<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendirian &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/pendirian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Apr 2022 11:42:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Pendirian &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ketua DPRD Harapkan Jangan Sampai Santri Pemimpin Masa Depan Hancur</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/04/17/ketua-dprd-harapkan-jangan-sampai-santri-pemimpin-masa-depan-hancur/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/04/17/ketua-dprd-harapkan-jangan-sampai-santri-pemimpin-masa-depan-hancur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Apr 2022 12:29:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendirian]]></category>
		<category><![CDATA[Perda]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Santri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=24178</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Datang dari kampung, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menjadi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Datang dari kampung, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto menjadi gambaran bahwa sorang pemimpin bisa datang darimana saja. Termasuk dari kalangan rakyat biasa, tidak harus dari kalangan anak pejabat atau orang kaya. Materi tersebut, ia sampaikan kepada seluruh santri Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan yang digelar di Ruang Paripurna, Gedung DPRD Kota Bogor, Sabtu (16/4).</p>



<p>Atang, mengatakan bahwa, kepemimpinan adalah sebuah keniscayaan yang akan diemban oleh setiap manusia. Untuk itu, kepemimpinan harus disiapkan dengan matang dengan berlandaskan iman agar saat dimintai pertanggungjawaban, seorang pemimpin bisa mempertanggungjawabkan kepemimpinannya kepada ummat dan kepada sang khalik.</p>



<p>&#8220;Kepemimpinan adalah keniscayaan sejarah. Untuk itu, kepemimpinan harus disiapkan tidak boleh dadakan apalagi dipaksakan. Kepemimpinan harus dilatih, bukan hanya sekedar terpilih. Kepemimpinan haruslah berlandaskan keimanan, bukan hanya sekedar kemauan,&#8221; jelas Atang.</p>



<p>Untuk bisa mengemban tanggungjawab sebagai seorang pemimpin yang berlandaskan iman, menurut Atang, perlu disiapkan tiga hal. Yakni kesiapan ruhiyah, fikriyah dan jasadiyah.</p>



<p>Yang dimaksud sebagai kesiapan ruhiyah adalah mengisi masa muda dengan meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT dengan mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan.</p>



<p>“Mumpung masih Ramadhan, mari menjalankan sunnah-sunnah dari Rasullullah SAW. Tak hanya itu, dimaksimalkan juga puasanya, tarawehnya, Tilawatil Qurannya, dimaksimalkan infaqnya dan lain sebagainya. Ini sebagai tabungan dan persiapan dari sisi keimanan,” ujar Kang Atang.</p>



<p>Lalu, kesiapan fikriyah adalah kesiapan bagi para pemimpin dari segi pendidikannya. Atang mengingatkan kepada para santri, agar terus mengemban ilmu pendidikan, baik formal maupun non-formal. Karena, setiap pemimpin harus memiliki wawasan yang luas dan pengetahuan yang mendalam, agar bisa menentukan kebijakan yang baik dan membawa kemaslahatan bagi ummatnya.</p>



<p>“Belajar yang rajin, di pesantren, madrasah, SMK, SMA, karena untuk nanti bekal kedepan setelah belajar,&#8221; kata Atang.</p>



<p>Terakhir, kesiapan jasadiyah yang harus disiapkan oleh calon pemimpin adalah dengan perbanyak asupan gizi baik. Karena, menurut Atang, jika anak muda sudah terjerumus kedalam kebathilan, maka akan buyar masa depannya dan sirna pula kesiapan dirinya untuk bisa menjadi seorang pemimpin.</p>



<p>“Saya titip jangan sampai masa depan kalian hancur hanya gara-gara sesuatu yang tidak ada maslahatnya, tidak ada untungnya. Hindari miras, hindari narkoba, hindari tawuran, hindari pergaulan bebas. Sekali masuk kesana buyar semua masa depan kalian. Tapi insya allah kalau kalian nurut sama kyai, insya allah akan mendapatkan berkah dan memiliiki masa depan,” tegas Atang.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Atang juga menyampaikan rasa bahagianya karena kegiatan Sanlat Ramadhan bisa digelar di Gedung DPRD Kota Bogor. Sehingga, Atang berharap para santri yang saat ini memiliki semangat yang tinggi untuk menjadi pemimpin di masa depan.</p>



<p>“Semoga, sanlat yang kali ini dilaksanakan di DPRD menjadi satu momentum sejarah bahwa kalian juga calon pemimpin masa depan,” ujar Atang.</p>



<p>Sebagai penutup, Atang menyampaikan bahwa peran DPRD Kota Bogor dalam mendukung perkembangan para santri di Kota Bogor sudah sangat maksimal. Hal ini digambarkan dengan sudah disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaran Pesantren di Kota Bogor pada awal 2022 ini.</p>



<p>Hal ini tentunya sejalan dengan tema yang diangkat dalam Sanlat Ramadhan kali ini, yaitu ‘mengatasi kesenjangan kompetensi kerja dan usaha mandiri antara santri dengan lulusan pendidikan nonpesantren pasca pandemi Covid-19’.</p>



<p>“Jadi per februari kemarin sudah disahkan perda tentang fasilitasi pesantren dan ini adalah raperda paling cepat yang dibahas oleh DPRD Kota Bogor. Ini artinya DPRD konsen terhadap masalah di pesantren,” kata Atang.</p>



<p>“Mudah-mudahan perda ini nanti bisa diimplementasikan dengan kebijakan pemkot baik regulasi turunannya maupun segi anggaran dan lain-lain,” pungkas Atang. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/04/17/ketua-dprd-harapkan-jangan-sampai-santri-pemimpin-masa-depan-hancur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>FSP ISI Desak Pemerintah Keluarkan Moratorium Pendirian Pabrik Semen Baru</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2021/05/29/fsp-isi-desak-pemerintah-keluarkan-moratorium-pendirian-pabrik-semen-baru/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2021/05/29/fsp-isi-desak-pemerintah-keluarkan-moratorium-pendirian-pabrik-semen-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 29 May 2021 16:55:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Timur]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[ATR/BPN]]></category>
		<category><![CDATA[BKPM]]></category>
		<category><![CDATA[DPN FSP ISI]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[FSP]]></category>
		<category><![CDATA[FSP ISI]]></category>
		<category><![CDATA[ISI]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Agraria dan Tata Ruang]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Investasi]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian Perekonomian]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perindustrian]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BKPM]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala BPN]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VI DPR-RI]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri Investasi BKPM]]></category>
		<category><![CDATA[moratorium]]></category>
		<category><![CDATA[Oversupply]]></category>
		<category><![CDATA[Pabrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendirian]]></category>
		<category><![CDATA[Semen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=15682</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta &#8212; Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Federasi Serikat Pekerja (FSP) Industri Semen Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<span class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</span> | Jakarta &#8212; </strong>Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Federasi Serikat Pekerja (FSP) Industri Semen Indonesia (ISI), Kiki Darmansyah yang menjabat sebagai Plt. Ketua Umum saat Seminar Kebangsaan FSP ISI di Hotel Gren Alia Prapatan, Jakarta Pusat, menyampaikan tentang apa uang menjadi Urgensi Pendirian Pabrik Semen Baru di Kalimantan Timur, pada Jum&#8217;at 28 Mei 2021.</p>



<p><br>&#8220;Menanggapi rencana Pendirian Pabrik Semen Baru di Kutai Kalimantan Timur<br>dalam waktu dekat ini, kami dari Federasi Serikat Pekerja Industri Semen<br>Indonesia (FSP ISI) dengan ini kami mempertanyakan kepada pemerintah, apa<br>urgensi dan alasan yang kuat atas pendirian Pabrik tersebut,&#8221; kata Kiki.</p>



<p>Ada lima alasan kondisi saat ini di Industri Semen Nasional yang dijelaskan oleh Plt Ketum FSP ISI  sebagai berikut ;</p>



<p>1. Tahun 2020 Kondisi Industri Semen Nasional mengalami penambahan 3 pabrik baru, maka kapasitas produksi semen nasional menjadi 117 Juta Ton, sehingga terjadi oversupply sebesar 42 Juta Ton.</p>



<p>2. Di Pulau Kalimantan saat ini telah berdiri 2 pabrik semen dan 1 Grinding<br>Plant dengan total kapasitas produksi 7,3 Juta Ton, sementara konsumsi di<br>Pulau Kalimantan sebesar 4,4 Juta Ton, sehingga mengalami oversupply<br>sebesar 2,9 Juta Ton</p>



<p>3. Di Pulau Sulawesi saat ini telah berdiri 3 pabrik semen, dengan Total<br>kapasitas produksi mencapai 13,8 Juta Ton, sementara konsumsi di Pulau<br>Sulawesi hanya mencapai 6,1 Juta Ton (Utilisasi 50%), sehingga mengalami<br>oversupply sebesar 7,7 Juta Ton. Yang bisa memenuhi kebutuhan semen<br>di Kalimantan Timur.</p>



<p>4. Maka secara keseluruhan di Kalimantan dan Sulawesi mengalami Oversupply<br>10,6 Juta Ton yang belum terserap dan masih ada 31,4 Juta Ton lagi oversupply<br>secara nasional, sehingga tidak membutuhkan Pendirian Pabrik Baru di<br>Kalimantan Timur.</p>



<p>5. FSP ISI tidak anti Investasi, akan tetapi pendirian pabrik baru di tengah kondisi<br>Oversupply, bukan pilihan yang bijak untuk pengembangan investasi saat ini,<br>karena :<br>&#8211; Dengan adanya Oversupply , menyebabkan penutupan sebagian Pabrik<br>existing (Utility rendah).<br>&#8211; Bertambahnya kasus Pemutusan Hubungan Kerja yang sudah terjadi<br>saat ini.<br>&#8211; Terjadi Defisit keuangan perusahaan yang mengakibatkan gagal bayar<br>investasi perbankan.</p>



<p>&#8211; Terjadi Persaingan usaha yang tidak sehat (Predatory Pricing).<br>&#8211; Kepercayaan investor di Indonesia yang akan berkurang.<br>&#8211; Kekhawatiran Industri Semen Nasional mengalami nasib yang sama<br>dengan Industri Baja Nasional.</p>



<p><br>Dengan 5 (lima) alasan diatas, FSP ISI mendesak kepada pemerintah untuk<br>mengeluarkan kebijakan Moratorium Pendirian Pabrik Baru sampai Tahun 2030,<br>demi Kejayaan Industri Semen Nasional dan Kesejahteraan Warga/Rakyat<br>Indonesia.<br></p>



<p>Selanjutnya FSP ISI, meminta kepada Komisi VI DPR-RI untuk mendorong<br>pemerintah agar melakukan moratorium Pendirian Pabrik Semen Baru melalui<br>Kementerian Perindustrian, kementerian Perekonomian, Kementerian Investasi/<br>Kepala BKPM, serta Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Kepala BPN.<br></p>



<p>&#8220;FSP ISI akan terus memonitor perkembangan perihal Pendirian Pabrik Semen Baru<br>ini, dan terus mengawasi dan mendesak kepada pemerintah untuk mengeluarkan<br>kebijakan Moratorium Pendirian Pabrik Semen Baru,&#8221; pungkas Kiki. (Red)<br></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2021/05/29/fsp-isi-desak-pemerintah-keluarkan-moratorium-pendirian-pabrik-semen-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
