 <?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mendag &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/mendag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 19 Mar 2024 12:55:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Mendag &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Beras Bulog Dioplos dan Dijual Premium, Polisi Ringkus Pelaku!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/beras-bulog-dioplos-dan-dijual-premium-polisi-ringkus-pelaku/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/beras-bulog-dioplos-dan-dijual-premium-polisi-ringkus-pelaku/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Mar 2024 12:55:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Info TNI Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Bareskrim Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Beras]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bulog]]></category>
		<category><![CDATA[Kejagung RI]]></category>
		<category><![CDATA[Mendag]]></category>
		<category><![CDATA[Oplos Beras]]></category>
		<category><![CDATA[Polisi]]></category>
		<category><![CDATA[Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Malang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32344</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Malang – Jajaran Polres Malang berhasil mengungkap jaringan pemalsu beras Bulog yang diubah ke dalam kemasan premium. Dalam pengungkapan ini, polisi menyita 1,2 ton beras Bulog kemasan 50 kg, 445 kg beras kemasan ulang merek Ramos Bandung, dan 450 kg beras kemasan ulang merek Raja Lele, pada Jum&#8217;at 15 Maret 2024. Peristiwa tersebut [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com </mark>| Malang – </strong>Jajaran Polres Malang berhasil mengungkap jaringan pemalsu beras Bulog yang diubah ke dalam kemasan premium. Dalam pengungkapan ini, polisi menyita 1,2 ton beras Bulog kemasan 50 kg, 445 kg beras kemasan ulang merek Ramos Bandung, dan 450 kg beras kemasan ulang merek Raja Lele, pada Jum&#8217;at 15 Maret 2024.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Peristiwa tersebut bermula dari informasi masyarakat tentang adanya praktik pemalsuan beras Bulog. Mengetahui hal itu petugaspun langsung melakukan penyelidikan dan penggerebekan di gudang yang diketahui milik EH. Terbukti dengan ditemukannya barang bukti berupa beras Bulog dan beras kemasan ulang merek premium.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Tersangka berinisial EH (37) dijerat Pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 UU RI No. 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 2 miliar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam konfrensi pers, Wakapolres Malang, Kompol Imam Mustolih, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa modus operandi pelaku adalah dengan mengemas ulang beras Bulog ke dalam kemasan premium dan menjualnya dengan harga yang lebih tinggi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Beras Bulog dioplos dan dikemas ulang dengan merek premium, kemudian dijual dengan harga Rp 14 ribu per kilogram. Harga ini jelas melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang sudah ditentukan,&#8221; ungkap Kompol Imam Mustolih, Jumat (15/3).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengungkapan kasus ini merupakan upaya Polri dalam melindungi masyarakat dari praktik penipuan dan memastikan ketersediaan beras Bulog dengan harga yang terjangkau.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dalam membeli beras dan memastikan keasliannya. Laporkan kepada pihak berwajib jika menemukan praktik penipuan atau pemalsuan beras. (DR)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/beras-bulog-dioplos-dan-dijual-premium-polisi-ringkus-pelaku/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dedie Rachim dan Mendag Pantau Harga Bahan Pokok di Kota Bogor</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/dedie-rachim-dan-mendag-pantau-harga-bahan-pokok-di-kota-bogor/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/dedie-rachim-dan-mendag-pantau-harga-bahan-pokok-di-kota-bogor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Mar 2024 09:50:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Beras SPHP]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Dirum Perumda PPJ]]></category>
		<category><![CDATA[Dirut Perumda PPJ]]></category>
		<category><![CDATA[Mendag]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Perumda PPJ]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Zulhas]]></category>
		<category><![CDATA[Zulkifli Hasan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32331</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Zulkifli Hasan ke dua titik di Kota Bogor, Senin (18/3/2024) pagi. Kedatangannya untuk mengecek kembali kestabilan harga bahan pokok, khususnya di Kota Bogor. Di titik pertama yakni di Pasar Kebon Kembang, Kecamatan Bogor Tengah, Zulhas -sapaan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi kunjungan Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Zulkifli Hasan ke dua titik di Kota Bogor, Senin (18/3/2024) pagi. Kedatangannya untuk mengecek kembali kestabilan harga bahan pokok, khususnya di Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di titik pertama yakni di Pasar Kebon Kembang, Kecamatan Bogor Tengah, Zulhas -sapaan Mendag, mendatangi beberapa pedagang bahan pokok, seperti beras, ayam, telur dan aneka cabai.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Alhamdulillah tadi kita lihat beras sudah mulai turun. Ada yang Rp 7 ribu, Rp 8 ribu, gabah. Jadi gabah tidak ada yang mengeluh harga gabah murah. Kalau jagung sudah mulai turun. Ada beberapa petani yang ngeluh kemarin Rp 8 ribu, sekarang sudah Rp 4.200 sampai Rp 5.200,&#8221; urai Zulhas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, sambung dia, harga pakan unggas sudah mulai turun. Berbeda dengan harga cabai yang berangsur normal di angka Rp 60 Ribu perkilo yang awalnya sempat melonjak di Rp 100 Ribu.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tapi yang saya gembira beras turunnya sudah banyak. Hampir Rp1 ribu per kilogram, jadi Rp 17 ribu sampai Rp15 ribu satu kilo. Alhamdulillah,&#8221; sambung Zulhas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mendag berharap, akhir bulan ini sampai menjelang Hari Raya akan ada panen raya. Sehingga harga untuk beras lokal bisa kembali normal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau beras yang Bulog memang stabil. Di jor terus, di drop terus, diguyur terus dari pemerintah. SPHP maupun yang premium,&#8221; kata Zulhas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, peninjauan Mendag ke Pasar Kebon Kembang dan Pasar Murah di Kelurahan Sukasari juga sekaligus mengecek ketersediaannya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ternyata di pasar persediaannya cukup banyak, memadai untuk bisa dicari atau di konsumsi masyarakat. Kedua, beliau mengecek harga cabai. Minggu lalu hari Jumat harganya Rp 100 ribu, hari ini di Rp 60 ribu. Jadi artinya ada penurunan drastis,&#8221; jelas Dedie.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Mendag, kata Dedie, juga sempat mendatangi Pasar Murah Ramadan di Sukasari RW 01 dan bertemu langsung dengan ratusan warga. Dedie mengatakan, warga cukup antusias dengan keberadaan pasar murah ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Apalagi stoknya juga cukup banyak dan harganya saya pikir berbeda dengan harga pasaran di luar yang lebih terjangkau. Mudah-mudahan membantu masyarakat menghadapi bulan suci Ramadan,&#8221; terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di Kota Bogor sendiri, ada sembilan titik pasar murah hingga 2 April mendatang. Sembilan titik tersebut digilir sesuai jadwalnya. Pasar Murah Ramadan akan berlanjut di Kelurahan Rancamaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tujuannya agar masyarakat di berbagai wilayah bisa menikmati harga sembako yang terjangkau,” pungkas Dedie. (DR) </p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/dedie-rachim-dan-mendag-pantau-harga-bahan-pokok-di-kota-bogor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
