<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>banjir Bogor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/banjir-bogor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Mar 2025 03:14:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>banjir Bogor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dramatis! Polres Bogor Evakuasi Warga Villa Nusa Indah dari Kepungan Banjir Cikeas-Cileungsi</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/03/04/dramatis-polres-bogor-evakuasi-warga-villa-nusa-indah-dari-kepungan-banjir-cikeas-cileungsi/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/03/04/dramatis-polres-bogor-evakuasi-warga-villa-nusa-indah-dari-kepungan-banjir-cikeas-cileungsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 03:14:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Info TNI Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Rio Wahyu Anggoro]]></category>
		<category><![CDATA[banjir Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Call Center 110]]></category>
		<category><![CDATA[evakuasi warga]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Putri]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sat Samapta]]></category>
		<category><![CDATA[siaga banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Cikeas]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Cileungsi]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO]]></category>
		<category><![CDATA[Villa Nusa Indah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34336</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Bogor, Jawa Barat &#8211; Malam mencekam di Villa Nusa Indah 1 dan 2,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Bogor, Jawa Barat</strong> &#8211; Malam mencekam di Villa Nusa Indah 1 dan 2, Desa Bojongkulur, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, berubah menjadi aksi heroik. Satuan Samapta Polres Bogor dengan sigap mengevakuasi warga yang terjebak banjir akibat luapan Sungai Cikeas dan Cileungsi, Selasa (4/3/2025).</p>



<p>Hujan deras yang mengguyur sejak Senin (3/3/2025) siang hingga malam, memicu debit air kedua sungai melonjak drastis. Pada pukul 23.30 WIB, Sungai Cikeas mencapai Siaga 1, disusul Sungai Cileungsi dengan ketinggian 710 cm pada pukul 03.00 WIB dini hari. Pertemuan dua sungai ini menjadi momok menakutkan, merendam sekitar 80 rumah warga.</p>



<p><strong>Aksi Cepat Tanggap Polres Bogor dan Forkopimcam</strong></p>



<p>Mendapat laporan, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, SH., SIK., MH., langsung memerintahkan Kasat Samapta AKP Yogi Nugraha, SE., MH., mengerahkan personel untuk evakuasi. Tim gabungan yang terdiri dari Forkopimcam, BPBD, Satpol PP, Brimob, Puskesmas, Destana, dan PLN bahu-membahu menembus banjir.</p>



<p>&#8220;Kami prioritaskan evakuasi warga yang sakit dan lansia,&#8221; ujar AKP Yogi Nugraha. &#8220;Selain itu, kami bersama warga dan instansi terkait membersihkan lumpur yang masuk ke rumah-rumah.&#8221;</p>



<p><strong>Solidaritas Tanpa Batas: Warga dan Petugas Bersatu</strong></p>



<p>Aksi evakuasi ini bukan sekadar operasi penyelamatan, tetapi juga simbol solidaritas. Warga dan petugas bahu-membahu, saling membantu dalam kondisi sulit. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, dan pendataan kerugian masih terus dilakukan.</p>



<p><strong>&#8220;Kehadiran Polri&#8221;: Cooling System yang Menyentuh Hati</strong></p>



<p>Kapolres Bogor menekankan pentingnya &#8220;kehadiran Polri&#8221; di tengah masyarakat. &#8220;Kami ingin warga merasakan kehadiran kami, memberikan rasa aman dan nyaman,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kegiatan &#8220;cooling system&#8221; ini bertujuan membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat. &#8220;Dengan berkolaborasi, kita bisa menciptakan Kamtibmas yang kondusif,&#8221; tambahnya.</p>



<p><strong>Imbauan dan Peringatan Dini</strong></p>



<p>Polres Bogor mengimbau warga untuk selalu waspada dan segera melaporkan kejadian mencurigakan atau bencana alam. Kasi Humas Polres Bogor, IPTU Desi Triana, SH., MH., mengingatkan masyarakat tentang bahaya tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan mengajak untuk melaporkan ke Call Center 110 atau 0812 1280 5587 jika menemukan indikasi TPPO atau gangguan Kamtibmas lainnya.  (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/03/04/dramatis-polres-bogor-evakuasi-warga-villa-nusa-indah-dari-kepungan-banjir-cikeas-cileungsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bongkar Kasus Banjir Abadi di Kota Bogor! Hery Antasari Beberkan Penyebab dan Solusinya</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/12/06/bongkar-kasus-banjir-abadi-di-kota-bogor-hery-antasari-beberkan-penyebab-dan-solusinya/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/12/06/bongkar-kasus-banjir-abadi-di-kota-bogor-hery-antasari-beberkan-penyebab-dan-solusinya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 18:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Abadi]]></category>
		<category><![CDATA[banjir Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Camat Bogor Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PUPR Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Disperumkim Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Antasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bogor Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Tanah Sareal]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Mekarwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Tegal Gundil]]></category>
		<category><![CDATA[kolam retensi]]></category>
		<category><![CDATA[normalisasi saluran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[tata ruang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33780</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari meninjau tiga titik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com </mark>| Kota Bogor –</strong> Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari meninjau tiga titik lokasi rawan banjir di dua kecamatan. Dua lokasi tersebut berada di Kecamatan Tanah Sareal, yakni di RW 04 Kedung Waringin dan RW 08 Kelurahan Mekarwangi, dan satu lokasi berada di Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara.  </p>



<p>&#8220;Saya mengunjungi titik-titik yang menjadi langganan banjir, selain juga banyak titik lain yang perlu kita atensi. Tapi tadi yang saya monitor dan tinjau, memang yang berulang,&#8221; kata Hery usai meninjau lokasi rawan banjir, Kamis (5/12/2023).&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Banjir yang terjadi secara berulang di Kecamatan Tanah Sareal tersebut bersebelahan dengan dataran bertanah basah yang selalu digenangi air atau yang disebut dengan rawa dengan kontur menyerupai cekungan.&nbsp;</p>



<p>Rawa tersebut menjadi jalur lintasan air dari air limpasan ataupun air hujan. Sehingga, air yang mengalir ke rawa tersebut melimpas ke rumah warga yang berada tak jauh dari rawa.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Seharusnya lokasi-lokasi itu sudah jadi kolam retensi atau embung, sekaligus untuk menampung banjir. Nah, ternyata di lokasi itu juga ada penduduknya. Penduduk itulah yang terdampak oleh banjir,&#8221; ucap Hery.</p>



<p>Kondisi itu ke depan, sambung Hery, akan menjadi perhatian, baik di tingkat kota maupun untuk unsur kewilayahan, dinas teknis, serta perangkat daerah terkait, untuk menyempurnakan kembali kajian yang sudah ada agar diusulkan ke dalam Musrenbang.&nbsp;&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1088" height="650" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/1001398156_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-33778" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/1001398156_11zon.jpg 1088w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/1001398156_11zon-768x459.jpg 768w" sizes="(max-width: 1088px) 100vw, 1088px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari ungkap penyebab utama banjir berulang. Dibutuhkan penanganan jangka menengah dan panjang serta normalisasi saluran hingga membebaskan lahan untuk solusi atasi banjir di kota bogor. </figcaption></figure>



<p>Penyempurnaan kajian tersebut dilakukan sebagai upaya untuk penanganan jangka menengah maupun jangka panjang, seperti membuat kolam retensi atau embung. Sehingga, ke depan, penanganan banjir ini harus menjadi atensi bersama dari sisi urgensitas.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, untuk tanggap darurat, Hery menekankan agar wilayah terus memonitor kondisi warga dan membantu perlengkapan anak-anak sekolah yang rusak karena banjir sehingga, pendidikan anak-anak tidak terganggu dan tetap berjalan.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Berkaitan dengan terjadinya banjir di suatu daerah, Hery yang memiliki latar belakang keilmuan bidang tata kota menjelaskan, bahwa secara prinsip alam sejak ribuan tahun lalu tidak berubah. Lingkungan juga tidak berubah, sehingga air mengalir dari hulu atau tempat yang lebih tinggi menuju dataran rendah atau cekungan sesuai kontur yang ada.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Walaupun muka bumi mengalami perubahan, hal tersebut disebabkan oleh bencana, seperti gunung meletus dan sebagainya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Sedangkan air itu melintas sesuai dengan jalur yang dilewati sejak ribuan tahun lalu. Tapi akhirnya ada lingkungan binaan, yaitu manusia, yang tinggal di situ, membangun rumah, dan sebagainya, sehingga aliran air alami ini, badan-badan air alami ini, mengecil, menyempit, terjadi sedimentasi,&#8221; jelas Hery.&nbsp;</p>



<p>Ditambah lagi, perubahan tata guna lahan di hulunya menyebabkan air banyak langsung masuk ke saluran tanpa sempat meresap di hulu, sehingga meningkatkan debit air.&nbsp;</p>



<p>Jadi, menurut Hery, gabungan antara cuaca ekstrem, debit air yang meningkat, badan air yang kapasitasnya terbatas, dan budaya masyarakat yang mungkin ikut berkontribusi—seperti perilaku buang sampah sembarangan—menyebabkan badan air tidak bisa menampung debit air, terutama ketika masuk cuaca ekstrem.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Solusi jangka menengah dan panjang untuk mengatasi banjir, disampaikan Hery, adalah normalisasi saluran, membuat embung, atau dengan upaya menata kembali sempadan sungai.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Kalau untuk penataan sempadan sungai, membuat embung, atau kolam retensi, ya harus ada lahan yang dibebaskan,&#8221; ujarnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Sekedar informasi, setelah meninjau tiga titik lokasi tersebut, Hery langsung meninjau debit air di Pos Pantau Bendung Katulampa bersama rombongan. (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/12/06/bongkar-kasus-banjir-abadi-di-kota-bogor-hery-antasari-beberkan-penyebab-dan-solusinya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
