<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>DPN FSP ISI &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/dpn-fsp-isi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 29 May 2021 18:42:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>DPN FSP ISI &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>FSP ISI Desak Pemerintah Keluarkan Moratorium Pendirian Pabrik Semen Baru</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2021/05/29/fsp-isi-desak-pemerintah-keluarkan-moratorium-pendirian-pabrik-semen-baru/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2021/05/29/fsp-isi-desak-pemerintah-keluarkan-moratorium-pendirian-pabrik-semen-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 May 2021 16:55:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ATR/BPN]]></category>
		<category><![CDATA[BKPM]]></category>
		<category><![CDATA[DPN FSP ISI]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[FSP]]></category>
		<category><![CDATA[FSP ISI]]></category>
		<category><![CDATA[ISI]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agraria dan Tata Ruang]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perindustrian]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BKPM]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VI DPR-RI]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Investasi BKPM]]></category>
		<category><![CDATA[moratorium]]></category>
		<category><![CDATA[Oversupply]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendirian]]></category>
		<category><![CDATA[Semen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=15682</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta &#8212; Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Federasi Serikat Pekerja (FSP) Industri Semen Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<span class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</span> | Jakarta &#8212; </strong>Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Federasi Serikat Pekerja (FSP) Industri Semen Indonesia (ISI), Kiki Darmansyah yang menjabat sebagai Plt. Ketua Umum saat Seminar Kebangsaan FSP ISI di Hotel Gren Alia Prapatan, Jakarta Pusat, menyampaikan tentang apa uang menjadi Urgensi Pendirian Pabrik Semen Baru di Kalimantan Timur, pada Jum&#8217;at 28 Mei 2021.</p>



<p><br>&#8220;Menanggapi rencana Pendirian Pabrik Semen Baru di Kutai Kalimantan Timur<br>dalam waktu dekat ini, kami dari Federasi Serikat Pekerja Industri Semen<br>Indonesia (FSP ISI) dengan ini kami mempertanyakan kepada pemerintah, apa<br>urgensi dan alasan yang kuat atas pendirian Pabrik tersebut,&#8221; kata Kiki.</p>



<p>Ada lima alasan kondisi saat ini di Industri Semen Nasional yang dijelaskan oleh Plt Ketum FSP ISI  sebagai berikut ;</p>



<p>1. Tahun 2020 Kondisi Industri Semen Nasional mengalami penambahan 3 pabrik baru, maka kapasitas produksi semen nasional menjadi 117 Juta Ton, sehingga terjadi oversupply sebesar 42 Juta Ton.</p>



<p>2. Di Pulau Kalimantan saat ini telah berdiri 2 pabrik semen dan 1 Grinding<br>Plant dengan total kapasitas produksi 7,3 Juta Ton, sementara konsumsi di<br>Pulau Kalimantan sebesar 4,4 Juta Ton, sehingga mengalami oversupply<br>sebesar 2,9 Juta Ton</p>



<p>3. Di Pulau Sulawesi saat ini telah berdiri 3 pabrik semen, dengan Total<br>kapasitas produksi mencapai 13,8 Juta Ton, sementara konsumsi di Pulau<br>Sulawesi hanya mencapai 6,1 Juta Ton (Utilisasi 50%), sehingga mengalami<br>oversupply sebesar 7,7 Juta Ton. Yang bisa memenuhi kebutuhan semen<br>di Kalimantan Timur.</p>



<p>4. Maka secara keseluruhan di Kalimantan dan Sulawesi mengalami Oversupply<br>10,6 Juta Ton yang belum terserap dan masih ada 31,4 Juta Ton lagi oversupply<br>secara nasional, sehingga tidak membutuhkan Pendirian Pabrik Baru di<br>Kalimantan Timur.</p>



<p>5. FSP ISI tidak anti Investasi, akan tetapi pendirian pabrik baru di tengah kondisi<br>Oversupply, bukan pilihan yang bijak untuk pengembangan investasi saat ini,<br>karena :<br>&#8211; Dengan adanya Oversupply , menyebabkan penutupan sebagian Pabrik<br>existing (Utility rendah).<br>&#8211; Bertambahnya kasus Pemutusan Hubungan Kerja yang sudah terjadi<br>saat ini.<br>&#8211; Terjadi Defisit keuangan perusahaan yang mengakibatkan gagal bayar<br>investasi perbankan.</p>



<p>&#8211; Terjadi Persaingan usaha yang tidak sehat (Predatory Pricing).<br>&#8211; Kepercayaan investor di Indonesia yang akan berkurang.<br>&#8211; Kekhawatiran Industri Semen Nasional mengalami nasib yang sama<br>dengan Industri Baja Nasional.</p>



<p><br>Dengan 5 (lima) alasan diatas, FSP ISI mendesak kepada pemerintah untuk<br>mengeluarkan kebijakan Moratorium Pendirian Pabrik Baru sampai Tahun 2030,<br>demi Kejayaan Industri Semen Nasional dan Kesejahteraan Warga/Rakyat<br>Indonesia.<br></p>



<p>Selanjutnya FSP ISI, meminta kepada Komisi VI DPR-RI untuk mendorong<br>pemerintah agar melakukan moratorium Pendirian Pabrik Semen Baru melalui<br>Kementerian Perindustrian, kementerian Perekonomian, Kementerian Investasi/<br>Kepala BKPM, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Kepala BPN.<br></p>



<p>&#8220;FSP ISI akan terus memonitor perkembangan perihal Pendirian Pabrik Semen Baru<br>ini, dan terus mengawasi dan mendesak kepada pemerintah untuk mengeluarkan<br>kebijakan Moratorium Pendirian Pabrik Semen Baru,&#8221; pungkas Kiki. (Red)<br></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2021/05/29/fsp-isi-desak-pemerintah-keluarkan-moratorium-pendirian-pabrik-semen-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
