ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGWafatnya Syekh KH. TB. Hakim Agus Fauzan Al Falak: Duka Mendalam Selimuti Bogor dan Dunia Pesantren NusantaraSorot Rakyat
Berita

“May Day Bukan Libur Biasa! 15.000 Buruh SPN Siap ‘Gemparkan’ Monas dengan Reformasi Hukum Perburuhan dan JS3H!”

Sorot Rakyat • 28 Apr 2025 • 19:00 WIB
Sorotrakyat.com | Jakarta – Bukan sekadar tanggal merah biasa, Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 diprediksi akan menjadi panggung kekuatan dan aspirasi bagi ribuan pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN). Bayangkan lautan biru membanjiri kawasan Monas, Jakarta! Ya, tak kurang dari 15.000 anggota SPN dari berbagai penjuru Jabodetabek (DKI Jakarta, Banten, dan Jawa […]

Sorotrakyat.com | Jakarta – Bukan sekadar tanggal merah biasa, Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025 diprediksi akan menjadi panggung kekuatan dan aspirasi bagi ribuan pekerja yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN). Bayangkan lautan biru membanjiri kawasan Monas, Jakarta! Ya, tak kurang dari 15.000 anggota SPN dari berbagai penjuru Jabodetabek (DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat) telah menyatakan diri siap turun ke jalan, menyuarakan tuntutan perubahan fundamental dalam dunia perburuhan.

Di balik komando Iwan Kusmawan, S.H., Ketua Umum DPP SPN, gelombang massa ini tidak hanya akan merayakan solidaritas pekerja, tetapi juga membawa misi besar: “Labor Law Reform” dan “Wujudkan JS3H untuk Pekerja!”

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Apa sebenarnya yang mereka perjuangkan? Bukan sekadar kenaikan upah, kali ini SPN membawa isu yang lebih mendalam dan strategis. Mereka mendesak percepatan perubahan UU K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), mendorong percepatan perubahan UU PPHI (Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial), dan tak kalah penting, mewujudkan perlindungan jaminan sosial yang lebih komprehensif bagi seluruh pekerja melalui Jaminan Sosial Semesta Sepanjang Hayat (JS3H).

“May Day ini bukan sekadar libur seremonial. Ini adalah momentum bagi kami untuk menunjukkan bahwa isu perburuhan masih relevan dan mendesak untuk diperhatikan,” tegas Iwan Kusmawan kepada awak media Sorotrakyat.com.

“Kami akan hadir di Monas dengan semangat Solidaritas, Perjuangan, dan Nasionalisme, membawa aspirasi jutaan pekerja yang mendambakan keadilan dan kesejahteraan yang lebih baik,” pungkasnya.

Aksi unjuk rasa yang diprediksi akan berlangsung di Silang Monas ini tentu akan menjadi perhatian publik. Bagaimana tidak? Jumlah massa yang signifikan dan tuntutan yang menyentuh akar permasalahan perburuhan di Indonesia menjadi daya tarik tersendiri. Apakah pemerintah akan memberikan respons positif terhadap seruan kaum buruh kali ini?

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis
Baca Juga:  Jajaka Pinilih 1995, Dr Kun: Brain, Beauty & Behaviour harga mati bagi 15 Pasang Finalis Pasanggiri Moka Kota Bogor 2023

Selain itu, visualisasi massa buruh SPN yang kompak dengan atribut biru khas mereka di tengah ikon Jakarta, Monas, tentu akan menciptakan pemandangan yang menarik dan berpotensi viral di berbagai platform media sosial.

Jadi, siapkah Jakarta menyaksikan “gelombang biru” perubahan di Hari Buruh mendatang? Kita tunggu saja gebrakan dari 15.000 buruh SPN yang siap menjadikan May Day bukan sekadar hari libur biasa!

(DR)

Editor & Penerbit: Den.Mj