ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGGandeng Danone, Dedie Rachim Pacu UMKM Naik Kelas Lewat Damping Award 2026Sorot Rakyat
Berita

Lulusan SMK Bogor Terjebak Pengangguran, DPRD Desak Disnaker Ubah Strategi!

Sorot Rakyat • 20 Mar 2025 • 10:04 WIB
Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Kota Bogor sedang menghadapi tantangan serius dalam dunia ketenagakerjaan. Rapat kerja antara Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) pada Rabu, 19 Maret 2025, mengungkapkan fakta mencengangkan: angka pengangguran terbuka, terutama di kalangan lulusan SMK, terus meningkat. Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan mememinta Disnaker Kota […]

Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Kota Bogor sedang menghadapi tantangan serius dalam dunia ketenagakerjaan. Rapat kerja antara Komisi IV DPRD Kota Bogor dan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) pada Rabu, 19 Maret 2025, mengungkapkan fakta mencengangkan: angka pengangguran terbuka, terutama di kalangan lulusan SMK, terus meningkat.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Ence Setiawan mememinta Disnaker Kota Bogor bertransformasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan berkembangnya teknologi informasi, sosialisasi terkait program dan kinerja Disnaker Kota Bogor harus dimaksimalkan.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Sebab, menurut Ence, masih banyak lulusan SMK di Kota Bogor yang belum mendapatkan pekerjaan sehingga menambah jumlah angka pengangguran terbuka.

“Dinas Ketenagakerjaan harus bisa memanfaatkan sosial media untuk menyebarkan lowongan yang ada di Kota Bogor. Lulusan SMK lebih banyak yang menganggur dari pada SMA, sehingga permasalahan tersebut harus diselesaikan,” kata Ence.

Lebih lanjut, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bogor, Juhana menjabarkan angka pengangguran terbuka di Kota Bogor masih berada diangka 8,3 persen, kemudian angka kemiskinan 6,53 persen dengan kemiskinan ekstrem 0,7 persen.

Juhana menegaskan dengan adanya efisiensi anggaran yang diterapkan oleh pemerintah pusat, ia mendapatkan aduan dari para pengusaha hotel dan pariwisata bahwa pendapatan mereka mengalami penurunan. Hal ini tentunya akan berdampak kepada isu PHK dari sektor hotel, restoran dan pariwisata.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

“Jadi memang isu ketenagakerjaan ini sangat sensitif dan akan memberikan domino efek yang signifikan. Jadi kami meminta disnaker agar segera memformulasikan program yang berdampak langsung ke masyarakat. Baik melalui pelatihan ataupun kegiatan padat karya,” tutupnya.

Kepala Disnaker Kota Bogor, Sujatmiko, menjelaskan bahwa pihaknya akan menyiapkan serangkaian program pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.

Baca Juga:  Bupati Berharap Forum Kampung Keluarga Berkualitas Bersinergi Dengan Pemerintah

“Kami akan fokus pada pelatihan di sektor-sektor yang sedang berkembang pesat, seperti teknologi informasi, pariwisata, dan industri kreatif,” ujarnya.

Selain itu, Disnaker juga akan menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan lokal untuk memfasilitasi program magang dan penempatan kerja bagi para lulusan SMK.”(DR)

Editor & Penerbit: Den.Mj