<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bandung &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/category/nasional/jawa-barat/bandung/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Dec 2025 20:11:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Bandung &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahakarya “Srikandi Bhuana” Cetak Sejarah Baru di Alun-Alun Bogor, Kolaborasi Megah ISBI Bandung dan Getar Pakuan Memukau Ribuan Warga</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/12/21/mahakarya-srikandi-bhuana-cetak-sejarah-baru-di-alun-alun-bogor-kolaborasi-megah-isbi-bandung-dan-getar-pakuan-memukau-ribuan-warga/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/12/21/mahakarya-srikandi-bhuana-cetak-sejarah-baru-di-alun-alun-bogor-kolaborasi-megah-isbi-bandung-dan-getar-pakuan-memukau-ribuan-warga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Dec 2025 19:24:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Alun-Alun Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Drama Tari Srikandi Bhuana Bogor 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Drama Tari Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Tari Getar Pakuan ke-55]]></category>
		<category><![CDATA[Getar Pakuan]]></category>
		<category><![CDATA[Getar Pakuan Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[ISBI Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Kebangkitan seni tradisi]]></category>
		<category><![CDATA[Kejora Getar Pakuan]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi ISBI Bandung dan Getar Pakuan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pertunjukan seni terbesar di Alun-Alun Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[PISN 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Program Inovasi Seni Nusantara 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggar Seni Getar Pakuan]]></category>
		<category><![CDATA[SanggarSeniGetarPakuan]]></category>
		<category><![CDATA[seni budaya Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Srikandi Bhuana]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wisata budaya Kota Bogor terbaru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=36264</guid>

					<description><![CDATA[SOROTRAKYAT.COM &#124; KOTA BOGOR – Alun-alun Kota Bogor menjadi saksi bisu lahirnya sejarah baru dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR –</strong> Alun-alun Kota Bogor menjadi saksi bisu lahirnya sejarah baru dalam dunia seni pertunjukan di Kota Hujan. Pada Sabtu malam (20/12/2025), ribuan warga memadati area ikonik tersebut untuk menyaksikan kemegahan panggung kolosal Drama Tari Wayang bertajuk &#8220;Srikandi Bhuana&#8221;. </p>



<p>Perhelatan ini bukan sekadar pertunjukan tari, melainkan simbol kebangkitan kembali kekuatan budaya lokal yang sempat terhempas badai pandemi.</p>



<p>Acara yang digelar dalam rangka Evaluasi ke-55 Sanggar Seni Getar Pakuan ini merupakan buah kolaborasi dengan Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) tahun 2025 yang digagas dan disuport oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Ditjen Risbang Kemendiktisaintek, melalui LPPM ISBI Bandung. </p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="768" height="431" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597177_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-36271" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597177_11zon.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597177_11zon-400x225.jpg 400w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597177_11zon-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption class="wp-element-caption">Salah satu adegan memukau dalam pementasan mahakarya Drama Tari Wayang &#8220;Srikandi Bhuana&#8221; di Alun-Alun Kota Bogor, Sabtu malam (20/12/2025). Pertunjukan kolosal hasil kolaborasi ISBI Bandung dan Sanggar Seni Getar Pakuan ini menjadi pertunjukan seni tradisi terbesar yang pernah digelar di ruang publik terbuka Kota Bogor dengan tata cahaya futuristik.</figcaption></figure>



<p>Dengan panggung megah berskala nasional dan tata cahaya yang futuristik, pementasan ini dinilai sebagai pertunjukan seni tradisi terbesar yang pernah digelar di ruang publik terbuka Kota Bogor.</p>



<p>Zen Djuansyah selaku Ketua Sanggar Seni Getar Pakuan,, dalam sambutannya tak kuasa menahan rasa haru. Ia menceritakan perjalanan panjang sanggar yang kini memasuki usia evaluasi ke-55, meski sempat mengalami masa sulit.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="768" height="439" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597354_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-36270"/><figcaption class="wp-element-caption">Ketua Sanggar Seni Getar Pakuan, Zen Djuansyah, memberikan sambutan penuh haru pada malam pementasan drama tari Wayang &#8220;Srikandi Bhuana&#8221; di Alun-Alun Kota Bogor. Pria yang akrab disapa Kang Zen ini menegaskan kembalinya eksistensi sanggar yang telah berdiri selama 33 tahun untuk terus mengabdi pada seni budaya Indonesia pasca-pandemi.</figcaption></figure>



<p>&#8220;Sanggar ini sudah berjalan 33 tahun, namun kemarin kami sempat vakum karena badai pandemi Covid-19. Baru sekitar dua tahun ini kami kembali hadir, dan hari ini dalam acara Evaluasi Tari ke-55, kami dipercaya menggelar Drama Tari Wayang bekerjasama dengan ISBI Bandung dan IPB Vokasi. Ini membuktikan bahwa kami kembali bangkit menggetarkan untuk pengabdian pada negeri tercinta, Indonesia,&#8221; ungkap Zen dengan penuh semangat.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="780" height="623" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597727_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-36272" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597727_11zon.jpg 780w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597727_11zon-768x613.jpg 768w" sizes="(max-width: 780px) 100vw, 780px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ekspresi bangga para peserta Evaluasi Tari ke-55 Sanggar Seni Getar Pakuan berfoto bersama di atas panggung megah, usai prosesi penyerahan penghargaan, yang berhasil meraih predikat terbaik dalam uji kompetensi tahun 2025. Dari tingkat dasar hingga mahir, anak-anak ini merupakan masa depan seni tradisi di Kota Bogor. Keberhasilan para siswa juga melengkapi kemegahan sejarah baru dunia pertunjukan di Kota Hujan lewat mahakarya Drama Wayang &#8220;Srikandi Bhuana&#8221; hasil kolaborasi dengan ISBI Bandung.</figcaption></figure>



<p>Kang Zen sapaan akrabnya, juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah banyak membantu.</p>



<p>&#8220;Terima kasih kepada Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ditjen Risbang Kemendiktisaintek, ISBI Bandung, IPB Vokasi, Wali Kota Bogor, Ketua DPRD Kota Bogor, Forkopimda, para sponsor, dan seluruh warga Kota Bogor. Terutama untuk anak-anak Sanggar Getar Pakuan serta para orang tua yang luar biasa membantu suksesnya acara besar ini. Bagimu Negri jiwa raga kami,&#8221; tambahnya dengan penuh haru.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="437" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597355_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-36269"/><figcaption class="wp-element-caption">Kepala LPPM ISBI Bandung, Prof. Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum., menyampaikan visi kolaborasi seni tradisi pada acara Evaluasi ke-55 Sanggar Seni Getar Pakuan di Alun-Alun Bogor. Mahakarya &#8220;Srikandi Bhuana&#8221; merupakan bukti nyata sinergi antara akademisi dan talenta lokal dalam melestarikan nilai luhur seni Nusantara melalui dukungan DPPM Ditjen Risbang Kemendiktisaintek.</figcaption></figure>



<p>Prof. Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum., Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ISBI Bandung, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah perwujudan dari Program Inovasi Seni Nusantara (PISN).</p>



<p>Dijelaskan Prof. Een, alasannya kenapa memilih Sanggar Seni Getar Pakuan, tentunya atas raihan sejumlah karya serta prestasi yang telah dicapai selama ini.</p>



<p>&#8220;Kami di LPPM ISBI Bandung berkomitmen agar riset dan inovasi seni tidak hanya mendekam di kampus, tapi memberi dampak nyata bagi masyarakat. Melalui PISN, kami memberikan pendampingan agar tradisi lokal seperti di Getar Pakuan mampu bertransformasi menjadi pertunjukan yang relevan dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai luhurnya. Malam ini adalah buktinya,&#8221; ujar Prof. Een.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="431" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597356_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-36268" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597356_11zon.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597356_11zon-400x225.jpg 400w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597356_11zon-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dr. Ismet Ruchimat, S.Sen., M.Hum., saat memaparkan pentingnya harmoni antara mahasiswa, dosen, dan praktisi sanggar dalam menciptakan karya inovatif Srikandi Bhuana di Alun-Alun Bogor. Sebagai perwakilan dari ISBI Bandung, beliau memuji standar artistik tinggi yang dicapai dalam kolaborasi megah bersama Sanggar Seni Getar Pakuan.</figcaption></figure>



<p>Senada dengan hal tersebut, Rektor ISBI Bandung, Dr. Retno Dwimarwati, S.Sen., M.Hum., yang diwakili oleh Dr. Ismet Ruchimat, S.Sen., M.Hum. selaku Dekan Fakultas Seni Pertunjukan, memberikan pujian atas standar artistik yang dicapai.</p>



<p>&#8220;ISBI Bandung hadir untuk memperkuat ekosistem seni. Kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan praktisi di sanggar menciptakan harmoni yang indah. Srikandi Bhuana adalah representasi bagaimana akademik dan talenta lokal bisa menciptakan karya berskala internasional,&#8221; jelas Dr. Ismet.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1126" height="632" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597358_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-36266" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597358_11zon.jpg 1126w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597358_11zon-400x225.jpg 400w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597358_11zon-768x431.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597358_11zon-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 1126px) 100vw, 1126px" /><figcaption class="wp-element-caption">Abdul Rosyid (Anggota DPRD Komisi III Kota Bogor) saat memberikan sambutan apresiasi dalam pementasan kolaborasi megah Srikandi Bhuana antara Getar Pakuan dan ISBI Bandung. Beliau berharap pertunjukan kolosal di Alun-Alun Kota Bogor ini dapat menjadi agenda rutin tahunan untuk memperkuat daya tarik wisata Kota Bogor.</figcaption></figure>



<p>Dukungan kuat juga datang dari parlemen. Abdul Rosyid, Anggota DPRD Komisi III yang hadir mewakili Ketua DPRD Kota Bogor, menyebut perhelatan ini sebagai pemanfaatan ruang publik yang paling ideal.</p>



<p>&#8220;Saya sangat terpukau dan mengapresiasi, luar biasa pisan!. Ini adalah contoh konkret bagaimana inovasi pendidikan dan seni tradisi membuahkan hasil yang bisa dinikmati rakyat. Kami di legislatif akan terus mendorong agar agenda budaya seperti ini menjadi prioritas dan Getar Pakuan rutin digelar sebagai daya tarik pariwisata Kota Bogor. Kita juga punya event tahunan seperti di daerah-daerah lain&#8221; ucapnya.</p>



<p>Ia juga menyampaikan pesan Ketua DPRD bahwa kami sangat mendukung penuh kegiatan yang menghidupkan Alun-alun dengan nilai-nilai edukasi dan budaya.</p>



<p>&#8220;Ini adalah sejarah baru, di mana Alun-alun Bogor bertransformasi menjadi panggung megah yang bisa dinikmati semua lapisan masyarakat secara gratis namun berkualitas tinggi,&#8221; tegas Abdul Rosyid.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1126" height="632" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597357_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-36267" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597357_11zon.jpg 1126w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597357_11zon-400x225.jpg 400w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597357_11zon-768x431.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597357_11zon-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 1126px) 100vw, 1126px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sekdisparbud Kota Bogor, Adhitya Bhuana Karana, S.STP., M.Si., mengapresiasi mahakarya Srikandi Bhuana sebagai sejarah baru seni pertunjukan di ruang publik terbuka. Kolaborasi Getar Pakuan dan ISBI Bandung ini dinilai sebagai langkah nyata dalam memperkuat ekosistem pariwisata dan budaya di Kota Bogor.</figcaption></figure>



<p>Mewakili Wali Kota Bogor, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Sekdisparbud) Kota Bogor, Adhitya Bhuana Karana, S.STP., M.Si., yang hadir langsung menyaksikan pertunjukan, menyatakan rasa bangganya atas konsistensi para pegiat seni.</p>



<p>&#8220;Malam ini, Alun-alun bukan sekadar ruang terbuka hijau, tapi menjadi ruang peradaban. 33 tahun Getar Pakuan konsisten menjaga jati diri Bogor. Kolaborasi dengan ISBI Bandung ini membuktikan seni tradisi kita punya daya saing tinggi dan pemerintah akan terus mendukung penuh ekosistem budaya seperti ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sekdisparbud juga menyampaikan pesan khusus dari Bapak Wali Kota Dedie A. Rachim.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="431" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597158_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-36274" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597158_11zon.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597158_11zon-400x225.jpg 400w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001597158_11zon-250x140.jpg 250w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption class="wp-element-caption">Salah satu adegan memukau dalam Drama Tari Wayang &#8220;Srikandi Bhuana&#8221; yang mencetak sejarah baru, di Alun-Alun Kota Bogor, Sabtu malam (20/12/2025).</figcaption></figure>



<p>&#8220;Pesan Bapak Wali Kota sangat jelas: Bogor harus menjadi kota yang modern secara infrastruktur namun tetap &#8216;nyunda&#8217; secara jiwa. Apa yang dilakukan Getar Pakuan dan ISBI malam ini adalah bentuk pelestarian jati diri bangsa. Pemerintah Kota Bogor akan selalu menjadi rumah yang ramah bagi kreativitas seni seperti ini,&#8221; pungkas Adhitya.</p>



<p>Antusiasme penonton menjadi puncak dari kesuksesan malam itu. Asep (45), warga asal Tanah Sareal yang membawa serta istri dan anaknya, mengaku takjub.</p>



<p>&#8220;Saya lahir dan besar di Bogor, tapi baru pertama kali ini melihat pertunjukan seni tradisi di tempat terbuka dengan panggung sekeren ini. Lampunya, suaranya, tariannya, semuanya seperti di film-film kolosal. Ini benar-benar sejarah baru buat kota kita,&#8221; kata Asep.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="668" height="393" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/12/1001593339_11zon-e1766343993358.jpg" alt="" class="wp-image-36273"/><figcaption class="wp-element-caption">Personel Tim Opening Ceremony Sanggar Seni Getar Pakuan menunjukkan dedikasi tinggi dalam menjaga jati diri budaya Bogor melalui lakon &#8220;Srikandi Bhuana&#8221;. Ketua Sanggar, Zen Djuansyah, mengungkapkan bahwa momen ini adalah simbol kebangkitan kembali kekuatan budaya lokal setelah sempat vakum akibat pandemi. Kehadiran tim pembuka ini menjadi bukti nyata kesiapan talenta lokal Bogor bersaing di kancah seni pertunjukan berskala internasional.</figcaption></figure>



<p>Sementara itu, Maya (21), seorang mahasiswi, menyebut acara ini sebagai &#8216;booster&#8217; kebanggaan bagi generasi muda. &#8220;Ternyata tarian wayang kalau dikemas modern seperti ini sangat keren ya. Nggak kalah sama konser musik luar negeri. Semoga tahun depan ada lagi!&#8221; ujarnya penuh antusias.</p>



<p>Malam itu, Alun-alun Kota Bogor tidak hanya menjadi tempat berkumpul, melainkan sebuah ruang sakral di mana sejarah, inovasi, dan kebanggaan nasional menyatu dalam satu gerak: Srikandi Bhuana.</p>



<p>(KDR)</p>



<p>#LPPMISBIBandung #Kemendiktisaintek #IPBVokasi #DisparbudKotaBogor #DPRDKotaBogor #InovasiSeni #SanggarSeniGetarPakuan #KotaBogor #AlunAlunBogor #VisitBogor #BogorHits #InfoBogor #JawaBarat #SrikandiBhuana #GetarPakuan #ISBIBandung #PISN2025 #SeniBudaya #DramaTariWayang #MahakaryaSeni #ZenDjuansyah #EenHerdiani</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/12/21/mahakarya-srikandi-bhuana-cetak-sejarah-baru-di-alun-alun-bogor-kolaborasi-megah-isbi-bandung-dan-getar-pakuan-memukau-ribuan-warga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tuntaskan Banjir Dayeuhkolot! Bupati Ajak Pengusaha Kolaborasi Pentahelix</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/11/22/tuntaskan-banjir-dayeuhkolot-bupati-ajak-pengusaha-kolaborasi-pentahelix/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/11/22/tuntaskan-banjir-dayeuhkolot-bupati-ajak-pengusaha-kolaborasi-pentahelix/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 20:26:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Dayeuhkolot]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Dadang Supriatna]]></category>
		<category><![CDATA[Dayeuhkolot]]></category>
		<category><![CDATA[KDM]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Baleendah]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Banjaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Dayeuhkolot]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Soreang]]></category>
		<category><![CDATA[Kolaborasi Pentahelix]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Swasta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=36105</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kab Bandung — Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta semua elemen masyarakat dapat berperan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.com | Kab Bandung —</strong> Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta semua elemen masyarakat dapat berperan aktif dan berkontribusi dalam menyelesaikan permasalahan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.</p>



<p>Menurutnya, permasalahan banjir yang sudah puluhan tahun menerjang Kecamatan Dayeuhkolot hanya dapat diselesaikan dengan adanya kerjasama dengan semua pihak atau kolaborasi pentahelix.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan Bupati Dadang Supriatna saat mengunjungi salah satu pabrik di kawasan Dayeuhkolot bersama Camat Dayeuhkolot Asep Supriadi dan Camat Bojongsoang Kankan Taufik, Jum&#8217;at (21/11/2025).</p>



<p>Pada kesempatan tersebut, hadir pula Ketua Sinergi Pentahelix Penanganan Banjir Dayeuhkolot Tri Rahmanto, Kepala Desa Tegalluar Galih Hendrawan serta owner PT Daliatex Dayeuhkolot.</p>



<p>&#8220;Urusan banjir bukan tanggung jawab pemerintah saja, masyarakat dan pengusaha juga harus peduli dan ikut berkontribusi menyelesaikan banjir ini,&#8221; ujar Bupati Dadang Supriatna didampingi Camat Dayeuhkolot saat mengunjungi PT Daliatex Dayeuhkolot.</p>



<p>&#8220;Kalau banjir kan bukan hanya masyarakat yang merasakan. Perusahaan-perusahaan juga kena dampaknya,&#8221; tambah Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung.</p>



<p>Oleh karena itu, Kang DS mengajak semua pihak dan stakeholder untuk ikut terlibat aktif dalam menyelesaikan permasalahan banjir di Dayeuhkolot dalam konsep kolaborasi pentahelix.</p>



<p>Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen Pemkab Bandung dalam menyelesaikan banjir Dayeuhkolot, Kang DS menyebut pihaknya telah membentuk Panitia Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot yang diketuai tokoh masyarakat Dayeuhkolot, Tri Rahmanto.</p>



<p>Panitia Pentahelix ini, lanjut Bupati Bedas, berisi berbagai elemen mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha (swasta), masyarakat dan komunitas serta media.</p>



<p>&#8220;Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, kami optimistis Panitia Pentahelix ini akan mampu menyelesaikan banjir di Dayeuhkolot. Kita akan membuat sejarah baru dengan menyelesaikan banjir Dayeuhkolot,&#8221; tutur Kang DS.</p>



<p>Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku optimistis banjir Dayeuhkolot dapat segera diselesaikan dengan konsep kolaborasi pentahelix.</p>



<p>Terlebih sebelumnya, konsep kolaborasi pentahelix ini telah sukses diterapkan dalam penanganan banjir di kawasan Rancaekek, Solokanjeruk dan Cidawolong Majalaya.</p>



<p>Ia menyebut, Pemkab Bandung dapat menyelesaikan persoalan banjir menahun di Rancaekek dan Majalaya tanpa sama sekali menggunakan APBD. Salah satunya karena para pengusaha di sana peduli dan ikut berkontribusi membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan banjir.</p>



<p>&#8220;Urusan banjir ini tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Saya mengajak pihak swasta juga ikut membantu dan berkontribusi menyelesaikan masalah banjir ini. Saya selama ini tidak pernah minta apa-apa ke pabrik. Tapi ini demi kepentingan rakyat saya, masyarakat Dayeuhkolot,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sementara itu, Ketua Tim Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot Tri Rahmanto mendukung langkah Bupati Dadang Supriatna yang mendorong para pelaku usaha atau perusahaan di Dayeuhkolot untuk ikut berkontribusi menyelesaikan banjir di Dayeuhkolot.</p>



<p>Tri Rahmanto menyatakan siap untuk menindaklanjuti dan melaksanakan delapan strategi yang telah disiapkan Pemkab Bandung untuk menyelesaikan permasalahan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot tersebut.</p>



<p>Delapan program percepatan penanganan banjir Dayeuhkolot telah disiapkan Kang DS diantaranya yaitu normalisasi saluran drainase Jalan Moh Toha-Dayeuhkolot, normalisasi folder Babakan Sangkuriang, pengerukan saluran lingkungan Bojongasih, pengerukan connecting drainase Bojongasih.</p>



<p>Selain itu, program selanjutnya adalah pengerukan Sungai Cipalasari, pengadaan pompa kapasitas 1.500 liter/detik, pengerukan aliran sungai Cipalasari dan normalisasi saluran Desa Dayeuhkolot.</p>



<p>&#8220;Dengan kolaborasi pentahelix ini, kami siap membuat sejarah untuk menyelesaikan banjir di Dayeuhkolot, ya minimal kita bisa mengurangi banjir di Dayeuhkolot. Insya Allah kami optimistis bisa,&#8221; ujar Tri. (GMS)</p>



<h1 class="wp-block-heading">BanjirDayeuhkolot #KangDS #DadangSupriatna #KolaborasiPentahelix #PemkabBandung #DayeuhkolotBebasBanjir #BandungBedas</h1>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/11/22/tuntaskan-banjir-dayeuhkolot-bupati-ajak-pengusaha-kolaborasi-pentahelix/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ratusan Buruh Jabar Penuhi Mapolda, SPN Kota Bogor: Loyalitas Jaga Hubungan Konstruktif</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/11/11/ratusan-buruh-jabar-penuhi-mapolda-spn-kota-bogor-loyalitas-jaga-hubungan-konstruktif/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/11/11/ratusan-buruh-jabar-penuhi-mapolda-spn-kota-bogor-loyalitas-jaga-hubungan-konstruktif/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2025 15:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Info TNI Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Apel Akbar Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Serikat Pekerja Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[SPN Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=36055</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Bandung — Ratusan buruh dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat memadati...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.com | Bandung — </strong>Ratusan buruh dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat memadati halaman Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Barat di Jalan Soekarno-Hatta, Bandung. Kehadiran mereka bukan untuk berunjuk rasa, melainkan mengikuti Apel Akbar Buruh Jawa Barat.</p>



<p>Kegiatan yang diinisiasi oleh Polda Jawa Barat ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi dan kerja sama antara kepolisian dan elemen serikat pekerja. Apel ini secara khusus bertujuan menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) menjelang momentum akhir tahun yang sarat akan dinamika industrial, seperti penetapan upah minimum dan agenda unjuk rasa nasional.</p>



<p>Dalam apel yang berlangsung sejak pagi hari, tampak hadir perwakilan dari berbagai federasi dan konfederasi serikat pekerja di Jawa Barat. Salah satu delegasi yang hadir secara langsung adalah Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kota Bogor, dipimpin langsung oleh Ketua DPC SPN Kota Bogor, Budi Murdika.</p>



<p>“Kehadiran kami di sini bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi sebagai bentuk loyalitas dan komitmen SPN untuk menjaga hubungan yang konstruktif antara buruh, aparat, dan negara,” ujar Budi Murdika di sela kegiatan, 11 November 2025.</p>



<p>Ia menegaskan bahwa sinergi yang baik antara pekerja dan aparat adalah fondasi utama bagi terciptanya iklim industri yang kondusif, stabil, dan berkeadilan di Jawa Barat.</p>



<p>Apel Akbar ini menjadi panggung pengukuhan komitmen bersama. Dalam kegiatan tersebut, Polri dan perwakilan serikat pekerja menyepakati sejumlah poin penting untuk kerja sama strategis ke depan, yaitu:</p>



<p>Mendukung Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Jawa Barat.</p>



<p>Menjadi mitra aktif Polri dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah provinsi.</p>



<p>Menjadi pelopor tertib berlalu lintas untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).</p>



<p>Selain pembacaan komitmen, apel ini juga berfungsi sebagai momen kebersamaan dan konsolidasi antarburuh. Para peserta saling bertegur sapa, bertukar pengalaman, dan memperlihatkan semangat persatuan gerakan pekerja yang solid.</p>



<p>“Apel seperti ini penting untuk memperkuat rasa saling percaya antara aparat dan buruh. Jika komunikasi lancar, setiap dinamika di lapangan bisa diselesaikan dengan dialog, bukan konfrontasi,” tutur salah satu perwakilan buruh dari Bogor.</p>



<p>Apel Akbar Buruh Jawa Barat di Mapolda Jabar menjadi simbol baru bahwa gerakan buruh tidak harus selalu identik dengan demonstrasi dan konflik. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa buruh mampu bertransformasi menjadi mitra strategis aparat dalam menjaga stabilitas sosial dan keamanan publik.</p>



<p>Kehadiran SPN Kota Bogor dan berbagai serikat pekerja lainnya menegaskan bahwa semangat solidaritas dan sinergi tetap menjadi ruh utama dalam perjuangan buruh di Jawa Barat menuju hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan.</p>



<p>(FAS)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/11/11/ratusan-buruh-jabar-penuhi-mapolda-spn-kota-bogor-loyalitas-jaga-hubungan-konstruktif/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Mahasiswa UIN Bandung Tembus 100 Besar AKMINAS 2025, Arum Rumaesih Berani Tanya Kritis Gubernur Lemhannas</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/10/12/dua-mahasiswa-uin-bandung-tembus-100-besar-akminas-2025-arum-rumaesih-berani-tanya-kritis-gubernur-lemhannas/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/10/12/dua-mahasiswa-uin-bandung-tembus-100-besar-akminas-2025-arum-rumaesih-berani-tanya-kritis-gubernur-lemhannas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2025 04:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Diktis]]></category>
		<category><![CDATA[Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Lemhannas RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agama RI]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Sunan Gunung Djati Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Islam Negeri]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Islam NegeriSunan Gunung Djati Bandung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35884</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta — Dua mahasiswa berprestasi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Jakarta — </strong>Dua mahasiswa berprestasi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung, Arum Rumaesih dan Roihatul Athirah, berhasil menembus 100 peserta terbaik dalam ajang bergengsi Akademi Kepemimpinan Mahasiswa Nasional (AKMINAS) 2025.</p>



<p>Program yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama (Kemenag) RI ini diikuti oleh 1.182 mahasiswa lintas agama dari seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan se-Indonesia. Setelah melewati seleksi esai, kegiatan daring, dan penilaian keaktifan, Arum dan Roihatul termasuk dalam 100 orang terpilih yang berhak mengikuti pelatihan tatap muka (8–11 Oktober 2025).</p>



<p>Kegiatan offline ini diawali dengan pembukaan di Gedung Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat (8 Oktober), dan dilanjutkan dengan pelatihan intensif di Wisma Pamentasan, Jakarta Selatan (9-11 Oktober).</p>



<p>AKMINAS 2025 mengusung tema &#8220;Meneguhkan Keberagaman, Membangun Peradaban untuk Indonesia Emas 2045&#8221;. Materi yang diberikan meliputi character building, kepemimpinan transformasional, komunikasi publik, manajemen organisasi mahasiswa, moderasi beragama, hingga outbound leadership.</p>



<p>Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Amin Suyitno, menegaskan bahwa AKMINAS adalah wadah strategis pembentukan karakter pemimpin masa depan. &#8220;Kepemimpinan bukan hanya lahir dari keseragaman, melainkan tumbuh dari kemampuan mengelola perbedaan,&#8221; ujarnya saat membuka acara.</p>



<p>Tampil Kritis, Arum Ajukan Pertanyaan Tajam ke Gubernur Lemhannas</p>



<p>Momen paling mencuri perhatian terjadi dalam sesi Dialog Kebangsaan &amp; Keberagaman. Arum Rumaesih tampil berani mengajukan pertanyaan tajam kepada narasumber utama, Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. Tubagus Ace Hasan Syadzily, M.Si.</p>



<p>Pertanyaan Arum menyoroti rendahnya tingkat kepercayaan publik terhadap DPR RI berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia (Januari 2025) yang hanya 69%. Ia mempertanyakan keputusan Gubernur Ace Hasan meninggalkan kursi legislatif untuk memimpin Lemhannas.</p>



<p>&#8220;Mengapa meninggalkan DPR yang sedang menghadapi krisis kepercayaan publik? Apakah ini menunjukkan bahwa DPR sudah terlalu sulit diperbaiki dari dalam?&#8221; tanya Arum dengan tenang namun tegas.</p>



<p>Pertanyaan kritis tersebut disambut tepuk tangan riuh peserta. Gubernur Ace Hasan menjawab dengan apresiatif, menjelaskan bahwa keputusannya adalah panggilan untuk mengabdi kepada negara dalam kapasitas yang berbeda.</p>



<p>Di sisi lain, Roihatul Athirah mengungkapkan antusiasmenya terhadap materi pelatihan. &#8220;Materinya luar biasa lengkap. Ada character building yang menyentuh nilai kepemimpinan berbasis spiritual, manajemen organisasi, hingga inovasi kepemimpinan di era digital,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Keberhasilan Arum dan Roihatul membuktikan kapasitas mahasiswa daerah untuk bersaing di tingkat nasional. Keberanian mereka bertanya kritis juga menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia siap menganalisis dan mempertanyakan kebijakan publik secara konstruktif, menjadikannya bekal penting untuk berkontribusi bagi Indonesia Emas 2045. (DR)</p>



<p>#AKMINAS2025 #Kemenag #UINBandung #KepemimpinanMahasiswa #ModerasiBeragama #IndonesiaEmas2045</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/10/12/dua-mahasiswa-uin-bandung-tembus-100-besar-akminas-2025-arum-rumaesih-berani-tanya-kritis-gubernur-lemhannas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada! Aktivitas Sesar Lembang Meningkat, Pemkab Bandung Imbau Warga Siaga Gempa</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/08/22/waspada-aktivitas-sesar-lembang-meningkat-pemkab-bandung-imbau-warga-siaga-gempa/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/08/22/waspada-aktivitas-sesar-lembang-meningkat-pemkab-bandung-imbau-warga-siaga-gempa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 07:37:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Basarnas]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Provinsi Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Info Gempa]]></category>
		<category><![CDATA[Lembang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[PVMBG]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada Gempa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35613</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kab. Bandung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terbitkan Surat Edaran tentang Himbauan Peningkatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kab. Bandung – </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terbitkan Surat Edaran tentang Himbauan Peningkatan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Terhadap Potensi Kegempaan di Kabupaten Bandung, Jumat (22/8/2025).</p>



<p>Surat Edaran ini disampaikan Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana. Surat Edaran tertanggal 20 Agustus 2025 ini disampaikan kepada para Kepala Badan, para Kepala Dinas dan para Camat se-Kabupaten Bandung untuk disosialisaikan kepada masyarakat Kabupaten Bandung.</p>



<p>Cakra Amiyana menyebutkan Surat Edaran itu atas dasar menyikapi kejadian gempa bumi yang beberapa waktu ini terjadi di Kabupaten Bandung dengan pola yang sama (terjadi di satu segmen sesar).</p>



<p>&#8220;Untuk itu, saya sampaikan surat edaran langkah &#8211; langkah dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa bumi yang ada di Kabupaten Bandung,&#8221; kata Cakra Amiyana dalam keterangannya.</p>



<p>Menurut Cakra Amiyana, surat edaran itu untuk merespon informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terkait peningkatan aktivitas seismic kegempaan pada segmen barat Sesar Lembang (Segmen Cimeta) sejak 24 Juli 2025.</p>



<p>Dijelaskan dengan kronologis sebagai berikut, yakni pada 24 Juli 2025 magnitudo kegempaan 1,8; pada 28 Juli 2025 magnitudo kegempaan 2,1; pada 14 Agustus 2025 magnitudo kegempaan 1,9; pada 15 Agustus 2025 magnitudo kegempaan 1,8.</p>



<p>Kemudian kejadian gempa tektonik beruntun yang terjadi di area Sesar Kertasari dengan kronologis sebagai berikut, pada 15 Agustus 2025 magnitude kegempaan 2,0; pada 17 Agustus 2025 magnitudo kegempaan 1,3; pada 18 Agustus 2025 magnitude kegempaan 1,7.</p>



<p>Melihat kejadian itu, lanjut Cakra Amiyana, ada beberapa hal penting yang harus disampaikan kepada masyarakat Kabupaten Bandung terkait himbauan peningkatan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi kegempaan.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bahwa Indonesia sebagai wilayah Zona Subduksi memiliki potensi gempa bumi yang dapat melepaskan energi gempa signifikan dan dapat terjadi sewaktu-waktu dengan berbagai skala kekuatan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Kata Cakra Amiyana, sampai saat ini belum ada teknologi yang dapat memprediksi kapan terjadinya gempa bumi dengan tepat dan akurat, dari kapan, dimana dan berapa kekuatannya.</p>



<p>Ditegaskannya, berdasarkan kajian para ahli terkait Sesar Lembang merupakan potensi bukan prediksi, sehingga siapapun tidak akan bisa memprediksi kapan terjadinya gempa bumi.</p>



<p>Kepala BPBD ini berharap kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk mengambil langkah-langkah dan upaya kesiapsiagaan terhadap ancaman gempa bumi beserta dampak ikutannya.</p>



<p>&#8220;Untuk para camat agar menginformasikan kepada warga masyarakat agar lebih<br>meningkatkan kewaspadaan serta kesiapsiagaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana gempa bumi, tetapi harus tetap tenang dan tidak menjadikan hal ini sebagai<br>kepanikan,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Harapan lainnya, lanjut Sekda, untuk meningkatkan pelaksanaan edukasi, sosialisasi dan literasi kepada masyarakat, serta melakukan simulasi penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap risiko bencana.</p>



<p>Langkah-langkah dan upaya kesiapsiagaan terhadap ancaman bencana gempa bumi itu, kata Cakra Amiyana, melakukan monitoring secara berkala untuk mendapatkan informasi peringatan dini cuaca dan potensi ancaman bencana melalui website maupun media lainnya dari lembaga yang berwenang seperti Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terkait<br>aktivitas seismik dan kegempaan di wilayah Kabupaten Bandung.</p>



<p>&#8220;Bilamana terjadi bencana dapat menghubungi Pusdalops PB Kabupaten Bandung di Call Center 0851-6290-1129,&#8221; katanya.<br>(GMS)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/08/22/waspada-aktivitas-sesar-lembang-meningkat-pemkab-bandung-imbau-warga-siaga-gempa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT ke-80 Jabar: Pemkot Bogor Doakan Keberkahan, Gubernur Dedi Mulyadi Tekankan Pembangunan Berbasis Budaya Sunda</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/08/20/hut-ke-80-jabar-pemkot-bogor-doakan-keberkahan-gubernur-dedi-mulyadi-tekankan-pembangunan-berbasis-budaya-sunda/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/08/20/hut-ke-80-jabar-pemkot-bogor-doakan-keberkahan-gubernur-dedi-mulyadi-tekankan-pembangunan-berbasis-budaya-sunda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Aug 2025 02:09:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-80 Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-80 Provinsi Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-80 Provinsi Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemprov Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35581</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor turut serta dalam rangkaian perayaan Hari...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.com | Kota Bogor</strong> – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor turut serta dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Provinsi Jawa Barat pada Selasa (19/8/2025). Wali Kota Bogor, <strong>Dedie A. Rachim</strong>, mengungkapkan doa dan harapannya agar Jawa Barat senantiasa diberkahi, dijauhkan dari bencana, serta terus bangkit dan berkembang.</p>



<p>Acara peringatan HUT Jabar ini dimulai dari sidang paripurna yang digelar di Gedung Merdeka, dilanjutkan dengan kirab kebudayaan yang meriah hingga mencapai Gedung Sate di Kota Bandung.</p>



<p>Mewakili seluruh warga Kota Bogor, Dedie Rachim tak hanya memanjatkan doa untuk kemajuan dan kesejahteraan Jawa Barat. Ia juga berharap <strong>kolaborasi antardaerah</strong> di Jawa Barat dapat terus terjalin erat. &#8220;Semoga pembangunan berjalan merata dan generasi muda kita tumbuh menjadi insan yang unggul serta berdaya saing,&#8221; tutur Dedie Rachim, menyoroti pentingnya sinergi untuk masa depan.</p>



<p>Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat, <strong>Dedi Mulyadi</strong>, menekankan sebuah poin krusial: pentingnya <strong>akar budaya Sunda sebagai pijakan utama pembangunan daerah</strong>. Menurutnya, sebuah bangsa akan maju jika tetap berpijak pada tradisi dan sejarahnya.</p>



<p>Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki warisan besar, baik berupa catatan sejarah maupun ragam peninggalan budaya. Ia menegaskan bahwa <strong>pembangunan bukan sekadar urusan teknokratis</strong> atau tertulis dalam dokumen anggaran.</p>



<p>&#8220;Hakikat pembangunan adalah harmoni antara manusia, alam, tanah, air, dan udara. Kita sudah dikaruniai tanah Sunda yang subur dan indah,&#8221; pungkas Dedi Mulyadi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghargai dan mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam setiap aspek pembangunan demi kemajuan Jawa Barat yang berkelanjutan dan berkarakter.</p>



<p><strong>(KDR)</strong></p>



<p><strong>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/08/20/hut-ke-80-jabar-pemkot-bogor-doakan-keberkahan-gubernur-dedi-mulyadi-tekankan-pembangunan-berbasis-budaya-sunda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Megahnya Kirab Budaya Hari Jadi Jabar ke-80: Bupati Bandung Tampil Bak Pangeran Sunda!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/08/20/megahnya-kirab-budaya-hari-jadi-jabar-ke-80-bupati-bandung-tampil-bak-pangeran-sunda/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/08/20/megahnya-kirab-budaya-hari-jadi-jabar-ke-80-bupati-bandung-tampil-bak-pangeran-sunda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2025 21:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bandung Dadang Supriatna]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Jadi Jawa Barat ke-80]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-80 Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[HUT ke-80 Provinsi Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Kang DS]]></category>
		<category><![CDATA[Kirab Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35586</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Bandung – Langit Kota Bandung menjadi saksi bisu kemegahan Kirab Budaya Hari Jadi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark>  | Bandung – </strong>Langit Kota Bandung menjadi saksi bisu kemegahan <strong>Kirab Budaya Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ke-80</strong> yang berlangsung meriah pada Selasa, 19 Agustus 2025 sore. Puncak perayaan ini berhasil menyedot perhatian ribuan pasang mata, terutama dengan kehadiran <strong>Bupati Bandung Dadang Supriatna</strong> yang tampil memukau layaknya seorang Pangeran Sunda dari masa lalu!</p>



<p>Dari Gedung Merdeka Jalan Asia Afrika hingga Gedung Sate, aroma kejayaan <strong>Kerajaan Sunda</strong> terasa begitu kental. Karnaval yang pertama kali digelar dalam rangkaian Hari Jadi Provinsi Jawa Barat ini sukses menghadirkan kembali nuansa historis yang memukau. Ribuan peserta, termasuk para kepala daerah dari seluruh Jawa Barat, turut memeriahkan arak-arakan megah ini tanpa kendaraan bermotor, seolah membawa kita kembali ke era kerajaan.</p>



<p>Semua mata tertuju pada <strong>Bupati Bandung Dadang Supriatna</strong>, atau yang akrab disapa <strong>Kang DS</strong>. Dengan gagah, Kang DS menunggangi kuda putih, dibalut kostum Pangeran Padjadjaran berwarna hitam dengan motif emas yang mempesona. Bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi, kehadiran <strong>Kang DS</strong> menjadi &#8220;pusat perhatian&#8221; utama. Dengan senyum dan lambaian tangan ramah, Kang DS menyapa masyarakat di sepanjang rute, menunjukkan kedekatannya dengan rakyat.</p>



<p><strong>Kang DS</strong> tak bisa menyembunyikan rasa bangga dan gembiranya. &#8220;Saya sangat gembira dan bangga dapat menjadi bagian dari <strong>Kirab Budaya Hari Jadi Jawa Barat</strong> ini. Ini adalah momen yang luar biasa untuk kita semua,&#8221; ujar Kang DS saat melintas di Jalan Asia Afrika yang penuh sejarah. &#8220;Mengenakan baju Pangeran Sunda dan menunggangi kuda, saya merasa terhubung langsung dengan masa Kerajaan dulu. Semoga acara ini semakin mempererat rasa cinta kita terhadap Jawa Barat,&#8221; tambahnya penuh antusias.</p>



<p><strong>Kirab Budaya</strong> kali ini benar-benar menampilkan keberagaman budaya Jawa Barat secara lengkap. Mulai dari kostum kerajaan yang megah, cerita rakyat yang hidup, atraksi seni tradisional yang memukau, hingga jampana berisi makanan khas Jawa Barat. Tak kurang dari 5.000 peserta terlibat, termasuk Wakil Bupati Ali Syakieb, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, hingga Camat se-Kabupaten Bandung.</p>



<p>Sebanyak 41 ekor kuda memimpin barisan paling depan, menambah kesan megah layaknya prosesi kerajaan. Ribuan penonton dibuat terpukau oleh keindahan kostum <strong>Kerajaan Sunda</strong> dan atraksi seni tradisional yang tak henti-hentinya disuguhkan.</p>



<p>Rangkaian acara diawali dengan Rapat Paripurna <strong>Hari Jadi ke-80 Jawa Barat</strong> di Gedung Merdeka, dilanjutkan dengan kirab budaya yang berlangsung dari pukul 15.00 WIB hingga 18.00 WIB. Rute kirab melintasi jalan-jalan ikonik Bandung, dari Gedung Merdeka, Jalan Soekarno, hingga berakhir di Gedung Sate.</p>



<p><strong>Kang DS</strong> menegaskan bahwa gelaran ini menjadi momentum penting untuk mengingat kembali sejarah panjang Jawa Barat yang kaya dengan budaya dan tradisi kerajaan. &#8220;Pak Gubernur ingin masyarakat kembali merasakan kebanggaan akan keragaman sejarah dan budaya yang dimiliki Jawa Barat. Dan kita merasakan kemegahan jaman kerajaan saat ini,&#8221; pungkas <strong>Kang DS</strong>.</p>



<p>Dengan suksesnya <strong>Kirab Budaya Hari Jadi Jawa Barat ke-80</strong> ini, semoga semangat kebanggaan terhadap kekayaan sejarah dan budaya <strong>Kerajaan Sunda</strong> semakin tumbuh di hati masyarakat Jawa Barat.(GMS)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/08/20/megahnya-kirab-budaya-hari-jadi-jabar-ke-80-bupati-bandung-tampil-bak-pangeran-sunda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sentuhan Gubernur Ubah Haluan: Bumi Ageung Batutulis Menuju Museum Sejarah Megah</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/04/16/sentuhan-gubernur-ubah-haluan-bumi-ageung-batutulis-menuju-museum-sejarah-megah/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/04/16/sentuhan-gubernur-ubah-haluan-bumi-ageung-batutulis-menuju-museum-sejarah-megah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 20:49:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Ageung Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Ageung Pakwan Padjadjaran]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[KDM]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Pajajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34785</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Impian Kota Bogor untuk memiliki sebuah museum sejarah yang representatif...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Impian Kota Bogor untuk memiliki sebuah museum sejarah yang representatif tampaknya semakin mendekati kenyataan. Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar, Herman Suryatman, baru-baru ini menyampaikan arahan penting kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terkait pembangunan kawasan Bumi Ageung Batutulis. Gubernur meminta agar desain pembangunan kawasan tersebut direvisi dan disesuaikan dengan rencana pemanfaatannya sebagai Museum Pakuan Padjajaran, sebuah langkah strategis untuk melestarikan dan mempromosikan warisan sejarah Sunda.</p>



<p>Gayung bersambut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menunjukkan respons positif dan kesiapannya untuk menindaklanjuti arahan tersebut. Usai menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar di Gedung Pakuan, Bandung, pada Selasa (15/4/2025), Dedie Rachim menyatakan komitmennya untuk segera menyiapkan Detailed Engineering Design (DED) pada tahun anggaran 2025. Lebih lanjut, ia memastikan bahwa penyesuaian desain untuk pembangunan kembali kawasan Bumi Ageung Batutulis akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026.</p>



<p>&#8220;Gubernur Jawa Barat juga berkomitmen untuk membantu pembiayaan pembangunan museum yang diproyeksikan akan memperkaya objek wisata sejarah di Kota Bogor dan Jawa Barat pada umumnya,&#8221; ungkap Dedie Rachim, menyiratkan dukungan penuh dari tingkat provinsi untuk mewujudkan museum bersejarah ini.</p>



<p>Sebelumnya, dalam kunjungan langsung ke Kota Bogor, Dedi Mulyadi secara terbuka mengapresiasi langkah-langkah Pemkot Bogor yang dinilainya memiliki semangat tinggi dalam mewujudkan pembangunan Museum Pajajaran. Meskipun belum sepenuhnya terwujud, keberadaan kawasan Bumi Ageung Batutulis dipandang sebagai fondasi awal yang menjanjikan. Apresiasi ini disampaikan Dedi Mulyadi saat Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendampinginya meninjau langsung Situs Prasasti Batutulis dan kawasan Bumi Ageung Batutulis pada Senin (14/4/2025).</p>



<p>“Semangat membangun museum sudah luar biasa. Tinggal nanti diberi sentuhan arsitektur agar lebih mengesankan sebagai sebuah museum sejarah masa lalu,” puji Dedi Mulyadi di lokasi bersejarah tersebut, setelah sebelumnya meninjau lokasi longsor di Jalan Saleh Danasasmita yang berdekatan dengan situs.</p>



<p>Tidak hanya fokus pada pembangunan museum secara keseluruhan, Dedi Mulyadi juga memberikan perhatian khusus pada bangunan pelindung Prasasti Batutulis yang saat ini dikelola oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat, UPTD Kementerian Kebudayaan. Ia menyarankan agar desain bangunan tersebut disesuaikan dengan karakteristik unik Situs Batutulis, sehingga mampu memancarkan nilai estetika dan sejarah yang lebih kuat.</p>



<p>“Karena bangunannya saat ini belum menunjang sebagai bangunan kebudayaan. Kalau diperbolehkan oleh Kementerian Kebudayaan, saya akan bangun tahun ini juga, dengan desain arsitektur yang disesuaikan dengan peradaban Sunda,” tegasnya, menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pelestarian cagar budaya.</p>



<p>Lebih jauh lagi, Dedi Mulyadi mengungkapkan rencana untuk melibatkan berbagai ahli, termasuk ahli geologi, ahli bahasa, ahli sejarah, dan filolog, dalam penyusunan sebuah buku komprehensif mengenai Batutulis. Langkah ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan mendalam secara akademis kepada masyarakat luas.</p>



<p>“Sehingga saat kita berkunjung ke tempat bersejarah, kita bisa memahami bahwa dulu pernah ada peradaban. Raja dilantik dengan membuat tulisan di batu yang abadi. Ini menunjukkan bahwa orang Sunda punya leluhur yang cerdas, pintar, dan hebat pada masanya,” jelasnya dengan antusias.</p>



<p>Dengan adanya museum dan pemahaman yang mendalam tentang sejarah ini, Dedi Mulyadi berharap agar siapapun yang kelak memimpin Kota Bogor dapat dengan baik menjelaskan sejarah peradaban Sunda dan kejayaan Pakuan Pajajaran kepada generasi penerus. Sinergi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bogor ini menjadi angin segar bagi upaya pelestarian warisan budaya dan pengembangan potensi wisata sejarah di Kota Hujan.<br>(DR)<br>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/04/16/sentuhan-gubernur-ubah-haluan-bumi-ageung-batutulis-menuju-museum-sejarah-megah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bandung Targetkan 50.000 Wirausaha Muda: Ali Syakieb Bagikan Resep Sukses di Era Digital</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/02/24/bandung-targetkan-50-000-wirausaha-muda-ali-syakieb-bagikan-resep-sukses-di-era-digital/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/02/24/bandung-targetkan-50-000-wirausaha-muda-ali-syakieb-bagikan-resep-sukses-di-era-digital/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 06:43:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Ali Syakieb]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Info Loker]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Kewirausahaan Muda]]></category>
		<category><![CDATA[Loker]]></category>
		<category><![CDATA[Lowongan Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Masyarakat Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Pengangguran]]></category>
		<category><![CDATA[Program Bupati Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Wirausaha Muda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34256</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Bandung &#8211; Di tengah era digital yang serba cepat, Pemerintah Kabupaten Bandung terus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark></strong> <strong>| Bandung &#8211;  </strong>Di tengah era digital yang serba cepat, Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya mencetak generasi muda yang mandiri dan berdaya saing. Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, hadir sebagai motivator utama dalam Pelatihan Kewirausahaan Muda yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bandung di Grand Pasundan Bandung, Senin (24/2/2025).</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Ali Syakieb mengajak 200 peserta untuk mengubah pola pikir tentang wirausaha. &#8220;Jangan terpaku pada modal, tapi fokus pada ide dan aksi nyata,&#8221; tegasnya. Ia menekankan bahwa peluang di era digital sangat luas, mulai dari menjadi konten kreator hingga pengusaha online.</p>



<p>Ali Syakieb, yang juga dikenal sebagai aktor, memberikan contoh nyata tentang bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk meraih sukses. &#8220;Seperti saya, dengan membuat konten sederhana, kita bisa mendapatkan penghasilan,&#8221; ujarnya. Ia mendorong para peserta untuk berani berkreasi dan memanfaatkan platform digital seperti YouTube dan TikTok.</p>



<p>Pelatihan ini merupakan bagian dari Program Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang menargetkan penciptaan 50.000 wirausaha muda dalam lima tahun ke depan. &#8220;Kami ingin generasi muda Kabupaten Bandung menjadi motor penggerak ekonomi daerah,&#8221; ungkap Ali Syakieb.</p>



<p>Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bandung, Rukmana, menambahkan bahwa pelatihan ini menghadirkan 30 mentor dari kalangan akademisi dan pengusaha sukses. &#8220;Kami berharap, pelatihan ini dapat menekan angka pengangguran dan menciptakan lapangan kerja baru,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Selain itu, Disnaker Kabupaten Bandung juga menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk menyediakan 8.200 lowongan pekerjaan. &#8220;Kami juga memberikan pelatihan bahasa Korea dan Jepang secara gratis bagi yang berminat bekerja di luar negeri,&#8221; tambah Rukmana.</p>



<p>Dengan semangat dan dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan generasi muda Kabupaten Bandung dapat memanfaatkan peluang yang ada dan menjadi wirausaha sukses di era digital.  (Gani MS)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/02/24/bandung-targetkan-50-000-wirausaha-muda-ali-syakieb-bagikan-resep-sukses-di-era-digital/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkab Bandung Kembali Raih Zona Hijau Pelayanan Publik, Penghargaan Tertinggi dari Ombudsman</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/12/04/pemkab-bandung-kembali-raih-zona-hijau-pelayanan-publik-penghargaan-tertinggi-dari-ombudsman/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/12/04/pemkab-bandung-kembali-raih-zona-hijau-pelayanan-publik-penghargaan-tertinggi-dari-ombudsman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 14:40:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ombudsman]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Zona Hijau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33757</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Bandung – Pemkab Bandung kembali menerima penghargaan dari Ombudsman Jawa Barat dengan Predikat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Bandung –</strong> Pemkab Bandung kembali menerima penghargaan dari Ombudsman Jawa Barat dengan Predikat Zona Hijau atau Kualitas Tertinggi dengan raihan nilai 94.96.</p>



<p>Penghargaan diterima Bupati Bandung pada ajang Penganugerahan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pemerintah Kab/Kota di Jabar tahun 2024.di Grand Sunshine Soreang, Rabu (4/12/2024).</p>



<p>Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, penghargaan ini merupakan salah satu bukti nyata bahwa Pemkab Bandung sudah menjalankan tugas fungsinya sebagai pelayan masyarakat dengan baik.&nbsp;</p>



<p>Apalagi penilaian dari Ombudsman ini bukan melakukan survei kepada Pemkab Bandung sebagai pelayan publik, melainkan surveinya langsung kepada masyarakat sendiri yang dilayani Pemkab Bandung.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Artinya, tentu penilaian dari Ombudsman ini sangat objektif dan insya Allah kita tidak hanya merasa bangga dengan pencapaian Zona Hijau ini, tapi kita juga harus bisa mencapai target sampai nilai maksimal,&#8221; kata Bupati Dadang Supriatna kepada wartawan seusai menerima penghargaan.</p>



<p>Bupati yang akrab disapa Kang DS ini mengungkapkan berbagai hal yang akan diupayakan untuk mencapai nilai maksimal tersebut. Antara lain dan peningkalatan layanan administrasi kependudukan dan catatan sipil di tingkat kecamatan dan desa, sehingga masyarakat tidak perlu lagi ke Soreang untuk mendapat pelayanan dari Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.</p>



<p>&#8220;Nanti kita akan tingkatkan penyediaan layanan Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) yang memang baru mencapai 50 persen pelayanannya. Tentu ini akan menjadikan program prioritas lanjutan sehingga dapat terpenuhi semuanya di 270 desa dan 10 kelurahan,&#8221; papar Kang DS.</p>



<p>Selain ADM, Bupati Bedas juga bertekan akan menambah Mall Pelayanan Publik (MPP) di kawasan Bandung Bedas Convention Center yang kelak akan dibangun di kawasan Stasiun Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang.</p>



<p>&#8220;Nanti kita akan tambah MPP ini di kawasan Statisun KCIC, sehingga bukan hanya ada di Soreang,&#8221; tandas Kang DS.&nbsp;</p>



<p>Bupati Bandung mengaku bersyukur atas penghargaan ni dan menghaturkan terima kasih kepada para OPD Pemkab Bandung yang telah menunjukan kinerjanya dalam pelayanan publik, sehingga Pemkab Bandung masih bertahan di kategori kualitas terbaik.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Saya ucapkan terima kasih dan mengapresiasi kepada OPD jajaran Pemkab Bandung yang sudah menunjukan kinerja terbaiknya dalam pelayanan publik,” ucap bupati.</p>



<p>Sebelumnya, Pemkab Bandung pun kembali meraih penghargaan dari Ombudsman RI berupa Anugerah Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2024 Kategori Tingkat Kabupaten pada Kamis (14/11/2024) lalu. Pada tahun 2024 ini, Pemkab Bandung meraih nilai 94.96 dan masuk Zona Hijau atau Kategori A (Kualitas Tertinggi) dari Ombudsman RI.<br>(GMS)&nbsp;<br>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/12/04/pemkab-bandung-kembali-raih-zona-hijau-pelayanan-publik-penghargaan-tertinggi-dari-ombudsman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
