihalal dengan tetap menjaga Protokol kesehatan menjaga jarak dan tidak saling bersalaman karena mengingat kondisi Covid-19 semakin terasa di Propinsi Aceh sekarang ini namun semua itu tidak mengurangi khidmat dan makna dari momentum Hari Raya Idul Fitri itu sendiri,&#8221; pungkasnya. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2021/05/17/lanud-sim-gelar-apel-luar-biasa-dan-halal-bihalal-idul-fitri-1442-h/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
