ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGGandeng Danone, Dedie Rachim Pacu UMKM Naik Kelas Lewat Damping Award 2026Sorot Rakyat
Berita

Kuasa Hukum Ahli Waris Kapten TB. A Basuni Sentil Menteri ATR: Pak Baca Surat Kami!

Sorot Rakyat • 29 Sep 2023 • 17:45 WIB
Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Kuasa Hukum ahli waris pejuang kemerdekaan RI Kapten Tubagus A. Basuni, Rd. Anggi Triana Ismail S.H., menyindir pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI Hadi Tjahjanto yang menyebut Kota Bogor sebagai kota lengkap dan berharap tidak ada lagi mafia tanah. Dalam keterangannya di sejumlah media online pada tanggal 27 […]

Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Kuasa Hukum ahli waris pejuang kemerdekaan RI Kapten Tubagus A. Basuni, Rd. Anggi Triana Ismail S.H., menyindir pernyataan Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI Hadi Tjahjanto yang menyebut Kota Bogor sebagai kota lengkap dan berharap tidak ada lagi mafia tanah.

Dalam keterangannya di sejumlah media online pada tanggal 27 September 2023, Menteri ATR mengatakan bahwa Kota Bogor telah memenuhi semua kriteria sebagai kota lengkap, termasuk dari segi administrasi, tata ruang, infrastruktur, dan pelayanan publik.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

“Kota Bogor ini sudah lengkap, tidak ada lagi mafia tanah,” kata Menteri ATR.

Menanggapi pernyataan tersebut, Rd. Anggi Triana Ismail mengatakan bahwa hal itu hanya sebatas harapan, bukan kenyataan. Ia menilai bahwa Kota Bogor masih belum rapih dan tidak terkelola dengan baik, seperti kasus sengketa tanah yang melibatkan ahli waris Kapten TB. A Basuni, Jum’at 29 September 2023.

“Samplingnya saja kasus klien kami ahli waris Tubagus A. Basuni, gimana tidak teraturnya dalam menuntaskan sebuah problematika sosial dan hukum, padahal ini perkara remeh temeh yang secara konsensus dapat diselesaikan,” kata Rd. Anggi Triana Ismail kepada awak media sorotrakyat.com.

Rd. Anggi Triana Ismail juga menyindir jajaran elit negara yang lebih memprioritaskan komunikasi diplomasi daripada suara rakyat. Ia berharap Menteri ATR mau membaca surat yang telah dilayangkan oleh pihaknya agar dapat memahami realitas Kota Bogor hari ini.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

“Komunikasi diplomasi dijadikan skala prioritas oleh jajaran elit negara, tapi lupa dengan suara rakyat yang telah mengantarkan dirinya ke kursi kekuasaan yang saat ini mereka sedang menikmatinya,” kata Rd. Anggi Triana Ismail. (Red)

Editor & Penerbit: Den.Mj

Baca Juga:  Tantangan Wali Kota dari Masa ke Masa, Antara Harmoni dan Perubahan