<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Disparbud Kota Bogor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/disparbud-kota-bogor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Feb 2026 03:55:03 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Disparbud Kota Bogor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tren Positif Ekonomi Bogor: Dedie Rachim Targetkan Akselerasi Kesejahteraan di 2026</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2026/02/20/tren-positif-ekonomi-bogor-dedie-rachim-targetkan-akselerasi-kesejahteraan-di-2026/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2026/02/20/tren-positif-ekonomi-bogor-dedie-rachim-targetkan-akselerasi-kesejahteraan-di-2026/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Feb 2026 10:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Angka Kemiskinan Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Bapperida Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Bogor Hari Ini.]]></category>
		<category><![CDATA[BKSDM Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PUPR Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Disdik Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Disnaker Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Disperumkim Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[DKPP Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Bogor 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Inspektorat Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[IPM Kota Bogor 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Kinerja Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pengangguran Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda PPJ Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=36809</guid>

					<description><![CDATA[SOROTRAKYAT.COM &#124; KOTA BOGOR — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mencatatkan rapor hijau pada awal tahun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR</strong> — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mencatatkan rapor hijau pada awal tahun 2026. Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bogor Tahun 2025, berbagai indikator kesejahteraan masyarakat menunjukkan tren positif yang signifikan, mulai dari kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga penurunan angka pengangguran.</p>



<p>Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras kolektif, namun ia mengingatkan jajarannya agar tidak cepat berpuas diri.</p>



<p>“Harus terus dikuatkan, tidak boleh kendor. Ini baru tahun pertama dan kita sudah menyiapkan rencana kegiatan untuk mengakselerasi penurunan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan melalui pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan sosial,” ujar Dedie usai memimpin rapat pimpinan di Bumi Ageung Batutulis, Jumat (20/2/2026).</p>



<p>Dedie menekankan bahwa prioritas utama ke depan adalah pembukaan lapangan kerja secara masif. Menurutnya, hal ini harus beriringan dengan penyederhanaan birokrasi perizinan untuk menarik investasi ke Kota Hujan.</p>



<p>“Peningkatan lowongan pekerjaan harus diikuti dengan kemudahan perizinan. Semua sektor saling terkait. Kami sudah sepakat untuk terus menggelorakan semangat demi Bogor yang lebih baik,” tegasnya.</p>



<p>Salah satu strategi besar yang akan diusung pada tahun 2026 adalah perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Dedie menyoroti selama ini bantuan sosial (bansos) seringkali tidak terintegrasi secara efektif.</p>



<p>Selama ini, satu keluarga mungkin hanya menerima satu jenis bantuan, seperti PKH saja atau KIP saja. Kedepannya, Pemkot Bogor berencana melakukan intervensi menyeluruh pada satu keluarga prasejahtera dengan berbagai program sekaligus.</p>



<p>“Kita ingin bantuan pusat, provinsi, dan daerah sinkron. Jika satu keluarga diintervensi secara total dengan data yang valid, maka dalam kurun waktu tertentu mereka bisa benar-benar keluar dari kategori prasejahtera menjadi sejahtera,” pungkas Dedie.</p>



<p></p>



<p><strong>Kontributor:</strong> FY</p>



<p>#KotaBogor #DedieARachim #EkonomiBogor #KesejahteraanRakyat #PemkotBogor #BogorBerlari #BeritaUpdate</p>



<p><strong>Editor &amp; Penerbit:</strong> Den.Mjof </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2026/02/20/tren-positif-ekonomi-bogor-dedie-rachim-targetkan-akselerasi-kesejahteraan-di-2026/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Malam Anugerah Pariwisata Kota Bogor: Dedie Rachim Apresiasi Ekosistem Wisata untuk Kunjungan Lebih Tinggi</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/12/06/malam-anugerah-pariwisata-kota-bogor-dedie-rachim-apresiasi-ekosistem-wisata-untuk-kunjungan-lebih-tinggi/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/12/06/malam-anugerah-pariwisata-kota-bogor-dedie-rachim-apresiasi-ekosistem-wisata-untuk-kunjungan-lebih-tinggi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Dec 2025 02:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kadisparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kunjungan Wisata Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Malam Anugerah Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pariwisata Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pelaku Usaha Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan Pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[Promosi Wisata Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=36195</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.com | Kota Bogor</strong> — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) sukses menggelar Malam Anugerah Pariwisata Kota Bogor, sebuah acara prestisius yang berlangsung di Hotel Onih pada Jumat (5/12/2025). Momen ini menjadi puncak apresiasi atas dedikasi dan kontribusi besar ekosistem kepariwisataan dalam memajukan sektor wisata di Kota Hujan.</p>



<p>Dedie Rachim mengatakan, keberadaan para pelaku usaha di bidang kepariwisataan serta berbagai ekosistem pendukung pariwisata di Kota Bogor memiliki peran besar dalam memajukan sektor wisata.</p>



<p>&#8220;Iya, karena tanpa para pelaku usaha dan ekosistem kepariwisataan di Bogor, ini tidak mungkin bisa ditanggulangi atau dilaksanakan oleh pemerintah saja. Jadi, inilah saatnya memberikan perhatian dan apresiasi kepada para pelaku usaha di bidang kepariwisataan, perhotelan, kuliner, event, destinasi. Mudah-mudahan ini menyemangati mereka untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Melihat kondisi ke depan, sambung Dedie Rachim, Kota Bogor tidak boleh hanya bergantung pada kegiatan MICE yang berasal dari kementerian/lembaga ataupun instansi di tingkat pusat. Karena itu, perlu ada kolaborasi dalam menguatkan identitas Kota Bogor sebagai kota wisata dan meningkatkan daya tarik kunjungan.</p>



<p>Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kota Bogor, Firdaus, menyampaikan bahwa pemberian anugerah ini sudah melalui tahapan seleksi oleh Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata, Disparbud Jawa Barat, serta Politeknik NHI Bandung.</p>



<p>“Kriterianya terkait legalitas, pelayanan, kontribusi para pelaku terbaik terhadap pengembangan pariwisata daerah, serta bagaimana keberlanjutan ke depan dalam membangun dan mendukung promosi pariwisata di Kota Bogor melalui inovasi dan kreativitas,” ujarnya.</p>



<p>Kadisparbud berharap melalui kegiatan ini, promosi pariwisata dapat terus meningkat dan berkembang, serta menambah tingkat kunjungan wisata ke Kota Bogor.<br>(KDR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/12/06/malam-anugerah-pariwisata-kota-bogor-dedie-rachim-apresiasi-ekosistem-wisata-untuk-kunjungan-lebih-tinggi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menbud Jamin Revitalisasi Prasasti Batutulis dan Suntik Anggaran untuk Museum Pajajaran</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/10/25/menbud-jamin-revitalisasi-prasasti-batutulis-dan-suntik-anggaran-untuk-museum-pajajaran/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/10/25/menbud-jamin-revitalisasi-prasasti-batutulis-dan-suntik-anggaran-untuk-museum-pajajaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 13:32:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Artefak Kerajaan Pajajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Ageung Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A. Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Disbudpar Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Zon]]></category>
		<category><![CDATA[Integrasi Prasasti Batutulis Bumi Ageung]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenbud Museum Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Museum]]></category>
		<category><![CDATA[Museum Pajajaran Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan Museum Pajajaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Revitalisasi Prasasti Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Sejarah Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Situs Batutulis Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Titik Nol Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35989</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor — Kabar gembira datang untuk masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Bogor,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor</strong> — Kabar gembira datang untuk masyarakat Jawa Barat, khususnya Kota Bogor, terkait upaya pelestarian situs budaya bersejarah. Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, secara tegas menyatakan komitmennya untuk merevitalisasi bangunan Prasasti Batutulis dan mendukung penuh realisasi Museum Pajajaran di kawasan Bumi Ageung Batutulis.</p>



<p>Hal ini disampaikan Menbud Fadli Zon saat melakukan kunjungan langsung ke lokasi Prasasti Batutulis dan Bumi Ageung Batutulis, yang dipersiapkan menjadi Museum Pajajaran, pada Sabtu (25/10/2025).</p>



<p>Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang turut mendampingi, menyebut kunjungan ini sebagai momen bersejarah yang telah lama dinantikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Kunjungan Menbud ini memastikan kepastian nasib Bumi Ageung Batutulis untuk bertransformasi menjadi sebuah museum kebanggaan.</p>



<p>&#8220;Ternyata jawabannya hari ini. Pak Menteri Kebudayaan hadir ke Bogor. Beliau akan membantu mulai dari Forum Group Discussion (FGD), kemudian juga <em>storyline</em>, sampai artefaknya untuk menjadikan museum itu eksis,&#8221; ujar Dedie Rachim dengan nada optimis.</p>



<p>Sebelumnya, Pemkot Bogor sempat merasa kurang percaya diri untuk membangun museum karena berbagai artefak bersejarah terkait Pajajaran berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Kebudayaan. Namun, kehadiran Menbud Fadli Zon kini memberikan angin segar dan kepastian dukungan.</p>



<p>&#8220;Kehadiran beliau menguatkan Pemkot untuk terus bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan Museum Pajajaran sebagai kebanggaan warga Jawa Barat. <strong>Alhamdulillah bukan hanya artefak, FGD, <em>storyline</em>, tapi juga ada anggaran yang bisa dikolaborasikan</strong> bagaimana mengintegrasikan Batutulis sebagai situs yang memang sudah ada menjadi artefak utama,&#8221; jelas Dedie, menekankan bahwa dukungan dari pusat mencakup aspek teknis, narasi, hingga finansial.</p>



<p>Menbud Fadli Zon menargetkan pergerakan cepat untuk pengembangan kawasan ini. Menurutnya, revitalisasi bangunan Prasasti Batutulis akan dimulai dalam waktu dekat.</p>



<p>&#8220;Insyaallah bulan Desember sudah kelihatan perubahannya untuk bangunan Batutulis,&#8221; tutur Fadli Zon.</p>



<p>Sementara itu, proses integrasi antara bangunan Prasasti Batutulis dengan Bumi Ageung yang akan menjadi museum, direncanakan mulai dikerjakan pada tahun 2026 mendatang. &#8220;Tinggal nanti (tahun berikutnya) kita mengisi ini (Bumi Ageung) untuk menjadi sebuah museum. Kita kumpulkan dulu koleksi narasi-narasi di sini termasuk artefak terkait Pajajaran dan Bogor maupun Jawa Barat,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Fadli Zon melihat lokasi ini sangat potensial karena memiliki bangunan yang siap diintegrasikan. Ke depan, kawasan ini akan menjadi <strong>&#8220;kantong budaya&#8221;</strong> serta pusat berbagai macam aktivitas, baik pendidikan maupun kebudayaan.</p>



<p>Untuk memastikan kualitas museum, Kementerian Kebudayaan akan memfasilitasi FGD dengan melibatkan para ahli, sejarawan, ahli museum, dan ahli <em>storyline</em> dari Bogor maupun Jawa Barat.</p>



<p>&#8220;Saya yakin ini akan jadi satu tempat yang nanti banyak dikunjungi masyarakat, ikonik, terutama karena memang secara sejarah sangat kuat situs Prasasti Batutulis ini dari abad ke-4, abad ke-5, dan di sinilah <strong>satu titik nol dari Bogor</strong>, karena di situ masih terpelihara,&#8221; pungkas Menbud Fadli Zon. Lampu hijau ini menjadi modal utama bagi Pemkot Bogor untuk percaya diri mewujudkan Museum Pajajaran<strong>. (KDR) </strong></p>



<p> #MuseumPajajaran #PrasastiBatutulis #RevitalisasiBatutulis #MenteriKebudayaan #SejarahPajajaran #BumiAgeungBatutulis #SitusSejarah</p>



<p><strong>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/10/25/menbud-jamin-revitalisasi-prasasti-batutulis-dan-suntik-anggaran-untuk-museum-pajajaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dedie Rachim Minta Disparbud Segera Rampungkan Bumi Ageung dan Gedung Kemuning Gading</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/08/25/dedie-rachim-minta-disparbud-segera-rampungkan-bumi-ageung-dan-gedung-kemuning-gading/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/08/25/dedie-rachim-minta-disparbud-segera-rampungkan-bumi-ageung-dan-gedung-kemuning-gading/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 06:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Ageung Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Detail Engineering Design]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Prasasti Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35633</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen memperkuat posisinya sebagai kota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.com | Kota Bogor —</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen memperkuat posisinya sebagai kota wisata, khususnya di bidang seni dan budaya. Wali Kota Bogor, <strong>Dedie A. Rachim</strong>, memberikan arahan khusus kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor untuk segera menyelesaikan proyek-proyek strategis, yaitu pembangunan <strong>Bumi Ageung Batutulis</strong> dan penataan <strong>Gedung Kemuning Gading</strong>.</p>



<p>Dedie Rachim menyampaikan hal ini saat memimpin apel pagi bersama jajaran Disparbud di halaman Bumi Ageung Batutulis. Apel ini bertujuan meneguhkan kembali identitas Kota Bogor sebagai kota wisata yang kaya akan nilai sejarah dan budaya.</p>



<p>Wali Kota Dedie Rachim meminta Disparbud untuk mempercepat penyelesaian Bumi Ageung Batutulis, sebuah aset yang disebutnya &#8220;luar biasa&#8221;. Lokasi ini dinilai sangat strategis karena berdekatan dengan <strong>Prasasti Batutulis</strong> dan <strong>Istana Batutulis</strong>, menjadikannya tempat ideal untuk berbagai aktivitas seni dan budaya.</p>



<p>&#8220;Tinggal sedikit lagi, tidak terlalu banyak. Nanti akan ada penyelesaian di interior, kemudian penyelarasan di eksterior, kemudian menara untuk <em>landscapenya</em> di lahan Bumi Ageung Batutulis,&#8221; jelas Dedie.</p>



<p>Agar bangunan bersejarah ini tetap terawat dan hidup, Dedie juga meminta sebagian jajaran Disparbud untuk berkantor di area tersebut. Hal ini diharapkan bisa menjaga dan memastikan kawasan ini terus ramai dengan kegiatan, sehingga dapat dikunjungi oleh masyarakat dan wisatawan.</p>



<p>Selain Bumi Ageung, fokus utama lainnya adalah penataan <strong>Gedung Kemuning Gading</strong>. Dedie Rachim menugaskan Disparbud untuk menyelesaikan penataan gedung ini agar menjadi tempat pertunjukan yang lebih representatif.</p>



<p>&#8220;Saya menugaskan Disparbud ini cukup banyak, dengan menyelesaikan Gedung Kemuning Gading supaya bisa menjadi tempat pertunjukan yang sangat representatif dan bisa dipakai untuk kegiatan-kegiatan berbagai seni,&#8221; katanya.</p>



<p>Penataan Gedung Kemuning Gading ini akan mengakomodasi berbagai pertunjukan seni, mulai dari teater, musik, drama, pantomim, hingga seni tari dan musik tradisional seperti calung serta angklung. Saat ini, proses penataan sudah memasuki tahap <strong><em>Detail Engineering Design</em> (DED)</strong>, yang akan dilanjutkan dengan proses lelang dan pembangunan setelah selesai.</p>



<p>Melalui percepatan dua proyek ini, Pemkot Bogor berharap dapat menyediakan sarana prasarana yang memadai untuk para seniman dan budayawan, sekaligus memperkaya pengalaman wisata bagi pengunjung, mengukuhkan Bogor sebagai kota yang tak hanya indah, tetapi juga berbudaya. (KDR)</p>



<p>#KotaBogor #WisataBogor #SeniBudaya #Pariwisata #BumiAgeungBatutulis #KemuningGading #WisataSejarah #PemkotBogor #ProyekSeni</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/08/25/dedie-rachim-minta-disparbud-segera-rampungkan-bumi-ageung-dan-gedung-kemuning-gading/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Leupeut Bogor Diresmikan Wali Kota Bogor, Bentuk Ekosistem Kolaborasi</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/07/16/leupeut-bogor-diresmikan-wali-kota-bogor-bentuk-ekosistem-kolaborasi/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/07/16/leupeut-bogor-diresmikan-wali-kota-bogor-bentuk-ekosistem-kolaborasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Jul 2025 10:23:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Diarpus Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Iceu Pujiati]]></category>
		<category><![CDATA[Paguyuban Duta Baca Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Rudiyana]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35360</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor — Wali Kota Bogor yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor — </strong>Wali Kota Bogor yang diwakili Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), Iceu Pujiati meresmikan Program Leupeut Bogor (Lebih Seru Di Perpustakaan Bogor).</p>



<p>Proyek perubahan Rudiyana, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus), yang sedang menempuh Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) 2 di Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI Jakarta, diresmikan bertepatan dengan Hari Buku Nasional pada 17 Mei 2025.</p>



<p>Menurut Rudiyana, &#8220;Program Leupeut Bogor” adalah gagasan inovasi untuk melakukan transformasi fungsi Perpustakaan Kota Bogor dari hanya sebagai tempat menyimpan buku, menjadi rumah para komunitas sebagai ekosistem kolaborasi komunitas literasi dan kreasi.</p>



<p>“Ekosistem kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Bogor,” harapnya.</p>



<p>Sementara itu, Iceu Pujiati mengajak masyarakat untuk mendukung proyek perubahan ini.</p>



<p>“Saya harap masyarakat ikut aktif berpartisipasi dalam proper ini sebagai inovasi transformasi perpustakaan menjadi ekosistem kolaborasi literasi dan kreasi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sebagai langkah nyata dari proyek perubahan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama Program Leupeut Bogor antara Diarpus Kota Bogor dengan komunitas literasi dan kreatif, seperti Paguyuban Duta Baca Kota Bogor, Reka Bogor, SMX dan Berkawan Indonesia.(Adv)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/07/16/leupeut-bogor-diresmikan-wali-kota-bogor-bentuk-ekosistem-kolaborasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Kuliner Bogor Suka-Suka: Dorong Bogor Jadi Kota Kuliner</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/06/22/festival-kuliner-bogor-suka-suka-dorong-bogor-jadi-kota-kuliner/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/06/22/festival-kuliner-bogor-suka-suka-dorong-bogor-jadi-kota-kuliner/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2025 17:20:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35179</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor — Ribuan pengunjung memadati hari terakhir Festival Kuliner Bogor Surga Kuliner...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor — </strong>Ribuan pengunjung memadati hari terakhir Festival Kuliner Bogor Surga Kuliner Suryakencana (Suka-Suka) pada Sabtu (21/6/2025) malam. Kawasan pecinan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah pun mendadak berubah menjadi lautan manusia.</p>



<p>Pengunjung yang datang dari berbagai wilayah ini menyerbu aneka kuliner yang tersaji sepanjang ratusan meter tersebut. Animo dan jumlah pengunjung yang datang pada kegiatan yang berlangsung dua hari ini jauh lebih banyak.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan pantauan dan penukaran tiket diperkirakan mencapai 10 ribu orang yang datang di hari kedua ini. Dari kluster 1-3 penuh semua,&#8221; kata Ketua HJB ke-543, Rino Indira Gusniawan.</p>



<p>Ia menilai hal ini karena makanan yang disajikan sangat menggiurkan meski faktor cuaca pada hari pertama hujan.</p>



<p>Sementara itu, penjualan dari para tenant pun melesat tajam. Rino menyebut pihaknya mendapat laporan banyak tenant yang tutup karena dagangannya habis saat acara masih berlangsung.</p>



<p>Sejumlah tenant bahkan disebutnya melakukan memasok ulang (restock) dagangannya untuk memenuhi permintaan pengunjung.</p>



<p>&#8220;Jumlah transaksinya diperkirakan mencapai Rp 1 miliaran. Nanti kami pastikan lagi setelah acara bersama BSI jumlah transaksi dan nominal pembayarannya,&#8221; kata Rino.</p>



<p>Capaian dan tingginya animo masyarakat dalam event ini akan dilaporkannya kepada Wali Kota Bogor sebagai pertimbangan event serupa digelar secara rutin ke depan.</p>



<p>Sebab menurutnya, kesuksesan Bogor Suka-Suka di Suryakencana memotivasi wilayah Kecamatan lain di Kota Bogor untuk menyelenggarakan kegiatan serupa.</p>



<p>Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, helaran ini untuk memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543. Konsep festival kuliner dipilih pihaknya untuk menguatkan identitas Kota Bogor sebagai kota kuliner.</p>



<p>&#8220;Harapannya lewat helaran ini Kota Bogor semakin dikenal sebagai kota destinasi wisata kuliner sehingga semakin banyak yang datang untuk berkunjung,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Total tenant yang berpartisipasi mencapai 150 tenant. Kuliner yang disajikan mulai dari produk roti-rotian, pastry, jajanan khas, makanan berat, aneka kopi, serta kudapan lezat lainnya.</p>



<p>&#8220;Hampir semua tenant ada di sini, sehingga orang yang datang bisa sekali jalan ke sini menikmati semua kuliner di Kota Bogor,&#8221; sebut Dedie.</p>



<p>Festival ini berlangsung pada malam hari, buka mulai pukul 18.30 hingga 23.00 WIB. Untuk lokasinya mulai dari Ngesti sampai Gang Aut Kecamatan Bogor Tengah. Selain dimanjakan dengan ratusan menu kuliner menarik, pengunjung juga dihibur dengan berbagai penampilan pentas kesenian dan festival musik jalanan di panggung hiburan.</p>



<p>Sedangkan Kepala Dinas Pariwisata (Disparbud) Kota Bogor, Iceu Pujiati mengatakan, helaran Bogor Suka-Suka menjadi daya tarik wisata bagi Kota Bogor.</p>



<p>&#8220;Antusias masyarakat yang hadir sangat tinggi. Banyak yang meminta kegiatan ini berlangsung sebanyak 1-6 bulan sekali,&#8221; ujarnya.(adv)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/06/22/festival-kuliner-bogor-suka-suka-dorong-bogor-jadi-kota-kuliner/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat: Merajut Sinergi di Jantung Peradaban Sunda</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/04/12/aliansi-komunitas-budaya-jawa-barat-merajut-sinergi-di-jantung-peradaban-sunda/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/04/12/aliansi-komunitas-budaya-jawa-barat-merajut-sinergi-di-jantung-peradaban-sunda/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2025 12:57:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Kun Nurachadijat]]></category>
		<category><![CDATA[FMPD Bogor Raya]]></category>
		<category><![CDATA[FMPDBR]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[LSM]]></category>
		<category><![CDATA[Ormas]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Kun]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Warisan Leluhur]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34687</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Gemuruh persaudaraan dan semangat pelestarian budaya menggema di Bumi Ageung...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Gemuruh persaudaraan dan semangat pelestarian budaya menggema di Bumi Ageung Pakwan Padjadjaran, Batu Tulis, Bogor Selatan, pada Sabtu (12/4/2025). Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat sukses menggelar acara Halal bi Halal yang tak sekadar menjadi ajang silaturahmi, namun juga panggung konsolidasi kekuatan budaya dari berbagai penjuru Tatar Pasundan. Organisasi masyarakat (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang berkhidmat pada seni dan budaya, sanggar-sanggar yang menari dalam harmoni tradisi, hingga beragam paguyuban budaya, semuanya berbaur dalam kehangatan Bumi Leluhur.</p>



<p>Keistimewaan acara ini semakin terpancar dengan kehadiran para pemangku kebijakan dan tokoh-tokoh penting. Direktur Jenderal Kementerian Kebudayaan hadir memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif Aliansi yang gigih menjaga denyut nadi kebudayaan Jawa Barat. Dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat pun terasa, diwakili oleh komitmen provinsi dalam melestarikan warisan budaya di akar rumput.</p>



<p>Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, dalam sambutannya yang penuh antusiasme, menggarisbawahi peran krusial komunitas budaya sebagai garda terdepan penjaga identitas daerah dan benteng nilai-nilai luhur bangsa.</p>



<p>&#8220;Kota Bogor merasa terhormat menjadi tuan rumah bagi perhelatan yang sarat makna ini. Sinergi yang terjalin antara pemerintah dan komunitas budaya adalah fondasi utama untuk mewariskan permata budaya leluhur kita kepada generasi mendatang,&#8221; tuturnya dengan penuh harap.</p>



<p>Riuh tepuk tangan membahana menyambut kehadiran Prof. (hor) dr. Kun nurachadijat SE.,MBA., seorang tokoh masyarakat kharismatik yang juga merupakan pembina Forum Masyarakat Putra Daerah Bogor Raya. Dalam orasi budayanya yang membakar semangat, beliau menyoroti urgensi adaptasi budaya di era digital tanpa tercerabut dari akarnya. Dengan gaya bicara yang khas, diselingi kisah inspiratif tentang kearifan lokal yang relevan dengan tantangan zaman, beliau menekankan peran sentral generasi muda sebagai pewaris dan pengembang estafet kebudayaan.</p>



<p>&#8220;Jangan biarkan globalisasi menggerus jati diri kita. Justru, jadikan kekayaan budaya sebagai modal untuk berkreasi dan berinovasi di kancah dunia. Ingatlah pepatah &#8216;adat kakurung ku iga&#8217;, budaya adalah identitas yang melekat dalam diri, namun ia harus lentur menghadapi perubahan zaman, seperti halnya bambu yang tertiup angin namun tetap kokoh berdiri,&#8221; tegas Prof. Kun, disambut anggukan setuju dari para hadirin.</p>



<p>Lebih lanjut, Prof. Kun yang dikenal dengan visi merah putih nya yakni memiliki visi jauh ke depannya, menyampaikan harapannya terkait masa depan Aliansi dan kebudayaan Jawa Barat secara keseluruhan. Beliau membayangkan terwujudnya jembatan kolaborasi yang kokoh antara generasi muda dan para sesepuh, pemanfaatan kecanggihan teknologi sebagai etalase budaya yang mendunia, hingga terciptanya program-program budaya yang berkelanjutan, memberdayakan masyarakat, dan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.</p>



<p>&#8220;Saya bermimpi melihat Aliansi ini menjadi lokomotif perubahan, yang tidak hanya melestarikan, tetapi juga memberdayakan ekonomi kreatif berbasis budaya. Bayangkan, anak-anak muda kita tidak hanya bangga dengan gamelan dan tari jaipong, tetapi juga mampu menciptakan konten digital yang mempromosikannya ke seluruh dunia, atau mengembangkan produk kriya yang berdaya saing global dengan sentuhan kearifan lokal,&#8221; harapnya dengan nada optimis.</p>



<p>Suasana kekeluargaan pasca perayaan Idul Fitri begitu kental mewarnai acara ini. Bumi Ageung Pakwan Padjadjaran, dengan aura mistis dan keagungan budaya Sunda yang membalut, menjadi saksi bisu bertemunya para pejuang budaya dari berbagai latar belakang. Pemilihan lokasi yang sarat sejarah ini bukan sekadar kebetulan, melainkan sebuah ikhtiar untuk memperdalam rasa cinta dan memiliki terhadap warisan agung para leluhur.</p>



<p>Ketua Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat ki Iman Sobari kepada awak media Sorotrakyat.com menyampaikan, &#8220;Halal bi Halal ini secara khusus dipersembahkan bagi seluruh anggota Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat. Lebih dari sekadar ritual saling memaafkan, acara ini menjelma menjadi forum strategis untuk merajut kembali benang persaudaraan yang mungkin sempat terurai, dan yang lebih esensial, menyatukan visi dan misi dalam melestarikan serta mengembangkan kekayaan budaya Jawa Barat,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Ditempat yang sama, salah satu penasehat Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat H. Qomarudin sekaligus Ketua umum Forum Masyarakat Putra Daerah Bogor Raya juga menyampaikan Momentum berharga ini diharapkan dapat menstimulasi lahirnya ide-ide brilian dan sinergi yang lebih solid antar organisasi.</p>



<p>&#8220;Para anggota Aliansi didorong untuk memanfaatkan kesempatan emas ini untuk bertukar gagasan, berbagi pengalaman pahit manis dalam perjuangan budaya, dan memperkuat komitmen kolektif dalam memajukan kebudayaan Jawa Barat di setiap lini kehidupan,&#8221; ujarnya.</p>



<p>&#8220;Dengan semangat persatuan yang membara dan visi yang terarah, Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat yakin dapat memberikan kontribusi yang lebih nyata dan bermakna dalam menjaga keindahan budaya Jawa Barat dan mewariskannya kepada generasi penerus bangsa,&#8221; pungkasnya. (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/04/12/aliansi-komunitas-budaya-jawa-barat-merajut-sinergi-di-jantung-peradaban-sunda/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Getar Pakuan: Tradisi Evaluasi Seni di Bulan Ramadhan, Mencetak Generasi Budaya Berkualitas</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/03/24/getar-pakuan-tradisi-evaluasi-seni-di-bulan-ramadhan-mencetak-generasi-budaya-berkualitas/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/03/24/getar-pakuan-tradisi-evaluasi-seni-di-bulan-ramadhan-mencetak-generasi-budaya-berkualitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Mar 2025 18:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Lokal]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi]]></category>
		<category><![CDATA[evaluasi kelas seni]]></category>
		<category><![CDATA[Kejora Getar Pakuan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[pelestarian seni tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggar Seni Getar Pakuan]]></category>
		<category><![CDATA[Sanggar Seni Getar Pakuan Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[seni budaya Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[seni budaya Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Jaipong]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Zen Djuansyah]]></category>
		<category><![CDATA[ZenzenDjuansyah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34567</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Di tengah gemerlap lampu kota dan hiruk pikuk persiapan menyambut...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Di tengah gemerlap lampu kota dan hiruk pikuk persiapan menyambut Idul Fitri, sebuah permata budaya di Kota Bogor kembali bersinar. Sanggar Seni Getar Pakuan, yang berlokasi di Gedung Kemuning Gading Lantai tiga, Jl. Kapten Muslihat No.21, RT.01/RW.01, Pabaton, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, baru saja menggelar acara tahunan yang unik dan penuh makna: evaluasi kelas atau kenaikan tingkat. Namun, kali ini, ada sentuhan istimewa yang membuat acara ini berbeda dari biasanya.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Lebih dari Sekadar Ujian, Ini adalah Perayaan Budaya dan Kebersamaan</strong></h2>



<p>Zenzen Djuansyah, sang nahkoda Sanggar Seni Getar Pakuan, menjelaskan bahwa evaluasi kelas ini bukan sekadar ajang untuk menguji kemampuan para siswa. </p>



<p>&#8220;Ini adalah momen krusial untuk mengukur perkembangan mereka, melihat sejauh mana mereka telah menyerap ilmu dan keterampilan yang kami ajarkan,&#8221; ungkapnya dengan penuh semangat.</p>



<p>Namun, di penghujung Ramadan yang penuh berkah ini, evaluasi kelas berubah menjadi sebuah perayaan kebersamaan. Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan buka puasa bersama, menciptakan suasana hangat dan akrab antara siswa, orang tua, dan para pengajar. </p>



<p>&#8220;Ini adalah latihan terakhir sebelum sanggar diliburkan sementara waktu, sekaligus ajang silaturahmi sebelum Idul Fitri 1446 Hijriyah,&#8221; tambah Kang Zenzen sapaan akrabnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1280" height="879" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250324-WA0015.jpg" alt="" class="wp-image-34569" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250324-WA0015.jpg 1280w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250324-WA0015-768x527.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">Di Balik Gemerlap Kota Bogor: Getar Pakuan, Benteng Budaya yang Terus Bersinar</figcaption></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Air Mata Haru dan Senyum Kebahagiaan</strong></h2>



<p>Suasana haru dan bahagia bercampur menjadi satu saat momen buka puasa bersama tiba. Setelah sekian lama vakum akibat pandemi, akhirnya mereka bisa kembali merasakan kehangatan kebersamaan di sanggar tercinta. </p>



<p>&#8220;Alhamdulillah, kami bisa kembali berkumpul dan merasakan kehangatan buka puasa bersama di sanggar ini. Semoga tradisi ini terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mencintai seni budaya,&#8221; pungkasnya dengan mata berkaca-kaca.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1280" height="763" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250323-WA0143.jpg" alt="" class="wp-image-34570" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250323-WA0143.jpg 1280w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250323-WA0143-768x458.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">Harmoni Seni dan Ramadhan 1446 H: Getar Pakuan Gelar Evaluasi Kelas Sambil Berbagi Berkah. </figcaption></figure>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Sanggar Getar Pakuan: Benteng Budaya di Tengah Arus Modernisasi</strong></h2>



<p>Masih di tempat yang sama, kang Deni salah satu dari orang tua siswa yang juga pecinta seni budaya ini menyampaikan bahwa, &#8220;di tengah arus modernisasi yang sangat deras, Sanggar Seni Getar Pakuan tetap teguh menjaga tradisi dan nilai-nilai luhur budaya bangsa,&#8221; ucapnya. </p>



<p>&#8220;Mereka tidak hanya melestarikan seni budaya, tetapi juga mencetak generasi muda yang berprestasi dan berkarakter. Sanggar ini adalah bukti nyata bahwa seni budaya dapat menjadi jembatan untuk membangun generasi yang kuat dan berakhlak mulia,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>(DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/03/24/getar-pakuan-tradisi-evaluasi-seni-di-bulan-ramadhan-mencetak-generasi-budaya-berkualitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ICMI Hadirkan Bogor ICMI Islamic Fair, Hidupkan Ramadan dan Pariwisata Kota Bogor</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/02/06/icmi-hadirkan-bogor-icmi-islamic-fair-hidupkan-ramadan-dan-pariwisata-kota-bogor/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/02/06/icmi-hadirkan-bogor-icmi-islamic-fair-hidupkan-ramadan-dan-pariwisata-kota-bogor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Feb 2025 09:58:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BIIF]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor ICMI Islamic Fair]]></category>
		<category><![CDATA[Bulan Suci Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Kun Nurachadijat]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. Kun Nurachadijat SE MBA]]></category>
		<category><![CDATA[ICMI Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Professor (Hor) Dr. Kun Nurachadijat]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34074</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; ICMI Kota Bogor berencana menggelar Bogor ICMI Islamic Fair (BIIF)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211;</strong> ICMI Kota Bogor berencana menggelar Bogor ICMI Islamic Fair (BIIF) selama bulan Ramadhan 1446 H/2025. Acara ini bertujuan untuk mengisi kegiatan positif selama bulan puasa dan diharapkan menjadi agenda tahunan di bidang pariwisata.</p>



<p>Bertempat di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, panitia Organizing Committee (OC) Bogor ICMI Islamic Fair diterima audiensi oleh jajaran Disparbud, yaitu Bambang, Jimi, dan Bedi. </p>



<p>Dr. Karmanah, Ketua Panitia OC, menjelaskan bahwa ini adalah kali pertama ICMI menyelenggarakan kegiatan besar selama Ramadhan yang menggabungkan berbagai acara, mulai dari kegiatan rohani, bazar, hingga pemutaran film. </p>



<p>&#8220;Ini adalah tantangan besar bagi kami sebagai cendekiawan untuk memberikan kontribusi positif dan menghidupkan suasana Ramadhan,&#8221; tegas Wakil Rektor UNB Bidang Kemahasiswaan ini.</p>



<p>Apit, Sekretaris Panitia, menambahkan, &#8220;Kami berharap acara ini dapat menjadi agenda tahunan di bidang pariwisata dan bahkan setenar Bogor Street Festival yang menjadi destinasi wisata nasional.&#8221;</p>



<p>Bambang, mewakili pimpinan Disparbud, menyambut baik inisiatif ICMI ini. &#8220;Acara ini sangat tepat digelar, terutama setelah pemilu. Kunjungan wisatawan sedang menurun dan tingkat hunian hotel di Kota Bogor masih rendah,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Dr. Kun Nurachadijat, Wakil Ketua 1 ICMI Kota Bogor, menegaskan bahwa Bogor ICMI Islamic Fair (BIIF) tidak hanya bertujuan untuk mencapai target teknis panitia, tetapi juga untuk mengubah citra ICMI di Kota Bogor. </p>



<p>&#8220;Kami ingin menunjukkan bahwa cendekiawan tidak hanya serius dan kaku, tetapi juga peduli pada masyarakat. Kami berharap BIIF dapat menjadi warisan bagi Kota Bogor dan menjadikan Bogor sebagai Kota Kreatif UNESCO,&#8221; ujarnya. </p>



<p>Kun juga yakin bahwa dengan kolaborasi yang baik, BIIF dapat sejajar dengan acara-acara besar lainnya seperti Bogor Street Festival dan Festival Merah Putih.</p>



<p>(DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/02/06/icmi-hadirkan-bogor-icmi-islamic-fair-hidupkan-ramadan-dan-pariwisata-kota-bogor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Riksa Budaya Jawa Barat: Inspirasi untuk Membangun Kota Bogor yang Berkarakter</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/12/11/riksa-budaya-jawa-barat-inspirasi-untuk-membangun-kota-bogor-yang-berkarakter/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/12/11/riksa-budaya-jawa-barat-inspirasi-untuk-membangun-kota-bogor-yang-berkarakter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 07:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bey Machmudin]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Caladi Mincrak]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Antasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kaulinan Urang Lembur]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Penca Kabogoran]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Rajah Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Sasakala (dongeng fabel)]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Katumbiri]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Panarat]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Tunggul Kawung]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Umbul]]></category>
		<category><![CDATA[Tarian Bajidor Kahot Saraswati]]></category>
		<category><![CDATA[Tarian Mojang Jaipong]]></category>
		<category><![CDATA[Tarian Sancang Gugat]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Golek]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Hihid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33809</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Riksa Budaya Jawa Barat di Alun-alun Kota Bogor, Rabu (11/12/2024). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat yang bertujuan untuk pengembangan dan promosi budaya di Provinsi Jawa Barat.</p>



<p>Terselenggaranya Riksa Budaya disambut antusias warga Kota Bogor tak terkecuali siswa-siswi baik dari tingkat SD, SMP dan SMA.  Tiga pelajar Kota Bogor bahkan maju ke atas panggung untuk menampilkan Seni Pencak Silat, Jaipong dan Pupuh Sunda. Penampilan mereka pun berhasil memukau<br>penonton. </p>



<p>Ketiganya langsung mendapatkan hadiah sepeda dari Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.<br>Tak hanya tiga pelajar yang tampil secara spontan, kegiatan Riksa Budaya Jawa Barat ini turut menampilkan beberapa pertunjukan seni budaya yang tak kalah menarik.&nbsp;</p>



<p>Di awali dengan Palang Pintu saat menyabut Pj Gubernur Jawa Barat, kemudian ada Borangan (Ngabodor Sorangan) atau bisa disebut stand up comedy, Tari Panarat, Tari Tunggul Kawung,<br>Wayang Hihid, Tari Katumbiri, Tari Umbul, Penca Kabogoran, Sasakala (dongeng fabel), Caladi Mincrak, Tarian Bajidor Kahot Saraswati, Tarian Mojang Jaipong, Tarian Sancang Gugat, Kaulinan Urang Lembur, Rajah Sunda, dan Wayang Golek.</p>



<p>Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, seringnya pagi-pagi seperti ini ia langsung bekerja, namun pada hari ini ia senang sekali karena bisa melihat penampilan tarian dan kebudayaan Jawa Barat di Alun-alun Kota Bogor.</p>



<p>Menurutnya, kegiatan ini sangat baik untuk seluruh generasi, mengingat kebudayaan bukan sekadar warisan melainkan untuk menjadi inspirasi bagi pembangunan kota yang maju dan berkarakter.</p>



<p>&#8220;Kadang kita hanya mengejar rutinitas padahal kreativitas lahir dari kebudayaan, bagaimana kita mempelajari seni dan budaya akan lahir terobosan dan akan membuat inovasi serta memajukan masyarakat Jawa Barat,&#8221; ujar Bey.</p>



<p>Bey menuturkan, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk atau cara menunjukkan kebudayaan sebagai identitas diri warga Jawa Barat.&nbsp;</p>



<p>Ia pun menginginkan agar Kota Bogor lebih banyak menyediakan tempat-tempat publik untuk para seniman dan budayawan tampil untuk berekspresi, sehingga bisa menginspirasi generasi muda.</p>



<p>&#8220;Cara seperti ini bisa jadi contoh yang baik dan bisa digelar setiap bulan agar masyarakat bisa lebih bergembira dan guyub. Semoga Riksa Budaya bisa menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya dan memperkuat posisi Jawa Barat sebagai pusat budaya berkelas dunia,&#8221; ungkap Bey.&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1280" height="752" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241212-WA0006.jpg" alt="" class="wp-image-33811" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241212-WA0006.jpg 1280w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241212-WA0006-768x451.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">Alun-alun Kota Bogor Jadi Saksi Bisu Kebangkitan Budaya, Kolaborasi Emas untuk Lestarikan Warisan Budaya. </figcaption></figure>



<p>Di tempat yang sama Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, mengatakan ia berterima kasih atas terselenggaranya acara kolaborasi antara Disparbud Provinsi Jawa Barat melalui program &#8216;Riksa Budaya Jawa Barat&#8217; dengan Disparbud Kota Bogor dalam program &#8216;Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bogor&#8217;.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Bagai gayung bersambut, Pemerintah Kota Bogor melalui Disparbudnya pada saat yang bersamaan juga menyelenggarakan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bogor, sehingga sangat tepat untuk melakukan kolaborasi dalam upaya mengembangkan serta mempromosikan seni dan budaya yang kita miliki,&#8221; ujar Hery.</p>



<p>Hery menerangkan, kegiatan kebudayaan seperti Riksa Budaya Jawa Barat dan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bogor, dan kegiatan kebudayaan lainnya sangat penting, bahkan perlu untuk diperbanyak.&nbsp;</p>



<p>Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Daerah.</p>



<p>&#8220;Seni dan Budaya, termasuk usaha kreatif yang kita coba gemakan pada acara kolaborasi hari ini dan masuk dalam daftar Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Melalui kegiatan ini kita dapat melihat berbagai hasil karya seni, pertunjukan dan warisan budaya di Kota Bogor,&#8221; kata Hery.&nbsp;</p>



<p>Ia menambahkan, di lokasi ini berkumpul berbagai elemen, yakni pemerintah, akademisi, DPRD sebagai pembuat undang-undang, pelaku usaha, masyarakat (seniman, budayawan, komunitas) dan media.&nbsp;</p>



<p>Ini sesuai dengan semangat kolaboratif saat ini yakni, kolaborasi enam elemen dan enam dimensi, di mana semua elemen bahu-membahu mewujudkan tujuan yang sama dalam memajukan pengembangan seni dan budaya di Kota Bogor dan Provinsi Jawa Barat.</p>



<p>&#8220;Ke depannya, tidak hanya Seni dan Budaya, namun Sepuluh Objek Pemajuan Kebudayaan memiliki kesempatan yang sama untuk kita majukan dan lestarikan seperti Tradisi Lisan, Manuskrip, Bahasa serta Ritus. Mari kita jadikan kebudayaan sebagai landasan dalam membangun karakter bangsa yang kuat, berbudi pekerti luhur, serta mampu bersaing di<br>kancah global,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa Kota/Kabupaten di Jawa Barat. Kota Bogor menjadi kota kedua terselenggaranya kegiatan ini. Kota pertama yakni Indramayu dan Kota Ketiga Minggu depan yakni Kota Sukabumi. (DR)&nbsp;</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/12/11/riksa-budaya-jawa-barat-inspirasi-untuk-membangun-kota-bogor-yang-berkarakter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
