 <?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Otista &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/otista/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Dec 2023 05:03:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Otista &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jembatan Otista Bogor Resmi Dibuka, Macet Tersolusikan?</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/jembatan-otista-bogor-resmi-dibuka-macet-tersolusikan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/jembatan-otista-bogor-resmi-dibuka-macet-tersolusikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Dec 2023 16:53:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Otista]]></category>
		<category><![CDATA[Otista]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=31899</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista) di Kota Bogor, Jawa Barat, resmi dibuka kembali untuk umum pada Selasa, 19 Desember 2023. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jembatan tersebut setelah selesai dilakukan pelebaran. Pelebaran Jembatan Otista dilakukan untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Jembatan yang dibangun pada tahun 1920 [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph">Sorotrakyat.com | Kota Bogor &#8211; Jembatan Otto Iskandar Dinata (Otista) di Kota Bogor, Jawa Barat, resmi dibuka kembali untuk umum pada Selasa, 19 Desember 2023. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan jembatan tersebut setelah selesai dilakukan pelebaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelebaran Jembatan Otista dilakukan untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Jembatan yang dibangun pada tahun 1920 itu memiliki lebar hanya 6 meter, sehingga tidak mampu menampung volume kendaraan yang terus meningkat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dengan pelebaran menjadi 12 meter, Jembatan Otista kini memiliki kapasitas yang lebih besar. Jokowi berharap, jembatan ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan di Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Jembatan ini—Jembatan Otista ini salah satu menjadi problem di Kota Bogor, karena setelah (jalanan) melebar, menyempit di jembatan ini,” ucap Jokowi dalam keterangannya di hadapan awak media usai peresmian.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain pelebaran, jembatan ini juga diperkuat konstruksinya. Jokowi menilai, jembatan ini kini memiliki konstruksi yang lebih baik dibanding sebelumnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Sehingga kalau kita lihat sekarang saya kira lebih dari cukup,” imbuhnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="614" height="409" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG-20231220-WA0032_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-31901"/></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, Jokowi juga mengapresiasi Pemkot Bogor yang tetap mempertahankan ciri khas Jembatan Otista yang telah ada sejak tahun 1920.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Tetap dijaga tadi saya juga ke bawah melihat, konstruksi lengkung itu tetap tidak dihilangkan,” ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan, pembangunan pelebaran Jembatan Otista dilaksanakan selama 7,5 bulan. Bima berharap, jembatan ini dapat menopang arus lalu lintas serta perekonomian warga sekitar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mudah-mudahan lancarnya jembatan ini membukakan rezeki yang lebih luas lagi bagi seluruh warga,” tandasnya. (red)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/jembatan-otista-bogor-resmi-dibuka-macet-tersolusikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pembangunan Jembatan Otista Kota Bogor, Kadis PUPR Sebut Deviasi Positif 0,25 Persen</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/pembangunan-jembatan-otista-kota-bogor-kadis-pupr-sebut-deviasi-positif-025-persen/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/pembangunan-jembatan-otista-kota-bogor-kadis-pupr-sebut-deviasi-positif-025-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Jul 2023 04:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Otista]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=30657</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Proses pembangunan jembatan Otto Iskandardinata (Otista), Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor sudah memasuki minggu ke-12 sejak dimulai pada 1 Mei 2023. Saat ini progresnya mengalami deviasi positif dari target yang sudah ditentukan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan, target progres pengerjaan di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Proses pembangunan jembatan Otto Iskandardinata (Otista), Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor sudah memasuki minggu ke-12 sejak dimulai pada 1 Mei 2023. Saat ini progresnya mengalami deviasi positif dari target yang sudah ditentukan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan, target progres pengerjaan di minggu ke-12 ini adalah 23,50 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun di awal minggu ini realisasi di lapangan sudah mencapai 23,75 persen dengan deviasi positif sebesar 0,25 persen.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Saat ini yang sedang dikerjakan adalah galian bore pile, jadi pondasi bor untuk jembatan trem. Untuk di sisi Kelurahan Baranangsiang itu sudah beres tinggal di sisi yang Babakan Pasar, itu sisa dua titik lagi. Jadi masing-masing ada 8 titik sebelah kiri dan ada 8 titik sebelah kanan,&#8221; katanya, Senin (17/7/2023)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rena menambahkan, untuk jembatan utilitas saat ini sudah selesai pengerjaan dengan menggunakan sistem pengeboran dan pengecoran.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya karena pekerjaannya diselesaikan langsung, pengerjaannya setelah bor selesai langsung cor,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk meminimalisir dampak ekonomi dan terganggunya aktivitas warga dan pemukiman sekitar proyek, saat ini pihak kontraktor telah melakukan percepatan pengerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Nah, sehingga konsekuensinya itu (pembangunan) bisa dipercepat dengan menambah jumlah tenaga kerja dan kemudian menambah jam kerja itu sudah kita lakukan penambahan jumlah pekerja dan jam kerja, yang awalnya mulai pukul 08.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB itu kita tambah terus sampai malam,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Meski demikian untuk proses pengeboran dan pengecoran dilakukan selama 24 jam.<br>Hal itu dilakukan dengan proses shift pekerja untuk tetap menjaga kualitas konstruksi saat proses pengeboran dan pengecoran bore pile.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Iya, memang untuk pengecoran kita tidak bisa lakukan dengan waktu putus. Jadi pondasi sudah di bor itu langsung di cor, nah cornya itu tidak boleh putus karena nanti kualitas tiangnya berbeda, sehingga ketika terjadi sambungan maka kualitas strukturnya tidak terpenuhi, makanya kita lakukan dari pagi ketemu pagi lagi,&#8221; jelasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara keseluruhan lanjut Rena, proses dan progres pengerjaan masih on the track dan sesuai schedule.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk itu pihaknya terus melakukan pengawasan dan evaluasi per minggu untuk meminimalisir segala permasalahan ataupun potensi keterlambatan sehingga bisa dicari solusi dan langkah antisipasi. (Red)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/pembangunan-jembatan-otista-kota-bogor-kadis-pupr-sebut-deviasi-positif-025-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penutupan Jembatan Otista, Warga Diminta Ikut Menyesuaikan Rekayasa Lalu Lintas</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/penutupan-jembatan-otista-warga-diminta-ikut-menyesuaikan-rekayasa-lalu-lintas/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/penutupan-jembatan-otista-warga-diminta-ikut-menyesuaikan-rekayasa-lalu-lintas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 May 2023 19:48:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Otista]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=29900</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Akses Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kota Bogor sudah ditutup sementara waktu, sehingga tidak bisa lagi dilintasi oleh semua jenis kendaraan maupun pejalan kaki hingga Desember 2023 mendatang. Setelah ditutupnya akses jalan penghubung kawasan Tugu Kujang dengan Lawang Suryakencana tersebut, selanjutnya pengguna jalan dialihkan dengan mengikuti rekayasa lalu lintas yang sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Akses Jalan Otto Iskandardinata (Otista), Kota Bogor sudah ditutup sementara waktu, sehingga tidak bisa lagi dilintasi oleh semua jenis kendaraan maupun pejalan kaki hingga Desember 2023 mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah ditutupnya akses jalan penghubung kawasan Tugu Kujang dengan Lawang Suryakencana tersebut, selanjutnya pengguna jalan dialihkan dengan mengikuti rekayasa lalu lintas yang sudah diskenariokan dan disosialisasikan kepada masyarakat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penutupan Jalan Otto Iskandardinata dipimpin langsung Wali Kota Bogor, Bima Arya didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, Sekda Kota Bogor, Syarifah Sofiah bersama pimpinan Forkopimda dengan melakukan aktivasi Traffic Light (TL) di simpang Tugu Kujang pada Senin (1/5/2023) malam. Sehingga kendaraan yang semula dari arah Terminal Baranangsiang masuk ke Jalan Otista saat ini diluruskan menuju arah Simpang RS Siloam menuju Plaza Jambu Dua yang kini menjadi dua arah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Baru saja kita aktivasi lampu pengatur lalu lintas di Tugu Kujang sebagai penanda berlakunya rekayasa lalu lintas dan penutupan Jembatan Otista,&#8221; kata Wali Kota Bogor, Bima Arya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama satu pekan ini lanjut Bima Arya, ada ratusan petugas dari berbagai unsur yang mulai bertugas selama 24 jam secara bergantian untuk melihat, memperhatikan sebagai bahan evaluasi pelaksanaan di lapangan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena mengingat besok pagi adalah hari pertama masuk kerja dan sekolah maka akan ada penyesuaian selama satu minggu sekolah-sekolah akan masuk di jam 8 pagi selama satu minggu. Kita harap warga bisa menyesuaikan semua, untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bima Arya melanjutkan selama penutupan Jalan Otista dan diberlakukannya rekayasa lalu lintas, Pemkot Bogor bersama Forkopimda terbuka lebar untuk menerima evaluasi, masukan dan saran dari warga apabila di lapangan perlu ada perbaikan perbaikan atau penyesuaian skenario.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Penutupan Jalan Otista ini tidak hanya berlaku bagi pengguna kendaraan, tapi juga bagi masyarakat yang berolahraga di seputaran SSA tidak lagi bisa melintasi pedestrian di Jembatan Otista selama penutupan akses jalan hingga jembatan Otista selesai dibangun pada Desember 2023 mendatang.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Karena tidak memungkinkan SSA dilewati pejalan kaki dan pelari, jadi selama 7 bulan ini puasa lari di SSA dulu dan bisa dialihkan ke tempat lain dan kami sudah berkoordinasi dengan pihak KRB dan BRIN untuk mengatur dan menyesuaikan akses masuk ke Kebun Raya Bogor dan parkir bus ataupun pengunjung Kebun Raya Bogor,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selama penutupan Jalan Otista hingga pembangunan jembatan selesai, Bima Arya menghimbau kepada warga Jakarta dan sekitarnya untuk terus mengikuti informasi perkembangan terkait pembangunan Jembatan Otista dan rekayasa lalu lintasnya di semua kanal yang sudah disiapkan dan disebarluaskan agar bisa menyesuaikan ketika berkunjung ke Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Artinya semua berjalan seperti biasa, tapi ada penyesuaian-penyesuaian apabila warga mau ke Kebun Raya, ke Suryakencana dan lain-lain, tapi kita pastikan fasilitas darurat tetap diutamakan, akses ke PMI dan juga bagi warga yang berdagang di sini akan kita akomodir agar tidak terdampak,&#8221; katanya. (Red)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/penutupan-jembatan-otista-warga-diminta-ikut-menyesuaikan-rekayasa-lalu-lintas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catat ! Mega Proyek Pembangunan Jembatan Otista, Bima Arya Tutup Jalan Mulai 1 Mei 2023</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/catat-mega-proyek-pembangunan-jembatan-otista-bima-arya-tutup-jalan-mulai-1-mei-2023/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/catat-mega-proyek-pembangunan-jembatan-otista-bima-arya-tutup-jalan-mulai-1-mei-2023/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Apr 2023 05:15:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar Hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Otista]]></category>
		<category><![CDATA[Otista]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=29790</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Tahapan proses pembangunan jembatan Otto Iskandardinata (Otista), Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor resmi dimulai dan saat ini memasuki tahapan sosialisasi. Bersama Forkompinda Kota Bogor, Wali Kota Bogor, Bima Arya beserta jajaran melakukan ekspose dan sosialisasi kepada masyarakat melalui media massa, dan siaran langsung di Instagram Pemerintah Kota Bogor yang dilaksanakan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Tahapan proses pembangunan jembatan Otto Iskandardinata (Otista), Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor resmi dimulai dan saat ini memasuki tahapan sosialisasi.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bersama Forkompinda Kota Bogor, Wali Kota Bogor, Bima Arya beserta jajaran melakukan ekspose dan sosialisasi kepada masyarakat melalui media massa, dan siaran langsung di Instagram Pemerintah Kota Bogor yang dilaksanakan di Jalan Otto Iskandardinata, Rabu (19/4/2023) sore.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Jembatan Otista ini adalah salah satu titik kemacetan di Kota Bogor yang diilustrasikan seperti leher botol sehingga terjadi bottlenecking. Rencananya, jalan akan ditutup karena pembangunan fisik mulai 1 Mei hingga 8 Desember 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk mengatasi itu, Bima Arya menyampaikan berdasarkan kajian maka tidak ada pilihan lain kecuali melebarkan jembatan Otista untuk melancarkan arus lalu lintas.<br>Awalnya, ke kegiatan pelebaran jembatan Otista ini sudah akan dilakukan tahun 2021 lalu. Tapi ditunda karena ada proses rasionalisasi sehubungan dengan sumber bantuan berasal dari dana bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi waktu itu sudah akan dilakukan, tetapi karena terjadi rasionalisasi maka ditunda. Dan Alhamdulillah tahun ini diselenggarakan kegiatan tersebut,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pembangunan jembatan Otista ini bersumber dari dana bantuan keuangan Provinsi Jawa Barat dengan nilai Rp 49.066.819.311.00 tahun anggaran 2023 yang sudah dilelang dan dimenangkan oleh PT Mina Fajar Abadi dengan masa kerja 235 hari kalender.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sempat ada masa sanggah sekali, tapi tidak berlanjut pada masa sanggah banding, jadi prosesnya sudah sesuai menurut hukum dan sudah dilakukan penandatanganan kontrak dengan Pemkot,&#8221; katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Saat ini lanjut Bima Arya, kegiatan sudah resmi dimulai sejak 18 April 2023 dan sudah dilakukan rapat koordinasi teknis pengerjaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><em>Penutupan Jalan dan Rekayasa Lalu Lintas</em></p>



<p class="wp-block-paragraph">Secara terbuka Forkompinda menyampaikan kepada seluruh masyarakat pengguna jalan, jalan yang melintasi Otista akan ditutup pada Senin, 1 Mei 2023.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi hari Senin, 1 Mei 2023 ini mulai ditutup, akan dikerjakan oleh kontraktor dan ditargetkan selesai di tanggal 8 Desember 2023. Dan penting kepada warga Bogor semua untuk menyesuaikan selama jembatan Otista ini ditutup, maka akan ada pengalihan arus lalu lintas,&#8221; kata Bima Arya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rute rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan sehubungan dengan penutupan jembatan Otista di Jalan Otto Iskandardinata sehingga kendaraan dari arah Tugu Kujang tidak bisa melintasi jembatan menuju arah Lawang Suryakencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso menyampaikan, pihak kepolisian siap untuk mengamankan program dari pemerintah kota untuk melakukan rekayasa lalu lintas.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan di beberapa titik sebagai rekayasa lalu lintas saat penutupan Jembatan Otista, sehingga kendaraan dari arah Tugu Kujang tidak bisa langsung menuju arah Lawang Suryakencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pengalihan arus diberlakukan untuk kendaraan dari arah Keluar Tol Bogor di Terminal Baranangsiang yang akan menuju Jalan Suryakencana &#8211; Jalan Ir H Djuanda &#8211; Mal BTM, di belokan ke kiri menuju arah Bundaran Sukasari &#8211; Belok Kanan ke Jalan Siliwangi &#8211; belok kiri di seberang PDAM ke arah Jalan Lawang Gintung &#8211; kemudian bisa lurus menuju Jalan Pahlawan &#8211; Empang &#8211; Mal BTM &#8211; Balai Kota Bogor atau belok ke kanan menuju Jalan Batutulis (NV Sidik/ Simpang Ahoy), kemudian belok ke kiri ke arah Jalan Suryakencana (yang akan dibuat satu jalur ke arah Kebun Raya Bogor) atau belok kanan kembali ke Sukasari atau Jalan Pajajaran.</p>



<p class="wp-block-paragraph"><br>&#8220;Jadi untuk Simpang Ahoy yang semula tidak aktif itu diaktifkan kembali. Jadi kendaraan itu bisa kekiri dan ke kanan ya,&#8221; ujar Kapolresta, Kombes Pol Bismo.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Selain itu, kendaraan dari arah keluar Tol Bogor di Terminal Baranangsiang juga bisa belok ke kanan menuju arah Tugu Kujang lurus menuju Jalan Pajajaran arah Poliklinik Afiat &#8211; PMI &#8211; Rumah Sakit Siloam hingga ke arah Simpang Lodaya &#8211; Simpang Bantarjati &#8211; Plaza Jambu Dua &#8211; Jalan KS Tubun.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Di Tugu Kujang itu lampu merahnya akan diaktifkan kembali menuju arah PMI, kemudian di Simpang RS PMI tetap bisa keluar masuk. Kemudian di RS Siloam itu ada Jalan Malabar 1 dan Malabar 2. Nah Jalan Malabar 1 yang semula keluar dibikin masuk dan Malabar 2 yang semula masuk menjadi keluar ya,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk Jalan Ahmad Yani dan Jalan Pemuda, kemudian Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Jalak Harupat semua normal atau tidak ada pengalihan arus kendaraan.<br>&#8220;Peralatan pengalihan arus ini nanti ada seperti barier yang kita perlukan, traffic con kita perlukan, rambu penunjuk arah dan sosialisasi masif akan terus kita lakukan,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra mengatakan, arus lalu lintas di jalan Kota Bogor tidak ada perubahan secara signifikan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi yang lebih banyak perubahan di Jalan Pajajaran dan Suryakancana,&#8221; ujarnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Ali Akhwan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung bersama program pemerintah terkait kelancaran Kota Bogor ke depan dari sisi lalu lintas.<br>Ia meminta agar jika ada kendala atau dinamika yang dihadapi masyarakat bisa disampaikan melalui bilik aduan yang disediakan Pemkot, seperti yang disampaikan Wali Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sehingga akan berjalan lancar dan setelah selesai ini dapat dirasakan manfaatnya ke depan oleh masyarakat secara luas,&#8221; katanya. (Red)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/catat-mega-proyek-pembangunan-jembatan-otista-bima-arya-tutup-jalan-mulai-1-mei-2023/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi III Gelar Raker Dengan Pemkot Bogor Bahas Mega Proyek Pembangunan Jembatan Otista</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/komisi-iii-gelar-raker-dengan-pemkot-bogor-bahas-mega-proyek-pembangunan-jembatan-otista/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/komisi-iii-gelar-raker-dengan-pemkot-bogor-bahas-mega-proyek-pembangunan-jembatan-otista/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Apr 2023 11:50:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Daftar Hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas PUPR Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dishub Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Eko Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Iwan Iswanto]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis PUPR Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kadishub Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Karnain Asyhar]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[komisi III DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Otista]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[R. Laniasari]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Rena De Frina]]></category>
		<category><![CDATA[Said Muhamad Mohan]]></category>
		<category><![CDATA[ULP Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Zenal Abidin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=29782</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Menjelang dimulainya proyek pembangunan Jembatan Otista, Komisi III DPRD Kota Bogor menggelar Raker (rapat kerja) dengan Pemerintah Kota Bogor, pada Senin (17/4). Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin dan diikuti oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Iwan Iswanto beserta anggota Komisi III DPRD [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Menjelang dimulainya proyek pembangunan Jembatan Otista, Komisi III DPRD Kota Bogor menggelar Raker (rapat kerja) dengan Pemerintah Kota Bogor, pada Senin (17/4).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin dan diikuti oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Iwan Iswanto beserta anggota Komisi III DPRD Kota Bogor, R. Laniasari, Said Muhamad Mohan dan Karnain Asyhar.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam rapat tersebut, Komisi III DPRD Kota Bogor memanggil Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas PUPR Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zenal Abidin, menerangkan, rapat kerja yang dilakukan dengan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Kota Bogor untuk memastikan adanya informasi yang mengatakan bahwa pemenang tender mega proyek ini bermasalah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Tapi berdasarkan laporan dari bagian Barang dan Jasa ke kita, mereka memastikan bahwa pemenang tender ini sudah aman dan tidak bermasalah,&#8221; jelas Zenal.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Lebih lanjut, Komisi III juga membahas terkait rencana rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan oleh Dishub Kota Bogor selama 7,5 bulan kedepan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1368" height="912" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230420-WA0034.jpg" alt="" class="wp-image-29787" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230420-WA0034.jpg 1368w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230420-WA0034-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1368px) 100vw, 1368px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Berdasarkan pemaparan yang dijelaskan oleh Kepala Dishub Kota Bogor, Eko Prabowo, nantinya Jalan Padjajaran yang berlokasi di sepanjang Kebun Raya Bogor akan dibuat menjadi dua arah.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi jalur SSA akan dibuat menjadi dua arah lagi mengarah ke warung jambu,&#8221; jelas Eko.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Namun, guna bisa terlaksananya rekayasa lalu lintas, Eko mengaku membutuhkan setidaknya 600 unit water barrier dan beberapa traffic light.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Harusnya, kebutuhan tersebut disiapkan oleh pihak ketiga yakni pemenang tender proyek, tetapi hingga saat ini, pihak ketiga belum bisa menjamin akan memenuhi kebutuhan Dishub Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ada kebutuhan beberapa traffic light, nah ini akan kita diskusikan dengan PUPR karena ini penyedia yang menyediakan. Nah alasan mereka itu tidak ada anggaran. Padahal dari awal sudah dijelaskan untuk disediakan oleh pihak ketiga, karena kalau kita tidak ada anggaran,&#8221; ungkapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Iwan Iswanto pun meminta kepada Dishub Kota Bogor agar segera berkordinasi dengan Perumda PPJ dan Dinas Perdagangan untuk mencari solusi atas dampak yang ditimbulkan dari penutupan jalur Otista terhadap para pedagang yang ada disana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi jangan sampai nanti sudah mulai kerja, mereka (pedagang, red) masih disitu. Kalau mau direlokasi carikan tempatnya, lakukan kordinasi. Karena kami tidak ingin dari pengerjaan proyek ini ada pihak yang dirugikan,&#8221; tegas Iwan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1368" height="912" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230420-WA0035.jpg" alt="" class="wp-image-29783" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230420-WA0035.jpg 1368w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/04/IMG-20230420-WA0035-768x512.jpg 768w" sizes="(max-width: 1368px) 100vw, 1368px" /></figure>



<p class="wp-block-paragraph">Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina, memastikan bahwa dalam pengerjaan proyek senilai Rp52,6 miliar ini tidak akan berdampak kepada sekolah yang ada di sekitar proyek.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Rena, sekolah dan warga masih bisa berlalu-lalang di trotoar. Karena penutupan yang dilakukan oleh pihak kontraktor hanya di badan jalan dengan jarak 150 meter dari bibir jembatan untuk ke arah Tugu Kujang dan 30 sampai 50 meter ke arah Surya Kencana.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Sedangkan untuk loading barang kita lakukan di malam hari. Jadi kami pastikan betul keselamatan kerjanya,&#8221; tegas Rena.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Setelah menggelar rapat kerja ini, nantinya Komisi III DPRD Kota Bogor akan melakukan rapat lanjutan dan memastikan pengerjaan proyek sesuai dengan timeline yang sudah ditetapkan. (Red)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/komisi-iii-gelar-raker-dengan-pemkot-bogor-bahas-mega-proyek-pembangunan-jembatan-otista/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ada Apa Dengan ULP Kota Bogor! Perusahaan Masuk Daftar Hitam Jadi Pemenang Proyek Jembatan Otista</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/ada-apa-dengan-ulp-kota-bogor-perusahaan-masuk-daftar-hitam-jadi-pemenang-proyek-jembatan-otista/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/ada-apa-dengan-ulp-kota-bogor-perusahaan-masuk-daftar-hitam-jadi-pemenang-proyek-jembatan-otista/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Mar 2023 23:22:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Otista]]></category>
		<category><![CDATA[Otista]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[ULP Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=29573</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Pemenang lelang Proyek Jembatan Oto Iskandar Dinata Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, yang dimenangkan oleh PT Mina Fajar Abadi itu, Kamis (30/03/23) malam, ternyata pernah memiliki rekor buruk dan menyandang pemegang daftar hitam perusahaan. Bahkan di tahun 2022 lalu, PT Mina Fajar Abadi sempat diberitakan &#8216;Perusahaan Pemenang RS Regional Aceh [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Pemenang lelang Proyek Jembatan Oto Iskandar Dinata Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, yang dimenangkan oleh PT Mina Fajar Abadi itu, Kamis (30/03/23) malam, ternyata pernah memiliki rekor buruk dan menyandang pemegang daftar hitam perusahaan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan di tahun 2022 lalu, PT Mina Fajar Abadi sempat diberitakan &#8216;Perusahaan Pemenang RS Regional Aceh Tengah Masuk Daftar Hitam, MaTA: Pokja Bersekongkol&#8217;, lalu apakah dalam pembangunan jembatan sekarang ini akan mulus? Apalagi perusahaan yang memiliki records buruk beberapa tahun terakhir ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bahkan Panguyuban Jasa Konstruksi meragukan pekerjaan kali ini akan dituntaskan, seperti bermain api Unit Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa. Dimana memenangkan perusahaan yang belum lama ditolak saat membangun RS Regional Aceh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kalau kita lihat berita yang ditayangkan 6 November 2022 saja, PT MFA masih menyandang status pemegang daftar hitam. Lalu belum genap setahun penolakan itu, kini malah menjadi pemenang di proyek yang sangat dinantikan warga Kota Bogor ini,&#8221; kata Hafiz Siregar, Sekretaris Panguyuban Jasa Konstruksi Bogor, Kamis (30/03/23) malam.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Kami menilai panitia lelang main api untuk memenangkan perusahaan yang memiliki records buruk dalam pekerjaannya, jadi kami kira lebih baik diulang saja proses lelang pekerjaannya itu. Atau panitia lelang menyatakan akan bertanggung jawab bila terjadi sesuatu pada pembangunan yang akan dilaksanakan itu,&#8221; imbuhnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Hafiz juga menyebutkan, bahwa kegagalan yang akan terjadi bila memaksakan memenangkan PT Mina Fajar Abadi (PT MFA) adalah tanggung jawab panitia yang tergabung dalam LPSE Kota Bogor, sebab menurutnya ini merupakan kesengajaan untuk merusak pembangunan yang ada di Kota Bogor ini.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Bila ada kegagalan dalam pembangunan jelas ini menjadi tanggung jawab panitia lelang yang berada di ULP Kota Bogor, sebab merekalah yang memenangkan tanpa mengecek terlebih dahulu PT MFA itu,&#8221; ucapnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Atau ada persekongkolan antara PT MFA dengan Kepala ULP Kota Bogor, sehingga dapat dimenangkan walaupun menyandang status blacklist. Dan kayaknya ini memaksakan diri untuk memenangkan perusahaan itu, padahal tahu kalau perusahaan itu masuk daftar hitam beberapa tahun terakhir ini,&#8221; pungkasnya. (Red)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/ada-apa-dengan-ulp-kota-bogor-perusahaan-masuk-daftar-hitam-jadi-pemenang-proyek-jembatan-otista/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
