<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kota Hujan &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/kota-hujan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Jun 2025 21:35:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Kota Hujan &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Inovasi Perumda PPJ: Pasar Gembrong Sukasari Manfaatkan Air Hujan dan Fasilitas Berstandar SNI</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/06/11/inovasi-perumda-ppj-pasar-gembrong-sukasari-manfaatkan-air-hujan-dan-fasilitas-berstandar-sni/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/06/11/inovasi-perumda-ppj-pasar-gembrong-sukasari-manfaatkan-air-hujan-dan-fasilitas-berstandar-sni/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Jun 2025 20:44:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Air Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Direktur Utama Perumda PPJ Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas Pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[pasar]]></category>
		<category><![CDATA[Pasar Gembrong Sukasari Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda PPJ Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[SNI]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35125</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Julukan &#8220;Kota Hujan&#8221; bagi Bogor bukan sekadar nama, melainkan inspirasi....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark></strong> <strong>| Kota Bogor  –</strong> Julukan <strong>&#8220;Kota Hujan&#8221;</strong> bagi Bogor bukan sekadar nama, melainkan inspirasi. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya (PPJ) membuktikan hal ini dengan inovasi ramah lingkungan mereka: membangun fasilitas pengolahan air hujan. Salah satu pasar yang menjadi pelopor penerapan teknologi ini adalah <strong>Pasar Gembrong Sukasari</strong>.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pemanfaatan Air Hujan untuk Keberlanjutan Lingkungan di Pasar Bogor</strong></h3>



<p>Pasar Gembrong Sukasari, di bawah pengelolaan Perumda PPJ, kini telah dilengkapi dengan <strong>instalasi pengolahan air hujan</strong> yang canggih. Direktur Utama PPJ, Jenal Abidin, menjelaskan bahwa air hujan yang jatuh ke atap pasar tidak dibiarkan terbuang. Sebaliknya, air tersebut ditampung melalui sistem perpipaan dan dialirkan ke penampungan di lantai dasar untuk kemudian diolah.</p>



<p>&#8220;Sistem pengolahannya ada di bawah, ditampung, kemudian air itu diolah melalui sistem penyaringan, sehingga menghasilkan air yang bisa dimanfaatkan untuk kebersihan. Jadi tidak terbuang tapi bisa dimanfaatkan,&#8221; ujar Jenal Abidin, saat mendampingi Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau progres pembangunan pasar pada Senin (9/6/2025)..</p>



<p>Inisiatif ini tidak hanya menunjukkan komitmen Perumda PPJ terhadap <strong>keberlanjutan lingkungan</strong>, tetapi juga menjadi contoh bagaimana <strong>inovasi teknologi</strong> dapat diterapkan di fasilitas publik seperti pasar. Air hasil olahan ini digunakan untuk berbagai kebutuhan kebersihan di area pasar, mengurangi ketergantungan pada sumber air konvensional dan menghemat biaya operasional.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="2560" height="1707" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/06/1000658968_11zon-scaled.jpg" alt="" class="wp-image-35127" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/06/1000658968_11zon-scaled.jpg 2560w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/06/1000658968_11zon-768x512.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/06/1000658968_11zon-1536x1024.jpg 1536w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/06/1000658968_11zon-2048x1365.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /><figcaption class="wp-element-caption">Direktur Utama PPJ, Jenal Abidin, saat mendampingi Wali Kota Bogor Dedie Dedie Rachim di Pasar Gembrong Sukasari. </figcaption></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pasar Berstandar SNI: Kenyamanan dan Keamanan untuk Pengunjung</strong></h3>



<p>Selain fasilitas pengolahan air hujan, Pasar Gembrong Sukasari juga menonjol dengan berbagai <strong>sarana prasarana berstandar SNI</strong>. Pasar dengan kapasitas 600 kios dan los ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan optimal bagi pengunjung maupun pedagang.</p>



<p>Salah satu daya tarik utama adalah <strong>fasilitas bermain anak indoor</strong> seluas 600 meter persegi yang saat ini sedang dalam tahap pembangunan. Taman bermain ini strategis berada di area <em>rooftop</em>, bersebelahan dengan <em>foodcourt</em>, menjadikannya tempat ideal bagi keluarga untuk berbelanja dan bersantai.</p>



<p>Tak hanya itu, Perumda PPJ juga memastikan <strong>aksesibilitas difabel</strong> di seluruh area pasar. Akses masuk ke dalam pasar dilengkapi fasilitas yang ramah disabilitas, menunjukkan perhatian terhadap inklusivitas. Sistem pengawasan keamanan juga sangat diperhatikan dengan pemasangan <strong>CCTV di setiap lantai dan sudut</strong> pasar, memastikan keamanan optimal bagi seluruh aktivitas.</p>



<p>Jenal Abidin menegaskan bahwa visi ke depan Perumda PPJ adalah memastikan seluruh pasar yang akan dibangun juga memenuhi <strong>standar SNI</strong>. Hal ini mencerminkan komitmen PPJ untuk terus meningkatkan kualitas dan fasilitas pasar di Kota Bogor, menjadikannya pusat perbelanjaan yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. (KDR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/06/11/inovasi-perumda-ppj-pasar-gembrong-sukasari-manfaatkan-air-hujan-dan-fasilitas-berstandar-sni/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sejarah Terukir di Bogor: Mengapa Kota Ini Pantas Dijuluki Kota PETA?</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/05/13/sejarah-terukir-di-bogor-mengapa-kota-ini-pantas-dijuluki-kota-peta/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/05/13/sejarah-terukir-di-bogor-mengapa-kota-ini-pantas-dijuluki-kota-peta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 May 2025 19:17:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Gatot Mangkupraja]]></category>
		<category><![CDATA[KH Mas Mansoer]]></category>
		<category><![CDATA[Ki Ageng Suryomataram]]></category>
		<category><![CDATA[Ki Hadjar Dewantara]]></category>
		<category><![CDATA[Ki Haji Agus Salim]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Mohammad Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[PETA]]></category>
		<category><![CDATA[PresidenSoekarno]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34918</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Sebutan Kota Bogor bukan sekadar kota hujan yang sejuk dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Sebutan Kota Bogor bukan sekadar kota hujan yang sejuk dan asri. Lebih dari itu, Bogor menyimpan catatan sejarah emas sebagai cikal bakal lahirnya perwira-perwira tinggi, pahlawan revolusi, dan pahlawan nasional Indonesia. Fakta historis ini ditegaskan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, saat menerima kunjungan dari Yayasan PETA di Rumah Dinasnya pada Senin (12/5/2025).</p>



<p>Pertemuan tersebut menjadi pengingat akan Surat Keputusan (SK) DPRD Kotamadya Tingkat II Bogor tertanggal 19 Oktober 1995, yang secara resmi menetapkan Bogor sebagai Kota Pembela Tanah Air (PETA). Penetapan ini bukan tanpa alasan. Jauh sebelum kemerdekaan, tepatnya pada tahun 1943, Kota Bogor menjadi saksi bisu berdirinya sekolah Pembela Tanah Air (PETA) di Jalan Jenderal Sudirman. Di sinilah, para tokoh bangsa yang kelak menjadi pilar-pilar kemerdekaan dan kemajuan Indonesia menimba ilmu dan menempa jiwa patriotisme.</p>



<p>Wali Kota Dedie A. Rachim menekankan betapa pentingnya mewariskan latar belakang sejarah yang luar biasa ini kepada generasi penerus. &#8220;Anak-anak harus belajar bahwa Kota Bogor adalah salah satu kota di mana para pahlawan nasional, para pendiri bangsa, para orang-orang hebat, baik di kalangan sipil maupun militer, termasuk Bung Karno juga berasal dari Kota Bogor,&#8221; tuturnya. Beliau menambahkan bahwa Bogor menjadi salah satu pijakan penting sebelum para tokoh tersebut melanjutkan pendidikan militer dan perjuangan kemerdekaan.</p>



<p>Sebagai wujud komitmen untuk mengenang jasa para pahlawan dan memberikan pembelajaran kepada generasi mendatang, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Yayasan PETA kembali mematangkan rencana pembangunan Patung Jenderal Sudirman di Kota Bogor. Lokasi yang dipertimbangkan adalah di Jalan Jenderal Sudirman, di sekitar area air mancur. &#8220;Dengan demikian maka ikatan sejarah kita, masa depan dan masa lalu itu terpatri dengan adanya patung Jenderal Sudirman yang ada di Kota Bogor,&#8221; ungkap Dedie Rachim.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="819" height="519" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/05/1000512988_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-34920" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/05/1000512988_11zon.jpg 819w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/05/1000512988_11zon-768x487.jpg 768w" sizes="(max-width: 819px) 100vw, 819px" /><figcaption class="wp-element-caption">Bogor Kota PETA: Mengenang Sekolah Para Pahlawan dan Rencana Patung Sudirman</figcaption></figure>



<p>Ketua Yayasan PETA, Tinton Soeprapto, menjelaskan bahwa Jenderal Sudirman bukan hanya sekadar tokoh militer, tetapi juga merupakan penggerak perang gerilya pertama di dunia pada masanya. Lebih lanjut, beliau menyoroti bahwa Jenderal Sudirman adalah angkatan pertama yang dididik di sekolah PETA yang didirikan oleh para founding fathers bangsa, seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Ki Ageng Suryomataram, Ki Hadjar Dewantara, Gatot Mangkupraja, KH Mas Mansoer, serta Haji Agus Salim. &#8220;Jadi ini salah satu kesempatan untuk pak wali kota, bahwa kita tidak lupa dengan sejarah. Jadi pergerakan itu menjalani pendidikannya dimulai dari Kota Bogor, yang saat itu satu-satunya di dunia yang memiliki pembela tanah air, termasuk ayah saya juga ikut di dalamnya,&#8221; kata Tinton Soeprapto.</p>



<p>Sejarah mencatat bahwa Pendidikan dan Pelatihan Tentara PETA dimulai pada tahun 1943 di Kota Bogor dan dibubarkan setelah Indonesia meraih kemerdekaan pada tahun 1945. Namun, semangat dan nilai-nilai perjuangan PETA tidak pudar. Pada tahun 1993, sebuah langkah penting diambil dengan dimulainya pembangunan Museum PETA di Jalan Jenderal Sudirman, Bogor Tengah. Peletakan batu pertama museum ini dilakukan oleh mantan Wakil Presiden RI ke-4, Umar Wirahadikusumah, dan diresmikan pada tahun 1995 oleh Presiden Soeharto. Keberadaan museum ini menjadi bentuk penghargaan dan pelestarian sejarah, menyimpan lebih dari 500 senjata aktif peninggalan PETA.</p>



<p>Terkait rencana pembangunan Patung Jenderal Sudirman, Tinton Soeprapto menyampaikan rasa bangganya terhadap kepemimpinan Kota Bogor yang memiliki visi untuk melestarikan sejarah dan mewariskannya kepada generasi mendatang. &#8220;Jadi gayung bersambut, kita naik perahu kemudian pak wali mengibarkan layarnya. Jadi pak Wali Kota, Dedie Rachim ini di awal menjabat sudah berani membuka sejarah-sejarah dan mau juga memberikan pembelajaran kepada generasi akan datang,&#8221; pujinya.</p>



<p>Kendati demikian, Tinton Soeprapto mengingatkan bahwa rencana pembangunan patung Jenderal Sudirman ke depan juga harus melibatkan berbagai pihak, termasuk para ahli sejarah, untuk memastikan keakuratan dan nilai edukasi yang optimal. Dengan sinergi antara Pemkot Bogor, Yayasan PETA, dan berbagai elemen masyarakat, diharapkan Kota Bogor akan semakin mengukuhkan dirinya sebagai kota bersejarah yang terus menginspirasi dan mendidik generasi penerus bangsa.<br>(DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/05/13/sejarah-terukir-di-bogor-mengapa-kota-ini-pantas-dijuluki-kota-peta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Akmil Magelang, Wali Kota Bogor Gebrak OPD: &#8216;Selesaikan PR Kota Hujan!&#8217;</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/02/24/dari-akmil-magelang-wali-kota-bogor-gebrak-opd-selesaikan-pr-kota-hujan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/02/24/dari-akmil-magelang-wali-kota-bogor-gebrak-opd-selesaikan-pr-kota-hujan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Feb 2025 07:38:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Angkot]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A. Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[DLH]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala DLH Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[masalah Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[OPD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[penataan kota]]></category>
		<category><![CDATA[PKL]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34274</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Di tengah padatnya agenda retret kepala daerah di Akmil Magelang,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Di tengah padatnya agenda retret kepala daerah di Akmil Magelang, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, tak lantas melupakan tanggung jawabnya. Layaknya seorang jenderal yang memimpin pasukan, Dedie memberikan instruksi tegas kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Minggu (23/2/2025).</p>



<p>Dalam instruksinya, Dedie A. Rachim memberikan arahan agar setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melaraskan visi dan misi dengan tugas serta fungsi di unit kerja masing-masing.</p>



<p>Dedie A. Rachim juga meminta OPD untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di &#8216;Kota Hujan, seperti, sampah, layanan kesehatan yang belum optimal, angkot yang tidak layak jalan, maraknya pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar sehingga mengganggu hak pejalan kaki, dan pekerjaan rumah lain yang harus diselesaikan.</p>



<p>&#8220;Pahami juga bagaimana besarnya harapan masyarakat kepada kita semua,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dedie A. Rachim berharap semua persoalan tersebut dapat diselesaikan sehingga, Kota Bogor menjadi kota yang lebih sehat, tertib, bersih, lancar, aman, indah, dan teratur.</p>



<p>&#8220;Saya sangat berharap semua OPD mau dan mampu membantu mewujudkan harapan warga,&#8221; tutup Dedie A. Rachim.  (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/02/24/dari-akmil-magelang-wali-kota-bogor-gebrak-opd-selesaikan-pr-kota-hujan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Destinasi Wisata Perjalanan dari Kota Hujan, Mengelilingi Jawa Tengah Menggunakan Motor Vespa</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/03/14/destinasi-wisata-perjalanan-dari-kota-hujan-mengelilingi-jawa-tengah-menggunakan-motor-vespa/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/03/14/destinasi-wisata-perjalanan-dari-kota-hujan-mengelilingi-jawa-tengah-menggunakan-motor-vespa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 14:12:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[IPB University]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliner]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Vokasi]]></category>
		<category><![CDATA[Vespa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32297</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Kendaraan bermotor roda dua yakni Vespa dikenal dengan julukan &#8220;Motor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Kendaraan bermotor roda dua yakni Vespa dikenal dengan julukan &#8220;Motor sering mogok&#8221;, Bukan perjalanan yang mudah untuk mengelilingi Jawa tengah dengan mudah menggunakan motor. Mulai perjalanan dari Bogor menuju berbagai kota di jawa tengah, banyak destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan.</p>



<p>Melalui Jalan Pantura,sepanjang perjalanan di suguhkan pemandangan yang sangat indah melewati berbagai kota di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, Perjalanan yang ditempuh pukul 00.00 WIB dari Bogor-Cirebon selama ± 6 jam sampai pada pukul 05.20 wib di Cirebon, menikmati perjalanan di jalan Pantura yang sangat panjang dan lurus, sangat menyenangkan.</p>



<p>Sesampai di cirebon, pada pagi hari dan memutuskan untuk istirahat terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan berikutnya, tidak lupa untuk sarapan makanan khas dari Kota Cirebon yaitu Empal Gentong, tidak hanya Empal Gentong, Kota Cirebon memiliki makanan khas lainnya yaitu Nasi Jamblang dan lain sebagainya.</p>



<p>Perjalanan ini dimulai sebelum pergantian Tahun baru 2023 tepatnya di hari sabtu tanggal 30 Desember 2023, melalui beberapa Kota di Jawa Tengah yaitu Losan, Tegal, Pemalang, dan Pekalongan dan lain sebagainya.</p>



<p>Melewati Kabupaten Temanggung yaitu daerah yang terkenal sebagai penghasil tembakau terbanyak di Indonesia,Pasar Kliwon Temanggung menjadi destinasi terakhir untuk berburu oleh-oleh. Beragam produk lokal, seperti tembakau, kopi, dan kerajinan tangan, tersedia di sini dengan harga yang terjangkau.</p>



<p>Perjalanan singkat di Temanggung telah meninggalkan kenangan yang tak terlupakan. Keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahan penduduknya menjadikan Temanggung sebagai destinasi wisata yang wajib dikunjungi.<br>Tujuan selanjutnya yaitu kota istimewa dengan penuh budaya dan cerita yaitu, Yogyakarta. </p>



<p>Sesampainya di Yogyakarta pada tanggal 31 Desember 2023 tepatnya di pukul 23.00 sebelum malam pergantian tahun baru 2024, Tugu Yogyakarta menjadi tujuan utama saat sampai Kota tersebut, Warga Yogyakarta dengan sangat antusias melihat perayaan tahun baru di Tugu Yogya, warga lokal hingga turis memadati Tugu Yogya.</p>



<p>Liburan menggunakan motor memang sangat melelahkan tapi menambah pengalaman baru yang tidak bisa dilupakan,dari mulai Wisata dan Kuliner dari berbagai daerah yang dikunjungi dan mendapatkan hal baru saat mengendarai motor keliling Jawa Tengah. Menghabiskan waktu liburan panjang di Yogyakarta, menyicipi makanan Khas Yogya dan tempat menarik disana, dari Mulai kuliner di Jalan Malioboro sepanjang Jalan disuguhi makanan khasnya yaitu Gudeg dan tidak Lupa juga membeli Bakpia pathuk. </p>



<p>Ada 25 banyak tempat wisata yang bisa di kunjungi dari mulai, Wisata Merapi Lava yaitu wisata jeep yang membawa wisatawan ke beberapa tempat wisata di lereng Gunung Merapi.</p>



<p>Wisata ini merupakan wisata edukasi dan petualangan yang seru dan menantang. Wisatawan akan diajak untuk melihat keindahan Gunung Merapi dari dekat, serta belajar tentang sejarah dan aktivitas vulkanik gunung tersebut. Selain Merapi Lava tour tidak lupa juga untuk berwisata ke Candi Prambanan dibangun pada abad ke-9 oleh Dinasti Syailendra, yang merupakan kerajaan Hindu yang berkuasa di Jawa Tengah pada masa itu.</p>



<p>Sebelum memutuskan untuk meninggalkan Kota Yogyakarta,tidak lupa membeli oleh- oleh Bakpia dan cinderamata lainya,dan mencoba kuliner Mie banteng Khas Yogyakarta dan Tempo Gelato. Di tanggal 3 Januari memutuskan pergi dari Yogyakarta, melalui Jalur pantai Selatan yaitu jalan Daendels yang sangat panjang, Melewati Kota Purworejo, Kebumen, Banjar, Tasik, Garut dan Bandung.</p>



<p>Sesampai tiba di Bandung memutuskan untuk istirahat di Kabupaten Bandung yaitu Ciwidey, menghabiskan akhir pekan di Bandung beberapa hari serta keliling keliling Kota Bandung menggunakan Vespa, melewati jalanan Asia Afrika yang sangat ramai dan berkunjung ke tempat kuliner di Kota Bandung yaitu, Lengkong kecil, Dago, dan Dipatiukur.</p>



<p>Perjalanan yang singkat sudah harus kembali ke Kota asal, melalui jalur Padalarang Kabupaten Bandung, malam itu terasa sangat sepi jalanan pada saat menuju perjalanan pulang ke Bogor, di tengah perjalanan tepatnya di Jalan Cipanas Cianjur, Menghentikan perjalanan untuk makan malam di Sate Alex yaitu Sate Arab tidak hanya Sate Arab, disana menyediakan Sate ayam, Sop kambing, gulai,dan tongseng. Sesudah makan lanjut perjalanan menuju Bogor dan sampai di Kota Bogor tepat di Tugu Kujang dini hari, pukul 03.00 WIB.</p>



<p>Mochammad Rafi Ibrahim<br>Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media<br>Sekolah Vokasi IPB University</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/03/14/destinasi-wisata-perjalanan-dari-kota-hujan-mengelilingi-jawa-tengah-menggunakan-motor-vespa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
