<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Ketua TP PKK Kota Bogor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/ketua-tp-pkk-kota-bogor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Oct 2025 21:15:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Ketua TP PKK Kota Bogor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ikhtiar TP PKK Kota Bogor Bangun Kesehatan Mental</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/10/20/ikhtiar-tp-pkk-kota-bogor-bangun-kesehatan-mental/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/10/20/ikhtiar-tp-pkk-kota-bogor-bangun-kesehatan-mental/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 20 Oct 2025 08:58:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Era digital]]></category>
		<category><![CDATA[Imunitas Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan mental]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua TP PKK Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Medsos]]></category>
		<category><![CDATA[Mental Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Yantie Rachim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35953</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor — Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor —</strong> Kesehatan mental warga Kota Bogor menjadi perhatian Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Tak heran bila TP PKK Kota Bogor gencar menyosialisasikan kesadaran kesehatan mental, khususnya bagi anak-anak dan remaja melalui peran orangtua, dalam hal ini ibu. Seperti apa?</p>



<p>============</p>



<p>Isu kesehatan mental masih belum banyak tersosialisasi di masyarakat. Empati terhadap penderita gangguan mental sering terabaikan, berbeda dengan perhatian yang lebih mudah diberikan kepada mereka yang sakit secara fisik.</p>



<p>Terlebih saat ini, banyak orang lebih peduli pada kondisi fisik, tetapi kurang memberi perhatian saat seseorang mengalami gangguan mental. Untuk menjawab tantangan itu, program TP PKK Kota Bogor memberikan wadah ekspresi kreatif bagi remaja.</p>



<p>Namun lebih penting dari itu, yakni mengajak ibu-ibu di Kota Bogor untuk kembali gemar membaca dan menulis. Aktivitas ini dipandang dapat memberikan output yang baik untuk tumbuh kembang anak saat memberikan pengasuhan. Terlebih saat ini, anak-anak saat ini terkontaminasi konten negatif di media sosial yang merusakan mental anak-anak dan remaja.</p>



<p>Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim berpandangan aktivitas membaca dan menulis belakangan ini sudah mulai banyak ditinggalkan. Masifnya kemajuan teknologi dan informasi disebut jadi salah satu pemicunya.</p>



<p>“Sekarang hampir semua orang beralih ke smartphone. Budaya baca yang ada tidak lagi di buku, tapi di media sosial, sebagai Bunda Literasi, saya berusaha menumbuhkan kembali minat membaca dan menulis yang sudah agak bergeser,” ujar Yantie, Rabu (15/10/2025).</p>



<p>Budaya membaca akan banyak masuk pengetahuan dan wawasan dalam memori. Ini bisa menjadi cerita yang baik untuk bisa disampaikan kepada anak dan cucu. Baiknya, aktivitas ini ditularkan pula kepada mereka.</p>



<p>“Apalagi ibu-ibu PKK yang memang dekat dengan masyarakat. Harus bisa mengalokasikan waktu untuk membaca Alquran maupun buku apapun, sehingga bisa memberikan dampak positif,” terang Yantie.</p>



<p>Aktivitas membaca perlu diiringi dengan tulisan-tulisan. Langkah ini dinilai penting untuk memberikan ruang ekspresi pada diri sendiri. Serta berguna untuk menjaga kondisi emosional.</p>



<p>“Menulis juga dapat menjadi sarana evaluasi diri ketika membaca kembali tulisan-tulisan yang pernah dibuat. Jika tulisan berisi nilai-nilai kehidupan, pengalaman, dan kebijaksanaan ini akan berguna untuk generasi berikutnya,” bebernya.</p>



<p>Program kesehatan mental PKK berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat melalui penyuluhan dan edukasi, pemberdayaan kader sebagai ujung tombak, serta dukungan psikologis bagi keluarga dan remaja. Program ini terintegrasi dalam Program Pokok PKK, terutama pada program Kesehatan, namun juga meluas ke program lain seperti Penghayatan dan Pengamalan Pancasila serta Pendidikan dan Keterampilan.</p>



<p>Dirinya mengajak seluruh kader untuk terus berinovasi dan berkreasi dalam setiap kegiatan agar PKK dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.</p>



<p>Sementara itu, Yantie Rachim menjelaskan pada kegiatan evaluasi 10 Program Pokok PKK terdapat beberapa kategori utama yang menjadi fokus penilaian, antara lain Tertib Administrasi, P4 dan Gotong Royong, Galeri Pelangi, Aku Hatinya PKK, serta Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB).</p>



<p>Menurutnya, melalui kegiatan ini Yantie Rachim dapat menilai berbagai capaian dan kendala yang dihadapi di lapangan untuk kemudian dijadikan dasar dalam menyusun langkah-langkah perbaikan.</p>



<p>//Grafis //</p>



<p>Bentuk dan Tujuan Program Kesehatan Mental PKK</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Peningkatan kesadaran dan edukasi: Melalui penyuluhan, seminar, dan lokakarya, PKK mengenalkan pentingnya menjaga kesehatan mental, mengenali tanda-tanda masalah mental, dan menumbuhkan lingkungan yang empatik.</li>



<li>Pemberdayaan kader: PKK melatih kader untuk menjadi sumber daya manusia yang mampu meningkatkan kesehatan mental masyarakat, termasuk dalam pencegahan dampak masalah seperti pasca pandemi.</li>



<li>Dukungan untuk remaja: Melibatkan psikolog klinis untuk memberikan edukasi dan menjadi ruang aman bagi remaja untuk berbagi masalah, serta mencegah perundungan (bullying).</li>



<li>Fokus pada keluarga: PKK menekankan peran keluarga dalam membentuk karakter dan kesehatan mental anak. Ada juga program yang memberdayakan perempuan dan meningkatkan ekonomi keluarga untuk mendukung kesehatan mental.</li>



<li>Terintegrasi dengan program pokok PKK: Meskipun tidak selalu tertera sebagai &#8220;program kesehatan mental&#8221; secara spesifik, program ini masuk dalam kerangka kerja Program Pokok PKK, seperti:<br>o Kesehatan: Menjangkau edukasi kesehatan mental.<br>o Pendidikan dan Keterampilan: Menggabungkan edukasi kesehatan mental dalam sosialisasi di sekolah.<br>o Penghayatan dan Pengamalan Pancasila: Termasuk pembinaan karakter keluarga dan anak, yang berkaitan erat dengan kesehatan mental.<br>Manfaat<br>A. Membantu masyarakat memahami pentingnya kesehatan mental setara dengan kesehatan fisik.<br>B. Menciptakan lingkungan yang lebih peduli dan mendukung, baik di keluarga, sekolah, maupun komunitas.<br>C. Memberikan solusi untuk masalah kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan kasus tragis akibat tekanan sosial. (Adv)</li>
</ol>



<p>#KesehatanMental #PKKBogor #YantieRachim #BundaLiterasi #BudayaBacaTulis #MentalAnakRemaja #ParentingDigital #IbuKeluarga #KotaBogor #ProgramPKK</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/10/20/ikhtiar-tp-pkk-kota-bogor-bangun-kesehatan-mental/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekda Denny Mulyadi Luncurkan Duta Pangan dan Buka Lomba Cipta Menu B2SA Tanpa Sisa Bogor</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/09/24/sekda-denny-mulyadi-luncurkan-duta-pangan-dan-buka-lomba-cipta-menu-b2sa-tanpa-sisa-bogor/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/09/24/sekda-denny-mulyadi-luncurkan-duta-pangan-dan-buka-lomba-cipta-menu-b2sa-tanpa-sisa-bogor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 24 Sep 2025 10:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Denny Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DKPP Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala DKPP Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua TP PKK Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Yantie Rachim]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35790</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor makin serius menggarap isu ketahanan pangan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor</strong> – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor makin serius menggarap isu <strong>ketahanan pangan</strong> dan pola konsumsi masyarakat yang sehat. Langkah ini ditandai dengan pembukaan <strong>Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Tanpa Sisa</strong> serta peluncuran <strong>Duta Pangan Bogor Food Savior</strong> oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, <strong>Denny Mulyadi</strong>.</p>



<p>Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor ini berlangsung di Kantor DKPP, Kelurahan Cipaku, pada Rabu (24/9/2025). Lomba ini diikuti oleh perwakilan enam kecamatan di Kota Bogor, menunjukkan partisipasi aktif dari seluruh wilayah.</p>



<p>Dalam sambutannya, Sekda Denny Mulyadi menjelaskan bahwa program <strong>Duta Pangan</strong> merupakan inisiatif penting Pemkot Bogor bersama para <em>stakeholder</em> untuk menyosialisasikan dan memberikan edukasi masif mengenai program <strong>ketahanan pangan</strong> lokal. Fokus utama adalah mendorong masyarakat agar mengonsumsi pangan secara seimbang, yaitu tidak berlebihan dan tidak kekurangan.</p>



<p>&#8220;Para duta ini diharapkan dapat memberikan edukasi secara masif tentang cara mengonsumsi makanan secara seimbang, tidak berlebihan dan tidak kurang. Selain itu juga mendorong <strong>pola hidup sehat</strong>, karena hal ini bisa berpengaruh pada kesehatan, meningkatkan angka harapan hidup, serta menjaga produktivitas,” kata Denny Mulyadi.</p>



<p>Program ini secara khusus mengaitkan konsumsi pangan dengan dampak kesehatan jangka panjang dan produktivitas masyarakat, menegaskan bahwa pola makan yang benar adalah investasi bagi masa depan warga <strong>Kota Bogor</strong>.</p>



<p><strong>Lomba Cipta Menu B2SA Tanpa Sisa Bogor</strong> sendiri dirancang sebagai wadah untuk memperkuat kemandirian pangan. Melalui lomba ini, Pemkot Bogor mendorong pelestarian sumber daya alam dan optimalisasi pemanfaatan hasil panen lokal yang melimpah di daerah.</p>



<p>Jenis bahan lokal yang wajib diolah dalam menu lomba mencakup:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li>Jagung</li>



<li>Singkong</li>



<li>Ubi jalar</li>



<li>Pisang</li>



<li>Sukun</li>



<li>Bahan pangan lokal lain yang tersebar di seluruh kecamatan <strong>Kota Bogor</strong>.</li>
</ul>



<p>Aspek &#8220;Tanpa Sisa&#8221; atau <em>zero waste</em> dalam lomba ini menjadi penekanan khusus untuk mengurangi <em>food waste</em> atau sisa makanan yang terbuang, sejalan dengan semangat menjaga lingkungan dan efisiensi pangan.</p>



<p>Para peserta lomba dinilai langsung oleh tim juri yang kredibel, termasuk Ketua TP PKK Kota Bogor, <strong>Yantie Rachim</strong>, dan Deputi III Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional, <strong>Andriko Noto Susanto</strong>, serta didampingi Kepala DKPP Kota Bogor, <strong>Dody Ahdiat</strong>.</p>



<p>Menutup acara, Denny Mulyadi kembali menekankan pentingnya edukasi <strong>pola hidup sehat Bogor</strong> yang harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan terdekat. Ia berharap <strong>Aparatur wilayah</strong> menjadi pihak yang paling dekat dan mampu memberikan sosialisasi langsung kepada warga.</p>



<p>&#8220;Bagi siapa pun, tidak ada kata terlambat untuk memulai pola hidup sehat mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan, untuk kemudian disosialisasikan kepada orang lain,” tegasnya.</p>



<p>Sekda menegaskan bahwa harapan Pemkot Bogor adalah terciptanya masyarakat yang memulai <strong>pola hidup sehat</strong>, utamanya dengan mengonsumsi pangan yang seimbang (B2SA), sehingga dapat terhindar dari berbagai dampak penyakit akibat pola makan yang keliru.</p>



<p>(KDR)</p>



<p><strong>Editor &amp; Penerbit:</strong> Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/09/24/sekda-denny-mulyadi-luncurkan-duta-pangan-dan-buka-lomba-cipta-menu-b2sa-tanpa-sisa-bogor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Moment Terakhir Gubernur dan Wagub Peringati Hari Jadi ke-78 Jawa Barat, Kota Bogor Terima Penghargaan Adminduk Terbaik 1</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2023/08/20/moment-terakhir-gubernur-dan-wagub-peringati-hari-jadi-ke-78-jawa-barat-kota-bogor-terima-penghargaan-adminduk-terbaik-1/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2023/08/20/moment-terakhir-gubernur-dan-wagub-peringati-hari-jadi-ke-78-jawa-barat-kota-bogor-terima-penghargaan-adminduk-terbaik-1/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Aug 2023 03:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Disdukcapil Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ganjar Gunawan]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis Dukcapil Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua TP PKK Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[PPDB]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=31043</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Ketua TP PKK Kota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Ketua TP PKK Kota Bogor, Yane Ardian mengikuti upacara peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Jawa Barat di Lapangan Gasibu, Bandung, Sabtu (19/8/2023).</p>



<p>Dalam upacara yang dipimpin langsung Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Wali Kota Bogor, Bima Arya meraih penghargaan Adminduk Juara Award Terbaik 1 dalam kategori kota tingkat Provinsi Jawa Barat tahun 2023.</p>



<p>Selain itu juga diberikan penghargaan kepada kabupaten/kota di Jawa Barat, diantaranya sebagai kota/kabupaten layak anak dan posyandu award.</p>



<p>Di awal memberikan amanat saat upacara, Gubernur Jawa Barat bersama Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum menyampaikan bahwa Hari Jadi Jawa Barat ke-78 di tahun 2023 merupakan momen terakhirnya sebagai Gubernur Jawa Barat.</p>



<p>Karena keduanya akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar periode 2018 – 2023 pada 5 September 2023.</p>



<p>&#8220;Ini adalah peringatan upacara dan momentum perpisahan kami selaku gubernur dan selaku wakil gubernur akan mengakhiri jabatan di 5 September 2023,&#8221; katanya.</p>



<p>Selama lima tahun menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur keduanya mengalami ujian pandemi Covid-19.</p>



<p>Saat ini di tahun 2023 jumlah penduduk Jawa Barat genap 50 juta dan memiliki rasio kelahiran yang sehat.</p>



<p>Sehingga, kata Ridwan Kamil menuju 2045, proporsi penduduk Jawa Barat sangat baik dengan persentase 70 persen usia produktif.</p>



<p>&#8220;Capaian lainya yaitu penanganan stunting di Jawa Barat terbaik di pulau jawa, karena dalam hitungan tahun bisa membaik sehingga Jawa Barat siap zero new stunting untuk wujudkan generasi emas yang kompetitif dan adaptif,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam lima tahun ekonomi Jawa Barat selalu menjadi yang tertinggi di pulau jawa, investasi tertinggi di Indonesia.</p>



<p>&#8220;Rekornya tahun lalu Rp 175 Triliun, selama 5 tahun investasi bisa dihadirkan mendekati Rp 700 Triliun, dimana satu Triliun adalah 1.000 lapangan pekerjaan sehingga hampir 1 juta lapangan pekerjaan bisa dihadirkan,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam membangun desa, Jawa Barat menggelontorkan Rp 3,5 Triliun untuk desa dengan berbagai program.</p>



<p>Selain itu capain lainnya adalah tidak ada lagi desa tertinggal dan desa sangat tertinggal di Jawa Barat, desa sejahtera atau desa bintang lima yang awalnya hanya 30-an naik menjadi 1.800-an &nbsp;revitalisasi, pembangunan alun-alun di Jawa Barat mencapai 28 alun-alun, dalam infrastruktur Jawa Barat merupakan provinsi yang memiliki tol terbanyak se-Indonesia.</p>



<p>&#8220;Dan yang menjadi tantangan ada dua, satu jalur tol puncak yang akan menghubungkan Bogor Cianjur, Bocimi, sehingga ke depan jalan tol ini bisa terhubung hingga ke Yogyakarta. Maka ini adalah provinsi yang arah mata angin jalur-jalur tolnya sudah tersedia. Itulah alasan investasi di Jawa Barat nomor satu, seperti yang disampaikan bapak presiden bahwa akses transportasi yang sangat mudah dan pelayanan investasi yang sangat baik,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil sebagai Gubernur, Jawa Barat ini cemerlang.</p>



<p>&#8220;Jawa Barat ini kinclong, Jawa Barat ini glowing dan itu sangat terasa kepada wilayah-wilayah kota-kota dan kabupaten-kabupaten di Jawa Barat. Saya doakan pak gubernur mendapat amanah untuk tanggung jawab yang lebih besar lagi untuk negara dan bangsa,&#8221; katanya.</p>



<p>Mengenai penghargaan yang didapat oleh Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan apresiasi atas pelayanan di Disdukcapil.</p>



<p>Namun penghargaan itu akan terus dijadikan penyemangat agar terus dirapikan, terutama saat memasuki tahapan-tahapan PPDB untuk menguatkan sistem.</p>



<p>Kepala Disdukcapil Kota Bogor, Ganjar Gunawan mengatakan, ada dua hal yang menjadi poin plus di Kota Bogor, yakni pelayanan massal di mal dan pengajuan online yang hasilnya bisa dikirim melalui gojek.</p>



<p>Terkait evaluasi dan penyemangat dalam penguatan sistem, Ganjar mengatakan pihaknya akan terus melakukan penguatan dan inovasi keterbaruan teknologi dan sebagainya untuk memaksimalkan dan mengoptimalkan pelayanan publik di Kota Bogor. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2023/08/20/moment-terakhir-gubernur-dan-wagub-peringati-hari-jadi-ke-78-jawa-barat-kota-bogor-terima-penghargaan-adminduk-terbaik-1/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
