Berita, Budaya, Jawa Barat, Kota Bogor, Nasional, Olahraga, Pendidikan, Sospol

Perpaduan Olahraga dan Seni Warnai Penutupan Bogor Youth League di Taman Manunggal

👤 Sorot Rakyat 📅 26 Juli 2026 🕒 23:56 WIB
Perpaduan Olahraga dan Seni Warnai Penutupan Bogor Youth League di Taman Manunggal

SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Gelaran kompetisi mini soccer bergengsi tingkat usia dini, Bogor Youth League, resmi berakhir dengan sukses pada Minggu (26/7/2026) sore. Berlokasi di Lapangan Mini Soccer Taman Manunggal, Kecamatan Bogor Barat, ajang yang menjadi wadah silaturahmi antar-Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kota Bogor ini berhasil menyedot perhatian ribuan pasang mata dan menjadi panggung pembuktian bakat-bakat muda lapangan hijau.

Sebanyak 32 tim SSB terbaik dari berbagai penjuru Kota Bogor berpartisipasi aktif dalam turnamen ini. Selama kompetisi berlangsung, seluruh tim menjunjung tinggi azas fair play, disiplin, dan sportivitas antar-atlet muda.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir dan membuka langsung kompetisi tersebut pada pekan sebelumnya, tampak antusias menyaksikan laga pamungkas hingga peluit panjang dibunyikan. Usai pertandingan final yang berlangsung sengit namun penuh kekeluargaan, Dedie Rachim secara resmi menutup rangkaian acara sekaligus menyerahkan tropi, piala bergilir, dan medali kehormatan kepada para jawara.

Dalam amanat sambutannya, Dedie Rachim menegaskan pentingnya kompetisi berejenjang dan terstruktur bagi anak-anak usia dini. Menurutnya, wadah seperti Bogor Youth League bukan sekadar arena berebut gelar juara, melainkan ruang pembentukan karakter, mentalitas juang, dan rasa saling menghargai.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan konkret sekaligus wadah edukasi bagi anak-anak kita untuk belajar arti penting fair play serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas sejak dini,” ujar Dedie Rachim di hadapan para peserta dan penonton.

Ia menambahkan, konsistensi dalam menyelenggarakan ajang olahraga seperti ini akan menjadi pijakan kokoh dalam mencetak talenta-talenta unggul yang kelak mampu menembus panggung olahraga nasional maupun internasional.

“Tentu harapan besar kita bersama adalah dari lapangan ini kelak muncul bibit-bibit atau calon atlet sepak bola profesional asal Kota Bogor dan Bogor Raya yang handal, tangguh, serta mampu mengharumkan nama daerah dan bangsa di kancah nasional hingga internasional,” tambahnya penuh optimisme.

Penampilan tarian tradisional Sanggar Seni Getar Pakuan pada penutupan Bogor Youth League di Taman Manunggal Kota Bogor.
Para penari dari Sanggar Seni Getar Pakuan tampil memukau menyuguhkan tarian tradisional pada seremoni penutupan Bogor Youth League 2026 di Taman Manunggal, Kota Bogor. (Foto: Dok. SorotRakyat)

Kolaborasi Indah Olahraga dan Seni Budaya

Ada pemandangan menarik yang membuat prosesi penutupan Bogor Youth League kali ini terasa berbeda dan istimewa. Panitia penyelenggara memadukan semangat kompetisi olahraga dengan nilai-nilai kearifan lokal melalui seni pertunjukan.

Baca Juga:  Plh. Wali Kota Bogor Dedie Rachim Ground Breaking Revitalisasi Blok I RSUD Kota Bogor

Sebanyak 25 penari muda dari Sanggar Seni Getar Pakuan turut memeriahkan prosesi penutupan. Dengan balutan busana adat yang anggun dan koreografi yang energik, mereka membawakan tarian tradisional bertema “Pada Mu Negeri”. Penampilan memukau tersebut berhasil menghipnotis seluruh hadirin di Taman Manunggal dan menambah semarak suasana perayaan kemenangan.

Para penari dari Sanggar Seni Getar Pakuan ini juga mendapatkan kehormatan mendampingi Wali Kota Bogor dalam prosesi pengalungan medali serta penyerahan piala kepada para pemenang.

Ketua Sanggar Seni Getar Pakuan, Zen Djuansyah, menyampaikan rasa haru dan bangga atas apresiasi tinggi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bogor serta masyarakat yang hadir.

“Saya sangat terharu dan bangga melihat penampilan anak-anak didik kami diapresiasi langsung oleh Bapak Wali Kota Bogor. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Wali Kota Bogor, Bapak Dedie Rachim, yang telah mengikutsertakan anak-anak penari dari Sanggar Seni Getar Pakuan dalam prosesi sakral penyerahan medali dan piala ini. Ini menjadi kebanggaan luar biasa bagi kami,” ungkap Zen Djuansyah dengan nada haru.

Sejak pagi hingga sore hari, area tribun penonton Lapangan Taman Manunggal dipadati oleh warga masyarakat, orang tua atlet, serta para pecinta sepak bola lokal. Sorak-sorai dukungan dan tepuk tangan meriah tak henti-hentinya bergema sepanjang pertandingan hingga puncaknya pada sesi seremoni penutupan.

Keberhasilan penyelenggaraan Bogor Youth League ini membuktikan bahwa ruang publik seperti Taman Manunggal mampu difungsikan secara optimal sebagai pusat kegiatan positif, tidak hanya untuk olahraga dan kebugaran, tetapi juga untuk interaksi sosial dan pelestarian seni budaya masyarakat Kota Bogor.

Reporter: KDR

#BogorYouthLeague #SepakBolaBogor #SSBKotaBogor #DedieRachim #TamanManunggal #GetarPakuan #OlahragaBogor #SorotRakyat

Editor & Penerbit: Den.Mj

Baca Juga:  Komisi I DPRD Kota Bogor Sosialisasikan Perda nomor 6 Tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan

Bagikan Artikel Ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SR FM
Radio Streaming 24/7
💬 📞