<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Seni Budaya &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/seni-budaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 28 Dec 2025 14:55:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Seni Budaya &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pulihkan Trauma Pasca-Longsor, Pemkab Bandung Gelar &#8220;Harmoni Budaya Bedas&#8221; di Arjasari</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/12/28/pulihkan-trauma-pasca-longsor-pemkab-bandung-gelar-harmoni-budaya-bedas-di-arjasari/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/12/28/pulihkan-trauma-pasca-longsor-pemkab-bandung-gelar-harmoni-budaya-bedas-di-arjasari/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2025 09:26:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan korban longsor]]></category>
		<category><![CDATA[bantuan sosial]]></category>
		<category><![CDATA[BEDAS]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Cakra Amiyana]]></category>
		<category><![CDATA[Dadang Supriatna]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Wargaluyu]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Harmoni Budaya Bedas]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Arjasari]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Arjasari]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Adminduk]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[penanaman pohon]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Trauma Healing]]></category>
		<category><![CDATA[Trauma healing kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=36317</guid>

					<description><![CDATA[SOROTRAKYAT.COM &#124; KAB BANDUNG — Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>SOROTRAKYAT.COM | KAB BANDUNG —</strong> Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar pagelaran seni budaya bertajuk <strong>&#8220;Harmoni Budaya Bedas&#8221;</strong> di Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Minggu (28/12/2025).</p>



<p>Mengusung tema <em>&#8220;Merajut Budaya untuk Pulih Bersama dan Bangkit Kembali&#8221;</em>, kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Bandung ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana <em>trauma healing</em> bagi warga Kampung Condong yang beberapa waktu lalu dilanda bencana longsor.</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung, <strong>Cakra Amiyana</strong>, yang hadir mewakili Bupati Bandung <strong>Dadang Supriatna (Kang DS)</strong>, membuka langsung acara ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan pemulihan warga berjalan secara holistik, baik dari sisi fisik maupun psikologis.</p>



<p>Dalam rangkaian acara tersebut, Pemkab Bandung juga menyerahkan berbagai bantuan dan layanan administratif, antara lain:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Administrasi Kependudukan:</strong> Penyerahan KTP, Kartu Keluarga (KK), dan Akta Kematian bagi keluarga korban bencana.</li>



<li><strong>Bantuan Sosial:</strong> Penyerahan bantuan sewa rumah selama tiga bulan bagi 28 Kepala Keluarga (KK) terdampak.</li>



<li><strong>Pelayanan Terpadu:</strong> Keterlibatan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk percepatan pemulihan pascabencana.</li>
</ul>



<p>Berbeda dengan seremoni pada umumnya, &#8220;Harmoni Budaya Bedas&#8221; mengedepankan pendekatan budaya sebagai alat pemulihan mental. Berbagai kegiatan interaktif disajikan untuk menghibur masyarakat, seperti:</p>



<ol start="1" class="wp-block-list">
<li><strong>Senam Bedas</strong> untuk kebugaran warga.</li>



<li><strong>Wayang Golek Atraktif</strong> dan kreasi menari bersama.</li>



<li><strong>Kaulinan Barudak</strong> (permainan tradisional anak).</li>



<li><strong>Angklung Interaktif</strong> yang mengajak warga berpartisipasi aktif.</li>
</ol>



<blockquote class="wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow">
<p>&#8220;Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar agar proses pemulihan lebih cepat. Kita saling menguatkan dan menopang dalam menghadapi cobaan,&#8221; ujar Cakra Amiyana dalam sambutannya.</p>
</blockquote>



<p>Cakra Amiyana juga mengingatkan bahwa Kabupaten Bandung memiliki potensi risiko bencana yang cukup tinggi. Oleh karena itu, keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan harus dijaga ketat.</p>



<p>&#8220;Jangan sampai kondisi ekonomi mengganggu keberlanjutan lingkungan hidup. Kejadian longsor di Arjasari yang memakan korban jiwa harus menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada dan antisipatif,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Sebagai langkah nyata mitigasi, dilaksanakan pula <strong>gerakan penanaman pohon</strong> di kawasan bekas longsor Arjasari dengan melibatkan Dinas Pertanian dan Dinas Lingkungan Hidup.</p>



<p>Pihak Pemkab Bandung memberikan apresiasi kepada para seniman, budayawan, relawan, dan komunitas lingkungan yang bersinergi dalam kegiatan ini. Selain bantuan fisik, pemerintah juga terus melakukan <em>assessment</em> terhadap fasilitas sosial dan umum yang rusak di lokasi bencana.</p>



<p>Melalui semangat &#8220;Harmoni Budaya Bedas&#8221;, diharapkan warga Desa Wargaluyu dapat bangkit kembali dengan optimisme baru.</p>



<p>&#8220;Semoga melalui kegiatan ini tumbuh semangat baru untuk bangkit, pulih, dan membangun Kabupaten Bandung yang lebih <strong>BEDAS</strong> (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera),&#8221; pungkas Cakra.</p>



<p>(GMS) </p>



<p>#KabupatenBandung #BandungBedas #HarmoniBudayaBedas #Arjasari #TraumaHealing #InfoBandung #BencanaLongsor #BudayaSunda #JawaBarat #DadangSupriatna</p>



<p></p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/12/28/pulihkan-trauma-pasca-longsor-pemkab-bandung-gelar-harmoni-budaya-bedas-di-arjasari/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dedie Rachim Minta Disparbud Segera Rampungkan Bumi Ageung dan Gedung Kemuning Gading</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/08/25/dedie-rachim-minta-disparbud-segera-rampungkan-bumi-ageung-dan-gedung-kemuning-gading/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/08/25/dedie-rachim-minta-disparbud-segera-rampungkan-bumi-ageung-dan-gedung-kemuning-gading/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Aug 2025 06:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Bumi Ageung Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Detail Engineering Design]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Istana Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Prasasti Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35633</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen memperkuat posisinya sebagai kota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.com | Kota Bogor —</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen memperkuat posisinya sebagai kota wisata, khususnya di bidang seni dan budaya. Wali Kota Bogor, <strong>Dedie A. Rachim</strong>, memberikan arahan khusus kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor untuk segera menyelesaikan proyek-proyek strategis, yaitu pembangunan <strong>Bumi Ageung Batutulis</strong> dan penataan <strong>Gedung Kemuning Gading</strong>.</p>



<p>Dedie Rachim menyampaikan hal ini saat memimpin apel pagi bersama jajaran Disparbud di halaman Bumi Ageung Batutulis. Apel ini bertujuan meneguhkan kembali identitas Kota Bogor sebagai kota wisata yang kaya akan nilai sejarah dan budaya.</p>



<p>Wali Kota Dedie Rachim meminta Disparbud untuk mempercepat penyelesaian Bumi Ageung Batutulis, sebuah aset yang disebutnya &#8220;luar biasa&#8221;. Lokasi ini dinilai sangat strategis karena berdekatan dengan <strong>Prasasti Batutulis</strong> dan <strong>Istana Batutulis</strong>, menjadikannya tempat ideal untuk berbagai aktivitas seni dan budaya.</p>



<p>&#8220;Tinggal sedikit lagi, tidak terlalu banyak. Nanti akan ada penyelesaian di interior, kemudian penyelarasan di eksterior, kemudian menara untuk <em>landscapenya</em> di lahan Bumi Ageung Batutulis,&#8221; jelas Dedie.</p>



<p>Agar bangunan bersejarah ini tetap terawat dan hidup, Dedie juga meminta sebagian jajaran Disparbud untuk berkantor di area tersebut. Hal ini diharapkan bisa menjaga dan memastikan kawasan ini terus ramai dengan kegiatan, sehingga dapat dikunjungi oleh masyarakat dan wisatawan.</p>



<p>Selain Bumi Ageung, fokus utama lainnya adalah penataan <strong>Gedung Kemuning Gading</strong>. Dedie Rachim menugaskan Disparbud untuk menyelesaikan penataan gedung ini agar menjadi tempat pertunjukan yang lebih representatif.</p>



<p>&#8220;Saya menugaskan Disparbud ini cukup banyak, dengan menyelesaikan Gedung Kemuning Gading supaya bisa menjadi tempat pertunjukan yang sangat representatif dan bisa dipakai untuk kegiatan-kegiatan berbagai seni,&#8221; katanya.</p>



<p>Penataan Gedung Kemuning Gading ini akan mengakomodasi berbagai pertunjukan seni, mulai dari teater, musik, drama, pantomim, hingga seni tari dan musik tradisional seperti calung serta angklung. Saat ini, proses penataan sudah memasuki tahap <strong><em>Detail Engineering Design</em> (DED)</strong>, yang akan dilanjutkan dengan proses lelang dan pembangunan setelah selesai.</p>



<p>Melalui percepatan dua proyek ini, Pemkot Bogor berharap dapat menyediakan sarana prasarana yang memadai untuk para seniman dan budayawan, sekaligus memperkaya pengalaman wisata bagi pengunjung, mengukuhkan Bogor sebagai kota yang tak hanya indah, tetapi juga berbudaya. (KDR)</p>



<p>#KotaBogor #WisataBogor #SeniBudaya #Pariwisata #BumiAgeungBatutulis #KemuningGading #WisataSejarah #PemkotBogor #ProyekSeni</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/08/25/dedie-rachim-minta-disparbud-segera-rampungkan-bumi-ageung-dan-gedung-kemuning-gading/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ragam Budaya Bersatu di Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/02/13/ragam-budaya-bersatu-di-bogor-street-festival-cap-go-meh-2025/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/02/13/ragam-budaya-bersatu-di-bogor-street-festival-cap-go-meh-2025/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Feb 2025 07:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor Street Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh]]></category>
		<category><![CDATA[Cap Go Meh Bogor Street Festival 2025]]></category>
		<category><![CDATA[CGM 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34127</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Masyarakat dari berbagai lapisan tumpah ruah di sepanjang Jalan Suryakencana...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Masyarakat dari berbagai lapisan tumpah ruah di sepanjang Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi. Untuk ke-19 kalinya, perayaan Bogor Street Festival- Cap Go Meh (BSF-CGM) digelar di Kota Bogor dengan mengusung tema &#8216;A New Beginning&#8217;.</p>



<p>Kesenian dari 27 daerah di Indonesia dan internasional serta 77 sanggar budaya ditampilkan dalam parade seni, seperti liong barongsai, marching band, ogoh-ogoh, marawis, kuliner sepanjang jalan, dan masih banyak lagi atraksi yang disajikan.</p>



<p>Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa melalui kegiatan menunjukkan bahwa budaya adalah penghubung yang menyatukan semua.</p>



<p>&#8220;Seiring dengan semangat Cap Go Meh, mari kita bangun kebersamaan, toleransi, dan gotong-royong dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan sejahtera,&#8221; ucap Hery, Rabu (12/2/2025).</p>



<p>Menurut Hery, perayaan ini bukan hanya untuk mengikat tali persaudaraan, tapi juga merupakan cerminan keragaman budaya yang ada di Kota Bogor. Semua bergabung menjadi satu, tidak memandang suku, bangsa, agama, dan kelompok masyarakat.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1062" height="707" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161483_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-34128" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161483_11zon.jpg 1062w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161483_11zon-768x511.jpg 768w" sizes="(max-width: 1062px) 100vw, 1062px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pj Wali Kota Bogor: BSF-CGM 2025 Perkuat Persatuan dan Keberagaman Masyarakat</figcaption></figure>
</div>


<p>&#8220;Kota yang penuh keragaman, kota penuh toleransi, kota penuh kolaborasi. Mari kita hargai dan rayakan perbedaan melalui acara BSF-CGM Festival ini. Kita berharap dapat semakin mempererat hubungan antara kelompok masyarakat,&#8221; ucap Hery.</p>



<p>Hery menambahkan, selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan budaya dan tradisi Indonesia kepada generasi muda.</p>



<p>&#8220;Sekaligus memperkenalkan budaya dan tradisi yang kita miliki kepada Generasi Z, Generasi Alpha, dan generasi muda lainnya. Melalui kegiatan ini, kita juga ingin menunjukkan bahwa budaya adalah penghubung yang menyatukan kita semua. Mari kita bangun kebersamaan dan gotong royong dalam mewujudkan masyarakat yang harmonis dan sejahtera,&#8221; ucap Hery.</p>



<p>Di akhir sambutannya, Hery berharap BSF-CGM 2025 menjadi momentum untuk saling mengenal, saling menghargai budaya satu sama lain, serta mempererat hubungan antarumat beragama dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.</p>



<p>Di lokasi yang sama, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengakui bahwa kegiatan ini benar-benar mencerminkan keberagaman.</p>



<p>&#8220;Ini betul-betul keberagaman dan kebersamaan kita menikmati Bogor Street Festival Cap Go Meh 2025,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dirinya pun menutup sambutannya dengan sebuah pantun: &#8220;Ke Bogor Street Festival rame-rame, banyak budaya yang tak terduga.Selamat menikmati pesta rakyat Cap Go Meh. Semoga berkah dan bahagia menyertai kita semua.&#8221;</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="1056" height="638" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161484_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-34129" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161484_11zon.jpg 1056w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/02/1000161484_11zon-768x464.jpg 768w" sizes="(max-width: 1056px) 100vw, 1056px" /><figcaption class="wp-element-caption">BSF-CGM 2025: 27 Daerah di Indonesia dan Internasional Tampilkan Kesenian di Bogor</figcaption></figure>
</div>


<p>Ketua Panitia BSF-CGM 2025, Arifin Himawan menyampaikan, melestarikan budaya yang ada di Nusantara melalui BSF-CGM 2025 merupakan satu di antara misi besar terselenggaranya pesta rakyat ini. Ahim sapaannya mengatakan bahwa BSF-CGM punya tiga misi besar.</p>



<p>&#8220;Satu, melestarikan budaya yang ada di Nusantara; kedua, untuk meningkatkan UMKM; dan ketiga, meningkatkan PAD. Kegiatan ini selalu diadakan setiap tahunnya di sepanjang Jalan Suryakencana hingga Jalan Siliwangi,&#8221; ucap Ahim.</p>



<p>Tahun ini, kata dia, begitu banyak seniman dan budayawan yang ingin turut andil dalam BSF-CGM tahun ini.</p>



<p>&#8220;Dan tahun ini diikuti oleh begitu membludaknya para seniman dan budayawan yang ingin bergabung, sehingga kami terpaksa harus membatasi dan mengkurasi. Jumlah peserta yang mengikuti sore ini hingga nanti malam adalah sebanyak 77 sanggar budaya yang akan tampil di sepanjang Jalan Surya Kencana hingga Jalan Siliwangi,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Festival ini menghadirkan seni dan budaya dari 27 daerah di Indonesia, yang menampilkan ragam tarian, musik tradisional, serta pertunjukan khas dari berbagai suku dan etnis. Tidak hanya itu, penampilan internasional dari Taiwan dan China turut memperkaya nuansa budaya dalam perayaan ini.</p>



<p>Salah satu atraksi utama yang menjadi daya tarik pengunjung adalah rangkaian joli, dengan 18 joli yang diarak dalam prosesi budaya. Selain itu, parade 34 barong dalam rangkaian liong barong menambah kemegahan acara, menarik perhatian masyarakat yang memenuhi sepanjang jalur festival.</p>



<p>Mengusung tema &#8216;A New Beginning&#8217;. Berharap para pemimpin yang baru membawa Indonesia lebih makmur.</p>



<p>&#8220;Dengan Presiden yang baru, pemimpin daerah yang baru harapannya dengan para pemimpin baru Indonesia menjadi lebih makmur, lebih sejahtera dan lebih jaya di kancah Internasional,&#8221; hara Ahim.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Ahim juga menyematkan selendang kepada istri dari Presiden Indonesia keempat, Abdurrahman Wahid yakni Sinta Nuriyah sebagai tanda penghormatan. (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/02/13/ragam-budaya-bersatu-di-bogor-street-festival-cap-go-meh-2025/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Riksa Budaya Jawa Barat: Inspirasi untuk Membangun Kota Bogor yang Berkarakter</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/12/11/riksa-budaya-jawa-barat-inspirasi-untuk-membangun-kota-bogor-yang-berkarakter/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/12/11/riksa-budaya-jawa-barat-inspirasi-untuk-membangun-kota-bogor-yang-berkarakter/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 07:07:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bey Machmudin]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Caladi Mincrak]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Antasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kaulinan Urang Lembur]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Penca Kabogoran]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Gubernur Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Rajah Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Sasakala (dongeng fabel)]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Katumbiri]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Panarat]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Tunggul Kawung]]></category>
		<category><![CDATA[Tari Umbul]]></category>
		<category><![CDATA[Tarian Bajidor Kahot Saraswati]]></category>
		<category><![CDATA[Tarian Mojang Jaipong]]></category>
		<category><![CDATA[Tarian Sancang Gugat]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Golek]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Hihid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33809</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Riksa Budaya Jawa Barat di Alun-alun Kota Bogor, Rabu (11/12/2024). Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat yang bertujuan untuk pengembangan dan promosi budaya di Provinsi Jawa Barat.</p>



<p>Terselenggaranya Riksa Budaya disambut antusias warga Kota Bogor tak terkecuali siswa-siswi baik dari tingkat SD, SMP dan SMA.  Tiga pelajar Kota Bogor bahkan maju ke atas panggung untuk menampilkan Seni Pencak Silat, Jaipong dan Pupuh Sunda. Penampilan mereka pun berhasil memukau<br>penonton. </p>



<p>Ketiganya langsung mendapatkan hadiah sepeda dari Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.<br>Tak hanya tiga pelajar yang tampil secara spontan, kegiatan Riksa Budaya Jawa Barat ini turut menampilkan beberapa pertunjukan seni budaya yang tak kalah menarik.&nbsp;</p>



<p>Di awali dengan Palang Pintu saat menyabut Pj Gubernur Jawa Barat, kemudian ada Borangan (Ngabodor Sorangan) atau bisa disebut stand up comedy, Tari Panarat, Tari Tunggul Kawung,<br>Wayang Hihid, Tari Katumbiri, Tari Umbul, Penca Kabogoran, Sasakala (dongeng fabel), Caladi Mincrak, Tarian Bajidor Kahot Saraswati, Tarian Mojang Jaipong, Tarian Sancang Gugat, Kaulinan Urang Lembur, Rajah Sunda, dan Wayang Golek.</p>



<p>Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan, seringnya pagi-pagi seperti ini ia langsung bekerja, namun pada hari ini ia senang sekali karena bisa melihat penampilan tarian dan kebudayaan Jawa Barat di Alun-alun Kota Bogor.</p>



<p>Menurutnya, kegiatan ini sangat baik untuk seluruh generasi, mengingat kebudayaan bukan sekadar warisan melainkan untuk menjadi inspirasi bagi pembangunan kota yang maju dan berkarakter.</p>



<p>&#8220;Kadang kita hanya mengejar rutinitas padahal kreativitas lahir dari kebudayaan, bagaimana kita mempelajari seni dan budaya akan lahir terobosan dan akan membuat inovasi serta memajukan masyarakat Jawa Barat,&#8221; ujar Bey.</p>



<p>Bey menuturkan, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk atau cara menunjukkan kebudayaan sebagai identitas diri warga Jawa Barat.&nbsp;</p>



<p>Ia pun menginginkan agar Kota Bogor lebih banyak menyediakan tempat-tempat publik untuk para seniman dan budayawan tampil untuk berekspresi, sehingga bisa menginspirasi generasi muda.</p>



<p>&#8220;Cara seperti ini bisa jadi contoh yang baik dan bisa digelar setiap bulan agar masyarakat bisa lebih bergembira dan guyub. Semoga Riksa Budaya bisa menginspirasi generasi muda untuk mencintai dan melestarikan budaya dan memperkuat posisi Jawa Barat sebagai pusat budaya berkelas dunia,&#8221; ungkap Bey.&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1280" height="752" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241212-WA0006.jpg" alt="" class="wp-image-33811" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241212-WA0006.jpg 1280w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/12/IMG-20241212-WA0006-768x451.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">Alun-alun Kota Bogor Jadi Saksi Bisu Kebangkitan Budaya, Kolaborasi Emas untuk Lestarikan Warisan Budaya. </figcaption></figure>



<p>Di tempat yang sama Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari, mengatakan ia berterima kasih atas terselenggaranya acara kolaborasi antara Disparbud Provinsi Jawa Barat melalui program &#8216;Riksa Budaya Jawa Barat&#8217; dengan Disparbud Kota Bogor dalam program &#8216;Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bogor&#8217;.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Bagai gayung bersambut, Pemerintah Kota Bogor melalui Disparbudnya pada saat yang bersamaan juga menyelenggarakan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bogor, sehingga sangat tepat untuk melakukan kolaborasi dalam upaya mengembangkan serta mempromosikan seni dan budaya yang kita miliki,&#8221; ujar Hery.</p>



<p>Hery menerangkan, kegiatan kebudayaan seperti Riksa Budaya Jawa Barat dan Pekan Kebudayaan Daerah Kota Bogor, dan kegiatan kebudayaan lainnya sangat penting, bahkan perlu untuk diperbanyak.&nbsp;</p>



<p>Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan Perda Nomor 2 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Pemajuan Kebudayaan Daerah.</p>



<p>&#8220;Seni dan Budaya, termasuk usaha kreatif yang kita coba gemakan pada acara kolaborasi hari ini dan masuk dalam daftar Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Melalui kegiatan ini kita dapat melihat berbagai hasil karya seni, pertunjukan dan warisan budaya di Kota Bogor,&#8221; kata Hery.&nbsp;</p>



<p>Ia menambahkan, di lokasi ini berkumpul berbagai elemen, yakni pemerintah, akademisi, DPRD sebagai pembuat undang-undang, pelaku usaha, masyarakat (seniman, budayawan, komunitas) dan media.&nbsp;</p>



<p>Ini sesuai dengan semangat kolaboratif saat ini yakni, kolaborasi enam elemen dan enam dimensi, di mana semua elemen bahu-membahu mewujudkan tujuan yang sama dalam memajukan pengembangan seni dan budaya di Kota Bogor dan Provinsi Jawa Barat.</p>



<p>&#8220;Ke depannya, tidak hanya Seni dan Budaya, namun Sepuluh Objek Pemajuan Kebudayaan memiliki kesempatan yang sama untuk kita majukan dan lestarikan seperti Tradisi Lisan, Manuskrip, Bahasa serta Ritus. Mari kita jadikan kebudayaan sebagai landasan dalam membangun karakter bangsa yang kuat, berbudi pekerti luhur, serta mampu bersaing di<br>kancah global,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa Kota/Kabupaten di Jawa Barat. Kota Bogor menjadi kota kedua terselenggaranya kegiatan ini. Kota pertama yakni Indramayu dan Kota Ketiga Minggu depan yakni Kota Sukabumi. (DR)&nbsp;</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/12/11/riksa-budaya-jawa-barat-inspirasi-untuk-membangun-kota-bogor-yang-berkarakter/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rukun Sauyunan di Uji, Riksa Budaya Jawa Barat Jadi Tolok Ukur Toleransi di Kota Bogor</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/12/10/rukun-sauyunan-di-uji-riksa-budaya-jawa-barat-jadi-tolok-ukur-toleransi-di-kota-bogor/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/12/10/rukun-sauyunan-di-uji-riksa-budaya-jawa-barat-jadi-tolok-ukur-toleransi-di-kota-bogor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 12:03:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Hanafi]]></category>
		<category><![CDATA[Iceu Pujiati]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Riksa Budaya Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[seni budaya Betawi]]></category>
		<category><![CDATA[seni budaya Melayu]]></category>
		<category><![CDATA[seni budaya Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[Sunda]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33806</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)  Jawa Barat bersama Disparbud Kota...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)  Jawa Barat bersama Disparbud Kota Bogor akan menggelar acara Riksa Budaya Jawa Barat pada 11 Desember 2024 di Alun-alun Kota Bogor.  </p>



<p>Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disparbud Kota Bogor, Iceu Pujiati, dalam rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin oleh Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, di Paseban Surawisesa, Balai Kota Bogor, pada Senin (9/12/2024).  </p>



<p>“Acara ini merupakan kalender Pemprov Jawa Barat yang dilaksanakan setiap tahun berkolaborasi dengan pemerintah daerah, dan untuk tahun 2024 dilaksanakan di Kota Bogor, tepatnya di Alun-alun Kota Bogor,” kata Hanafi.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Mengusung tema &#8216;Rukun Sauyunan&#8217;, kegiatan ini akan menampilkan seni budaya Sunda, Betawi, dan Melayu yang dikolaborasikan dengan Pekan Kebudayaan Kota Bogor, mengingat ketiga seni budaya tersebut ada di Kota Bogor.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Selain seni tari, acara ini juga akan menghadirkan borangan (bodor sorangan) atau stand-up comedy dalam bahasa Sunda, dialog budaya oleh para pegiat budaya senior, dan ditutup dengan penampilan para dalang muda Kota Bogor.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Kepala Disparbud Kota Bogor, Iceu Pujiati, menyatakan bahwa acara Riksa Budaya Jawa Barat dapat menjadi peluang dan momentum bagi UMKM Kota Bogor yang berjualan di night market.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Dirinya menargetkan acara yang berlangsung sejak pagi hingga malam ini akan dibagi menjadi dua sesi serta akan dihadiri oleh 1.000 pengunjung.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>“Sebagai tuan rumah, diharapkan dukungan dari semua jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, mulai dari sosialisasi agar pelaksanaannya berjalan sukses. Mengingat Alun-alun dekat dengan Masjid Agung, maka rundown akan disesuaikan dengan waktu beribadah,” kata Iceu. (DR)&nbsp;</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/12/10/rukun-sauyunan-di-uji-riksa-budaya-jawa-barat-jadi-tolok-ukur-toleransi-di-kota-bogor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pagelaran Wayang Golek Pererat Antara Pemimpin Daerah dengan Masyarakat</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2023/03/17/pagelaran-wayang-golek-pererat-antara-pemimpin-daerah-dengan-masyarakat/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2023/03/17/pagelaran-wayang-golek-pererat-antara-pemimpin-daerah-dengan-masyarakat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Mar 2023 12:01:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Entertainment]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Akbar Sahidi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Dalang Putra Giri Harja 3]]></category>
		<category><![CDATA[Dr. HM. Dadang Supriatna]]></category>
		<category><![CDATA[H Cakra Amiyana]]></category>
		<category><![CDATA[H. Wawan A Ridwan]]></category>
		<category><![CDATA[H. Yosep Nugraha]]></category>
		<category><![CDATA[HUT TVRI]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Disbudpar Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala TVRI Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Ki Dalang Dadan Sunandar Sunarya]]></category>
		<category><![CDATA[Pagelaran]]></category>
		<category><![CDATA[Putra Giri Harja 3]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Wayang Golek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=29515</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Bandung &#8211; Pemerintah Kabupaten Bandung bekerjasama dengan TVRI Jawa Barat menggelar seni budaya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Bandung &#8211; </strong>Pemerintah Kabupaten Bandung bekerjasama dengan TVRI Jawa Barat menggelar seni budaya wayang golek dengan dalang Putra Giri Harja 3 di lapangan Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Rabu (15/3/23) malam. Pagelaran Wayang Golek ini juga merupakan salah satu kegiatan dalam rangka HUT ke-36 TVRI Jawa Barat.</p>



<p>Hadir dalam pagelaran tersebut, Bupati Bandung, Dr. HM. Dadang Supriatna, Kepala TVRI Jawa Barat, Akbar Sahidi, Sekda Kabupaten Bandung, H Cakra Amiyana, Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung, H. Yosep Nugraha, Kepala Disbudpar Kabupaten Bandung, H. Wawan A Ridwan dan sejumlah pihak lainnya.</p>



<p>Selain sebagai sarana penyampaian informasi Pemkab Bandung, Pagelaran wayang golek ini digelar dalam rangka mempererat tali silaturahmi antara Bupati Bandung dengan masyarakat Kabupaten Bandung, khususnya warga Kecamatan Bojongsoang.</p>



<p>&#8220;Intinya, dari hati yang sangat dalam saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung menghaturkan selamat ulang tahun kepada segenap jajaran direksi, staf, karyawan maupun segenap lembaga penyiaran TVRI Jawa Barat. Semoga momentum peringatan HUT ke-36 TVRI Jawa Barat ini dapat memperkokoh kolaborasi dan meraih prestasi dan dapat meningkatkan kualitas siaran persebaran informasi kepada masyarakat luas,&#8221; tutur Bupati Dadang Supriatna dalam sambutannya.</p>



<p>Bupati Bandung berharap, TVRI Sebagai lembaga informasi publik, dapat lebih berperan dalam memperkokoh identitas budaya sebagai sarana edukatif sekaligus sebagai media informasi kepada masyarakat Jawa Barat khususnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0015.jpg" alt="" class="wp-image-29517" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0015.jpg 1600w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0015-768x512.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0015-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<p>&#8220;Baheula mah, ngan hiji-hijina TVRI, cukup TVRI. Sekarang mah ada TV-TV swasta. Namun saya harap masyarakat bisa terus menonton TVRI Jawa Barat,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurutnya, TVRI Jabar diusia yang ke-36 tahun telah banyak meraih pencapaian. Terutama sebagai lembaga penyiaran , TVRI Jabar tetap konsisten melaksanakan program-program siaran pembangunan seperti siaran potensi pedesaan, dinamika pembangunan, berita aktual, hingga beragam siaran pariwisata, kesenian, ekonomi kreatif dan kebudayaan berbasis kearifan local sesuai dengan visi misi Kabupaten Bandung, terwujudnya Kabupaten Bandung yang bangkit, edukatif, dinamis, agamis dan sejahtera (Bedas).</p>



<p>&#8220;Yang tentunya ini berdasarkan misi yang ketiga, untuk bisa mengaktifkan kembali kreatifitas-kreatifitas masyarakat yang berwawasan lingkungan. Dan tentu alhamdulillah, kolaborasi ini bisa dijalankan,&#8221; tuturnya.<br>Bupati Bandung pun menyatakan kedepannya siap bekerjasama dan berkolaborasi dengan TVRI Jawa Barat.</p>



<p><br>&#8220;Mudah-mudahan TVRI Jawa Barat selalu mengudara dan memberikan informasi yang aktual demi kebutuhan masyarakat khususnya di Jawa Barat dan terutama di Kabupaten Bandung,&#8221; harap Kang DS panggilan akrab Bupati Bandung.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0055.jpg" alt="" class="wp-image-29518" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0055.jpg 1600w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0055-768x512.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0055-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<p>Dalam dialog interaktif di tengah berlangsungnya pagelaran wayang tersebut, Kang DS mengungkapkan banyak potensi-potensi lokal dan para pelaku usaha UMKM yang mencapai 16.800 produk UMKM di Kabupaten Bandung yang harus terus dibangkitkan dan dikembangkan.</p>



<p><br>&#8220;Pascapandemi, saya baru 23 bulan jadi Bupati Bandung. Ingat, saat dilantik pada 26 April 2021, disaat pandemi Covid-19,&#8221; katanya.</p>



<p>Berkat kerjasama semua pihak dan masyarakat Kabupaten Bandung, Kang DS mengungkapkan laju pertumbuhan ekonomi pada saat itu minus -1,87 persen. &#8220;Tapi kemarin akhir Desember 2022, laju pertumbuhan ekonomi menjadi 5,62 persen,&#8221; katanya.</p>



<p>Selanjutnya Kang DS mengungkapkan tiga program prioritas. Pertama, memberikan insentif kepada guru ngaji se-Kabupaten Bandung. &#8220;Alhamdulillah sudah terealisasi, dan anggarannya hampir Rp 109 miliar per tahun. Termasuk ketua RT, RW, BPD, LPMD, PKK, Linmas dan lainnya,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Kang DS mengaku bersyukur bisa memuliakan para ulama. Hikmah dari hal itu, katanya, PAD Kabupaten Bandung pada tahun 2021 sebesar Rp 960 miliar, dan pada akhir Desember 2022 meningkat sebesar Rp 1,237 triliun.</p>



<p>&#8220;Peningkatan pendapatan mencapai 30 persen ini, bukan hal yang mudah. Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung menghaturkan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bandung,&#8221; tuturnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1600" height="1067" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0056.jpg" alt="" class="wp-image-29519" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0056.jpg 1600w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0056-768x512.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2023/03/IMG-20230317-WA0056-1536x1024.jpg 1536w" sizes="auto, (max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></figure>



<p>Untuk menanggulangi ancaman banjir, Kang DS mengatakan, akan dibangun lima danau buatan di sekitar Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang. &#8220;Mudah-mudahan bisa mengurangi banjir di Desa Tegalluar,&#8221; katanya.</p>



<p>Program kedua, Bupati Bandung menjelaskan tentang program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan. &#8220;Kenapa ini program digulirkan, karena di Kabupaten Bandung masih merajalelanya bank emok. Alhamdulillah, Pemkab Bandung sudah menggulirkan Rp 70 miliar untuk tersebut,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menurutnya, anggaran puluhan miliar rupiah digulirkan untuk masyarakat yang ingin berusaha, sehingga bisa meminjam pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan itu. </p>



<p>&#8220;Cukup setor tiap bulan. Cukup pokoknya saja,&#8221; katanya.<br>Melalui program ini, kata Kang DS, bisa menyerap sekitar 15.000 nasabah, sehingga dapat mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Bandung. &#8220;Yang semula 8,52 persen pada Desember 2022, angka pengangguran menurun menjadi 6,98 persen,&#8221; katanya.</p>



<p>Ketiga, katanya, program kartu tani dan sudah dikucurkan sebesar Rp 25 miliar. Bupati mengatakan, bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan Presiden, dan Presiden menyampaikan bahwa kebutuhan pupuk pertanian masih kurang.<br>&#8220;Pak Presiden sudah memproduksi pupuk kebutuhan per tahun hampir 500.000 ton, ini masih kekurangan. Dan mudah-mudahan ini bisa disalurkan dalam program-program pupuk organik,&#8221; katanya. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2023/03/17/pagelaran-wayang-golek-pererat-antara-pemimpin-daerah-dengan-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
