<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kapolres Karawang &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/kapolres-karawang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Oct 2022 15:42:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Kapolres Karawang &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mantan Kadiv Humas Mabes Polri: Sangsi Hukum Seberatnya Oknum Pejabat Pemkab Karawang Pelaku Penganiayaan Wartawan</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/10/04/mantan-kadiv-humas-mabes-polri-sangsi-hukum-seberatnya-oknum-pejabat-pemkab-karawang-pelaku-penganiayaan-wartawan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/10/04/mantan-kadiv-humas-mabes-polri-sangsi-hukum-seberatnya-oknum-pejabat-pemkab-karawang-pelaku-penganiayaan-wartawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2022 15:40:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Info TNI Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Mantan Kadiv Humas Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Mendagri]]></category>
		<category><![CDATA[MenPAN-RB]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Karawang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=26852</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jawa Barat &#8211; Abah Anton Charliyan Mantan Kadiv Humas Polri yang juga merupakan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Jawa Barat &#8211; </strong>Abah Anton Charliyan Mantan Kadiv Humas Polri yang juga merupakan Pimpinan umum di salah satu media online dan Cetak, saat dimintai pendapatnya oleh awak media Sorotrakyat.com tentang telah terjadinya Penganiayaan dan penyekapan serta mencekoki air kencing kepada dua Wartawan di Kabupaten Karawang pun angkat bicara. </p>



<p>&#8220;Sudah kita ketahui bersama, bahwa Tugas dan Pekerjaan Wartawan itu dilindungi UU Pers, jangan kan menganiaya Menghalang-halangi saja sudah kena pasal Pidana,&#8221; ujarnya, senin (03/10).</p>



<p>&#8220;Sehingga bila ada Awak media yang di siksa dan dianiaya, hal tersebut jelas merupakan suatu Pelanggaran berat bagi siapapun, apalagi seorang ASN(Aparatur Sipil Negara) karena sudah melanggar 2 Kitab UU sekaligus, yakni UU Pers dan UU Pidana Umum,&#8221; jelas Anton Charliyan yang pernah menjabat Kapolda Jabar. </p>



<p>Masih kata Abah Anton menegaskan, &#8220;saya pribadi sebagai sesama awak Media Mengutuk dan Menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut, sehingga perlu diusut Tuntas pelaku dan aktor intelektual yang ada dibelakangnya,&#8221; tegasnya. </p>



<p>&#8220;Harus kawal Proses Penegakan hukum ini, agar Pelakunya bisa dikenakan sanksi hukum yang seberat-beratnya, untuk Pembelajaran bagi semua agar kejadian Penganiayaan terhadap Awak Media tidak terulang terus menerus, sehingga ada efek jera yang nyata, sesuai dengan tujuan hukum itu sendiri,&#8221; pungkas Abah Anton. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/10/04/mantan-kadiv-humas-mabes-polri-sangsi-hukum-seberatnya-oknum-pejabat-pemkab-karawang-pelaku-penganiayaan-wartawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Aksi Unjuk Rasa Wartawan, Tuntut Segera Tangkap Oknum Pejabat Pemkab Karawang Penganiaya dan Penculik 2 Wartawan</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/10/02/aksi-unjuk-rasa-wartawan-tuntut-segera-tangkap-oknum-pejabat-pemkab-karawang-penganiaya-dan-penculik-2-wartawan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/10/02/aksi-unjuk-rasa-wartawan-tuntut-segera-tangkap-oknum-pejabat-pemkab-karawang-penganiaya-dan-penculik-2-wartawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Oct 2022 14:12:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[BKPSDM Kabupaten Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[DPD SWI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[SWI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=26842</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Karawang &#8211; Aksi solidaritas dan kepedulian dari berbagai organisasi profesi wartawan yang berada...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Karawang &#8211;</strong> Aksi solidaritas dan kepedulian dari berbagai organisasi profesi wartawan yang berada di wilayah Kabupaten Karawang, yang dimotori oleh Sekber Wartawan Indonesia (SWI) beberapa kali gelar aksi untuk nengusut tuntas penganiayaan dan penculikan 2 wartawan yang diduga dilakukan oleh oknum pejabat daerah Kabupaten Karawang.</p>



<p>Aksi para wartawan pun meluas di berbagai daerah, bahkan sejumlah insan pers berorasi di depan Kementerian Dalam Negeri dan juga Mabes Polri, Kamis (29/09/22).</p>



<p>Aksi unjuk rasa ini untuk meminta agar aparat hukum dapat mengusut tuntas tanpa adanya intervensi dari pihak manapun juga, karena penganiayaan yang dilakukan termasuk perbuatan biadab. Dengan sengaja oknum yang diduga pejabat daerah itu, mencekok air kencingnya kepada wartawan yang dianiayannya.</p>



<p>&#8220;Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Karawang, turun ke jalan melakukan Aksi Solidaritas mengecam atas perlakuan terduga AA, yang diduga oknum PNS Pemda Karawang yang melakukan kekerasan kepada wartawan,&#8221; kata Drs Ahmad Yusup, Ketua SWI Kabupaten Karawang saat dikonfirmasi melalui ponselnya, Sabtu (01/10/22).</p>



<p>&#8220;Kekerasan terhadap kedua wartawan yang dilakukan AA, diminta pihak berwajib untuk serius menangani kasus ini, bila disepelekan resikonya besar sekali, karena Pers pilar ke 4 dalam konstitusi. Ke-dua wartawan utamanya mengalami penghinaan terhadap Pers, bukan cuma kekerasan fisik, dan intimidasi dengan dicekoknya untuk minum air kencing,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Sikap sombong oknum AAR yang merupakan salah satu Pejabat Kabupaten Karawang, terkesan merendahkan profesi wartawan yang menjalankan amanah sebagai penyangga pilar ke 4 demokrasi. (Red) </p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/10/02/aksi-unjuk-rasa-wartawan-tuntut-segera-tangkap-oknum-pejabat-pemkab-karawang-penganiaya-dan-penculik-2-wartawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Diamnya Bupati Karawang, Apakah Ada Keterlibatan Dengan Penculikan dan Penganiayaan Oleh Oknum Pejabat Terhadap Dua Wartawan?</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/09/27/diamnya-bupati-karawang-apakah-ada-keterlibatan-dengan-penculikan-dan-penganiayaan-oleh-oknum-pejabat-terhadap-dua-wartawan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/09/27/diamnya-bupati-karawang-apakah-ada-keterlibatan-dengan-penculikan-dan-penganiayaan-oleh-oknum-pejabat-terhadap-dua-wartawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Sep 2022 12:29:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Info TNI Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BKPSDM Kabupaten Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[DPD SWI Bogor Raya]]></category>
		<category><![CDATA[DPD SWI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[DPP SWI]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Penembakan Wartawan]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[Sekber Wartawan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[SWI]]></category>
		<category><![CDATA[Uu Ruzhanul Ulum]]></category>
		<category><![CDATA[Wagub Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Wartawan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=26759</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Karawang &#8211; Ramainya pemberitaan akhir-akhir ini terkait tindakan PMH (Perbuatan Melawan Hukum) yang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Karawang &#8211; </strong>Ramainya pemberitaan akhir-akhir ini terkait tindakan PMH (Perbuatan Melawan Hukum) yang dilakukan oleh oknum pejabat di Pemerintahan Kabupaten Karawang menjadi sorotan halayak masyarakat luas. Terlebih menyeruak adakah keterlibatan Cellica Nurrachadiana Bupati Karawang dalam peristiwa penganiayaan dan penculikan yang menimpa 2 orang wartawan, atau tidak menutup kemungkinan diduga menjadi dalang intelektual dalam tragedi itu. Hal itu juga menjadi topik perbincangan hangat di kalangan para insan pers  dan berbagai organisasi profesi kewartawan di bumi nusantara ini.</p>



<p>Diketahui sampai detik ini, tidak adanya sikap tegas yang diambil oleh Bupati Karawang dalam insiden itu. Padahal, penganiayaan yang dilakukan oleh pelaku AAR yang diduga kini menjadi salah satu pejabat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang itu, menjadi tugas Bupati untuk mengambil sikap tegas untuk mengungkap kasus ini.</p>



<p>Ketidak perdulian Bupati Karawang, Cellica Nurrahadiana atas insiden keji yang menimpa 2 orang insan pers, menjadi tanda tanya bagi sesama pekerja media. Apalagi informasi yang berkembang saat ini, oknum terduga pelaku AAR merupakan orang dekat Bupati Karawang yang ikut mensukseskan saat Pilkada Kabupaten Karawang kemarin.</p>



<p>Menanggapi peristiwa ini, SWI Bogor Raya juga meyebutkan, agar Bupati Karawang keluarkan sikap tegas, untuk oknum terduga yang berada di dalam tubuh Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang. Dinilai langkah itu untuk menepis isu keterlibataanya dalam insiden keji yang terjadi, karena penyiksaan itu tidak menggambarkan bahwa pelaku memiliki ahlak dan prikemanusiaan.</p>



<p>&#8220;Untuk menepis isu bahwa ibu Cellica terlibat dalam kasus penganiayaan dan penculikan 2 orang wartawan, harusnya sampaikan sikap tegas. Apalagi terduga merupakan pendukung atau tim sukses Bupati saat Pilkada lalu. Atau isu yang berkembang saat ini benar adanya, karena tidak ada sikap tegas dari seorang Bupati dalam kasus ini,&#8221; kata Yusuf Muliadi, Ketua SWI Bogor Raya, saat berbincang di salah satu kedai kopi di Bogor, Senin (26/09/22).</p>



<p>&#8220;Terlebih terduga oknum penganiayaan itu orang dekat Bupati Karawang, isu itu akan cepat berkembang, dan akan menjadi konsumsi publik. Maka kami harap agar Ibu Cellica sebagai Bupati Karawang mengeluarkan sikap tegas untuk menepis isu yang tengah berkembang saat ini,&#8221; tutur pria yang akrab dipanggil Alung itu.</p>



<p>Sementara ditempat terpisah, berdasarkan diskusi antara para jurnalis yang tergabung dalam Solidaritas Wartawan dengan Kasat Intel Polres Karawang, menegaskan bahwa perkara penganiayaan bahwa sudah dalam tahap penyidikan. Berdasar pasal 184 KUHP, dan sudah ditemukan alat bukti bahwa peristiwa itu benar terjadi seperti laporan korban.</p>



<p>&#8220;Ya sudah masuk tahap penyidikan saat ini, kita tunggu sampai hari rabu besok, bilamana tidak adanya penangkapan pelaku, maka kami akan gelar aksi kembali pada Kamis (29/09/22) besok,&#8221; ujar Ahmad Yusup, Ketua SWI Kabupaten Karawang, saat dihubungi melalui ponselnya.</p>



<p>&#8220;Kata polres Karawang sih sudah ada panggilan hari Jumat kemarin, makanya kita lihat kapan penetapan tersangka pelaku penganiayaan itu. Dan pihak Kepolisian pun sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPPD) kepada Kejaksaan negeri Karawang,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>Yusup juga menegaskan, dalam kasus ini diharap tidak adanya intervensi dari pihak mana pun juga, karena banyak masyarakat Kabupaten Karawang yang tahu siapa sosok pelaku terduga AAR itu.</p>



<p>&#8220;Kami harap tidak ada intervensi dari pihak mana pun, semua juga tahu siapa sosok terduga AAR itu, jangan karena masalah penganiayaan dan penculikan itu mencoreng Kabupaten Karawang,&#8221; jelasnya.</p>



<p>&#8220;Biadab itu, masa sampai cekok orang pakai air kencing. Apalagi yang dicekoknya itu adalah wartawan yang sedang bertugas melakukan peliputan,&#8221; pungkasnya. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/09/27/diamnya-bupati-karawang-apakah-ada-keterlibatan-dengan-penculikan-dan-penganiayaan-oleh-oknum-pejabat-terhadap-dua-wartawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketum SWI Minta Atensi Khusus Presiden dan Kapolri, Tangkap Oknum Pejabat Biadab di Pemkab Karawang</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/09/23/ketum-swi-minta-atensi-khusus-presiden-dan-kapolri-tangkap-oknum-pejabat-biadab-di-pemkab-karawang/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/09/23/ketum-swi-minta-atensi-khusus-presiden-dan-kapolri-tangkap-oknum-pejabat-biadab-di-pemkab-karawang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Sep 2022 09:47:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Info TNI Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BKPSDM Kabupaten Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[DPD SWI Bogor Raya]]></category>
		<category><![CDATA[DPD SWI Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jendral Pol Drs Listyo Sigit Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum SWI]]></category>
		<category><![CDATA[Maryoko Aiko]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Wagub Jabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=26669</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Karawang &#8211; Prihal penganiayaan dan penculikan terhadap 2 (dua) orang wartawan di Kabupaten...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Karawang &#8211;</strong> Prihal penganiayaan dan penculikan terhadap 2 (dua) orang wartawan di Kabupaten Karawang, kian marak dibicarakan di tengah masyarakat, bahkan kejadian yang diduga dilakukan oleh oknum yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangann Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, dinilai keji dan tanpa moral layaknya manusia di dunia.</p>



<p>Insiden ini pun mengundang reaksi rekan-rekan wartawan dari seluruh bumi nusantara ini, mengutuk keras kejadian penganiayaan itu. Aksi yang di motori Sekber Wartawan Indonesia DPD Karawang pun mengundang ratusan rekan wartawan untuk bergabung serta menyampaikan suara atas insiden penyiksaan tersebut.</p>



<p>Aksi wartawan yang tergabung dalam Solidaritas SWI Karawang itu, disambut Kapolres Kabupaten Karawang, meminta para wartawan agar tetap menjaga kondusifitas.</p>



<p>&#8220;Terkait pelaporan penganiayaan itu, kami terima Selasa (20/09/22) dini hari, kami polres Karawang sudah mengambil langkah-langkah, hari ini kasat reskrim berangkat ke Polda Jabar berkordinasi dengan Diskrimum untuk menetapkan tersangka,&#8221; kata AKBP Aldi Subartono, Kapolres Karawang di hadapan ratusan wartawan yang menggelar aksi, Kamis (22/09/22).</p>



<p>&#8220;Kami harap teman-teman bersabar, nanti bilamana sudah gelar perkara akan kami sampaikan secara transparan. Sementata itu yang saya sampaikan,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sementara, Ketua Umum SWI juga minta atensi Presiden dan Kapolri, untuk mengusut dan mengadili oknum pelaku penganiayaan dan penculikan terhadap 2 orang wartawan di Kabupaten Karawang.</p>



<p>&#8220;Khusus kejadian kemarin. Saya meminta kepada Bapak Presiden, Bapak Gubernur dan Bupati Karawang, juga kepada Bapak Kapolri, Kapolda Jabar dan Kapolres Karawang. Mohon kasus penganiayaan wartawan diberi atensi khusus. Di manapun kejadiannya. Tidak hanya sebatas kasus Karawang. Karena kalau diabaikan, peristiwa pelecehan dan penganiayaan akan terus berulang. Saya sebagai Ketum SWI tidak memandang jurnalis bernaung dengan organisasi manapun, bila ada ketidakadilan terhadap rekan-rekan wartawan, pelecehan profesi apalagi penculikan dan penyiksaan, maka SWI akan berada di sana,&#8221; ujar Maryoko Aiko, Ketua Umum Sekber Wartawan Indonesia.</p>



<p>&#8220;Peristiwa di Karawang kemarin itu sudah keterlaluan. Masa ga faham kerja wartawan, jurnalis itu dilindungi undang-undang!. Makin parah kalau ini bener dilakukan ASN dan kaki tangannya,&#8221; tukas pria yang kerap disapa Pangeran Aiko itu.</p>



<p>&#8220;UU Pers itu jelas karya Konstitusi DPR dan ditandatangani Presiden. Masih dilawan juga?. Kalau &nbsp;UU tidak dihormati dan ditaati maka itu sama juga melakukan pembangkangan terhadap konstitusi!,” tegasnya.</p>



<p>Dilain tempat, Ketua SWI Bogor Raya juga mengapresiasi langkah yang diambil Kapolres Karawang, untuk menggelar perkara dan menuntut pelaku penganiayaan dan penculikan itu.</p>



<p>&#8220;Kami apresiasi langkah Kapolres Karawang yang mengutus kasat reskrim nya untuk ke Polda Jabar, kami harap pelakunya dapat segera ditangkap dan dihukum yang setimpal dengan perbuatan yang dinilai biadab itu,&#8221; ucap Yusuf Muliadi, Ketua SWI Bogor Raya.</p>



<p>&#8220;Juga kepada Bupati Karawang untuk berlaku tegas dan memecat oknum tersebut, agar tidak ada persepsi bahwa dibalik kejadian ini ibu Cellica Nurrachadiana ikut terlibat dan menjadi dalang atas insiden keji itu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p>&#8220;Kami ini wartawan, hanya menyampaikan berita sesuai dengan apa yang menjadi temuan berdasar narasumber yang jelas. Bila merasa berita yang diterbitkan itu merugikan, buat saja hak jawab anda sesuai fakta yang sebenarnya, bukan menyiksa keji seperti itu,&#8221; sambung pria yang biasa dipanggil Alung itu.</p>



<p>&#8220;Kami harap oknum pelaku segera ditangkap dan diusut sampai tuntas, sehingga kejadian kekerasan terhadap insan pers dapat ditekan semaksimal mungkin,&#8221; pungkasnya. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/09/23/ketum-swi-minta-atensi-khusus-presiden-dan-kapolri-tangkap-oknum-pejabat-biadab-di-pemkab-karawang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Demo Wartawan Tuntut Penjarakan dan Pecat Oknum Pejabat Pemkab Karawang</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/09/23/demo-wartawan-tuntut-penjarakan-dan-pecat-oknum-pejabat-pemkab-karawang/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/09/23/demo-wartawan-tuntut-penjarakan-dan-pecat-oknum-pejabat-pemkab-karawang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Sep 2022 07:15:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Info TNI Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[AYS Prayogie]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum MIO Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[MIO Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Uu Ruzhanul Ulum]]></category>
		<category><![CDATA[Wagub Jabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=26666</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jawa Barat &#8211; Karawang &#8211; Ketua Umum (Ketum) MIO Indonesia AYS Prayogie mengingatkan,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Jawa Barat &#8211; </strong>Karawang &#8211; Ketua Umum (Ketum) MIO Indonesia AYS Prayogie mengingatkan, kehadiran organisasi perusahaan media online hari ini di Karawang murni sebagai suport kepada dua jurnalis yang mengalami perkusi.</p>



<p>&#8220;Sebagai jurnalistik kita memiliki intelektual dan sebaiknya juga menghormati apa kita sampaikan. Soliditas dan kekompakan tetap harus kita jaga,&#8221; ucap Yogie.</p>



<p>Ketum MIO Indonesia didampingi Ketua DPD MIO Karawang Oman Suryaman dan Ketua DPD MIO Purwakarta Teddy Ronal, meminta pernyataan sikap bersama yang mendapat sambutan antusias.</p>



<p>&#8220;Penjarakan… Nonaktifkan,&#8221; teriak massa aksi damai jurnalis di Pemkab Karawang. &#8220;Ya, nonaktifkan. Ia (terduga pelaku) mestinya menjadi bapak, mestinya jadi pengayom tapi kelakuannya keji,&#8221; ungkapnya. </p>



<p>Melihat kondisi seperti itu, Ketum MIO Indonesia ini mendesak agar Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana segera menonaktifkan bawahannya demi proses hukum yang sedang berjalan.</p>



<p>Aksi gabungan belasan organisasi wartawan, perusahaan media, ormas dan LSM ini didahului orasi masing masing orator secara bergantian di halaman stadion Singaperbangsa.</p>



<p>Ratusan jurnalis dari berbagai daerah memberi suport terhadap percepatan kasus penganiayaan dan persekusi dua wartawan lokal Karawang yakni Junot dan Zenal Mustapa.</p>



<p>Sayangnya baik bupati maupun wakil bupati menolak menemui wartawan. Sebanyak 10 orang perwakilan massa aksi diterima Ketua DPRD Karawang Pendi Anwar.</p>



<p>Dihadapan perwakilan massa wartawan, melalui rapat singkat para ketua, Ketua DPRD Karawang sepakat tanda tangani surat berisi menonaktifkan oknum pejabat pemerintah daerah yang menganiaya dan melakukan persekusi wartawan.</p>



<p>Surat penonaktifan itu langsung diantarkan Ketua DPPD ke kantor bupati dan diterima Sektetaris Sekda untuk disampaikan kepada bupati. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/09/23/demo-wartawan-tuntut-penjarakan-dan-pecat-oknum-pejabat-pemkab-karawang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketum SWI Minta Atensi Presiden dan Kapolri atas Penyekapan dan Penganiayaan Wartawan</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/09/22/ketum-swi-minta-atensi-presiden-dan-kapolri-atas-penyekapan-dan-penganiayaan-wartawan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/09/22/ketum-swi-minta-atensi-presiden-dan-kapolri-atas-penyekapan-dan-penganiayaan-wartawan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Sep 2022 10:51:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Info TNI Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jendral Pol Drs Listyo Sigit Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum SWI]]></category>
		<category><![CDATA[Maryoko Aiko]]></category>
		<category><![CDATA[Mendagri]]></category>
		<category><![CDATA[MenPAN-RB]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Karawang]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[Uu Ruzhanul Ulum]]></category>
		<category><![CDATA[Wagub Jabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=26654</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta &#8211; Ketua Umum (Ketum) Sekber Wartawan Indonesia (SWI), Maryoko Aiko mengutuk keras...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Jakarta &#8211; </strong>Ketua Umum (Ketum) Sekber Wartawan Indonesia (SWI), Maryoko Aiko mengutuk keras perlakuan buruk, penyiksaan dan penyekapan terhadap wartawan yang masih sering terjadi di Indonesia.</p>



<p>Aiko sapaan akrab Ketum SWI ini meminta Presiden dan Kapolri untuk memberikan atensi pada kasus-kasus penganiayaan wartawan di Indonesia.</p>



<p>“Peristiwa di Karawang kemarin itu sudah keterlaluan. Masa ga faham kerja wartawan, jurnalis itu dilindungi undang-undang!. Makin parah kalau ini bener dilakukan ASN dan kaki tangannya,” ujar Aiko kepada awak media Sorotrakyat.com. </p>



<p>“Jangan disiksa dong!. Ada hak jawab!. Silakan dijawab kalau tidak terima atas apa yang disampaikan oleh karya jurnalistik maupun hasil liputan,&#8221; lanjutnya.</p>



<p>“UU Pers itu jelas karya Konstitusi DPR dan ditandatangani Presiden. Masih dilawan juga?. Kalau  UU tidak dihormati dan ditaati maka itu sama juga melakukan pembangkangan terhadap konstitusi!,”  kata Aiko.</p>



<p>“Khusus kejadian kemarin. Saya meminta kepada Bapak Presiden, Bapak Gubernur dan Bupati Karawang, juga kepada Bapak Kapolri, Kapolda dan Kapolres Karawang. Mohon kasus penganiayaan wartawan diberi atensi khusus. Di manapun kejadiannya. Tidak hanya sebatas kasus Karawang. Karena kalau diabaikan, peristiwa pelecehan dan penganiayaan akan terus berulang. Saya sebagai Ketum SWI tidak memandang jurnalis bernaung dengan asosiasi apa, bila ada ketidakadilan terhadap rekan-rekan wartawan, pelecehan profesi apalagi penculikan dan penyiksaan, maka SWI akan berada di sana,” tegas Aiko.</p>



<p>Seperti diketahui, kasus dugaan penculikan dan penganiayaan dua wartawan di Karawang oleh oknum pejabat di lingkungan Pemkab Karawang terjadi pada akhir pekan lalu atau Sabtu (17/9) malam hingga Minggu (18/9) dini hari.</p>



<p>Dua orang yang menjadi korban dugaan penculikan dan penganiayaan oknum pejabat Pemkab Karawang itu ialah Gusti Sevta Gumilar dan Zaenal Mustofa.<br>Korban yang juga wartawan daring di Karawang kemudian melapor ke Polres Karawang pada Senin (19/9) malam dengan nomor laporan STTLP/1749/IX/2022/SPKT.Reskrim/PolresKarawang/PoldaJawaBarat.<br>Pelaporan itu dilakukan korban dengan didampingi puluhan orang dari unsur wartawan dan aktivis.</p>



<p>Salah seorang korban, Gusti Sevta Gumilar menyampaikan peristiwa yang dialami terjadi bermula saat acara peluncuran Persika 1951, salah satu klub sepak bola Karawang di Liga 3.</p>



<p>Saat acara berlangsung, korban mengunggah kata-kata sindiran tehadap Persika melalui akun media sosial pribadinya. Ternyata unggahan itu mengusik sejumlah Oknum ASN Pemkab Karawang.</p>



<p>Seusai peluncuran Persika 1951 di Stadion Singaperbangsa Karawang pada Sabtu (17/9) malam, Gusti yang hadir dalam kegiatan itu dibawa oleh orang yang mengaku suruhan oknum pejabat Pemkab Karawang. Gusti dibawa ke bekas kantor PSSI Karawang. Lalu di dalam kantor itu, pintu langsung ditutup tidak boleh ada yang masuk selain orang orang dari yang mengaku suruhan oknum pejabat dan korban.</p>



<p>Dilaporkan kalau telepon genggam milik korban dirampas saat berada di dalam kantor itu. Selang beberapa saat korban mendapat penganiayaan berupa pukulan dari sejumlah orang yang berada di ruangan tersebut. Bahkan menurut laporan korban oknum pejabat Itu hadir di ruangan dan mencekoki korban dengan air kencing sebanyak tiga kali.</p>



<p>Selain itu korban mendapat hantaman kepala dan tinju di beberapa bagian tubuhnya. Tidak hanya itu, Gusti mendapat ancaman jika soal ini berlanjut dan korban melapor, keluarga akan dihabisi.</p>



<p>Sementara korban dapat ke luar dari ruangan itu setelah dijemput oleh salah seorang keluarganya yang mengetahui korban ada di ruang itu.<br>Korban mengalami penyekapan satu malam yakni Sabtu malam hingga Minggu dini hari.</p>



<p>Korban dianiaya dari malam hingga pagi hari sampai tidak sadarkan diri, dan bisa pulang karena dijemput oleh saudaranya. Sedangkan korban lainnya, Zaenal dijemput dari rumahnya oleh sekelompok orang bersama oknum pejabat Pemkab pada Minggu dini hari. Setelah berada di dalam mobil penjemput, Zaenal mendapat siksaan. Akibat siksaan itu, Zaenal mengalami luka robek di bagian kepala.</p>



<p>Polres Karawang membentuk tim khusus dalam penanganan dua warga Karawang oleh diduga  oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) viral di media sosial.</p>



<p>&#8220;Senin malam kami telah menerima laporan dari korban mengenai kasus itu. Saya sudah perintahkan Kasat Reskrim membentuk tim khusus,&#8221; kata Kapolres Karawang AKBP Aldi Subartono, saat dihubungi secara terpisah, Selasa (20/9/2022). </p>



<p>Aldi mengatakan, polisi akan mendalami kasus tersebut sesuai aturan yang berlaku. Siapapun yang terbukti bersalah bakal diproses tanpa pandang bulu. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/09/22/ketum-swi-minta-atensi-presiden-dan-kapolri-atas-penyekapan-dan-penganiayaan-wartawan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
