<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>perawat &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/perawat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Apr 2025 15:49:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>perawat &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Memperkuat Sumber Daya Manusia di RSUD Kota Bogor: Transformasi untuk Pelayanan Prima</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/04/29/memperkuat-sumber-daya-manusia-di-rsud-kota-bogor-transformasi-untuk-pelayanan-prima/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/04/29/memperkuat-sumber-daya-manusia-di-rsud-kota-bogor-transformasi-untuk-pelayanan-prima/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Apr 2025 13:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[bidan]]></category>
		<category><![CDATA[Dirut RSUD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[dr. Ilham Chaidir M.kes]]></category>
		<category><![CDATA[Farmasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[Nutrisionis]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Prima]]></category>
		<category><![CDATA[perawat]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34818</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Di tengah tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks, pengelolaan sumber...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Di tengah tantangan dunia kesehatan yang semakin kompleks, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di rumah sakit menjadi aspek krusial yang tak bisa diabaikan. RSUD Kota Bogor, sebagai salah satu rumah sakit rujukan utama, telah melakukan serangkaian inovasi untuk memperkuat kompetensi tenaga medisnya guna mendukung terwujudnya pelayanan prima. Lalu transformasi apa saja yang telah dilakukan?. </p>



<p>Sebelum transformasi, RSUD Kota Bogor menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan SDM. Mulai dari proses rekrutmen yang kurang terstruktur, minimnya pelatihan, serta komunikasi yang tidak efektif menjadi kendala utama. Banyak pegawai yang merasa kurang terampil dan tidak siap menghadapi tuntutan pelayanan yang terus berkembang.</p>



<p>Pelaksana Tugas Kepala Bidang Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Pelatihan RSUD Kota Bogor, Ahmad Irawan, M.Si mengungkapkan, bila RSUD Kota Bogor telah mengalami transformasi signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) dibawah kepemimpinan dr. Ilham Chaidir, M.Kes.</p>



<p>Sebagai contoh dalam proses rekrutment tenaga medis misalnya. RSUD Kota Bogor melakukan proses seleksi secara selektif dengan fokus pada kualifikasi dan potensi individu. Tenaga medis yang memiliki kompetensi dan semangat melayani yang akan diterima untuk bekerja.</p>



<p>Sementara terkait pengukuran kompetensi petugas medis, RSUD telah bertransformasi menjadi lebih modern dan adaptif. Perubahan ini dianggap penting mengingat dinamika dunia Kesehatan terus mengalami perkembangan, dimana kebutuhan pasien dan teknologi medis terus mengalami perubahan.</p>



<p>Untuk memberikan pelayanan prima kepada Masyarakat, RSUD Kota Bogor menerapkan standar wajib profesi bagi lulusan lulusan D4/S1 bagi Perawat, Nutrisionis, Bidan, dan Farmasi. Sementara bagi mereka yang sudah lebih dahulu bekerja, namun belum memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan, diberi kesempatan sampai dengan tahun 2028 untuk memenuhi standar wajib profesi.</p>



<p>Bila sampai waktu yang ditentukan tak kunujung memenuhi persyaratan, maka mereka akan dialihkan ke posisi administratif. Ini dilakukan untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan tetap berada di tangan yang terlatih dan kompeten.</p>



<p>Dengan tenaga medis yang lebih terlatih dan siap menghadapi tantangan, RSUD Kota Bogor dapat memberikan layanan yang lebih baik dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Ini adalah langkah nyata menuju pelayanan kesehatan yang berkualitas dan profesional,&#8221; tegas Irawan, sapaan akrabnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1280" height="1272" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250429-WA0039.jpg" alt="" class="wp-image-34819" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250429-WA0039.jpg 1280w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250429-WA0039-768x763.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pelaksana Tugas Kepala Bidang Sumber Daya Manusia, Pendidikan, dan Pelatihan RSUD Kota Bogor, Ahmad Irawan, M.Si
</figcaption></figure>



<p><em><strong>Mentoring dan Pendampingan Memperkuat Kolaborasi</strong></em></p>



<p>Irawan juga mengatakan bila RSUD Kota Bogor telah melakukan transformasi signifikan dalam sistem mentoring bagi tenaga medis baru. Kata dia, pendampingan akan memberikan banyak dampak positif bagi pelayanan.<br>Dimana akan terjalin hubungan yang erat antara tenaga medis senior dan junior. Selain itu, akan ada banyak pengalaman dan pengetahuan yang dapat dibagikan. Adapun manfaat lain, yakni menciptakan lingkungan kerja yang lebih kohesif dan mendukung.</p>



<p><em><strong>Pelatihan Berkelanjutan</strong></em><br>Irawan juga mengungkapkan, bila RSUD Kota Bogor telah menerapkan program pelatihan berkelanjutan yang beragam. Pelatihan ini bukanlah sekadar rutinitas, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan tenaga kesehatan dan pelayanan prima kepada masyarakat. Pelatihan yang ditawarkan, seperti Kardiologi Dasar, Sertifikasi Bedah Dasar, dan pelatihan lainnya. “Kami ingin tenaga kesehatan tidak hanya terampil, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan terbaru dalam dunia medis”.</p>



<p>Dengan adanya pelatihan berkelanjutan, maka akan tercipta budaya belajar yang berkelanjutan di RSUD Kota Bogor. Tentu ini baik dalam mendukung terciptanya lingkungan kerja yang lebih dinamis dan responsif. “Kami percaya bahwa pembelajaran adalah kunci untuk kemajuan,” tambah Irawan.</p>



<p><em><strong>Pelatihan Interaksi dengan Pasien</strong></em><br>Selain pelatihan hard skills, tenaga medis RSUD Kota Bogor juga dibekali dengan pelatihan pengembangan Soft Skills berupa komunikasi yang efektif, problem solving, dan etika kerja. Hal ini dianggap penting lantaran soft skills tersebut akan berpengaruh pada peningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.</p>



<p>&#8220;Yang kita layani ini orang sakit. Maka penting untuk menciptakan pengalaman pasien yang positif, sehingga mereka merasa lebih aman dan nyaman saat mendapatkan perawatan di RSUD Kota Bogor. Tentunya, pengalaman yang positif ini, akan meningkatkan kepuasan pasien serta berkontribusi pada kesembuhan mereka. &#8220;Ini adalah langkah strategis menuju pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih manusiawi,&#8221; tegasnya.</p>



<p><em><strong>Meningkatkan Kualitas melalui Evaluasi</strong></em><br>Evaluasi kinerja di RSUD Kota Bogor kini dilakukan dengan pendekatan yang lebih sistematis dan transparan. Dengan evaluasi yang dilakukan setiap triwulan, rumah sakit ini berupaya menciptakan akuntabilitas di setiap level. Evaluasi kinerja tidak hanya sekadar untuk menilai, tetapi juga sebagai alat untuk melakukan perbaikan berkelanjutan.</p>



<p>“Kami ingin semua orang di RSUD merasa bertanggung jawab atas kualitas pelayanan yang mereka berikan. Ini menciptakan lingkungan di mana setiap insan RSUD Kota Bogor merasa memiliki peran penting dalam mencapai tujuan rumah sakit,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dalam prosesnya, Evaluasi kinerja juga melibatkan pekerja itu sendiri. Dengan cara ini, setiap pekerja dapat memberikan masukan dan umpan balik yang konstruktif, yang pada gilirannya dapat meningkatkan proses evaluasi kedepan. “Kami percaya bahwa keterlibatan adalah kunci untuk menciptakan budaya kerja yang positif,” tambah Irawan.</p>



<p><em><strong>Membangun Ketahanan Mental Tenaga Medis</strong></em></p>



<p>Lebih lanjut, Irawan juga mengungkapkan, untuk menghadapi tantangan pekerjaan yang berat, RSUD Kota Bogor menyediakan berbagai kegiatan untuk mengatasi stres dan burnout di kalangan tenaga medis. Untuk kebugaran fisik, dilakukan kegiatan olahraga seperti futsal, bulu tangkis, dan sebagainya. Sementara untuk kesehatan spiritual, dilakukan secara rutin pengajian setiap Jum&#8217;at di Masjid Asy-Syifa RSUD Kota Bogor.</p>



<p>“Kami percaya bahwa keseimbangan antara fisik dan spiritual adalah kunci untuk mengelola stres,” katanya.</p>



<p>Kegiatan yang disebutkan tadi, lanjut Irawan, akan membantu tenaga medis untuk bersosialisasi dan merelaksasi pikiran setelah jam kerja yang panjang.</p>



<p>Selain itu, program pendukung seperti konseling juga disediakan untuk membantu tenaga medis mengatasi tantangan yang mereka hadapi. “Kami ingin memastikan bahwa setiap tenaga medis memiliki akses ke dukungan yang mereka butuhkan,” jelas Irawan.</p>



<p>(DR)<br>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/04/29/memperkuat-sumber-daya-manusia-di-rsud-kota-bogor-transformasi-untuk-pelayanan-prima/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mau Cari Pekerjaan? Pemkot Bogor Resmi Buka Pendaftaran CPNS dan PPPK untuk 591 Formasi</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2021/07/01/mau-cari-pekerjaan-pemkot-bogor-resmi-buka-pendaftaran-cpns-dan-pppk-untuk-591-formasi/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2021/07/01/mau-cari-pekerjaan-pemkot-bogor-resmi-buka-pendaftaran-cpns-dan-pppk-untuk-591-formasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 01 Jul 2021 16:33:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[591 Formasi]]></category>
		<category><![CDATA[analisis kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[apoteker]]></category>
		<category><![CDATA[Aries Hendardi]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[bidan]]></category>
		<category><![CDATA[BPKSDM Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)]]></category>
		<category><![CDATA[Cari Pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[CPNS]]></category>
		<category><![CDATA[dokter]]></category>
		<category><![CDATA[Kabid Formasi dan Penatausahaan BKPSDM Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran CPNS]]></category>
		<category><![CDATA[Pendaftaran PPPK]]></category>
		<category><![CDATA[perawat]]></category>
		<category><![CDATA[PPPK]]></category>
		<category><![CDATA[SD]]></category>
		<category><![CDATA[Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<category><![CDATA[Taufik]]></category>
		<category><![CDATA[Tenaga Pendidik guru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=16942</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8212; Untuk masyarakat yang sedang mencari pekerjaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<span class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</span> | Kota Bogor &#8212; </strong>Untuk masyarakat yang sedang mencari pekerjaan,  Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sekarang resmi membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 mulai Rabu (30/6/2021). Ada sebanyak 591 formasi yang dibuka bagi para pelamar.</p>



<p>Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Bogor, Taufik mengatakan, Pemkot Bogor membuka kuota CPNS dan PPPK sebanyak 591 formasi pada tahun ini.</p>



<p>591 formasi tersebut, kata Taufik, terdiri dari formasi kesehatan, teknis, dan tenaga pendidik.</p>



<p>&#8220;Untuk formasi CPNS ada 257 formasi, terdiri dari 211 tenaga kesehatan, 46 tenaga teknis. Kemudian formasi PPPK 334 tenaga pendidik,&#8221; ujar Taufik, Kamis (1/7/2021).</p>



<p>Formasi mulai dari apoteker, dokter, perawat, analisis kesehatan hingga bidan dibuka untuk ditempatkan di berbagai UPTD puskesmas dan RSUD Kota Bogor.</p>



<p>&#8220;Dari total formasi CPNS, ada alokasi lima formasi untuk peserta difabel dan tiga formasi untuk peserta Cumlaude,&#8221; kata Taufik.</p>



<p>Sementara PPPK, untuk formasi Tenaga Pendidik guru akan ditempatkan di SD Negeri dan SMP Negeri di Kota Bogor.</p>



<p>Tahapan pendaftaran mulai 30 Juni hingga 21 Juli 2021 melalui website https://sscasn.bkn.go.id.</p>



<p>Rencananya, pelaksanaan seleksi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk CPNS akan digelar 25 Agustus sampai 4 Oktober.<br>Sedangkan pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK guru Agustus sampai Desember.</p>



<p>&#8220;Detail akan disampaikan lebih lanjut oleh Kemendikbudristek,&#8221; papar Taufik.</p>



<p>Taufik menegaskan, seluruh tahapan pelaksanaan penerimaan CPNS dan PPPK di Pemkot Bogor tahun 2021 tidak dipungut biaya dalam bentuk apapun alias gratis.</p>



<p>&#8220;Jika ditemukan adanya pemalsuan dokumen dan ketidaksesuaian dengan persyaratan yang ditentukan, maka akan dikenakan sanksi sesuai peraturan perundangan yang berlaku serta secara otomatis dianggap gugur,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Kepala Bidang (Kabid) Formasi, Data dan Penatausahaan BKPSDM Kota Bogor, Aries Hendardi menambahkan, para pendaftar CPNS maupun PPPK wajib mengikuti perkembangan informasi di https://cpns.kotabogor.go.id.</p>



<p>Rencananya, seleksi akan dilaksanakan sesuai jadwal di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, bersamaan dengan tes di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.</p>



<p>Adapun syarat yang dibutuhkan, di antaranya pelamar diminta mengunggah atau mengupload beberapa dokumen seperti surat lamaran, ijazah, transkip nilai, pas foto terbaru berlatar belakang merah, KTP elektronik, STR (untuk tenaga kesehatan), keterangan disabilitas untuk penyandang disabilitas dan dokumen pendukung lainnya. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2021/07/01/mau-cari-pekerjaan-pemkot-bogor-resmi-buka-pendaftaran-cpns-dan-pppk-untuk-591-formasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
