<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cap Go Meh &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/cap-go-meh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Mar 2025 07:25:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Cap Go Meh &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dr.Kun Mengguncang Bogor: Mindset Baru, &#8220;Agile Learner&#8221; Dari Kecoa Hingga Cap Go Meh!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/03/09/dr-kun-mengguncang-bogor-mindset-baru-agile-learner-dari-kecoa-hingga-cap-go-meh/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/03/09/dr-kun-mengguncang-bogor-mindset-baru-agile-learner-dari-kecoa-hingga-cap-go-meh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Mar 2025 18:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Banjar]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Agile Learner]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BIIF]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor ICMI Islamic Fair]]></category>
		<category><![CDATA[BSF CGM]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Dr Kun Nurachadijat]]></category>
		<category><![CDATA[ICMI Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Arief Satria]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Dr. Budi Mulyanto]]></category>
		<category><![CDATA[Professor (Hor) Dr. Kun Nurachadijat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor Universitas Nusa Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34422</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Di tengah semarak menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Ikatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Di tengah semarak menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Kota Bogor menghadirkan sebuah oase intelektual yang memikat. Acara bedah buku &#8220;Mindset Baru untuk Transformatif&#8221; karya Prof. Dr. Arief Satria, yang digelar pada Sabtu, 8 Maret 2025, menjadi penanda dimulainya rangkaian Bogor ICMI Islamic Festival (BIIF) yang akan berlangsung selama 15 hari ke depan.</p>



<p>Bertempat di Kota Bogor, acara ini bukan sekadar bedah buku biasa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan dan membangun pola pikir transformatif di kalangan masyarakat, khususnya para cendekiawan Muslim. Dengan menghadirkan Dr. Kun Nurachadijat (Wakil Ketua 1 ICMI Kota Bogor dan SC BIIF) dan Prof. Dr. Budi Mulyanto (Rektor Universitas Nusa Bangsa) sebagai pembedah, serta Dr. Warcito sebagai moderator, diskusi berlangsung hangat dan penuh inspirasi.</p>



<p>Acara yang dihadiri Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan para kepala dinas ini, menjadi momentum penting dalam membangun mindset transformatif di Kota Bogor. Wali kota Bogor dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara ini.</p>



<p>Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara ini. &#8220;Saya berharap BIIF dapat menjadi momentum penting untuk membangun mindset transformatif di Kota Bogor,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Prof Budi memaparkan bahwa kita harus sadar, bagaimana dulu kalau butuh TV, harus nonton TV. Bagaimana dulu butuh foto, harus datang ke kios foto dan mengafdruknya dll. Kini semua itu cukup dengan segenggam tangan, dengan istilah telepon pintar seperti sering Prof Arief mention di dalam tulisan tulisannya yang tertuang dalam buku tersebut.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1056" height="628" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/1000243574_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-34424" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/1000243574_11zon.jpg 1056w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/1000243574_11zon-768x457.jpg 768w" sizes="(max-width: 1056px) 100vw, 1056px" /><figcaption class="wp-element-caption">Bedah Buku &#8220;Mindset Baru untuk Transformatif&#8221; di BIIF 2025.</figcaption></figure>
</div>


<p>Sedangkan Dr. Kun Nurachadijat memaparkan bahwa buku ini terbagi menjadi tiga bagian utama: Future Practice, Growth Mindset, dan Agile Learner. &#8220;Inti dari buku ini adalah setiap pemimpin harus meninggalkan warisan positif di setiap organisasi yang dipimpinnya. Hal ini hanya dapat terwujud jika pemimpin mampu beradaptasi dengan perubahan secara tanggap dan lincah (agile),&#8221; tegasnya.</p>



<p>Analogi yang disampaikan Dr. Kun tentang kecoa dan dinosaurus pun berhasil memukau audiens. &#8220;Ingat, mengapa kecoa dan dinosaurus hidup sezaman, tetapi dinosaurus punah sedangkan kecoa masih bisa kita temui? Itu karena dinosaurus tidak agile menghadapi perubahan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Analogi &#8220;kecoa&#8221; ini sontak memukau audiens, termasuk Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dan para kepala dinas yang hadir. Dr. Kun, Wakil Ketua 1 ICMI Kota Bogor, menjelaskan bahwa inti dari buku ini adalah pentingnya &#8220;agile learner&#8221; bagi para pemimpin. &#8220;Setiap pemimpin harus meninggalkan warisan positif,&#8221; tegasnya. &#8220;Dan itu hanya bisa terjadi jika mereka mampu beradaptasi dengan lincah.&#8221;</p>



<p>Kun yang juga merupakan profesor kehormatan atas metodologi Visi Merah Putih, mengapresiasi Pemerintah Kota Bogor dan tokoh-tokoh masyarakatnya yang telah menunjukkan kemampuan sebagai agile learner. Salah satu contoh nyata adalah transformasi perayaan Cap Go Meh menjadi Bogor Street Festival (BSF) yang kini menjadi agenda pariwisata nasional.</p>



<p>&#8220;BSF adalah bukti nyata bagaimana Kota Bogor mampu beradaptasi dan berinovasi. Kami berharap BIIF dapat mengikuti jejak BSF dan menjadi agenda rutin Ramadhan berskala nasional,&#8221; ungkap Kun.</p>



<p>Acara bedah buku ini menjadi pembuka dari rangkaian BIIF yang akan berlangsung selama 15 hari ke depan pada Ramadhan 1446 H. Berbagai kegiatan menarik dan bermanfaat telah disiapkan untuk memeriahkan bulan suci ini.</p>



<p>Dengan semangat transformatif yang diusung, ICMI Kota Bogor mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam BIIF dan bersama-sama membangun Kota Bogor yang lebih baik.<br>(DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/03/09/dr-kun-mengguncang-bogor-mindset-baru-agile-learner-dari-kecoa-hingga-cap-go-meh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ragam Budaya Bersatu di Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/02/13/ragam-budaya-bersatu-di-bogor-street-festival-cap-go-meh-2025/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/02/13/ragam-budaya-bersatu-di-bogor-street-festival-cap-go-meh-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 07:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor Street Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh Bogor Street Festival 2025]]></category>
		<category><![CDATA[CGM 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34127</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Masyarakat dari berbagai lapisan tumpah ruah di sepanjang Jalan Suryakencana...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Masyarakat dari berbagai lapisan tumpah ruah di sepanjang Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi. Untuk ke-19 kalinya, perayaan Bogor Street Festival- Cap Go Meh (BSF-CGM) digelar di Kota Bogor dengan mengusung tema &#8216;A New Beginning&#8217;.</p>



<p>Kesenian dari 27 daerah di Indonesia dan internasional serta 77 sanggar budaya ditampilkan dalam parade seni, seperti liong barongsai, marching band, ogoh-ogoh, marawis, kuliner sepanjang jalan, dan masih banyak lagi atraksi yang disajikan.</p>



<p>Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa melalui kegiatan menunjukkan bahwa budaya adalah penghubung yang menyatukan semua.</p>



<p>&#8220;Seiring dengan semangat Cap Go Meh, mari kita bangun kebersamaan, toleransi, dan gotong-royong dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan sejahtera,&#8221; ucap Hery, Rabu (12/2/2025).</p>



<p>Menurut Hery, perayaan ini bukan hanya untuk mengikat tali persaudaraan, tapi juga merupakan cerminan keragaman budaya yang ada di Kota Bogor. Semua bergabung menjadi satu, tidak memandang suku, bangsa, agama, dan kelompok masyarakat.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="1062" height="707" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161483_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-34128" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161483_11zon.jpg 1062w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161483_11zon-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1062px) 100vw, 1062px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pj Wali Kota Bogor: BSF-CGM 2025 Perkuat Persatuan dan Keberagaman Masyarakat</figcaption></figure>
</div>


<p>&#8220;Kota yang penuh keragaman, kota penuh toleransi, kota penuh kolaborasi. Mari kita hargai dan rayakan perbedaan melalui acara BSF-CGM Festival ini. Kita berharap dapat semakin mempererat hubungan antara kelompok masyarakat,&#8221; ucap Hery.</p>



<p>Hery menambahkan, selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan budaya dan tradisi Indonesia kepada generasi muda.</p>



<p>&#8220;Sekaligus memperkenalkan budaya dan tradisi yang kita miliki kepada Generasi Z, Generasi Alpha, dan generasi muda lainnya. Melalui kegiatan ini, kita juga ingin menunjukkan bahwa budaya adalah penghubung yang menyatukan kita semua. Mari kita bangun kebersamaan dan gotong royong dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan sejahtera,&#8221; ucap Hery.</p>



<p>Di akhir sambutannya, Hery berharap BSF-CGM 2025 menjadi momentum untuk saling mengenal, saling menghargai budaya satu sama lain, serta mempererat hubungan antarumat beragama dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.</p>



<p>Di lokasi yang sama, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengakui bahwa kegiatan ini benar-benar mencerminkan keberagaman.</p>



<p>&#8220;Ini betul-betul keberagaman dan kebersamaan kita menikmati Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dirinya pun menutup sambutannya dengan sebuah pantun: &#8220;Ke Bogor Street Festival rame-rame, banyak budaya yang tak terduga.Selamat menikmati pesta rakyat Cap Go Meh. Semoga berkah dan bahagia menyertai kita semua.&#8221;</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="1056" height="638" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161484_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-34129" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161484_11zon.jpg 1056w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161484_11zon-768x464.jpg 768w" sizes="(max-width: 1056px) 100vw, 1056px" /><figcaption class="wp-element-caption">BSF-CGM 2025: 27 Daerah di Indonesia dan Internasional Tampilkan Kesenian di Bogor</figcaption></figure>
</div>


<p>Ketua Panitia BSF-CGM 2025, Arifin Himawan menyampaikan, melestarikan budaya yang ada di Nusantara melalui BSF-CGM 2025 merupakan satu di antara misi besar terselenggaranya pesta rakyat ini. Ahim sapaannya mengatakan bahwa BSF-CGM punya tiga misi besar.</p>



<p>&#8220;Satu, melestarikan budaya yang ada di Nusantara; kedua, untuk meningkatkan UMKM; dan ketiga, meningkatkan PAD. Kegiatan ini selalu diadakan setiap tahunnya di sepanjang Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi,&#8221; ucap Ahim.</p>



<p>Tahun ini, kata dia, begitu banyak seniman dan budayawan yang ingin turut andil dalam BSF-CGM tahun ini.</p>



<p>&#8220;Dan tahun ini diikuti oleh begitu membludaknya para seniman dan budayawan yang ingin bergabung, sehingga kami terpaksa harus membatasi dan mengkurasi. Jumlah peserta yang mengikuti sore ini hingga nanti malam adalah sebanyak 77 sanggar budaya yang akan tampil di sepanjang Jalan Surya Kencana hingga Jalan Siliwangi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Festival ini menghadirkan seni dan budaya dari 27 daerah di Indonesia, yang menampilkan ragam tarian, musik tradisional, serta pertunjukan khas dari berbagai suku dan etnis. Tidak hanya itu, penampilan internasional dari Taiwan dan China turut memperkaya nuansa budaya dalam perayaan ini.</p>



<p>Salah satu atraksi utama yang menjadi daya tarik pengunjung adalah rangkaian joli, dengan 18 joli yang diarak dalam prosesi budaya. Selain itu, parade 34 barong dalam rangkaian liong barong menambah kemegahan acara, menarik perhatian masyarakat yang memenuhi sepanjang jalur festival.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;A New Beginning&#8217;. Berharap para pemimpin yang baru membawa Indonesia lebih makmur.</p>



<p>&#8220;Dengan Presiden yang baru, pemimpin daerah yang baru harapannya dengan para pemimpin baru Indonesia menjadi lebih makmur, lebih sejahtera dan lebih jaya di kancah Internasional,&#8221; hara Ahim.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Ahim juga menyematkan selendang kepada istri dari Presiden Indonesia keempat, Abdurrahman Wahid yakni Sinta Nuriyah sebagai tanda penghormatan. (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/02/13/ragam-budaya-bersatu-di-bogor-street-festival-cap-go-meh-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cap Go Meh BSF 2025: Antara Tradisi dan Transformasi, Kota Bogor di Persimpangan Jalan</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/12/18/cap-go-meh-bsf-2025-antara-tradisi-dan-transformasi-kota-bogor-di-persimpangan-jalan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/12/18/cap-go-meh-bsf-2025-antara-tradisi-dan-transformasi-kota-bogor-di-persimpangan-jalan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Dec 2024 19:57:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Arifin Hilmawan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh Bogor Street Festival 2025]]></category>
		<category><![CDATA[CGM BSF]]></category>
		<category><![CDATA[CGM BSF 2025]]></category>
		<category><![CDATA[festival budaya Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Hanafi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun Baru Imlek Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33854</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, menerima rombongan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com </mark>| Kota Bogor –</strong> Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, menerima rombongan panitia Cap Go Meh Bogor Street Festival (CGM BSF) 2025 di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, Selasa (17/12/2024).</p>



<p>Sebagai informasi, CGM BSF merupakan salah satu ikon dari tiga festival besar di Kota Bogor yang sudah masuk dalam Calendar of Event Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, Hanafi menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan CGM BSF 2025. Ia meminta kepada panitia untuk terus berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait agar kebutuhan sarana dan prasarana di lapangan dapat diinventarisasi.</p>



<p>Selain itu, Hanafi juga berharap pelaksanaan CGM BSF 2025 dapat dilakukan setelah Wali Kota Bogor terpilih resmi dilantik.</p>



<p>“Harapan kami dan kita semua tentunya agar acara ini meriah seperti pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya,” kata Hanafi.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="857" height="544" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/1001437654_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-33856" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/1001437654_11zon.jpg 857w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/1001437654_11zon-768x488.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 857px) 100vw, 857px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pj Sekda Kota Bogor, Hanafi, Pimpin Persiapan Cap Go Meh Bogor Street Festival (CGM BSF) 2025.</figcaption></figure>



<p>Ketua Panitia CGM BSF 2025, Arifin Hilmawan, atau yang kerap disapa Kang Ahim, menyampaikan bahwa rencananya acara besar ini akan diselenggarakan pada Februari 2025 dengan tagline &#8216;New Beginning&#8217;, mengingat Kota Bogor akan memiliki pemimpin baru.</p>



<p>“Selain Kota Bogor memiliki pimpinan baru, tagline yang diusung menjadi harapan untuk menyongsong era baru menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Kang Ahim.</p>



<p>CGM BSF 2025 rencananya akan mengambil rute dari Suryakencana sampai dengan Simpang Tiga Batu Tulis, dengan target pengunjung tidak kurang dari 80 ribu orang dan akan berlangsung selama kurang lebih 8 jam.</p>



<p>Untuk memeriahkan acara, akan melibatkan 70 pengisi acara, 5.000 personel penampil seni budaya, dan 1.000 personel pengamanan terbuka yang terdiri dari aparat TNI, Polri, dan organisasi masyarakat (ormas).</p>



<p>Dalam perjalanannya, CGM BSF sempat dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya presiden, ketua MPR, menteri agama, dan wakil menteri.</p>



<p>Pada tahun 2024, seperti dijelaskan oleh Kang Ahim, CGM BSF Kota Bogor ditiadakan karena adanya pemilihan umum presiden dan wakil presiden.</p>



<p>Kang Ahim berharap CGM BSF 2025 bisa dihadiri oleh tiga kementerian terkait, yaitu Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, dan Kementerian Ekonomi.</p>



<p>Untuk menyambut dan mempersiapkan CGM BSF 2025, panitia bersama pihak terkait akan menghias kawasan Suryakencana dengan ornamen khusus.</p>



<p>“Suasana menjelang CGM akan kami coba bentuk dengan ornamen tertentu, dengan tujuan untuk menarik para wisatawan ke Kota Bogor,” kata Kang Ahim yang hadir bersama jajaran kepanitiaan CGM BSF 2025.<br>(DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/12/18/cap-go-meh-bsf-2025-antara-tradisi-dan-transformasi-kota-bogor-di-persimpangan-jalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
