<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementerian Perdagangan &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/kementerian-perdagangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 27 Aug 2025 08:01:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Kementerian Perdagangan &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SPN dan IndustriALL Global Union Perkuat Hak Pekerja di Perusahaan Internasional</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/08/27/spn-dan-industriall-global-union-perkuat-hak-pekerja-di-perusahaan-internasional/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/08/27/spn-dan-industriall-global-union-perkuat-hak-pekerja-di-perusahaan-internasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Aug 2025 20:02:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[advokasi alternatif]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Coach]]></category>
		<category><![CDATA[DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[GFA]]></category>
		<category><![CDATA[Global Framework Agreement]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Asasi Manusia]]></category>
		<category><![CDATA[hak pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[HRDD]]></category>
		<category><![CDATA[Human Rights Due Diligence]]></category>
		<category><![CDATA[ILO]]></category>
		<category><![CDATA[industri garmen]]></category>
		<category><![CDATA[industri kulit]]></category>
		<category><![CDATA[Industri tekstil]]></category>
		<category><![CDATA[IndustriALL Global Union]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Kusmawan SH]]></category>
		<category><![CDATA[kebebasan berserikat]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua IndustriAll Indonesia Council]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[konflik ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Organisasi Buruh Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[pertemuan internasional]]></category>
		<category><![CDATA[perundingan global]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden industriAll Indonesia Council]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Serikat Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Serikat Pekerja Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[union busting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35650</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor — Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan IndustriALL Global Union menggelar pertemuan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor — </strong>Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan IndustriALL Global Union menggelar pertemuan penting di Bogor yang dihadiri delegasi dari berbagai negara. Pertemuan ini fokus pada penguatan hak-hak pekerja di perusahaan global, khususnya di industri Tekstil, Garmen, Shoes, Leather (TGSL), dengan studi kasus pada perusahaan tas global, Coach.</p>



<p>Ketua Umum SPN, Iwan Kusmawan, yang juga menjabat sebagai Ketua IndustriALL Indonesia Council, menyambut baik inisiatif pertemuan ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi global untuk memastikan hak-hak pekerja terpenuhi di seluruh dunia.</p>



<p>Iwan Kusmawan menyoroti urgensi sosialisasi Global Framework Agreement (GFA) hingga ke tingkat pabrik. GFA merupakan kesepakatan global antara serikat pekerja dan perusahaan multinasional yang bertujuan untuk melindungi hak-hak pekerja.</p>



<p>&#8220;GFA ini harus tersosialisasi ke setiap perusahaan atau pabrik yang mengerjakan merek-merek yang telah ikut menandatanganinya,&#8221; ujar Iwan saat diwawancarai awak media sorotrakyat.com disela kegiatan acaranya, Selasa (26/08).</p>



<p>Selain GFA, pertemuan ini juga membahas pentingnya Human Rights Due Diligence (HRDD) atau uji tuntas hak asasi manusia. Menurut Iwan, setiap pekerja di 50 negara yang memiliki perusahaan Coach harus mendapatkan perlakuan yang sama, tanpa diskriminasi. Komitmen HRDD ini bukan hanya tanggung jawab satu negara, melainkan komitmen global.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="2560" height="1373" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/08/1000983744_11zon-scaled.jpg" alt="" class="wp-image-35644" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/08/1000983744_11zon-scaled.jpg 2560w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/08/1000983744_11zon-768x412.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/08/1000983744_11zon-1536x824.jpg 1536w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/08/1000983744_11zon-2048x1099.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ketua Umum Serikat Pekerja Nasional (SPN) sekaligus Presiden IndustriALL Global Union di Indonesia, Iwan Kusmawan,SH., saat memperjuangkan dan memastikan hak-hak pekerja terpenuhi, pada Selasa 26/08/2025.</figcaption></figure>



<p>SPN mengusulkan advokasi alternatif sebagai solusi untuk menyelesaikan konflik ketenagakerjaan. Advokasi alternatif ini dapat dilakukan melalui Perjanjian Kerja Bersama (PKB) di tingkat perusahaan. GFA dan HRDD sendiri merupakan bagian dari bentuk advokasi alternatif ini.</p>



<p>&#8220;Jika terjadi konflik kepentingan atau masalah regulasi, bisa diselesaikan melalui advokasi alternatif,&#8221; jelas Iwan.</p>



<p>Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya dialog sosial yang efektif dan pencegahan praktik union busting, di mana perusahaan mencoba menghalangi kebebasan berserikat. Iwan berharap pertemuan ini menjadi pemicu untuk menciptakan kesamaan pandangan dalam menyelesaikan persoalan ketenagakerjaan di setiap negara.</p>



<p>Indonesia Jadi Tuan Rumah Pertemuan Internasional<br>Pertemuan ini menjadi yang keenam bagi delegasi Coach global, dan Indonesia mendapat kehormatan menjadi tuan rumah. Persiapan yang matang telah dilakukan untuk memastikan pertemuan ini berjalan sukses.</p>



<p>&#8220;Seluruh delegasi dari berbagai negara, termasuk Indonesia, sangat merespons baik karena ini adalah pertemuan keenam, dan tahun ini Indonesia diberi kesempatan untuk menjadi tuan rumah,&#8221; kata Iwan.</p>



<p>Sebagai tindak lanjut, SPN mengusulkan agenda pelatihan khusus bagi para pekerja untuk mendalami GFA, HRDD, dan advokasi alternatif. Usulan ini diterima dengan baik oleh Global Union dan akan dibahas dalam kongres mereka pada bulan November mendatang.</p>



<p>Pertemuan ini akan dilanjutkan dengan pertemuan kelompok Pochen Group pada 28-29 Agustus di lokasi yang sama, yaitu Hotel Salak Heritage, Bogor.<br>(KDR)</p>



<p>#IndustriALL #SerikatPekerja #BuruhGlobal #Bogor #IwanKusmawan #SPN #HakPekerja #KondisiKerja #PerjanjianGlobal #RantaiPasokan #ILO #HumanRightsDD #KotaHujan #KonferensiInternasional #IndustriGarmen</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/08/27/spn-dan-industriall-global-union-perkuat-hak-pekerja-di-perusahaan-internasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendag Cuek! SPN Ultimatum: Permendag No.8/2024 Dicabut atau Gelar Aksi Besar-besaran!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/07/08/kemendag-cuek-spn-ultimatum-permendag-no-8-2024-dicabut-atau-gelar-aksi-besar-besaran/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/07/08/kemendag-cuek-spn-ultimatum-permendag-no-8-2024-dicabut-atau-gelar-aksi-besar-besaran/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jul 2024 12:13:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh Tekstil]]></category>
		<category><![CDATA[Catur Andarwanto SH.]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Kusmawan SH]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[omnibus law UU Cipta Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Permendag No 8 Tahun 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Sekertaris Umum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Sekum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Unras]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32875</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta &#8211; Gelombang kemarahan melanda buruh tekstil Indonesia. Hari ini, mereka kembali turun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Jakarta</strong> &#8211; Gelombang kemarahan melanda buruh tekstil Indonesia. Hari ini, mereka kembali turun ke jalan, menggelar aksi demonstrasi di depan Kementerian Perdagangan (Kemendag), Seni (8/07/2024). Aksi ini merupakan kelanjutan dari aksi sebelumnya pada tanggal 3 Juli 2024, yang menuntut pencabutan atau revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 8 Tahun 2024 yang berdampak buruk bagi para pekerja di sektor TPT (Tekstil Produk Tersktil).</p>



<p><strong>Catur Andarwanto SH.,</strong> selaku Sekretaris Umum SPN (Serikat Pekerja Nasional), menegaskan bahwa aksi ini akan terus dilakukan sampai tuntutan mereka dipenuhi. </p>



<p>&#8220;<strong>Kami tidak akan mundur! Kami akan terus beraksi di Kemendag sampai ada kepastian tentang Permendag No.8 tahun 2024!</strong>&#8221; tegas Catur saat diwawancarai oleh para awak media. </p>



<p>Permendag No.8/2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor dikecam SPN karena berpotensi memicu banjir produk impor tekstil murah. Hal ini dikhawatirkan akan mengancam kelangsungan hidup industri tekstil nasional dan menjerumuskan buruh tekstil ke jurang PHK massal.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="675" height="481" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000817577_11zon-e1720454554852.jpg" alt="" class="wp-image-32877"/><figcaption class="wp-element-caption">Catur Andarwanto SH., Sekretaris Umum DPP SPN, saat diwawancarai para awak media prihal Permendag No.8/2024 Dicabut atau Gelar Aksi Besar-besaran!. </figcaption></figure>
</div>


<p>&#8220;Pada aksi pertama tanggal 3 Juli 2024, perwakilan Kemendag berjanji akan menyampaikan aspirasi buruh kepada Menteri Perdagangan. Namun, janji tersebut hanya angin kosong. <strong>Hari ini, tidak ada satupun perwakilan Kemendag yang mau menemui para demonstran</strong>,&#8221; ucap Catur. </p>



<p>Kekecewaan SPN pun semakin memuncak. <strong>Iwan Kusmawan SH.,</strong> Ketua Umum SPN, ditempat terpisah saat diwawancarai awak media sorotrakyat.com menyampaikan ultimatum nya. </p>



<p>&#8220;Batas waktu sampai tanggal 15 Juli 2024! Jika tidak ada tanggapan atau perbaikan dari Kemendag, kami akan gelar aksi yang lebih besar dan masif!,&#8221; tegasnya. </p>



<p>Iwan juga menyampaikan bahwa <strong>SPN</strong> tidak sendirian. Aksi mereka mendapat dukungan dari berbagai organisasi buruh lainnya. </p>



<p>&#8220;<strong>Ini bukan hanya perjuangan SPN, tapi perjuangan seluruh buruh tekstil di Indonesia!</strong> Kita harus bersatu padu melawan Permendag No.8/2024 yang menindas ini!,&#8221; ujarnya. </p>



<p><strong>Akankah Kemendag mendengar suara buruh?</strong> Ataukah mereka akan tetap bersikukuh dengan keputusannya yang merugikan? Kita tunggu saja kelanjutannya.</p>



<p>Masih kata Iwan, <strong>Satu hal yang pasti: buruh tekstil tidak akan pernah menyerah!</strong> Perjuangan mereka masih panjang, dan <strong>aksi besar</strong> menanti jika tuntutan mereka tidak dipenuhi!. </p>



<p>&#8220;<strong>Mari kita dukung perjuangan buruh tekstil! Lawan keserakahan dan penindasan!</strong>,&#8221; pungkasnya. </p>



<p>Sementara setelah berita ini ditayangkan, pihak Kemendag belum memberikan keterangan resmi nya terkait aksi unras masa buruh hari ini yang digelar didepan gedung Kendag. (DR) </p>



<p>Editor&amp; Penerbit : Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/07/08/kemendag-cuek-spn-ultimatum-permendag-no-8-2024-dicabut-atau-gelar-aksi-besar-besaran/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Buruh Kembali Turun ke Jalan, Tolak Banjir Impor dan Cipta Kerja yang Menzalimi, Hentikan PHK Liar!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/07/03/ribuan-buruh-kembali-turun-ke-jalan-tolak-banjir-impor-dan-cipta-kerja-yang-menzalimi-hentikan-phk-liar/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/07/03/ribuan-buruh-kembali-turun-ke-jalan-tolak-banjir-impor-dan-cipta-kerja-yang-menzalimi-hentikan-phk-liar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 10:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[KSPI]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Ketenagakerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[Permendag No 8 Tahun 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden KSPI]]></category>
		<category><![CDATA[Said Iqbal]]></category>
		<category><![CDATA[SPN]]></category>
		<category><![CDATA[UU Cipta Kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32832</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta – Ribuan buruh dari berbagai sektor kembali memadati jalanan Jakarta hari ini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Jakarta</strong> – Ribuan buruh dari berbagai sektor kembali memadati jalanan Jakarta hari ini dalam aksi unjuk rasa yang digagas oleh Serikat Pekerja Nasional (SPN) bersama Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Aksi ini mengusung tema &#8220;Selamatkan Industri Nasional, Cabut Klaster Ketenagakerjaan Cipta Kerja, Hentikan PHK Liar!&#8221;.</p>



<p>Said Iqbal, Presiden KSPI, dalam orasinya menegaskan bahwa aksi ini merupakan seruan mendesak kepada pemerintah untuk menyelamatkan industri nasional yang tengah terpuruk akibat gempuran produk impor. &#8220;Kebijakan impor yang tidak berpihak pada produk lokal, seperti Permendag No 8 Tahun 2024, jelas-jelas merugikan industri tekstil dan logistik nasional,&#8221; serunya.</p>



<p>Lebih lanjut, Iqbal mengkritik keras UU Cipta Kerja (Omnibus Law) yang dinilainya hanya menguntungkan pengusaha besar dan investor asing, sementara mengabaikan hak-hak dasar pekerja dan memperburuk kondisi kerja. &#8220;Cipta Kerja ini adalah undang-undang zalim yang mempermudah pengusaha untuk melakukan PHK dengan pesangon murah. Buruh pun menjadi korban,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Pencabutan Klaster Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja dan penghentian PHK liar menjadi dua tuntutan utama dalam aksi ini. SPN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersolidaritas melawan kebijakan yang merugikan buruh dan memperparah kesenjangan sosial.</p>



<p>&#8220;Kita harus bersatu padu untuk melawan keserakahan para kapitalis dan penguasa yang hanya mementingkan keuntungan pribadi. Sudah saatnya kita perjuangkan keadilan dan kesejahteraan bagi kaum buruh dan seluruh rakyat Indonesia,&#8221; seru Iqbal diiringi sorak-sorai massa.</p>



<p>Aksi unjuk rasa ini menunjukkan tekad kuat SPN, KSPI dan kaum buruh untuk melawan berbagai kebijakan yang merugikan dan memperjuangkan hak-hak mereka. Di tengah maraknya gelombang PHK dan kondisi ekonomi yang tidak stabil, aksi ini menjadi pengingat bagi pemerintah untuk lebih berpihak kepada rakyatnya dan mengambil langkah konkret untuk melindungi hak-hak buruh dan mendorong kebangkitan industri nasional.</p>



<p>(DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/07/03/ribuan-buruh-kembali-turun-ke-jalan-tolak-banjir-impor-dan-cipta-kerja-yang-menzalimi-hentikan-phk-liar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Buruh Kembali Turun ke Jalan, Desak Penyelamatan Industri Nasional, Pencabutan UU Cipta Kerja dan PHK Liar!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/07/03/ribuan-buruh-kembali-turun-ke-jalan-desak-penyelamatan-industri-nasional-pencabutan-uu-cipta-kerja-dan-phk-liar/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/07/03/ribuan-buruh-kembali-turun-ke-jalan-desak-penyelamatan-industri-nasional-pencabutan-uu-cipta-kerja-dan-phk-liar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jul 2024 09:59:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Aksi unjuk rasa]]></category>
		<category><![CDATA[Aliansi Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Barang Impor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Buruh Tani]]></category>
		<category><![CDATA[Demo Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Kusmawan SH]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Umum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Ketum DPP SPN]]></category>
		<category><![CDATA[KSPI]]></category>
		<category><![CDATA[omnibus law]]></category>
		<category><![CDATA[Pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[Permendag No 8 Tahun 2024]]></category>
		<category><![CDATA[PHK]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Produk Impor]]></category>
		<category><![CDATA[Said Iqbal]]></category>
		<category><![CDATA[SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Stop]]></category>
		<category><![CDATA[Stop PHK]]></category>
		<category><![CDATA[UU Cipta Kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32831</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta &#8211; Ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Konfederasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com </mark>| Jakarta</strong> &#8211; Ribuan buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Istana Negara hari ini<strong>, 3 Juli 2024</strong>. Aksi ini sebagai bentuk perlawanan terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan kaum buruh dan industri nasional.</p>



<p>Ketua Umum DPP SPN, Iwan Kusmawan SH, dalam orasinya menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan untuk menyelamatkan industri tekstil dan logistik nasional yang tengah terpuruk akibat kebijakan impor yang tidak berpihak pada produk lokal. Terlebih dengan terbitnya Permendag No 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor yang merugikan industri domestik.</p>



<p>&#8220;Banjir produk impor yang murah telah mematikan industri lokal dan merenggut lapangan pekerjaan. Pemerintah harus segera bertindak untuk melindungi industri nasional dan menciptakan lapangan pekerjaan yang layak bagi rakyatnya,&#8221; tegas Iwan.</p>



<p>Selain itu, SPN juga menuntut pencabutan Klaster Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja. Menurut SPN, UU ini hanya menguntungkan pengusaha besar dan investor asing, sementara mengabaikan hak-hak dasar pekerja serta memperparah kondisi kerja menjadi semakin tidak adil.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1024" height="460" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000797738_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-32833" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000797738_11zon.jpg 1024w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000797738_11zon-768x345.jpg 768w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Ketua Umum DPP SPN Iwan Kusmawan SH., saat aksi unjuk rasa &#8220;Tolak Cipta Kerja, Cabut Permendag 8/2024, Hentikan PHK Liar!&#8221;, (3 Juli 2024).</figcaption></figure>



<p>&#8220;UU Cipta Kerja adalah biang keladi dari berbagai permasalahan ketenagakerjaan yang terjadi saat ini. Pencabutan UU ini adalah langkah penting untuk mengembalikan keadilan dan kesejahteraan bagi kaum buruh,&#8221; ujar Iwan.</p>



<p>SPN juga menyoroti maraknya PHK yang terjadi di berbagai sektor industri. Dalam aksi ini, SPN menuntut pemerintah untuk mengambil langkah konkret dalam melindungi pekerja dari PHK.</p>



<p>&#8220;Stop PHK! Kami ingin hidup layak, bukan dihantui rasa cemas akan kehilangan pekerjaan,&#8221; teriak para buruh dalam aksi tersebut.</p>



<p>Aksi SPN dan KSPI ini mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk aktivis, mahasiswa, dan organisasi kemasyarakatan. Aksi ini diharapkan dapat mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah-langkah yang pro-buruh dan pro-industri nasional.</p>



<p><strong>Berikut beberapa poin penting dari aksi unjuk rasa SPN dan KSPI:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Desak pencabutan Permendag No 8 Tahun 2024 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor</li>



<li>Tuntut pencabutan Klaster Ketenagakerjaan UU Cipta Kerja</li>



<li>Stop PHK dan lindungi hak-hak pekerja</li>



<li>Selamatkan industri nasional dan ciptakan lapangan pekerjaan yang layak</li>
</ul>



<p><strong>Aksi unjuk rasa ini menunjukkan bahwa kaum buruh masih solid dan kuat dalam memperjuangkan hak-haknya. Pemerintah diharapkan dapat mendengar suara buruh dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ketenagakerjaan yang ada.</strong> (DR) </p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/07/03/ribuan-buruh-kembali-turun-ke-jalan-desak-penyelamatan-industri-nasional-pencabutan-uu-cipta-kerja-dan-phk-liar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tuntut Turunkan Harga, Massa Partai Buruh Demo di Kantor Kementerian Perdagangan</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/03/22/tuntut-turunkan-harga-massa-partai-buruh-demo-di-kantor-kementerian-perdagangan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/03/22/tuntut-turunkan-harga-massa-partai-buruh-demo-di-kantor-kementerian-perdagangan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2022 13:07:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[Partai Buruh]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=23382</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta &#8211; Massa buruh bersama petani melakukan unjuk rasa di depan kantor Kementerian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Jakarta &#8211; </strong>Massa buruh bersama petani melakukan unjuk rasa di depan kantor Kementerian Perdagangan, Selasa (22/3). Demikian disampaikan oleh Presiden Partai Buruh, Said Iqbal kepada awak media Sorotrakyat.com. </p>



<p>Menurut Said Iqbal, massa aksi berasal dari berbagai organisasi serikat buruh dan serikat petani seperti KSPI, KSPSI AGN, KPBI, dan SPI.</p>



<p>Dalam unjuk rasa ini, massa aksi membawa tiga tuntutan, yaitu: turunkan harga minyak goreng; turunkan harga bahan pokok; dan ganti Menteri Perdagangan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1200" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0054.jpg" alt="" class="wp-image-23385" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0054.jpg 1600w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0054-100x75.jpg 100w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0054-768x576.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0054-1536x1152.jpg 1536w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0054-150x113.jpg 150w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0054-300x225.jpg 300w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0054-696x522.jpg 696w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0054-1068x801.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<p>&#8220;Kita meminta pemerintah melakukan stabilisasi harga dan menurunkan harga bahan pokok, termasuk minyak goreng. Kenaikan harga kebutuhan bahan pokok, apalagi menjelang Ramadan dan Idul Fitri, tentu ini akan memberatkan masyarakat,&#8221; kecamnya. </p>



<p>Dia menambahkan bahwa, terlebih ini terjadi di saat kenaikan upah buruh di tahun 2022 ini sangat kecil, bahkan di beberapa daerah tidak mengalami kenaikan.</p>



<p>&#8220;Harga minyak goreng Rp 23.900 per liter sangat memberatkan buruh, petani, nelayan, pedagang kaki lima, miskin desa, miskin kota, pengangguran. Bahkan tidak hanya mahal. Tetapi juga langka dan rakyat harus mengantri seperti pengemis,&#8221; kata Said Iqbal.</p>



<figure class="wp-block-image size-full" style="max-width:1085px"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="720" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0042.jpg" alt="" class="wp-image-23384" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0042.jpg 1600w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0042-768x346.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0042-1536x691.jpg 1536w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0042-150x68.jpg 150w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0042-300x135.jpg 300w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0042-696x313.jpg 696w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220322-WA0042-1068x481.jpg 1068w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<p>Padahal saat ini Indonesia masih menjadi produsen minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) terbesar di dunia, dengan angka produksi 40 juta ton lebih per tahun. Atas dasar itu, buruh mengutuk keras Menteri Perdagangan dan Menko Perekonomian, yang tidak bisa mengendalikan negeri penghasil CPO terbesar dunia, karena minyak goreng saat ini langka dan mahal.</p>



<p>“Kami menuntut Menteri Perdagangan diganti karena telah gagal mengendalikan harga,” tegasnya.</p>



<p>Disampaikan Said Iqbal, aksi ini adalah aksi awalan yang dilakukan oleh kaum buruh dan petani. Jika tuntutannya tidak dipenuhi, Partai Buruh bersama Serikat Buruh dan Serikat Petani akan melakukan aksi lanjutan yang lebih besar dan meluas di seluruh Indonesia. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj <br></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/03/22/tuntut-turunkan-harga-massa-partai-buruh-demo-di-kantor-kementerian-perdagangan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
