 <?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Longsor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/longsor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Oct 2025 00:48:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Longsor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hujan Badai Menerjang! Kota Bogor Lumpuh Dihantam Bencana Ganda: Pohon Raksasa Tutupi Jalan Utama &#038; Belasan Rumah Terendam Banjir</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/hujan-badai-menerjang-kota-bogor-lumpuh-dihantam-bencana-ganda-pohon-raksasa-tutupi-jalan-utama-belasan-rumah-terendam-banjir/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/hujan-badai-menerjang-kota-bogor-lumpuh-dihantam-bencana-ganda-pohon-raksasa-tutupi-jalan-utama-belasan-rumah-terendam-banjir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2025 15:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrim]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kalak BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Raksasa]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=36001</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor — Cuaca ekstrem melanda Kota Bogor pada Senin (27/10/2025) malam, menyebabkan serangkaian bencana hidrometeorologi, mulai dari pohon tumbang yang melumpuhkan akses vital hingga banjir dan longsor yang berdampak pada puluhan jiwa. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, membenarkan adanya sejumlah laporan bencana yang masuk. Laporan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor</strong> — Cuaca ekstrem melanda Kota Bogor pada Senin (27/10/2025) malam, menyebabkan serangkaian bencana hidrometeorologi, mulai dari pohon tumbang yang melumpuhkan akses vital hingga banjir dan longsor yang berdampak pada puluhan jiwa. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, membenarkan adanya sejumlah laporan bencana yang masuk.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Laporan yang paling signifikan adalah tumbangnya pohon berukuran raksasa di <strong>Jalan Kapten Muslihat</strong>. Pohon besar berjenis beringin dengan diameter diperkirakan lebih dari 5 meter ini tumbang total sekitar pukul 20.30 WIB, menutup seluruh badan jalan menuju Stasiun Bogor. Akibatnya, arus lalu lintas di jalur utama tersebut ditutup total dan dialihkan. Tim gabungan dari BPBD, Damkar, dan dinas terkait langsung dikerahkan untuk melakukan penanganan evakuasi yang diperkirakan memakan waktu lama karena besarnya ukuran pohon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Pohon tumbang diduga akibat cuaca ekstrem hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Bogor sejak sore tadi,&#8221; ujar Dimas Tiko, saat diwawancarai awak media <em>Sorotrakyat.com</em>. Beruntung, Dimas memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Daftar Bencana yang Terjadi dan Status Penanganan</strong></h3>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pohon tumbang di Jalan Kapten Muslihat, BPBD Kota Bogor mencatat sejumlah kejadian lain hingga malam hari, dengan rincian status penanganan:</p>



<figure class="wp-block-table"><table class="has-fixed-layout"><thead><tr><td><strong>Jenis Bencana</strong></td><td><strong>Lokasi</strong></td><td><strong>Status Penanganan</strong></td></tr></thead><tbody><tr><td><strong>Pohon Tumbang</strong></td><td>Jalan Kapten Muslihat (depan SMA Budi Mulia/Gereja Katedral)</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f7e1.png" alt="🟡" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Proses penanganan</strong></td></tr><tr><td></td><td>Depan SMA Budi Mulia</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f7e1.png" alt="🟡" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Proses penanganan</strong></td></tr><tr><td><strong>Tanah Longsor</strong></td><td>RT 02/RW 07 Kelurahan Bondongan</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f7e2.png" alt="🟢" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Sudah ditangani</strong></td></tr><tr><td></td><td>Bukit Tazmania RT 07/RW 13 Kelurahan Tanah Baru</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f7e1.png" alt="🟡" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Proses penanganan</strong></td></tr><tr><td></td><td>Gg Tijan RT 03/RW 15 Depan posyandu sedap malam Kelurahan Kedungwaringin</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f534.png" alt="🔴" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Belum ditangani</strong></td></tr><tr><td></td><td>RT 01/RW 01 Kelurahan Tajur</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f534.png" alt="🔴" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Belum ditangani</strong></td></tr><tr><td><strong>Banjir Lintasan</strong></td><td>Babakan Fakultas RT 03/RW 05 Kelurahan Tegallega</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f7e2.png" alt="🟢" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Sudah ditangani</strong></td></tr><tr><td></td><td>Jl. Re. Martadinata No.13, RT.02/RW.06, Kebon Pedes</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f534.png" alt="🔴" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Belum ditangani</strong></td></tr><tr><td><strong>Atap Rumah Ambruk</strong></td><td>RT 04/RW 08 Kelurahan Bantarjati</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f7e2.png" alt="🟢" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Sudah ditangani</strong></td></tr><tr><td><strong>Bangunan Roboh</strong></td><td>Muara RT 03/RW 08 Kelurahan Pasir Jaya</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f534.png" alt="🔴" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Belum ditangani</strong></td></tr><tr><td></td><td>Babakan Sirna RT 05/RW 09</td><td><strong><img src="https://s.w.org/images/core/emoji/17.0.2/72x72/1f7e2.png" alt="🟢" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> Sudah ditangani</strong></td></tr></tbody></table></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Catatan Khusus di Bondongan:</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Kelurahan Bondongan, bencana ganda terjadi, di mana longsor tebingan jalan memicu banjir luapan hingga ketinggian 1 meter yang merendam setidaknya 12 rumah warga (18 KK/60 jiwa). Tim gabungan langsung mengevakuasi warga terdampak ke hunian sementara.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala BPBD Kota Bogor menghimbau kepada seluruh warga untuk <strong>meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan</strong> mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih tinggi. &#8220;Kami meminta warga di kawasan rawan longsor dan banjir untuk segera mengungsi ke tempat aman jika intensitas hujan sangat tinggi. Jauhi pohon besar dan papan reklame saat terjadi angin kencang,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BPBD bersama tim gabungan terus berupaya keras menuntaskan penanganan di lokasi yang masih berstatus &#8216;Merah&#8217; (Belum ditangani) dan &#8216;Kuning&#8217; (Proses penanganan) secepat mungkin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">(FY)</p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>#BogorSiaga #BencanaBogor #PohonTumbang #LongsorBanjir #BPBDKotaBogor #CuacaEkstrem #KaptenMuslihatLumpuh</strong></p>



<p class="wp-block-paragraph"><strong>Editor &amp; Penerbit:</strong> Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/hujan-badai-menerjang-kota-bogor-lumpuh-dihantam-bencana-ganda-pohon-raksasa-tutupi-jalan-utama-belasan-rumah-terendam-banjir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Longsor Nagreg: BPBD Kabupaten Bandung Masih Lakukan Assessment Korban &#038; Area Terdampak</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/longsor-nagreg-bpbd-kabupaten-bandung-masih-lakukan-assessment-korban-area-terdampak/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/longsor-nagreg-bpbd-kabupaten-bandung-masih-lakukan-assessment-korban-area-terdampak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 May 2025 10:56:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kab. Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[KDM]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Nagreg]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34995</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kab. Bandung – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), masih terus melakukan asesmen dan pendataan pasca-bencana tanah longsor yang melanda Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung pada Minggu malam, 18 Mei 2025, pukul 22.30 WIB. Hingga Rabu, 21 Mei 2025, proses ini masih berlangsung. Bupati Bandung Dadang Supriatna, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kab. Bandung – </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), masih terus melakukan asesmen dan pendataan pasca-bencana tanah longsor yang melanda Desa Nagreg Kendan, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung pada Minggu malam, 18 Mei 2025, pukul 22.30 WIB. Hingga Rabu, 21 Mei 2025, proses ini masih berlangsung.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bupati Bandung Dadang Supriatna, melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama, menjelaskan bahwa pihaknya masih menunggu data lengkap dari pihak desa dan Kecamatan Nagreg terkait jumlah rumah warga yang mengalami rusak berat, terdampak, maupun terancam longsor. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sampai saat ini, kami dari BPBD masih menunggu data dari desa maupun Kecamatan Nagreg, terkait dengan data warga yang rumahnya mengalami rusak berat akibat bencana longsor tersebut. Termasuk rumah warga yang terdampak maupun yang terancam longsor tersebut. Untuk itu, dalam pelaksanaan asesmen ini data harus berasal dari desa dulu, baru kami dari BPBD melakukan verifikasi lapangan,&#8221; terang Uka Suska pada Rabu pagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Uka Suska menambahkan bahwa Bidang Rehabilitasi Rekonstruksi BPBD juga terus melakukan pendataan di lokasi bencana. Data yang diharapkan sinkron antara desa dan kecamatan ini memerlukan kelengkapan seperti KTP dan KK warga terdampak. Hasil pendataan ini akan menjadi dasar untuk rapat penanganan lanjutan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menyikapi kondisi lokasi longsor yang membahayakan, Bupati Bandung melalui BPBD telah melayangkan surat ke Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk melakukan kajian mendalam. Pihak PVMBG pun sudah meninjau langsung lokasi. </p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi BPBD diminta oleh Pak Bupati dan dibantu PVMBG untuk melakukan kajian di lokasi longsor. Pihak PVMBG juga sudah ke lapangan untuk melakukan kajian. Saat ini, BPBD masih menunggu hasil kajian dari PVMBG untuk disampaikan ke Pak Bupati Bandung,&#8221; jelas Uka Suska.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hasil kajian PVMBG ini akan menentukan apakah warga yang terancam perlu direlokasi. Jika relokasi diperlukan, Pemkab Bandung akan menyediakan uang pengganti untuk sewa rumah bagi warga terdampak, baik untuk tiga atau enam bulan, berdasarkan usulan dari desa dan kecamatan. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Uka Suska mengamati bahwa kondisi tebing atau lereng yang longsor sangat curam dan tinggi, serta adanya aktivitas perataan tanah atau cut and fill di bagian bawah lereng untuk pembuatan lapangan mini soccer yang diduga menjadi pemicu longsor karena mengurangi kekuatan tebing. BPBD berharap hasil kajian PVMBG bisa keluar hari ini atau besok, Kamis 22 Mei 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BPBD juga telah mengimbau masyarakat yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian longsor untuk menjauh. Terutama warga yang sudah dievakuasi ke tempat aman sejak Minggu malam, dihimbau untuk tidak mendekat ke lokasi bencana. &#8220;Kami juga sudah menghimbau masyarakat supaya jangan mendekat ke lokasi kejadian bencana longsor tersebut. Jangan berkeliaran di sekitar lokasi longsor dan supaya mereka menjauh dari lokasi longsor,&#8221; tegas Uka Suska.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan deras menurut perkiraan BMKG, masyarakat diminta tetap mewaspadai dan menjauh dari lokasi longsor. BPBD berencana memasang rambu-rambu bahaya ancaman bencana dan meminta pengawasan dari aparat atau desa setempat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akses jalan di sekitar lokasi bencana yang sebelumnya tertutup material longsor dan membahayakan kini sudah dibersihkan dan dapat dilalui kendaraan. Namun, pemerintah desa setempat diimbau untuk terus melakukan pengawasan agar warga tidak mendekati lokasi longsor demi keselamatan. Uka Suska juga menekankan bahwa potensi longsor susulan masih ada, apalagi terpantau adanya longsoran kecil dan kondisi medan yang curam serta hujan yang masih turun. Getaran pun dikhawatirkan dapat memicu longsor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Seluruh warga terdampak telah dievakuasi ke berbagai tempat penampungan seperti musala, madrasah, dan rumah kerabat. Kebutuhan makan dan minum dilayani melalui dapur umum yang dibantu oleh Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung. Pemkab Bandung juga menyediakan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi warga terdampak. Apabila ada keluhan, warga dapat menyampaikannya melalui desa setempat untuk ditindaklanjuti BPBD.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penanganan bencana longsor ini merupakan hasil kolaborasi dengan berbagai OPD Kabupaten Bandung lainnya, termasuk kecamatan, desa, dan sejumlah perusahaan yang siap membantu kebutuhan logistik dapur umum. Uka Suska menambahkan bahwa peristiwa serupa bencana longsor pernah terjadi di kawasan Kecamatan Nagreg beberapa tahun silam, meskipun di lokasi yang berbeda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebagai informasi, longsor yang melanda Desa Nagreg Kendan pada Minggu (18/5/2025) pukul 22.30 WIB itu mengakibatkan Kantor Desa Nagreg Kendan dan sejumlah rumah warga rusak parah. Puluhan warga terpaksa dievakuasi dan mengungsi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bencana ini dipicu oleh hujan deras yang cukup lama di kawasan tersebut, selain kondisi tebing atau lereng gunung yang tinggi. Tiga warga, yaitu Ela, keponakannya Imel (10), dan seorang pegawai desa yang sedang piket, sempat tertimbun material rumah namun berhasil dievakuasi dan dilarikan ke Rumah Sakit Cikopo Cicalengka untuk penanganan medis.<br>(KDR)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/longsor-nagreg-bpbd-kabupaten-bandung-masih-lakukan-assessment-korban-area-terdampak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jalan Saleh Danasasmita Ambles: Pemkot Bogor Bebaskan 3.000 Meter Lahan Warga untuk Akses Baru!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/jalan-saleh-danasasmita-ambles-pemkot-bogor-bebaskan-3-000-meter-lahan-warga-untuk-akses-baru/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/jalan-saleh-danasasmita-ambles-pemkot-bogor-bebaskan-3-000-meter-lahan-warga-untuk-akses-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 08:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Saleh Danasasmita]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Titik Longsor di Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34578</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Bencana longsor yang terus menghantui Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, telah melumpuhkan aktivitas warga dan menimbulkan kekhawatiran mendalam. Akses utama menuju Stasiun Batutulis terputus, memaksa warga untuk mencari jalan alternatif yang lebih jauh dan berbahaya. Melihat kondisi ini, Pemerintah Kota Bogor bergerak cepat dengan solusi terobosan: membuka jalur jalan baru yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Bencana longsor yang terus menghantui Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, telah melumpuhkan aktivitas warga dan menimbulkan kekhawatiran mendalam. Akses utama menuju Stasiun Batutulis terputus, memaksa warga untuk mencari jalan alternatif yang lebih jauh dan berbahaya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Melihat kondisi ini, Pemerintah Kota Bogor bergerak cepat dengan solusi terobosan: membuka jalur jalan baru yang aman dan permanen. Solusi untuk mencegah potensi terulangnya longsoran atau amblas di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, adalah dengan tidak kembali menggunakan jalan eksisting yang saat ini mengalami longsor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, upaya membuka jalan baru tersebut terkendala oleh keberadaan lahan milik masyarakat yang harus dibebaskan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menanggapi solusi tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama perangkat daerah terkait, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pihak wilayah setempat melakukan peninjauan bersama ke lokasi lahan yang akan difungsikan untuk menggantikan Jalan Saleh Danasasmita yang terdampak longsoran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dedie A. Rachim menegaskan bahwa proses pembebasan lahan masyarakat tentu harus mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku, sehingga semua tahapan perlu dilaksanakan dengan baik.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Nah, sekarang sudah kita tinjau dan kita juga sudah bertemu dengan pemilik lahan. Nantinya akan kita negosiasikan, sebab dari total luas lahan yang dimiliki oleh pemilik, tentu tidak bisa kita bebaskan seluruhnya, hanya sesuai kebutuhan,” ujarnya, Senin (24/3/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pembebasan lahan, langkah-langkah yang harus disiapkan sebelum masuk ke tahap teknis pembangunan jalan meliputi pembuatan Detail Engineering Design (DED), penilaian (appraisal) nilai lahan yang akan dibebaskan, dan hal-hal teknis lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Melihat kebutuhan masyarakat yang terdampak akibat putusnya akses akibat bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun akan segera mengambil keputusan untuk menindaklanjuti solusi ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Luas lahan yang harus dibersihkan mencapai 3.000 meter persegi untuk membuka akses jalan baru. Ini solusi yang paling memungkinkan untuk kita ambil,” tambahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nantinya, jika solusi ini diputuskan, akses jalan baru akan melalui Jalan Lawang Gintung dan langsung menuju arah Stasiun Batutulis tanpa melewati Jalan Saleh Danasasmita yang mengalami longsor. (DR)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/jalan-saleh-danasasmita-ambles-pemkot-bogor-bebaskan-3-000-meter-lahan-warga-untuk-akses-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penanganan Longsor Batutulis Bogor: Dedie Rachim Libatkan Banyak Pihak</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/penanganan-longsor-batutulis-bogor-dedie-rachim-libatkan-banyak-pihak/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/penanganan-longsor-batutulis-bogor-dedie-rachim-libatkan-banyak-pihak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 06:48:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BTP Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Dirjen Perkeretaapian]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Amblas]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Saleh Danasasmita]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PU]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Titik Longsor di Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[underpass Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34384</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima kunjungan dari Direktur Prasarana Perkeretaapian, Hengki Angkasawan, yang hadir bersama Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat (BTP Bandung), Endang Setiawan di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Kamis (6/3/2025). Pertemuan ini untuk menindaklanjuti penanganan longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kota Bogor. Dalam pertemuan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima kunjungan dari Direktur Prasarana Perkeretaapian, Hengki Angkasawan, yang hadir bersama Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat (BTP Bandung), Endang Setiawan di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Kamis (6/3/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan ini untuk menindaklanjuti penanganan longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam pertemuan tersebut, Endang memaparkan kondisi yang ada, evaluasi secara teknis, hingga rencana intervensi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">BTP Bandung Jawa Barat mensinyalir adanya mata air di bawah Jalan Saleh Danasasmita yang perlu diteliti lebih lanjut sebagai salah satu penyebab longsor, selain tingginya curah hujan dan kendaraan dengan tonase yang melebihi kapasitas jalan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan keinginannya untuk penanganan cepat atas kondisi pasca-longsor. Baik dari BTP Bandung Jawa Barat sebagai penanggung jawab pembangunan underpass Batutulis maupun Dirjen Perkeretaapian, mengingat pelaksanaan pembangunan tidak terlepas dari proyek double track Bogor-Sukabumi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Yang pasti, kita ingin penanganan yang cepat karena dampaknya cukup besar. Selain mengevaluasi secara teknis, apalagi masih dalam masa pemeliharaan, kita juga menawarkan alternatif lain sebagai solusi yang mungkin lebih aman dan permanen dengan harapan kejadian serupa tidak terulang,” kata Dedie A. Rachim.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia menambahkan, intervensi tidak hanya melibatkan Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Dirjen Perkeretaapian, tetapi juga Kementerian PU.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Intinya, Pemerintah Kota Bogor dan semua pihak terkait tengah mencari solusi terbaik untuk penanganan dan penanggulangan bencana amblesnya tanah di Jalan Saleh Danasasmita,” pungkas Dedie A. Rachim.<br>(DR)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/penanganan-longsor-batutulis-bogor-dedie-rachim-libatkan-banyak-pihak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Bogor dan Kemenhub Cari Solusi Permanen Longsor Batutulis</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/pemkot-bogor-dan-kemenhub-cari-solusi-permanen-longsor-batutulis/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/pemkot-bogor-dan-kemenhub-cari-solusi-permanen-longsor-batutulis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 03:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Saleh Danasasmita]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bogor Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhub]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34397</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan pertemuan dengan Direktur Prasarana Perkeretaapian, Hengki Angkasawan, yang hadir bersama Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat (BTP Bandung), Endang Setiawan, di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Kamis (6/3/2025). Pertemuan tersebut dilakukan guna menindaklanjuti langkah permanen penanganan longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kota [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com </mark>| Kota Bogor &#8211; </strong>Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan pertemuan dengan Direktur Prasarana Perkeretaapian, Hengki Angkasawan, yang hadir bersama Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat (BTP Bandung), Endang Setiawan, di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Kamis (6/3/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pertemuan tersebut dilakukan guna menindaklanjuti langkah permanen penanganan longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa Direktur Prasarana Perkeretaapian dan BTP Bandung telah melakukan penelitian singkat terkait longsoran yang terjadi pada Selasa (4/3/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan penelitian tersebut, longsor yang terjadi disinyalir disebabkan oleh adanya saluran atau mata air, yang bahkan jumlahnya lebih dari satu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tadi pertemuan dengan Direktur Prasarana dari Kementerian Perhubungan dan juga Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Barat, ya. Memang mereka sudah melakukan semacam penelitian singkat atau awal terkait bencana longsor yang terjadi di Jalan Saleh Danasasmita. Disinyalir ada saluran air atau mata air yang jumlahnya bukan hanya satu, tetapi ada tiga,&#8221; ujar Dedie A. Rachim usai pertemuan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Oleh karena itu, Dedie A. Rachim menambahkan bahwa secara teknis, hal tersebut perlu dikaji lebih dalam terkait kemungkinan langkah-langkah penanganan untuk normalisasi atau pengembalian fungsi Jalan Saleh Danasasmita di wilayah Batutulis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan adanya dugaan saluran air di bawah lokasi jalan, maka ada juga kemungkinan kita mencari jalur alternatif lain,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dedie A. Rachim pun mengungkapkan bahwa jika harus mencari jalur alternatif lain, hal itu didasarkan pada dugaan keberadaan mata air atau aliran air di area tersebut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jika aliran mata air ini ditambah dengan beban kendaraan, maka kondisi tanah yang labil berpotensi kembali menimbulkan bencana di kemudian hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Itu yang tidak kita inginkan. Jangan sampai setiap tahun kita harus melakukan rehabilitasi atau langkah-langkah penanganan sementara. Jika memungkinkan, penyelesaiannya harus permanen untuk jangka menengah dan panjang,&#8221; tuturnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sebab, menurut Dedie A. Rachim langkah itu akan menjadi pilihan yang paling ideal untuk Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini yang harus kita pikirkan secara teknis, mana yang paling efisien. Dan karena ini dalam kondisi darurat, maka langkah-langkah yang harus diambil harus segera dan juga komprehensif,&#8221; tutupnya.<br>(DR)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/pemkot-bogor-dan-kemenhub-cari-solusi-permanen-longsor-batutulis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Longsor Batutulis Bogor: Akses Jalan Terputus, Warga Diimbau Waspada Bencana Susulan</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/longsor-batutulis-bogor-akses-jalan-terputus-warga-diimbau-waspada-bencana-susulan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/longsor-batutulis-bogor-akses-jalan-terputus-warga-diimbau-waspada-bencana-susulan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 07:36:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[BTP Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Direktorat Jenderal Perkeretaapian]]></category>
		<category><![CDATA[DJKA]]></category>
		<category><![CDATA[Kalak BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[PT KAI]]></category>
		<category><![CDATA[PT Yasapola]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34358</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Bencana longsor kembali terjadi di Kota Bogor, kali ini menimpa Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, langsung turun tangan meninjau lokasi longsor yang menyebabkan akses jalan utama terputus pada Selasa (4/3/2025) dini hari. Menurut laporan, longsor terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Sebelum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211;</strong> Bencana longsor kembali terjadi di Kota Bogor, kali ini menimpa Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan. Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, langsung turun tangan meninjau lokasi longsor yang menyebabkan akses jalan utama terputus pada Selasa (4/3/2025) dini hari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut laporan, longsor terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Sebelum kejadian, aspal jalan mengalami retakan yang terus membesar hingga akhirnya menyebabkan longsor dahsyat. &#8220;Berdasarkan informasi, pergerakan tanah di lokasi masih terjadi,&#8221; ungkap Jenal Mutaqin saat meninjau lokasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibat longsor ini, akses jalan ditutup total. Pemerintah Kota Bogor segera melakukan pengalihan dan rekayasa arus lalu lintas untuk meminimalisir dampak bagi masyarakat. &#8220;Kami telah mengalihkan arus lalu lintas melalui jalur alternatif, seperti BNR dan Pabuaran,&#8221; jelas Jenal Mutaqin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa lokasi longsor masih dalam tanggung jawab kontraktor pelaksana, PT Yasapola. Proyek ini merupakan bagian dari program Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat (BTP Bandung) untuk pembangunan perlintasan tidak sebidang JPL 10 dan penataan Stasiun Batutulis Lintas Bogor-Sukabumi. &#8220;Saat ini masih dalam masa garansi pekerjaan,&#8221; tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pemerintah Kota Bogor telah berkoordinasi dengan PT KAI untuk memastikan PT Yasapola segera memberikan penjelasan dan melakukan perbaikan. &#8220;Kami perlu mengetahui perkiraan waktu dan proses perbaikan agar dapat menginformasikan kepada masyarakat terkait rekayasa lalu lintas,&#8221; ujar Jenal Mutaqin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor telah memasang terpal di lokasi longsor untuk mencegah longsor susulan. &#8220;Pemasangan terpal ini bertujuan untuk mencegah air masuk ke tanah yang dapat memicu pergerakan tanah lebih lanjut,&#8221; jelas Jenal Mutaqin.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia juga memaparkan data terbaru dari BPBD Kota Bogor, &#8220;Dalam tiga hari terakhir, terjadi 25 kejadian bencana akibat hujan deras, termasuk longsor ini. Sayangnya, satu bayi berusia 11 bulan menjadi korban jiwa,&#8221; paparnya. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Wali Kota Bogor mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. &#8220;Kami akan segera mengadakan rapat siaga bencana untuk mengantisipasi kejadian serupa,&#8221; tutupnya.  (DR)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/longsor-batutulis-bogor-akses-jalan-terputus-warga-diimbau-waspada-bencana-susulan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tragedi Longsor: Pemkot Bogor Fasilitasi Rujukan Korban Longsor ke RSUD</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/tragedi-longsor-pemkot-bogor-fasilitasi-rujukan-korban-longsor-ke-rsud/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/tragedi-longsor-pemkot-bogor-fasilitasi-rujukan-korban-longsor-ke-rsud/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Mar 2025 03:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Jenal Mutaqin]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34347</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Hanafi, langsung bertolak ke Rumah Sakit FMC menjenguk korban luka, Novi (40), yang tertimpa reruntuhan longsor tembok penahan tanah (TPT). Novi tertimpa longsor di kediamannya di Kampung Babakan Poncol, RT 1/2, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda), Hanafi, langsung bertolak ke Rumah Sakit FMC menjenguk korban luka, Novi (40), yang tertimpa reruntuhan longsor tembok penahan tanah (TPT).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Novi tertimpa longsor di kediamannya di Kampung Babakan Poncol, RT 1/2, Kelurahan Ciluar, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, .</p>



<p class="wp-block-paragraph">Novi, yang sempat tidak sadarkan diri saat dilarikan ke rumah sakit, kini telah siuman.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, untuk mendapatkan perawatan intensif, ia harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor guna penanganan lebih lanjut.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jenal Mutaqin bersama Hanafi, terus mengawal proses rujukan hingga korban tiba di RSUD Kota Bogor dan mendapatkan penanganan medis.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya, pagi ini pukul 03.30 WIB saya berada di RSUD Kota Bogor bersama Pak Sekda, BPBD, relawan, dan Pak Camat untuk merujuk pasien korban longsor di Ciluar. Jadi, ibu ini harus dilarikan ke RSUD Kota Bogor untuk menjalani tindakan medis,&#8221; katanya, Selasa (4/3/2025).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jenal Mutaqin melanjutkan bahwa saat kejadian longsor, Novi sedang tidur bersama anaknya, Saka yang berusia 11 bulan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Akibat peristiwa tersebut, anak Novi yang sempat tertimpa reruntuhan, meninggal dunia di lokasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Dengan mempertimbangkan kondisi ibunya, tadi kami belum memberi tahu terkait keadaan anaknya. Saat siuman, ibunya sempat menanyakan kondisi anaknya, tetapi kami masih menahan untuk memberitahukan kabar tersebut,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jenal Mutaqin membeberkan bahwa sejak sehari lalu hingga saat ini, telah terjadi 25 peristiwa bencana alam di Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ia pun meminta agar antisipasi dilakukan dengan mengaktifkan peran tokoh masyarakat serta aparat wilayah untuk mengimbau warga agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Turut mendampingi, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatulloh, dan Camat Bogor Utara, Riki Robiansyah. (DR)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/tragedi-longsor-pemkot-bogor-fasilitasi-rujukan-korban-longsor-ke-rsud/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Longsor dan Kebakaran Melanda Kota Bogor, 2 Meninggal dan 1 Luka</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/longsor-dan-kebakaran-melanda-kota-bogor-2-meninggal-dan-1-luka/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/longsor-dan-kebakaran-melanda-kota-bogor-2-meninggal-dan-1-luka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2024 22:21:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Syarifah Sofiah]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Titik Longsor di Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32396</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah meninjau langsung lokasi tanah longsor di RT.01 RW.09, Kelurahan Ciparigi dan lokasi kebakaran di RT.005 RW.002, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Senin (25/3/2024) pagi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, total 26 kejadian dengan berbagai jenis [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah meninjau langsung lokasi tanah longsor di RT.01 RW.09, Kelurahan Ciparigi dan lokasi kebakaran di RT.005 RW.002, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Senin (25/3/2024) pagi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, total 26 kejadian dengan berbagai jenis bencana yang terjadi disaat warga tengah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“lni luar biasa karena hujan yang turun selain tinggi juga berlangsung dalam intensitas cukup lama selama 4 jam. Jadi kalau hujan di bawah itu saja sudah banjir, maka kalau sampai empat jam, bisa dibayangkan seperti kejadian banjir di Kelurahan Kedung Waringin,” kata Syarifah di lokasi kebakaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam peninjauan tersebut Sekda Kota Bogor didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Camat Bogor Utara dan perwakilan Dinas Sosial Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Syarifah menyebutkan, dari semua kejadian hingga saat ini yang terparah adalah tanah longsor menimpa lima rumah dan menyebabkan dua korban jiwa di Lebak Kantin, Kelurahan Sempur.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selanjutnya di Kelurahan Ciparigi yang menimpa tiga rumah, satu diantaranya hancur dengan satu korban luka ringan, salah satu jari tangan patah, setelah dirawat dan sudah kembali ke rumah.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="899" height="719" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240326-WA0012.jpg" alt="" class="wp-image-32399" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240326-WA0012.jpg 899w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240326-WA0012-768x614.jpg 768w" sizes="(max-width: 899px) 100vw, 899px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sekda Kota Bogor didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Camat Bogor Utara serta Sekertaris Dinas Sosial Kota Bogor saat meninjau lokasi kebakaran dan longsor. </figcaption></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Selain korban jiwa dan luka-luka, untuk rumah-rumah yang memiliki risiko di dua lokasi tersebut maupun titik-titik lainnya yang memiliki ancaman sangat tinggi, maka standar prosedurnya harus diungsikan untuk mencegah korban jiwa maupun kerugian lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Bisa diungsikan ke kerabat terdekat yang rumahnya lebih aman, bisa mencari sendiri dan pemkot menyediakan anggaran untuk sewa rumah. Dari 26 data yang sudah terlaporkan ke BPBD Kota Bogor, 18 diantaranya sudah di checking dan ditanggulangi, sisanya terus disisir BPBD,” sebut sekda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bagi wilayah yang warganya terkena musibah banjir lintasan, dirinya meminta aparatur wilayah untuk terus memonitor dan membantu, salah satunya dengan menggerakkan warga sekitar lokasi untuk membantu para korban membersihkan rumahnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk longsor, Dinas Perumkim Kota Bogor dan Dinas PUPR Kota Bogor diminta untuk mengecek dan menghitung dengan prosedur pernyataan bencana kemudian diajukan ke pemerintah sebagai penanganan menggunakan BTT.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara untuk banjir di Kelurahan Kedung Waringin, Pemkot Bogor akan mengambil beberapa langkah seperti verifikasi untuk saluran drainase dan gorong-gorong.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Aparatur wilayah kita minta untuk mengeceknya,” tegasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Syarifah berharap hujan yang turun tidak menimbulkan bencana mengingat rumah-rumah warga yang ada sangat berisiko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain meninjau lokasi bencana tanah longsor, Sekda juga meninjau pabrik makanan ringan (snack) yang terbakar di Kelurahan Tanah Baru.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kadis Damkar Kota Bogor, Pak Samson bersama jajaran dengan responsif 10 menit mampu memadamkan api, sehingga tidak sampai merambat ke rumah warga di pemukiman yang berdempetan dengan bangunan yang terbakar. Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik di bagian gudang dan kantor,” kata Syarifah. (DR)<br>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/longsor-dan-kebakaran-melanda-kota-bogor-2-meninggal-dan-1-luka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dedie Rachim Relokasi 40 KK Warga Bogor Selatan Dampak Banjir dan Longsor</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/dedie-rachim-relokasi-40-kk-warga-bogor-selatan-dampak-banjir-dan-longsor/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/dedie-rachim-relokasi-40-kk-warga-bogor-selatan-dampak-banjir-dan-longsor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Sep 2023 04:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bogor Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Empang]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Lawang Gintung]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Pamoyanan]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=31400</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor –Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas menghadiri kegiatan sosialisasi relokasi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aula Kecamatan Bogor Selatan, Jalan Layung Sari, Kota Bogor, Senin (18/9/2023). Total ada 40 KK warga [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor –</strong>Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas menghadiri kegiatan sosialisasi relokasi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aula Kecamatan Bogor Selatan, Jalan Layung Sari, Kota Bogor, Senin (18/9/2023).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Total ada 40 KK warga Kecamatan Bogor Selatan dari Kelurahan Batutulis, KelurahanEmpang, Kelurahan Pamoyanan dan Kelurahan Lawang Gintung terdampak bencana banjir dan tanah longsor akan direlokasi ke Kelurahan Pamoyanan, tepatnya di RW 03.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Bara Jarwansyah, dan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah secara simbolis menyerahkan bantuan bagi para warga yang akan di relokasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sosialisasi diawali sambutan Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Bara Jarwansyah yang menjelaskan sektor perumahan menjadi prioritas dalam penanganan bagi masyarakat terdampak bencana agar dapat segera kembali ke rumah dan menjalankan aktivitas secara normal dan diharapkan tidak lagi berada di pengungsian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Disamping itu, Pemkot Bogor telah menyediakan lahan seluas 7.000 meter persegi di Kelurahan Pamoyanan sebagai lahan relokasi bagi 40 KK terdampak dan diharapkan warga untuk tidak lagi tinggal di daerah rawan bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Harapannya bisa cepat selesai proses pembangunan rumahnya. Rumah yang di bangun bertipe 36, dua kamar difasilitasi air bersih dan listrik penerangan plus fasos dan fasum sehingga lebih aman dan nyaman dibanding tempat yang lama. Pembangunan rumah diharapkan selesai di tahun 2023. Untuk itu dukungan semua pihak sangat diharapkan disamping kesabaran para warga terdampak dalam menunggu selesai proses pembangunan rumah,” kata Bara Jarwansyah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jarwansyah menambahkan, secara keseluruhan BNPB sudah membangun sebanyak 700 ribu rumah di seluruh Indonesia yang terdampak bencana dan di Indonesia rata-rata terjadi 10 bencana per hari. &nbsp;</p>



<p class="wp-block-paragraph">Walaupun sempat tertunda Dedie Rachim saat sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi bagi semua pihak yang telah mengupayakan percepatan relokasi warga Bogor Selatan yang terdampak bencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah, setelah melewati beberapa waktu sudah diputuskan satu area relokasi yang bisa kita jadikan desa tangguh bencana. Direncanakan pekan depan mulai dikerjakan 40 bangunan siap jadi bagi warga, mudah-mudahan akhir tahun sudah bisa ditempati sehingga memberikan manfaat dan menjadi harapan baru untuk merajut masa depan,&#8221; ungkap Dedie.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun Dedie menekankan, perencanaannya harus matang dan komprehensif. Untuk PR yang ada harus segera dikoordinasikan dan diselesaikan dengan pihak terkait lainnya, diantaranya tata ruang, akses, sarana prasarana, seperti air bersih, PLN, septictank komunal dan lainnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Atas bantuan yang diterima Dedie berharap ada bantuan lain untuk beberapa zona hitam di Kota Bogor. Terakhir Dedie menegaskan ikhtiar mitigasi bencana sudah dilakukan Pemkot Bogor, namun masih ada beberapa warga yang belum paham potensi bencana di zona hitam sehingga masih menempatinya. (Red)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/dedie-rachim-relokasi-40-kk-warga-bogor-selatan-dampak-banjir-dan-longsor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Krisis Ekosistem Hijau ! PELIJA dan KNPI Cangkuang Tanam 400 Pohon di Wilayah Floodway Cisangkuy Kabupaten Bandung</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/krisis-ekosistem-hijau-pelija-dan-knpi-cangkuang-tanam-400-pohon-di-wilayah-floodway-cisangkuy-kabupaten-bandung/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/krisis-ekosistem-hijau-pelija-dan-knpi-cangkuang-tanam-400-pohon-di-wilayah-floodway-cisangkuy-kabupaten-bandung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Aug 2023 17:29:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tanjungsari]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kab. Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Provinsi Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Floodway Cisangkuy]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kang DS]]></category>
		<category><![CDATA[Kang Emil]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Cangkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Lingkungan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[KNPI Cangkuang]]></category>
		<category><![CDATA[Kodam III/Siliwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Krisis]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Peduli Linkungan Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[PELIJA]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Ridwan Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[RJMD]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Kaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=30865</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Bandung &#8211; Menanam pohon merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan manusiaterhadap bumi. Dengan pohon akan menjaditkan linkungan yang baik, dan akan memberikan kesejahteraan yang baik pula untuk manusia. Seperti hal nya yang telah dilakukan Komunitas PELIJA (Peduli Linkungan Jawa Barat) dan KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kec. Cangkuang, Kabupaten Bandung, berkaloborasi dengan Karang Taruna RW [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> |</strong> Bandung &#8211; Menanam pohon merupakan bentuk kepedulian dan kecintaan manusia<br>terhadap bumi. Dengan pohon akan menjaditkan linkungan yang baik, dan akan memberikan kesejahteraan yang baik pula untuk manusia. Seperti hal nya yang telah dilakukan Komunitas PELIJA (Peduli Linkungan Jawa Barat) dan KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kec. Cangkuang, Kabupaten Bandung, berkaloborasi dengan Karang Taruna RW 09 dan masyarakat Desa Tanjungsari, untuk turut serta dalam kegiatan penanaman pohon.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penanaman pohon tersebut dilakukan di Floodway Cisangkuy yang berada di Desa Tanjungsari, Kecamatan Cangkuang, pada Minggu (06/08). Dijelaskan oleh Ketua KNPI Cangkuang, Fajar Firmasyah mengatakan bahwa untuk wilayah Floodway Cisangkuy Kecamatan Cangkuang yang berada di<br>Kabupaten Bandung, akan ditanami pohon dengan target 400 pohon yang tertanam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Pada siang hari ini di wilayah Floodway Cisangkuy, Kabupaten Bandung, nanti akan ditanam sejumlah 400 pohon. Semua berasal dari Komunitas LIngkungan PELIJA dan DLH Kab. Bandung,” jelasnya kepada sorotrakyat.com. </p>



<p class="wp-block-paragraph">Direktur Eksekutif PELIJA Provinsi Jawa Barat melalui Sekertaris PELIJA Provinsi Jawa Barat, Urik mengajak Pemuda dan masyarakat Kecamatan Cangkuang untuk menanam pohon sedini mungkin untuk penyediaan Oksigen sekaligus untuk memperbaiki Efek Rumah Kaca yang ada di sekitar Desa Tanjungsari.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihaknya juga menyebutkan dengan menanam pohon, akan bermanfaat untuk masyarakat melihat berbagai fungsinya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Menanam pohon adalah menanam kebaikan Oksigen masa depan. Sekaligus kita memperbaiki fungsi Ekosistem Hijau Berkelanjutan, sekaligus kita memperbaiki lingkungan hidup yang sehat. Karena alam ini merupakan warisan anak cucu sehingga kita harus sebanyak banyaknya menanam, sesering mungkin menanam,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain untuk menyediaan Oksigen, menurutnya manfaat lain yang bisa diambill yakni sebagai upaya untuk memperbaiki kualitas udara. Selain itu, sebagai langkah untuk mengembalikan fungsi Lahan yang dulunya Krisis Ekosistem Hijau Pasca Proyek Floodway Cisangkuy. Dengan demikian, sebagai pengendali banjir, longsor dan erosi. Adapula keanekaragaman hayati yang akan tercipta dengan menanam pohon selain berfungsi meningkatkan daya tampung daerah aliran sungai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kalau daerah hulu sehat, otomatis di daerah bawah itu sehat. Mulai sekarang indeks kualitas lingkungan hidup sudah masuk RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah-red), artinya kita harus sudah melakukan aksi kegiatan untuk memperbaiki kualitas hidup. Ada tiga unsur yakni unsur air 30 persen, udara 30 persen, 40 persen kualitas tutupan lahan yang terdiri dari tanaman pepohonan,” ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sementara itu, Ketua KNPI Cangkuang yang turut menanam pohon mengajak masyarakat ikut andil dalam upaya pelestarian lingkungan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Penanaman pohon ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai perubahan iklim, mewujudkan desa yang bersih, hijau, dan bebas dari pencemaran lingkungan, serta mengurangi risiko bencana di desa. Jadi kalau kita menanam pohon dan pohonnya memproduksi oksigen, yang lewat<br>menghirup udara oksigen dari tanaman yang kita tanam itu amal jariyah, menghidupi jutaan orang,” pungkas Fajar Firmasyah. (RP/red)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit : Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/krisis-ekosistem-hijau-pelija-dan-knpi-cangkuang-tanam-400-pohon-di-wilayah-floodway-cisangkuy-kabupaten-bandung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
