<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengelolaan Sampah Bogor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/pengelolaan-sampah-bogor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Mar 2026 10:32:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Pengelolaan Sampah Bogor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Adipura 2026, Dedie Rachim: Predikat Bogor Menuju Kota Bersih Dibayar Keringat dan Air Mata</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2026/02/25/adipura-2026-dedie-rachim-predikat-bogor-menuju-kota-bersih-dibayar-keringat-dan-air-mata/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2026/02/25/adipura-2026-dedie-rachim-predikat-bogor-menuju-kota-bersih-dibayar-keringat-dan-air-mata/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Feb 2026 11:22:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Adipura 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor Bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Limbah Jadi Listrik]]></category>
		<category><![CDATA[Pasukan Kuning Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Sampah Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan Adipura 2026]]></category>
		<category><![CDATA[PSEL Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=36846</guid>

					<description><![CDATA[SOROTRAKYAT.COM &#124; KOTA BOGOR — Sorak-sorai &#8220;Pasukan Kuning&#8221; pecah di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR —</strong> Sorak-sorai &#8220;Pasukan Kuning&#8221; pecah di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu (25/2/2026). Kedatangan Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang memboyong sertifikat &#8220;Menuju Kota Bersih&#8221; dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, disambut bak pahlawan yang pulang dari medan perang.</p>



<p>Namun, di balik selebrasi dan doa bersama yang dipimpin Kepala Kantor Kemenag Kota Bogor, Dede Supriatna, terselip sebuah pengakuan jujur dari sang wali kota. </p>



<p>&#8220;Ini adalah langkah yang diambil dengan penuh keringat, darah, dan air mata,&#8221; ujar Dedie. Kalimat ini seolah menegaskan bahwa urusan sampah di Kota Hujan bukan sekadar estetika, melainkan pertarungan eksistensi kota di mata nasional.</p>



<p>Meski masuk dalam elit 35 kabupaten/kota dengan kategori sertifikat &#8220;Menuju Kota Bersih&#8221;, angka ini sebenarnya adalah alarm. Masih ada ratusan daerah lain yang masuk kategori pembinaan (253 daerah) dan pengawasan (132 daerah). Bogor memang unggul, tapi status &#8220;Menuju&#8221; menandakan pekerjaan rumah yang masih menggunung.</p>



<p>Tantangan terbesarnya bukan lagi sekadar menyapu jalanan setiap pagi, melainkan bagaimana menghentikan ketergantungan pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kian sesak.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Ambisi Besar: Mengubah Bau Menjadi Cahaya</strong></h3>



<p>Dedie Rachim menegaskan bahwa sertifikat ini hanyalah &#8220;pemanasan&#8221;. Target sesungguhnya adalah transformasi radikal melalui proyek <em>Waste to Energy</em> atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).</p>



<p>&#8220;Ini pekerjaan rumah besar. Kita tidak hanya bicara hilir (pembuangan), tapi hulu (pemilahan). Warga harus mulai memilah dari rumah, didukung TPS3R dan Bank Sampah,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Visi PSEL ini dipandang sebagai solusi mutakhir untuk mengeliminasi timbulan sampah dari sektor rumah tangga, industri, hingga perhotelan (Horeka). Jika berhasil, Bogor bukan lagi sekadar &#8220;bersih&#8221; secara visual, tapi mandiri secara energi. Namun, mampukah infrastruktur dan kesadaran warga mengejar ambisi teknologi ini? Ataukah penghargaan ini hanya akan menjadi pajangan di tengah gunungan sampah yang masih menanti solusi konkret?</p>



<p></p>



<p>(FY) </p>



<p>#BogorMenujuCleanCity #DedieRachim #PasukanKuning #BogorPisan #ZeroWasteBogor</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2026/02/25/adipura-2026-dedie-rachim-predikat-bogor-menuju-kota-bersih-dibayar-keringat-dan-air-mata/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tanam 100 Tabebuya, Wali Kota Bogor Tunjukkan Inovasi &#8220;Sampah Jadi Cuan&#8221; ke Wamen LHK</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/11/23/tanam-100-tabebuya-wali-kota-bogor-tunjukkan-inovasi-sampah-jadi-cuan-ke-wamen-lhk/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/11/23/tanam-100-tabebuya-wali-kota-bogor-tunjukkan-inovasi-sampah-jadi-cuan-ke-wamen-lhk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Nov 2025 20:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi sirkular]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara Motoriders Club]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Penanaman pohon Tabebuya Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pengelolaan Sampah Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Takesi]]></category>
		<category><![CDATA[TPS 3R Mutiara Bogor Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Dedie Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Wamen LH Diaz Hendropriyono]]></category>
		<category><![CDATA[Waste to Energy Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=36108</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Semangat penghijauan dan pengelolaan lingkungan menggema di Jalan Regional Ring...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.com | Kota Bogor –</strong> Semangat penghijauan dan pengelolaan lingkungan menggema di Jalan Regional Ring Road (R3), Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Sabtu (22/11/2025).</p>



<p>Sebanyak <strong>100 pohon Tabebuya</strong> berhasil ditanam dalam aksi kolaboratif antara <strong>Nusantara Motoriders Club (NMC)</strong>, Wali Kota Bogor <strong>Dedie A. Rachim</strong>, dan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Wamen LHK), <strong>Diaz Hendropriyono</strong>.</p>



<p>Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud komitmen seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam pelestarian lingkungan.</p>



<p>&#8220;Ini sekaligus menunjukkan kepada Wamen LHK bahwa seluruh elemen di Kota Bogor ingin sekali mewujudkan kota yang bersih, bebas dari sampah, dan hijau,&#8221; ujar Dedie.</p>



<p>Kegiatan ini juga dikaitkan dengan rencana strategis Kementerian LHK untuk melibatkan Kota Bogor sebagai salah satu pelaksana program <strong><em>waste to energy</em></strong> atau pengolahan sampah menjadi energi listrik, sebuah program prioritas Presiden Prabowo.</p>



<p>Wamen LHK, Diaz Hendropriyono, memberikan apresiasi tinggi dan menyampaikan bahwa penanaman pohon ini membawa pesan penting.</p>



<p>&#8220;Emisi apa pun yang kita keluarkan, jangan pernah lupa untuk terus menghijaukan Indonesia,&#8221; tegasnya, menekankan pentingnya tanggung jawab lingkungan bagi setiap aktivitas, termasuk <em>riding</em> motor.</p>



<p>Dia juga berterima kasih kepada Wali Kota Dedie Rachim yang terus mendorong Kota Bogor semakin hijau dan mendukung program <em>waste to energy</em>.</p>



<p>Vice President Nusantara Motoriders Club, Kenny Ginting, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dukungan klub terhadap upaya penghijauan nasional.</p>



<p>&#8220;Klub kami berdiri sejak 9 bulan lalu, tepatnya 17 Februari 2025, dengan visi <strong>Rider for Green Indonesia</strong>. Sesuai visi, setiap perjalanan kami selalu disertai aktivitas pelestarian lingkungan,&#8221; ungkap Kenny, yang menyebut klubnya kini beranggotakan lebih dari 80 orang.</p>



<p>Setelah penanaman pohon, Dedie Rachim mengajak Wamen LHK dan para <em>riders</em> NMC untuk meninjau langsung proses pengolahan sampah menjadi <strong>ekonomi sirkular</strong> di Taman Kreasi Olah Sampah Terintegrasi (<strong>Takesi</strong>), Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (<strong>TPS 3R</strong>) Mutiara Bogor Raya (<strong>MBR</strong>) di sisi Jalan R3.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="832" height="554" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/1001451387_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-36110" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/1001451387_11zon.jpg 832w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/11/1001451387_11zon-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 832px) 100vw, 832px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dedie Rachim Ikut Penghijauan 100 Pohon Tabebuya di Jalan R3. </figcaption></figure>



<p>Wamen LHK kembali menyatakan apresiasinya terhadap inovasi dan upaya swadaya masyarakat Kota Bogor yang didukung penuh oleh Dedie Rachim dalam pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan.</p>



<p>Pengurus TPS 3R MBR, Titin, menjelaskan bahwa reformasi pengelolaan sampah berbasis swadaya masyarakat ini dimulai sejak 2017 dan berhasil meraih predikat terbaik pada 2019.</p>



<p>Saat ini, 100 persen sampah organik berhasil dikelola, di mana 80 persen diolah menjadi pakan fermentasi dan sisanya menjadi pakan <strong>magot</strong>, pupuk organik cair, serta kompos. Sampah anorganik dikelola oleh bank sampah dengan sekitar 140 nasabah.</p>



<p>Untuk sampah residu bernilai rendah (<em>low value</em>), TPS 3R MBR berinovasi menghasilkan berbagai produk:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Ecobrick</strong> untuk bahan kursi, meja, dan dekorasi.</li>



<li>Material <strong>lubang angin</strong> dari anorganik <em>low value</em> (memproduksi 2.000 pcs pada 2024).</li>



<li>Inovasi 2025: Bekerja sama dengan <em>startup</em> untuk membuat <strong><em>floor decking</em></strong> dari plastik yang tidak licin.</li>
</ul>



<p>&#8220;Dari semua hasil tersebut, kami saat ini memiliki 12 karyawan. Kami juga memiliki berbagai produk serta menyediakan bahan pangan, seperti telur, ayam, lele, sayuran, dan ruang edukasi yang semuanya bersumber dari pengolahan sampah,” tutup Titin. (FY) </p>



<p>#BogorHijau #WasteToEnergy #DedieRachim #DiazHendropriyono #Tabebuya #NusantaraMotoriders #EkonomiSirkular</p>



<p>Editor &amp; Penerbit; Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/11/23/tanam-100-tabebuya-wali-kota-bogor-tunjukkan-inovasi-sampah-jadi-cuan-ke-wamen-lhk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
