<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Demo Buruh &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/demo-buruh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Jul 2024 16:21:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Demo Buruh &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kemendag Cuek! SPN Ultimatum: Permendag No.8/2024 Dicabut atau Gelar Aksi Besar-besaran!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/07/08/kemendag-cuek-spn-ultimatum-permendag-no-8-2024-dicabut-atau-gelar-aksi-besar-besaran/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/07/08/kemendag-cuek-spn-ultimatum-permendag-no-8-2024-dicabut-atau-gelar-aksi-besar-besaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2024 12:13:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh Tekstil]]></category>
		<category><![CDATA[Catur Andarwanto SH.]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Kusmawan SH]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[omnibus law UU Cipta Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Permendag No 8 Tahun 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekertaris Umum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Sekum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Unras]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32875</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta &#8211; Gelombang kemarahan melanda buruh tekstil Indonesia. Hari ini, mereka kembali turun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Jakarta</strong> &#8211; Gelombang kemarahan melanda buruh tekstil Indonesia. Hari ini, mereka kembali turun ke jalan, menggelar aksi demonstrasi di depan Kementerian Perdagangan (Kemendag), Seni (8/07/2024). Aksi ini merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya pada tanggal 3 Juli 2024, yang menuntut pencabutan atau revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 yang berdampak buruk bagi para pekerja di sektor TPT (Tekstil Produk Tersktil).</p>



<p><strong>Catur Andarwanto SH.,</strong> selaku Sekretaris Umum SPN (Serikat Pekerja Nasional), menegaskan bahwa aksi ini akan terus dilakukan sampai tuntutan mereka dipenuhi. </p>



<p>&#8220;<strong>Kami tidak akan mundur! Kami akan terus beraksi di Kemendag sampai ada kepastian tentang Permendag No.8 tahun 2024!</strong>&#8221; tegas Catur saat diwawancarai oleh para awak media. </p>



<p>Permendag No.8/2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor dikecam SPN karena berpotensi memicu banjir produk impor tekstil murah. Hal ini dikhawatirkan akan mengancam kelangsungan hidup industri tekstil nasional dan menjerumuskan buruh tekstil ke jurang PHK massal.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="675" height="481" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000817577_11zon-e1720454554852.jpg" alt="" class="wp-image-32877"/><figcaption class="wp-element-caption">Catur Andarwanto SH., Sekretaris Umum DPP SPN, saat diwawancarai para awak media prihal Permendag No.8/2024 Dicabut atau Gelar Aksi Besar-besaran!. </figcaption></figure>
</div>


<p>&#8220;Pada aksi pertama tanggal 3 Juli 2024, perwakilan Kemendag berjanji akan menyampaikan aspirasi buruh kepada Menteri Perdagangan. Namun, janji tersebut hanya angin kosong. <strong>Hari ini, tidak ada satupun perwakilan Kemendag yang mau menemui para demonstran</strong>,&#8221; ucap Catur. </p>



<p>Kekecewaan SPN pun semakin memuncak. <strong>Iwan Kusmawan SH.,</strong> Ketua Umum SPN, ditempat terpisah saat diwawancarai awak media sorotrakyat.com menyampaikan ultimatum nya. </p>



<p>&#8220;Batas waktu sampai tanggal 15 Juli 2024! Jika tidak ada tanggapan atau perbaikan dari Kemendag, kami akan gelar aksi yang lebih besar dan masif!,&#8221; tegasnya. </p>



<p>Iwan juga menyampaikan bahwa <strong>SPN</strong> tidak sendirian. Aksi mereka mendapat dukungan dari berbagai organisasi buruh lainnya. </p>



<p>&#8220;<strong>Ini bukan hanya perjuangan SPN, tapi perjuangan seluruh buruh tekstil di Indonesia!</strong> Kita harus bersatu padu melawan Permendag No.8/2024 yang menindas ini!,&#8221; ujarnya. </p>



<p><strong>Akankah Kemendag mendengar suara buruh?</strong> Ataukah mereka akan tetap bersikukuh dengan keputusannya yang merugikan? Kita tunggu saja kelanjutannya.</p>



<p>Masih kata Iwan, <strong>Satu hal yang pasti: buruh tekstil tidak akan pernah menyerah!</strong> Perjuangan mereka masih panjang, dan <strong>aksi besar</strong> menanti jika tuntutan mereka tidak dipenuhi!. </p>



<p>&#8220;<strong>Mari kita dukung perjuangan buruh tekstil! Lawan keserakahan dan penindasan!</strong>,&#8221; pungkasnya. </p>



<p>Sementara setelah berita ini ditayangkan, pihak Kemendag belum memberikan keterangan resmi nya terkait aksi unras masa buruh hari ini yang digelar didepan gedung Kendag. (DR) </p>



<p>Editor&amp; Penerbit : Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/07/08/kemendag-cuek-spn-ultimatum-permendag-no-8-2024-dicabut-atau-gelar-aksi-besar-besaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Buruh Kembali Turun ke Jalan, Desak Penyelamatan Industri Nasional, Pencabutan UU Cipta Kerja dan PHK Liar!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/07/03/ribuan-buruh-kembali-turun-ke-jalan-desak-penyelamatan-industri-nasional-pencabutan-uu-cipta-kerja-dan-phk-liar/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/07/03/ribuan-buruh-kembali-turun-ke-jalan-desak-penyelamatan-industri-nasional-pencabutan-uu-cipta-kerja-dan-phk-liar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 09:59:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi unjuk rasa]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Barang Impor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh Tani]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Kusmawan SH]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[KSPI]]></category>
		<category><![CDATA[omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Permendag No 8 Tahun 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Impor]]></category>
		<category><![CDATA[Said Iqbal]]></category>
		<category><![CDATA[SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Stop]]></category>
		<category><![CDATA[Stop PHK]]></category>
		<category><![CDATA[UU Cipta Kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32831</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta &#8211; Ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Konfederasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com </mark>| Jakarta</strong> &#8211; Ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara hari ini<strong>, 3 Juli 2024</strong>. Aksi ini sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan kaum buruh dan industri nasional.</p>



<p>Ketua Umum DPP SPN, Iwan Kusmawan SH, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyelamatkan industri tekstil dan logistik nasional yang tengah terpuruk akibat kebijakan impor yang tidak berpihak pada produk lokal. Terlebih dengan terbitnya Permendag No 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor yang merugikan industri domestik.</p>



<p>&#8220;Banjir produk impor yang murah telah mematikan industri lokal dan merenggut lapangan pekerjaan. Pemerintah harus segera bertindak untuk melindungi industri nasional dan menciptakan lapangan pekerjaan yang layak bagi rakyatnya,&#8221; tegas Iwan.</p>



<p>Selain itu, SPN juga menuntut pencabutan Klaster Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja. Menurut SPN, UU ini hanya menguntungkan pengusaha besar dan investor asing, sementara mengabaikan hak-hak dasar pekerja serta memperparah kondisi kerja menjadi semakin tidak adil.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1024" height="460" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000797738_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-32833" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000797738_11zon.jpg 1024w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000797738_11zon-768x345.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ketua Umum DPP SPN Iwan Kusmawan SH., saat aksi unjuk rasa &#8220;Tolak Cipta Kerja, Cabut Permendag 8/2024, Hentikan PHK Liar!&#8221;, (3 Juli 2024).</figcaption></figure>



<p>&#8220;UU Cipta Kerja adalah biang keladi dari berbagai permasalahan ketenagakerjaan yang terjadi saat ini. Pencabutan UU ini adalah langkah penting untuk mengembalikan keadilan dan kesejahteraan bagi kaum buruh,&#8221; ujar Iwan.</p>



<p>SPN juga menyoroti maraknya PHK yang terjadi di berbagai sektor industri. Dalam aksi ini, SPN menuntut pemerintah untuk mengambil langkah konkret dalam melindungi pekerja dari PHK.</p>



<p>&#8220;Stop PHK! Kami ingin hidup layak, bukan dihantui rasa cemas akan kehilangan pekerjaan,&#8221; teriak para buruh dalam aksi tersebut.</p>



<p>Aksi SPN dan KSPI ini mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk aktivis, mahasiswa, dan organisasi kemasyarakatan. Aksi ini diharapkan dapat mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah yang pro-buruh dan pro-industri nasional.</p>



<p><strong>Berikut beberapa poin penting dari aksi unjuk rasa SPN dan KSPI:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Desak pencabutan Permendag No 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor</li>



<li>Tuntut pencabutan Klaster Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja</li>



<li>Stop PHK dan lindungi hak-hak pekerja</li>



<li>Selamatkan industri nasional dan ciptakan lapangan pekerjaan yang layak</li>
</ul>



<p><strong>Aksi unjuk rasa ini menunjukkan bahwa kaum buruh masih solid dan kuat dalam memperjuangkan hak-haknya. Pemerintah diharapkan dapat mendengar suara buruh dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ketenagakerjaan yang ada.</strong> (DR) </p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/07/03/ribuan-buruh-kembali-turun-ke-jalan-desak-penyelamatan-industri-nasional-pencabutan-uu-cipta-kerja-dan-phk-liar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
