<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bumi Ageung Pakwan Padjadjaran &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/bumi-ageung-pakwan-padjadjaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 26 Apr 2025 22:51:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Bumi Ageung Pakwan Padjadjaran &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sentuhan Gubernur Ubah Haluan: Bumi Ageung Batutulis Menuju Museum Sejarah Megah</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/sentuhan-gubernur-ubah-haluan-bumi-ageung-batutulis-menuju-museum-sejarah-megah/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/sentuhan-gubernur-ubah-haluan-bumi-ageung-batutulis-menuju-museum-sejarah-megah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Apr 2025 20:49:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Ageung Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Ageung Pakwan Padjadjaran]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[KDM]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Pajajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34785</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Impian Kota Bogor untuk memiliki sebuah museum sejarah yang representatif tampaknya semakin mendekati kenyataan. Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar, Herman Suryatman, baru-baru ini menyampaikan arahan penting kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terkait pembangunan kawasan Bumi Ageung Batutulis. Gubernur meminta agar desain pembangunan kawasan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Impian Kota Bogor untuk memiliki sebuah museum sejarah yang representatif tampaknya semakin mendekati kenyataan. Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar, Herman Suryatman, baru-baru ini menyampaikan arahan penting kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terkait pembangunan kawasan Bumi Ageung Batutulis. Gubernur meminta agar desain pembangunan kawasan tersebut direvisi dan disesuaikan dengan rencana pemanfaatannya sebagai Museum Pakuan Padjajaran, sebuah langkah strategis untuk melestarikan dan mempromosikan warisan sejarah Sunda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Gayung bersambut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menunjukkan respons positif dan kesiapannya untuk menindaklanjuti arahan tersebut. Usai menghadiri penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar di Gedung Pakuan, Bandung, pada Selasa (15/4/2025), Dedie Rachim menyatakan komitmennya untuk segera menyiapkan Detailed Engineering Design (DED) pada tahun anggaran 2025. Lebih lanjut, ia memastikan bahwa penyesuaian desain untuk pembangunan kembali kawasan Bumi Ageung Batutulis akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2026.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Gubernur Jawa Barat juga berkomitmen untuk membantu pembiayaan pembangunan museum yang diproyeksikan akan memperkaya objek wisata sejarah di Kota Bogor dan Jawa Barat pada umumnya,&#8221; ungkap Dedie Rachim, menyiratkan dukungan penuh dari tingkat provinsi untuk mewujudkan museum bersejarah ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebelumnya, dalam kunjungan langsung ke Kota Bogor, Dedi Mulyadi secara terbuka mengapresiasi langkah-langkah Pemkot Bogor yang dinilainya memiliki semangat tinggi dalam mewujudkan pembangunan Museum Pajajaran. Meskipun belum sepenuhnya terwujud, keberadaan kawasan Bumi Ageung Batutulis dipandang sebagai fondasi awal yang menjanjikan. Apresiasi ini disampaikan Dedi Mulyadi saat Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendampinginya meninjau langsung Situs Prasasti Batutulis dan kawasan Bumi Ageung Batutulis pada Senin (14/4/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Semangat membangun museum sudah luar biasa. Tinggal nanti diberi sentuhan arsitektur agar lebih mengesankan sebagai sebuah museum sejarah masa lalu,” puji Dedi Mulyadi di lokasi bersejarah tersebut, setelah sebelumnya meninjau lokasi longsor di Jalan Saleh Danasasmita yang berdekatan dengan situs.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tidak hanya fokus pada pembangunan museum secara keseluruhan, Dedi Mulyadi juga memberikan perhatian khusus pada bangunan pelindung Prasasti Batutulis yang saat ini dikelola oleh Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah IX Jawa Barat, UPTD Kementerian Kebudayaan. Ia menyarankan agar desain bangunan tersebut disesuaikan dengan karakteristik unik Situs Batutulis, sehingga mampu memancarkan nilai estetika dan sejarah yang lebih kuat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Karena bangunannya saat ini belum menunjang sebagai bangunan kebudayaan. Kalau diperbolehkan oleh Kementerian Kebudayaan, saya akan bangun tahun ini juga, dengan desain arsitektur yang disesuaikan dengan peradaban Sunda,” tegasnya, menunjukkan keseriusannya dalam mendukung pelestarian cagar budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih jauh lagi, Dedi Mulyadi mengungkapkan rencana untuk melibatkan berbagai ahli, termasuk ahli geologi, ahli bahasa, ahli sejarah, dan filolog, dalam penyusunan sebuah buku komprehensif mengenai Batutulis. Langkah ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan mendalam secara akademis kepada masyarakat luas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sehingga saat kita berkunjung ke tempat bersejarah, kita bisa memahami bahwa dulu pernah ada peradaban. Raja dilantik dengan membuat tulisan di batu yang abadi. Ini menunjukkan bahwa orang Sunda punya leluhur yang cerdas, pintar, dan hebat pada masanya,” jelasnya dengan antusias.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan adanya museum dan pemahaman yang mendalam tentang sejarah ini, Dedi Mulyadi berharap agar siapapun yang kelak memimpin Kota Bogor dapat dengan baik menjelaskan sejarah peradaban Sunda dan kejayaan Pakuan Pajajaran kepada generasi penerus. Sinergi antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bogor ini menjadi angin segar bagi upaya pelestarian warisan budaya dan pengembangan potensi wisata sejarah di Kota Hujan.<br>(DR)<br>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/sentuhan-gubernur-ubah-haluan-bumi-ageung-batutulis-menuju-museum-sejarah-megah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warisan Leluhur Terancam: Aliansi Budaya Jawa Barat Bergerak Atasi Longsor Batu Tulis</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/warisan-leluhur-terancam-aliansi-budaya-jawa-barat-bergerak-atasi-longsor-batu-tulis/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/warisan-leluhur-terancam-aliansi-budaya-jawa-barat-bergerak-atasi-longsor-batu-tulis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 12:57:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Ageung Pakwan Padjadjaran]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Saleh Danasasmita]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Mbah Dalam]]></category>
		<category><![CDATA[Mbah Dalem Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34573</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat menggelar pertemuan penting pada Minggu, 23 Maret 2025, di Sekretariat mereka. Pertemuan yang dihadiri oleh pengurus dan anggota ini membahas berbagai agenda penting, mulai dari kegiatan keagamaan hingga aksi sosial. Acara diawali dengan buka puasa bersama, mempererat tali silaturahmi antar anggota. Selanjutnya, dibahas persiapan acara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat menggelar pertemuan penting pada Minggu, 23 Maret 2025, di Sekretariat mereka. Pertemuan yang dihadiri oleh pengurus dan anggota ini membahas berbagai agenda penting, mulai dari kegiatan keagamaan hingga aksi sosial.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Acara diawali dengan buka puasa bersama, mempererat tali silaturahmi antar anggota. Selanjutnya, dibahas persiapan acara halal bihalal keluarga besar Aliansi yang akan diadakan pada 12 April 2025 di Bumi Ageung Pakwan Padjadjaran. Acara ini direncanakan mengundang seluruh anggota Aliansi dan Forkopimda Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Susunan kepanitiaan halal bihalal pun telah ditetapkan, dengan Y. Firman sebagai ketua, Hapsah Rahayu dan Wahyudin sebagai sekretaris, serta Ki Agus Finlend dan Ki Bodas sebagai bendahara. Tjeptjep Thoriq dan Yayu akan bertanggung jawab atas acara, sementara Amih Yuyun, Dewi Awang, dan Susi menangani konsumsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain agenda keagamaan, pertemuan ini juga membahas isu lingkungan, yaitu dampak kekeringan 50 hektar sawah akibat saluran irigasi Binong Ciapus Tamansari.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1279" height="939" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250324-WA0068.jpg" alt="" class="wp-image-34575" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250324-WA0068.jpg 1279w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250324-WA0068-768x564.jpg 768w" sizes="(max-width: 1279px) 100vw, 1279px" /></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Namun, perhatian utama Aliansi tertuju pada musibah longsor yang terjadi di Jalan Batu Tulis, Bogor. Aliansi menyatakan keprihatinannya dan memandang perlu untuk melakukan aksi nyata. Mereka melihat musibah ini berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat, terutama warga sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Aliansi melihat dari sisi alur sejarah, letak jalan Saleh Danasasmita adalah alur sejarah Pakwan Padjadjaran, khususnya area jalan yang terkena longsor, yang berdekatan dengan makam Mbah Dalam, dan di sekitar jalan terdapat tiga mata air yang harus di jaga keberadaan dan keberlangsungannya. Aliansi merasa turut bertanggung jawab untuk menjaga kesakralan warisan leluhur sebagai bentuk penghormatan dan bakti kepada leluhur, dengan cara bersama-sama menjaga warisan leluhur,&#8221; ujar Ki Iman Sobar, salah satu pimpinan pertemuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Aliansi juga menyoroti kesulitan akses yang dihadapi warga dan lumpuhnya perekonomian UMKM di sekitar lokasi longsor. Untuk itu, mereka merencanakan serangkaian aksi:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Silaturahmi dengan warga terdampak pada Senin, 24 Maret 2025, untuk mendengarkan langsung keluhan dan harapan mereka.</li>



<li>Mengirim surat kepada Gubernur Jawa Barat untuk meninjau dan memberikan solusi atas permasalahan ini.</li>



<li>Jika tidak ada tanggapan dalam 14 hari, Aliansi akan melakukan penggalangan dana dari masyarakat sekitar untuk perbaikan jalan dan donasi bagi warga terdampak.</li>
</ul>



<p class="wp-block-paragraph"><br>&#8220;Kami berharap aksi ini dapat meringankan beban warga dan mempercepat penanganan dampak longsor,&#8221; tambah Ki TB. Lufti Suyudi, pimpinan pertemuan lainnya. (DR)<br></p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/warisan-leluhur-terancam-aliansi-budaya-jawa-barat-bergerak-atasi-longsor-batu-tulis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
