<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Stunting &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/stunting/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Aug 2025 13:54:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Stunting &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cegah Stunting, Kang DS Dukung Gerakan Sedekah 1 ASN 1 Kg Telur</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/08/05/cegah-stunting-kang-ds-dukung-gerakan-sedekah-1-asn-1-kg-telur/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/08/05/cegah-stunting-kang-ds-dukung-gerakan-sedekah-1-asn-1-kg-telur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2025 01:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Bazar UMKM]]></category>
		<category><![CDATA[Gerakan Hidup Bersih dan Sehat]]></category>
		<category><![CDATA[Kang DS]]></category>
		<category><![CDATA[Kekurangan Energi Kronik]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[PKK]]></category>
		<category><![CDATA[posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK Kecamatan]]></category>
		<category><![CDATA[TP PKK Kelurahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35485</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kab. Bandung — Bupati Bandung Dadang Supriatna mendukung Program &#8216;Satu Pegawai Satu Kilogram...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kab. Bandung —</strong> Bupati Bandung Dadang Supriatna mendukung Program &#8216;Satu Pegawai Satu Kilogram Telur&#8217; bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung. Program yang diinisiai Tim Penggerak PKK Kabupaten Bandung ini merupakan bentuk nyata kepedulian PKK dan Pemkab Bandung dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting. </p>



<p>&#8220;Program Satu ASN Satu Kilogram Telur ini khususnya menyasar ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronik (KEK), sebagai kelompok prioritas penerima manfaat,&#8221; jelas Bupati Bandung saat pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Posyandu Tingkat Kecamatan dan Kelurahan, di Gedung Dewi Sartika Soreang, Senin 4 Agustus &nbsp;2025.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu saya mengajak kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk berpartisipasi aktif dengan bersedekah telur, dalam mendukung Program &#8216;Satu Pegawai Satu Kilogram Telur Per Bulan,&#8221; imbuh bupati.</p>



<p>Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini menyatakan, di era sekarang ini, Tim Penggerak PKK dan Posyandu memiliki peran strategis yang tidak bisa dipandang sebelah mata. maka,&nbsp;</p>



<p>Dalam pelantikan Ketua PKK dan Posyandu tingkat Kecamatan dan Kelurahan ini, Kang DS memberikan arahan agar PKK dan Posyandu fokus pada penanganan stunting dan gizi anak. Sebab menurutnya kondisi stunting masih menjadi perhatian nasional, termasuk di Kabupaten Bandung.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Saya minta agar TP PKK dan Posyandu di semua tingkatan dapat bersinergi dengan puskesmas, kader kesehatan, serta pemerintah daerah dalam intervensi pencegahan dan penanganan stunting, termasuk melalui 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),&#8221; kata Kang DS.</p>



<p>Arahan kedua, PKK juga harus bergerak dalam rangka pemberdayaan ekonomi keluarga melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K).</p>



<p>&#8220;Saya juga mendorong TP PKK Kecamatan dan Kelurahan untuk lebih aktif mengembangkan UP2K. Manfaatkan potensi lokal, dorong wirausaha perempuan, dan dukung pemasaran produk melalui media digital serta Bazar UMKM yang diselenggarakan pemerintah daerah,&#8221; pesan Bupati Kang DS.</p>



<p>Ketiga, ia juga berpesan terkait penguatan ketahanan keluarga dan pendidikan anak. Sebab menurutnya peran ibu dalam membentuk karakter anak sangatlah vital.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Mari kita tingkatkan peran PKK dalam gerakan PAUD holistik integratif, pengasuhan berbasis kasih sayang, serta edukasi tentang bahaya pernikahan usia dini, perundungan, dan penyalahgunaan media sosial di kalangan remaja,&#8221; serunya.</p>



<p>Arahan keempat terkait Gerakan Hidup Bersih dan Sehat (GHBS). &#8220;TP PKK dan TP Posyandu saya harapkan menjadi penggerak utama di lingkungan masing-masing untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat, pengelolaan sampah rumah tangga, serta pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman obat dan sayuran,&#8221; paparnya.</p>



<p>Arahan kelima terkait digitalisasi data dan pelaporan. Kang DS mendorong agar pengelolaan Program PKK dan Posyandu ke depan memanfaatkan teknologi digital, baik dalam hal pendataan keluarga, pelaporan kegiatan, maupun komunikasi antar kader.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Pemerintah Kabupaten Bandung siap mendukung pelatihan dan penyediaan sarana dasar penunjang digitalisasi ini,&#8221; tandasnya.</p>



<p>Lebih lanjut Kang DS mengungkapkan, keberhasilan Program PKK dan Posyandu bukan hanya karena kekuatan struktur organisasi, tetapi karena adanya komitmen, kebersamaan, dan keikhlasan para kader dalam menjalankan tugasnya.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Mari kita pelihara semangat pelayanan tanpa pamrih dan kerja yang berorientasi pada hasil nyata di masyarakat,&#8221; ujar Kang DS.</p>



<p>Ia berharap, para ketua yang baru saja dilantik dapat menjadi lokomotif penggerak perubahan, menjalin sinergi dengan stakeholder lainnya, dan membawa semangat baru dalam mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan berkualitas.</p>



<p>&#8220;Saya ucapkan selamat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada yang resmi dilantik hari ini. Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan momentum penguatan komitmen untuk menjalankan amanah dalam memberdayakan dan menyejahterakan keluarga serta masyarakat, sejalan dengan visi Kabupaten Bandung,&#8221; kata bupati.</p>



<p>Pada kesempatan tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati memang memohon dukungan dari Bupati Bandung untuk Gerakan Satu Kilo Telur untuk ASN di Pemkab Bandung.</p>



<p>&#8220;Gerakan 1 ASN 1 Kilo Telur ini menyasar ibu hamil. Menurut data Dinas Kesehatan sebanyak 2.012 orang ibu bertatus hamil KEK. Untuk itu kami minta kepada Bapak Bupati untuk bisa mengeluarkan kebijakan untuk program ASN sedekah 1 Kg telur per bulannya,&#8221; ungkap Emma yang juga istri dari Bupati Bandung ini.</p>



<p>Sementara kepada para Ketua PKK dan Posyandu tingkat kecamatan dan kelurahan yang baru dilantik, Emma berharap bisa meniingkatkan dedikasi di wilayahnya masing-masing. Ia pun mengingnkan agar para kader PKK dan Psyandun yang dilantik memiliki nilai dan sikap integritas, kepedulian, keteladanan dan semangat gotong royong.</p>



<p>&#8220;Dengan pengalaman dan dedikasi ibu sekalian, saya optimis akan membawa kemajuan bagi gerakan TP PKK dan pembinaan Posyandu di Kabupaten Bandung,&#8221; ucap Emma.</p>



<p>Sebab menurutnya PKK dan Posyandu berperan sangat penting dan strategis, yang menjadi dua pilar utama dalam pembangunan keluarga, melalui peningkatan kualitas hidup keluarga dari berbagai bidang.</p>



<p>Emma menandaskan, program prioritas PKK dan Posyandu perlu dilaksanakan dengan prinsip kemitraan keswadayaan dan kegotongroyongan.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu saya sangat mengharapkan dapat mengimplementasikan berbagi potensi termasuk kemitraan dengan setiap OPD, guna mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan, peningkatan ekonomi masyarakat, pemberian makanan bergizi pada anak dan peningkatan pelayanan sosial dasar,&#8221; pungkas Emma. (GMS) </p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/08/05/cegah-stunting-kang-ds-dukung-gerakan-sedekah-1-asn-1-kg-telur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>218 Usulan Prioritas Muncul di Musrenbang Bogor Utara, Hery Antasari Tekankan Pentingnya Komunikasi</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/01/16/218-usulan-prioritas-muncul-di-musrenbang-bogor-utara-hery-antasari-tekankan-pentingnya-komunikasi/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/01/16/218-usulan-prioritas-muncul-di-musrenbang-bogor-utara-hery-antasari-tekankan-pentingnya-komunikasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Jan 2025 01:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Antasari]]></category>
		<category><![CDATA[Musrenbang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33926</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kota Bogor sudah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kota Bogor sudah dimulai. Sebagai awal, Kecamatan Bogor Utara melangsungkan Musrenbang di Parahyangan Satu Wedding Hall, Kelurahan Cimahpar, Rabu (15/1/2025) siang.</p>



<p>Kecamatan Bogor Utara mengangkat tema &#8216;Penguatan Daya Saing Sumber Daya Manusia untuk Menopang Daya Saing Daerah&#8217; dan dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari.</p>



<p>Hery menyampaikan bahwa penyelenggaraan Musrenbang merupakan bentuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan daerah.</p>



<p>Ia juga menambahkan bahwa Musrenbang merupakan forum yang sangat strategis sebagai upaya partisipatif warga untuk turut mengusulkan hingga mengawal pembangunan di wilayah. Oleh karena itu, forum ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.</p>



<p>“Saya ingin memanfaatkan forum ini untuk mengajak kita semua agar menggunakan forum ini sebaik-baiknya sebagai ajang aspirasi dan masukan, bukan hanya formalitas dan seremonial belaka,” ucap Hery.</p>



<p>Kepada seluruh aparatur di Kecamatan Bogor Utara, Hery meminta agar mereka mengeluarkan gagasan konstruktif yang dapat menjadi masukan berharga. Termasuk memperhatikan potensi pengembangan wilayah di kecamatan agar selaras dengan tema RKPD 2026.</p>



<p>Selain itu, Hery juga menyoroti masalah yang hampir selalu muncul di setiap kota dalam Musrenbang, yakni mengawal dan mengomunikasikan hasil usulan di setiap tahapan dan level Musrenbang.</p>



<p>Hal ini, menurutnya, penting dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat atas usulan yang diberikan. Ia juga berpesan kepada Bapperida untuk mengawal semua hasil Musrenbang hingga ke masyarakat dan konstituen.</p>



<p>“Mudah-mudahan mulai tahun 2026, kuncinya komunikasikan dengan baik. Kalau bisa pakai sistem, lebih baik. Sehingga setiap anggota DPRD satu per satu datang lagi ke dapilnya, berbekal data,” tegas Hery.</p>



<p>Di lokasi yang sama, Camat Bogor Utara, Riki Robiansah, memaparkan beberapa perkembangan menyangkut permasalahan prioritas yang dihadapi Bogor Utara. Hal-hal tersebut mencakup kesehatan, pendidikan, dan kebersihan.</p>



<p>Pada pilar kesehatan, angka stunting menurun dari 358 balita pada 2023 menjadi 277 balita pada Agustus 2024.</p>



<p>Selain itu, angka buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) juga mengalami penurunan dengan berhasil mengintervensi 1.922 Kartu Keluarga (KK).</p>



<p>Bogor Utara juga berhasil menurunkan jumlah warga miskin hingga 31 persen.</p>



<p>Pada pilar pendidikan, angka putus sekolah di Bogor Utara mengalami penurunan. Anak putus sekolah usia 6-21 tahun tercatat sebanyak 472 jiwa, yang akan menjadi usulan program prioritas pada Musrenbang kali ini.</p>



<p>Di sisi lain, terdapat realisasi yang terlaksana dari Musrenbang Bogor Utara tahun 2022 terkait penambahan sarana pendidikan. Saat itu, hanya terdapat dua SMP negeri, tetapi kini pemerintah kota sedang membangun sekolah baru satu atap (SATAP) untuk SDN 03 Cimahpar dan SMP Negeri 23.</p>



<p>Riki juga menyampaikan bahwa usulan Musrenbang kali ini berasal dari seluruh kelurahan di Bogor Utara yang akan dikerucutkan dan dibawa ke Musrenbang tingkat kota.</p>



<p>“Semua kelurahan sudah melaksanakan Musrenbang pada minggu kedua dan ketiga Desember 2024. Usulan tersebut mengerucut menjadi 218 usulan prioritas, dan hari ini mudah-mudahan dapat dikerucutkan setidaknya 50 persen menjadi 109 usulan yang akan diusulkan ke Musrenbang tingkat kota, yang sebagian besar masih didominasi oleh usulan fisik,” ucap Riki. (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/01/16/218-usulan-prioritas-muncul-di-musrenbang-bogor-utara-hery-antasari-tekankan-pentingnya-komunikasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Bogor Luncurkan Chatbot Stunting, Permudah Akses Informasi Pencegahan Stunting</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/12/04/kota-bogor-luncurkan-chatbot-stunting-permudah-akses-informasi-pencegahan-stunting/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/12/04/kota-bogor-luncurkan-chatbot-stunting-permudah-akses-informasi-pencegahan-stunting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 09:16:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Chatbot Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33754</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS)...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Bogor menargetkan penurunan angka stunting dan pencegahan stunting baru pada 2025 mendatang.  </p>



<p>Hal itu disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) TPPS yang dirangkaikan dengan pemberian apresiasi dalam penanganan stunting dan peluncuran Chatbot Penanganan Stunting di Saung Dolken Resort &amp; Hotel, Kecamatan Bogor Utara, Rabu (4/12/2024).&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Dalam sambutannya, Hanafi membacakan sambutan dari Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas upaya dalam menekan angka stunting serta mencegah adanya stunting baru.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Sehingga dalam menekan angka stunting, rapat koordinasi ini sangat penting untuk sama-sama melakukan evaluasi terhadap berbagai langkah serta melaksanakan tindakan lebih lanjut demi mencapai tujuan kita bersama. Pada kesempatan ini juga kami menyampaikan apresiasi atas semangat dan komitmen dalam menjalankan program stunting,&#8221; kata Hanafi membacakan sambutan Pj Wali Kota Bogor.&nbsp;</p>



<p>Setelah membacakan sambutan, Hanafi pun menargetkan penurunan angka stunting dan pencegahan stunting baru di tahun 2025.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Stunting ini kewajiban pemerintah yang juga menjadi skala sangat prioritas baik tingkat nasional, provinsi, maupun daerah dengan harapan bersama di 2045, ketika Indonesia Emas, Kota Bogor mencapai zero stunting,&#8221; jelasnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Secara konsep dan program kerja, Pemkot Bogor melalui TPPS telah melakukan berbagai terobosan dengan berkolaborasi dan bersinergi dengan banyak pihak di luar pemerintah.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Menurut Hanafi, dalam upaya menangani stunting dan mencegah stunting baru, ada dua pendekatan yang dilakukan, yaitu penanganan spesifik dan penanganan sensitif.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Untuk program mendatang, Hanafi juga menekankan pentingnya pengawasan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran serta secara simultan menyamakan persepsi bahwa penting untuk menangani stunting.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Sekretaris TPPS Kota Bogor, Anas S. Rasmana, mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk memberi nilai, evaluasi, dan apresiasi kepada perangkat daerah serta pihak-pihak yang turut serta dalam menurunkan dan mencegah stunting baru di Kota Bogor.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Dari 2023 hingga 2024, ada pihak di luar Pemkot yang berjumlah 130, termasuk korporasi, komunitas, perorangan, dan asosiasi, yang telah membantu penanganan stunting di Kota Bogor,&#8221; ujarnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Dalam rentang waktu Februari 2023 hingga Agustus 2024, Anas melaporkan angka stunting turun dari semula 2.363 menjadi 1.588 kasus.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Di tingkat nasional, Kota Bogor menjadi salah satu dari sembilan Kabupaten/Kota yang berhasil menurunkan angka stunting di tengah naiknya kasus stunting di daerah lain.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Karena inisiasi Bu Sekda (Syarifah Sofiah), kita selain menangani stunting juga fokus terhadap risiko stunting, seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ketika intervensi itu dilakukan dan berhasil, maka tidak ada kasus baru, dan angka stunting mengalami penurunan,&#8221; ujarnya.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Untuk itu, pihaknya memberikan apresiasi kepada perangkat daerah, termasuk Ketua TPPS 2022-2024, Syarifah Sofiah, dan Dedie A. Rachim, yang juga berkontribusi dalam penurunan stunting pada 2022-2024 dengan menginisiasi Program Pemkot &#8216;Penting Lur&#8217; dan Yantie Rachim yang menjadi Bunda Peduli Stunting Periode 2022-2024.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Dalam kegiatan ini juga dilakukan peluncuran Chatbot Penanganan Stunting yang merupakan kerja sama antara TPPS dengan PT Talenta Digital Berkarya untuk memudahkan masyarakat.&nbsp;&nbsp;</p>



<p>&#8220;Chatbot Stunting ini untuk memberikan informasi seputar stunting serta upaya pencegahan dan penanganannya di Kota Bogor dengan memanfaatkan kecerdasan buatan. Chatbot ini mampu memberikan jawaban dan informasi dengan interaksi yang lebih personal kepada masyarakat,&#8221; ujar Anas.<br>(DR)&nbsp;<br>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/12/04/kota-bogor-luncurkan-chatbot-stunting-permudah-akses-informasi-pencegahan-stunting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Rahasia Sukses Kota Bogor Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Kemendagri Beri Apresiasi</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/10/22/5-rahasia-sukses-kota-bogor-tingkatkan-kualitas-pelayanan-publik-kemendagri-beri-apresiasi/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/10/22/5-rahasia-sukses-kota-bogor-tingkatkan-kualitas-pelayanan-publik-kemendagri-beri-apresiasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2024 00:06:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dirut RSUD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi Kinerja]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Antasari]]></category>
		<category><![CDATA[Inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendagri RI]]></category>
		<category><![CDATA[Netralitas ASN]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33517</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta – Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari melakukan ekspos evaluasi capaian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Jakarta –</strong> Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari melakukan ekspos evaluasi capaian kinerja dan pertanggungjawaban Triwulan II kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Senin (21/10/2024).</p>



<p>Hery mengungkapkan bahwa ada lima indikator yang ditanyakan oleh evaluator, di antaranya mengenai inflasi, stunting, pelayanan publik, netralitas ASN yang harus terus dijaga, serta anggaran perubahan, baik yang masih berproses maupun sudah tuntas.</p>



<p>Berkaitan dengan akselerasi capaian dalam setiap progres kinerja, hal ini terus ditingkatkan dengan adanya terobosan atau inovasi yang sudah diluncurkan beberapa waktu lalu.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="919" height="689" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/10/1001244826_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-33534" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/10/1001244826_11zon.jpg 919w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/10/1001244826_11zon-100x75.jpg 100w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/10/1001244826_11zon-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 919px) 100vw, 919px" /></figure>



<p>&#8220;Iya, jadi untuk triwulan ini kita lakukan untuk mempercepat 10 indikator yang menjadi evaluasi kinerja, ditambah ada beberapa indikator dari 106 indikator yang menjadi masukan-masukan dari evaluator,&#8221; tutur Hery.</p>



<p>Dari evaluasi tersebut, Kemendagri memberikan apresiasi atas capaian kinerja pada triwulan II ini. Selanjutnya, evaluator Kemendagri memberikan beberapa masukan untuk dilengkapi.</p>



<p>&#8220;Berkaitan dengan SOP, dikaitkan dengan standar pelayanan, anggaran perubahan dimasukkan ke dalam laporan. Ya, kebanyakan apresiasi-apresiasi masuknya, dan beberapa format serta netralitas ASN,&#8221; ujar Hery. (FY)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/10/22/5-rahasia-sukses-kota-bogor-tingkatkan-kualitas-pelayanan-publik-kemendagri-beri-apresiasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Sukses: DKM At-Taqwa Bantu Pemkot Bogor Turunkan Angka Stunting</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/10/17/kolaborasi-sukses-dkm-at-taqwa-bantu-pemkot-bogor-turunkan-angka-stunting/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/10/17/kolaborasi-sukses-dkm-at-taqwa-bantu-pemkot-bogor-turunkan-angka-stunting/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Oct 2024 15:32:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[DKM]]></category>
		<category><![CDATA[DKM At-Taqwa]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Antasari]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33485</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Pencegahan stunting yang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah kota kini...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Pencegahan stunting yang tidak hanya dilakukan oleh pemerintah kota kini dibuktikan oleh unsur Dewan Kemakmuran Masjid (DKM). Salah satu contohnya adalah DKM di Masjid At-Taqwa, Taman Yasmin Sektor I, Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat.</p>



<p>Para pengurus serta jamaah bersatu padu dalam membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menanggulangi persoalan stunting. Sudah tiga bulan lamanya, DKM At-Taqwa menjalankan program pencegahan stunting.</p>



<p>&#8220;DKM At-Taqwa telah menunjukkan langkah nyata dalam mendukung program &#8216;Basuh Anting&#8217; yang telah dilaksanakan oleh Pemkot Bogor, dengan memberikan bantuan berupa sembako dan makanan siap saji secara rutin kepada 30 anak, yang terdiri dari 27 anak stunting dan 3 anak dengan Risiko Kekurangan Stunting (KRS) selama 6 bulan,&#8221; kata Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, saat hadir di Masjid At-Taqwa, Kamis (17/10/2024).</p>



<p>Ia melanjutkan, program ini juga sejalan dengan inovasi lokal dari Kelurahan Cilendek Barat, yaitu Makan Bareng Temen (Mabarmen), yang bertujuan membantu anak-anak stunting mendapatkan asupan gizi yang baik.</p>



<p>Tak hanya itu, DKM At-Taqwa juga telah melaksanakan program &#8216;Penting Lur&#8217; dengan memberikan 2 butir telur ayam setiap harinya kepada 13 anak stunting dan 7 anak KRS.</p>



<p>&#8220;Tak lupa, saya juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada Baznas yang turut memberikan kontribusi berupa 30 paket beras untuk kegiatan bantuan ini,&#8221; kata Hery.</p>



<p>Hal ini merupakan bentuk nyata dari pentahelix yang melibatkan elemen-elemen utama, khususnya dalam hal ini berupa upaya penanganan stunting. Masyarakat di sini terlibat aktif sebagai partisipan dalam implementasi program yang telah dijalankan oleh pemerintah.</p>



<p>&#8220;Walaupun program ini telah berjalan dengan baik, berdasarkan hasil evaluasi dari Kelurahan Cilendek Barat, kita masih dihadapkan pada tantangan untuk menjangkau seluruh anak yang terdampak stunting di wilayah ini,&#8221; ucap Hery.</p>



<p>Hery juga berharap kepada Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), yang akan secara rutin mendistribusikan bantuan telur setiap minggu dan memantau perkembangan anak-anak setiap hari, untuk melaporkan hasil pendampingannya setiap awal bulan.</p>



<p>&#8220;Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai lembaga dapat menciptakan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat, terutama dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Bogor,&#8221; ungkap Hery.</p>



<p>Perwakilan DKM At-Taqwa, Pomo Jatmiko, mengatakan bahwa selain memakmurkan masjid, ada fungsi sosial dari DKM yang juga harus dijalankan. Pencanangan pencegahan stunting ini adalah salah satunya.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu, kami merasa bertanggung jawab ketika di Cilendek Barat ini masih ada kasus stunting. Dananya dari mana? Tentu dari infak dan sedekah para jamaah,&#8221; ujar Pomo. (FY)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/10/17/kolaborasi-sukses-dkm-at-taqwa-bantu-pemkot-bogor-turunkan-angka-stunting/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Denda Rp50 Juta untuk Pembuang Sampah Sembarangan: Efektifkah?</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/10/05/denda-rp50-juta-untuk-pembuang-sampah-sembarangan-efektifkah/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/10/05/denda-rp50-juta-untuk-pembuang-sampah-sembarangan-efektifkah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Oct 2024 06:34:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[GERTAK PSN]]></category>
		<category><![CDATA[Kantong Lober]]></category>
		<category><![CDATA[ODF]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Syarifah Sofiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33419</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com </mark>| Kota Bogor –</strong> Pemerintah Kota Bogor (Pemkot) menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan Gerakan Pemotongan Paralon Bersama (Kantong Lober), sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) terkait limbah domestik, serta pencanangan Gerakan Serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (GERTAK PSN) untuk meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).</p>



<p>Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, menyampaikan pentingnya hubungan antara sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat, terutama dalam penanganan stunting dan program Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari buang air besar sembarangan.</p>



<p>“Pada saat ini kami mengevaluasi data stunting, ternyata stunting beririsan dengan kondisi fisik lingkungan yang kumuh. Di daerah yang ODF-nya tinggi, angka stunting juga tinggi. Oleh karena itu, pendekatan sanitasi menjadi sangat penting dalam penanganannya,” ujar Syarifah di Ruang Serba Guna, Gedung DPRD Kota Bogor, Jumat (4/10/2024).</p>



<p>Ia menegaskan pentingnya implementasi yang konsisten dan komitmen dari seluruh perangkat daerah untuk mempercepat penanganan ODF. Oleh karena itu, Pemkot Bogor telah membentuk tim khusus percepatan penurunan ODF.</p>



<p>“Kami telah bergerak secara bertahap, dimulai dari dua kelurahan yang telah ODF, kemudian bertambah menjadi 18, dan ke depannya akan ada lebih banyak lagi kelurahan yang dibantu,” ungkapnya.</p>



<p>Gerakan Pemotongan Paralon Bersama (Kantong Lober) menjadi salah satu upaya Pemkot Bogor dalam mengedukasi masyarakat agar tidak membuang limbah paralon sembarangan ke sungai, serta memperkuat kesadaran lingkungan agar tidak ada lagi tempat pembuangan air besar sembarangan.</p>



<p>Syarifah juga menegaskan adanya sanksi yang akan diberikan apabila ada individu atau badan usaha yang membuang limbah domestik secara sembarangan.</p>



<p>“Ingat bahwa denda bagi perorangan itu 5 juta dan bagi badan usaha itu 50 juta,” tegasnya.</p>



<p>Lebih lanjut, rapat tersebut juga membahas kesiapan pencanangan GERTAK PSN untuk menekan angka penyebaran DBD di Kota Bogor karena data menunjukkan bahwa kasus DBD di Kota Bogor masih tinggi, terutama pada anak-anak sekolah.</p>



<p>“Seiring dengan musim hujan di Kota Bogor ini, kita harus mengaktifkan kembali GERTAK PSN agar masyarakat sadar dan lebih peduli terhadap DBD, supaya tidak ada lonjakan kasus,” jelas Syarifah.</p>



<p>GERTAK PSN akan dilakukan oleh semua pemangku kepentingan (stakeholder) dengan melibatkan duta-duta PSN dan juru pemantau jentik (Jumantik) di sekolah-sekolah guna meningkatkan kesadaran anak-anak dan masyarakat tentang pentingnya memberantas sarang nyamuk. Gerakan ini akan dilakukan secara serentak di 68 kelurahan di Kota Bogor.</p>



<p>“Kami berharap dengan adanya gerakan-gerakan ini, masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan, sehingga kita dapat menurunkan angka DBD dan penyakit lainnya,” pungkas Syarifah.</p>



<p>Turut hadir dalam rapat tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, yang memberikan materi dan laporan data terkait Kantong Lober dan GERTAK PSN. (FY) </p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/10/05/denda-rp50-juta-untuk-pembuang-sampah-sembarangan-efektifkah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Transformasi Puskesmas Di Kota Bogor Menuju Pusat Kesehatan Masyarakat Sehat</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/08/07/transformasi-puskesmas-di-kota-bogor-menuju-pusat-kesehatan-masyarakat-sehat/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/08/07/transformasi-puskesmas-di-kota-bogor-menuju-pusat-kesehatan-masyarakat-sehat/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2024 03:36:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes RI]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala UPTD Puskesmas Lawang Gintung]]></category>
		<category><![CDATA[ODF]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[pengentasan stunting]]></category>
		<category><![CDATA[pos rem]]></category>
		<category><![CDATA[posbindu]]></category>
		<category><![CDATA[posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[promkes]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas Lawang Gintung]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[UKP]]></category>
		<category><![CDATA[Upaya Kesehatan Masyarakat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=33096</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Pada sektor kesehatan, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyoroti...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Pada sektor kesehatan, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menyoroti berbagai hal, diantaranya pengentasan stunting, pencegahan penyakit menular dan tidak menular, peningkatan alat kesehatan, tenaga kesehatan, dan sebagainya.</p>



<p>Kesehatan menjadi program prioritas yang terus ditingkatkan dari tahun ke tahun melalui berbagai program, baik di tingkat pemerintah pusat, pemerintah provinsi hingga pemerintah Kabupaten/Kota di Indonesia.</p>



<p>Di berbagai kesempatan termasuk saat Rapat Kerja Kesehatan Nasional tahun 2024 di ICE BSD, Tangerang, Banten pada April lalu, Jokowi menyampaikan bahwa kesehatan merupakan hal penting dalam upaya Indonesia menjadi negara maju.</p>



<p>Menindaklanjuti arahan orang nomor satu di Indonesia, Kota Bogor terus melakukan peningkatan kesehatan, baik melalui jaminan kesehatan, pelayanan, fasilitas hingga peningkatan peran puskesmas dalam pengentasan stunting, gizi buruk dari pra nikah hingga anak yang sudah mengalami stunting.</p>



<p>Seperti yang dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Lawang Gintung yang membawahi empat kelurahan melalui dua unit puskesmas pembantu di Muarasari dan Harjasari, sebagai upaya dari peningkatan layanan serta mendukung Pembangunan Indonesia Sentris menuju Indonesia Maju.</p>



<p>Saat ini tingkat kunjungan pun bertambah menjadi 100 orang setiap hari. Mencakup pasien yang ingin mengakses pelayanan kesehatan individu hingga kunjungan sehat dalam menjaga kesehatan masyarakat.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="985" height="739" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/08/1000933251_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-33100" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/08/1000933251_11zon.jpg 985w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/08/1000933251_11zon-100x75.jpg 100w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/08/1000933251_11zon-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 985px) 100vw, 985px" /></figure>



<p>Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena mengatakan, peningkatan kesehatan dilakukan dengan mengikuti program pemerintah pusat melalui transformasi kesehatan dengan layanan terintegrasi melalui enam pilar, yaitu layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan, sumber daya manusia kesehatan dan teknologi kesehatan.</p>



<p>&#8220;Transformasi layanan primer dilakukan dengan Integrasi Layanan Primer (ILP), yaitu dengan tiga fokus yaitu pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup, penguatan jejaring pelayanan kesehatan dan penguatan pemantauan situasi kesehatan sampai tingkat kelurahan,&#8221; kata Erna belum lama ini.</p>



<p>Pelayanan siklus hidup dimulai dari ibu hamil, ibu bersalin, bayi, balita, anak sekolah, remaja, usia dewasa sampai lansia. Layanannya mengutamakan edukasi kesehatan dan pencegahan penyakit melalui imunisasi dan berbagai skrining pada semua kelompok usia tersebut.</p>



<p>&#8220;Seluruh puskesmas di Kota Bogor sudah mengimplementasikan ILP, puskesmas pembantu dan posyandu. Nantinya, semua orang yang berobat di puskesmas tidak hanya diobati penyakitnya saja, tetapi juga dilakukan skrining sesuai usianya. Misalnya pada usia dewasa dilakukan skrining terhadap risiko penyakit jantung, diabetes, jiwa, TBC, HIV dan lain-lain. Jadi, kita melakukan mitigasi atau pencegahan melalui preventif,&#8221; katanya.</p>



<p>Kepala UPTD Puskesmas Lawang Gintung, Arsanti Kurniasari mengatakan, peningkatan kesehatan melalui fasilitas kesehatan di Puskesmas Lawang Gintung dilakukan dengan memperluas area pelayanan dan pemisahan ruangan infeksius dan non infeksius melalui penapisan sebelum pasien melakukan pendaftaran.</p>



<p>Tak hanya itu, sesuai arahan dari Presiden, Puskesmas kini juga memiliki alat USG untuk melakukan pemeriksaan terhadap ibu hamil.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="624" height="832" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/08/1000933261_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-33101"/></figure>



<p>Tak berhenti disitu, Puskesmas juga menjadi ujung tombak kesehatan masyarakat, tidak hanya memberikan pelayanan upaya kesehatan perorangan (UKP) namun juga memberikan layanan Upaya Kesehatan Masyarakat atau (UKM) melalui turun langsung ke lapangan.</p>



<p>&#8220;Jadi ketika menjelang siang saat semua pasien di puskesmas dilayani, petugas yang memiliki tugas UKM langsung menyebar turun langsung ke masyarakat. Ada puskesmas keliling, penjaringan anak sekolah sebagai upaya pencegahan penyakit kepada anak usia 15 tahun, promkes, pengentasan stunting, ODF, posyandu, posbindu, pos rem, semua kita tangani melalui banyak program,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Sehingga lanjut Arsanti, Puskesmas bukan saja berfungsi seperti klinik atau rumah sakit namun juga melakukan upaya kesehatan masyarakat menuju puskesmas sebagai kunjungan sehat.</p>



<p>Artinya, ke depan masyarakat yang datang ke puskesmas tidak hanya melakukan pengobatan tapi melakukan kunjungan sehat, seperti periksa kehamilan, tensi darah, gula darah, konsultasi kesehatan, mempertahankan kesehatan dan sebagainya.</p>



<p>&#8220;Jadi ya kita berharap ke depan UKP itu hanya 25 persen 75 persennya kunjungan sehat. Untuk itu perlahan kita ubah mindset pola pikir masyarakat untuk hidup sehat dan juga kita lakukan skrining penjaringan mulai dari usia 15 tahun,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Puskesmas Lawang Gintung sebagai puskesmas induk juga memiliki ahli gizi sebagai untuk memberikan layanan tentang gizi masyarakat. Tak hanya itu, anak yang mengalami stunting, kurang gizi, dan ibu hamil dan sebagainya yang sudah masuk dalam kriteria dan daftar penerima asupan gizi tambahan atau makanan tambahan juga memperoleh makanan tambahan sebagai upaya pengentasan stunting dan gizi buruk. Sehingga peran dan fungsi puskesmas benar-benar menjadi ujung tombak kesehatan masyarakat.</p>



<p>&#8220;Iya, puskesmas ini juga menyalurkan pemberian makanan tambahan dan kita menyiapkan juga ahli gizi. Jadi anak anak yang kurang energi, protein, stunting, anemia, ibu hamil dan sebagainya sesuai kriteria penerima kita berikan secara rutin selama tiga bulan di sini, mereka rutin datang ke puskesmas juga untuk mendapatkan penyaluran dan konsultasi dengan ahli gizi,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/08/07/transformasi-puskesmas-di-kota-bogor-menuju-pusat-kesehatan-masyarakat-sehat/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tekan Stunting, Pemkot Bogor Kembangkan Padi Nutrizinc</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/07/22/tekan-stunting-pemkot-bogor-kembangkan-padi-nutrizinc/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/07/22/tekan-stunting-pemkot-bogor-kembangkan-padi-nutrizinc/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 22 Jul 2024 03:59:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Advertorial]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Camat Bogor Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Dudi Fitri Susandi]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Antasari]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua Baznas]]></category>
		<category><![CDATA[Padi]]></category>
		<category><![CDATA[Padi Nutrizinc]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32964</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Kota Bogor terkenal dengan kota jasa, pariwisata dan niaga. Namun...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor –</strong> Kota Bogor terkenal dengan kota jasa, pariwisata dan niaga. Namun sedikit yang tahu, bila di Kota Bogor juga memiliki lahan pertanian berupa ladang dan sawah. Bahkan, Pemkot berikhtiar mengembangkan pertanian berbasis wisata. Nah saat ini Pemkot juga mengembangkan padi berkualitas. Seperti apa?</p>



<p>=============</p>



<p>Secara geografis Kota Bogor terletak diantara 106’ 48’ BT dan 6’ 26’ LS, kedudukan geografis Kota Bogor di tengah-tengah wilayah Kabupaten Bogor serta lokasinya sangat dekat dengan Jakarta. Kota Bogor memiliki potensi yang strategis bagi perkembangan dan pertumbuhan ekonomi dan jasa, pusat kegiatan nasional untuk industri, perdagangan, transportasi, komunikasi, dan pariwisata.</p>



<p>Sementara pertanian, Pemkot Bogor mendukung peningkatan ketahanan pangan di masa depan untuk mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Salah satu wujud komitmen tersebut untuk mewujudkan penerapan pertanian modern, cerdas dan berkelanjutan.</p>



<p>Tentunya program ini bekerjasama dengan IPB University yang lokasi kampusnya berada di tengah Kota Bogor.<br>Penerapan pertanian modern ini untuk menjawab kebutuhan solusi pertanian yang inovatif dan adaptif. Dilengkapi dengan pemanfaatan teknologi tanpa tanah seperti otomatisasi untuk pemberian nutrisi, pengamatan kualitas air dan udara, serta pencahayaan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1360" height="906" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000871028_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-32967" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000871028_11zon.jpg 1360w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000871028_11zon-768x512.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 1360px) 100vw, 1360px" /></figure>



<p>Begitu juga, hidroponik dan kecerdasan buatan untuk memperkirakan pertumbuhan tanaman, panen, serta diagnosis kesehatan tanaman. Melalui sistem ini memungkinkan pertumbuhan tanaman dalam lingkungan terkontrol sepenuhnya.</p>



<p>Nah, salah satu yang sudah berhasil yakni padi nutrizinc di Kebun Penelitian Tanaman Padi, Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat. Pada Jumat (28/6), sudah panen sebanyak 1,2 ton dari lahan seluas 2.000 meter persegi.</p>



<p>Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi menjelaskan, padi itu merupakan hasil kolaborasi antara Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, dan BSIP Kementerian Pertanian. Kerja sama ini dijalin sebagai bentuk upaya penanganan stunting di Kecamatan Bogor Barat dan Kota Bogor.</p>



<p>&#8220;Sawah ini sudah ditanam selama empat bulan. Padi yang ditanam bukanlah padi biasa melainkan padi nutrizinc yang memiliki kandungan nutrisi zinc tinggi. Ada sebanyak 1,2 ton gabah yang dihasilkan pada panen raya ini,&#8221; jelas Dudi.</p>



<p>Beras hasil panen raya ini akan dibeli oleh Komunitas Perempuan Indonesia Maju (PIM), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Beras tersebut kemudian akan disalurkan pada 18 anak stunting dan 27 Keluarga Rawan Stunting (KRS) di Kelurahan Pasirjaya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="992" height="660" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000871030_11zon.jpg" alt="" class="wp-image-32965" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000871030_11zon.jpg 992w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/07/1000871030_11zon-768x511.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 992px) 100vw, 992px" /></figure>



<p>Pj Wali Kota Bogor, Hery Antasari mengapresiasi dan berterima kasih atas inovasi yang digagas oleh Kecamatan Bogor Barat dan Kelurahan Pasirjaya tersebut. Sebab, menurut dia hal ini menjadi inovasi pertama dalam penanganan stunting di Indonesia.</p>



<p>&#8220;Ini sangat relevan dengan program Pemerintah Pusat dan Pemkot Bogor dalam mengentaskan stunting. Karena anak-anak yang mengkonsumsi Padi Varietas Nutrizinc ini akan mendapatkan banyak manfaat dari zinc lebih banyak. Mulai dari kulit, tulang, rambut, antibodi, kognitifnya juga karena manfaatnya zinc untuk itu semua,&#8221; ucap Hery.</p>



<p>Ia berharap ke depan inovasi penanaman Padi Nutrizinc ini dapat dikembangkan di lahan-lahan lain di Kota Bogor agar dapat menghasilkan beras yang lebih banyak lagi.</p>



<p>Pemulia Padi Nutrizinc, Wage menjelaskan, butiran padi nutrizinc lebih ramping jika dibandingkan dengan jenis Ciherang. Namun memiliki konsistensi gel lebih kuat dan kandungan zinc yang tinggi yakni 34 mg 2 kali lebih banyak dari beras biasa. Program penanganan stunting dengan beras nutrizinc dipandangnya sangat pas di Kota Bogor yang masyarakatnya menjadikan nasi sebagai makanan pokok.</p>



<p>&#8220;Kalau pendekatannya lewat beras, akan berkelanjutan tinggal nanti di sampingnya ada program tambahan telur dan sebagainya. InsyaAllah memperkaya program-program pencegahan stunting,&#8221; terangnya.</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/07/22/tekan-stunting-pemkot-bogor-kembangkan-padi-nutrizinc/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gerakan Geber Si Jumo dan Jamilah: Perang Melawan Stunting, DBD, dan TBC Dimulai!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/05/23/gerakan-geber-si-jumo-dan-jamilah-perang-melawan-stunting-dbd-dan-tbc-dimulai/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/05/23/gerakan-geber-si-jumo-dan-jamilah-perang-melawan-stunting-dbd-dan-tbc-dimulai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 23 May 2024 10:45:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[DBD]]></category>
		<category><![CDATA[Drs. Irwan Riyanto M.Si]]></category>
		<category><![CDATA[Kadisdik Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Si JUMO dan Jamilah]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN 11 Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[TBC]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32633</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Kota Bogor mendeklarasikan Gerakan Bersama Literasi Stunting dan Imunisasi, Jumantik...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor</strong> – Kota Bogor mendeklarasikan Gerakan Bersama Literasi Stunting dan Imunisasi, Jumantik cegah DBD serta Pengawasan Menelan Obat untuk penanggulangan TBC (Geber Si Jumo) dan Jaga Ibu Hamil serta Lingkungan Bersih dan Sehat (Jamilah) melalui perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di SMP Negeri 11 Kota Bogor, Rabu (22/5/2024).</p>



<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah secara langsung memimpin deklarasi yang dihadiri perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov Jawa Barat didampingi Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Irwan Riyanto, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno, Camat Bogor Tengah, Teofilo Patrocinio Freitas dan aparatur wilayah Kelurahan Sempur.</p>



<p>“Hari ini Kota Bogor bersyukur bisa deklarasi dan mudah-mudahan bisa kita eliminir TBC, stunting dan DBD,” kata Sekda.</p>



<p>Syarifah menyampaikan bahwa gerakan ini untuk mengingatkan bersama sebagai aktivitas literasi dan eliminasi stunting, DBD dan TBC serta literasi kesadaran masyarakat semua untuk melakukan imunisasi bagi anak-anaknya agar daya tahannya kuat.</p>



<p>“Karena ketiga penyakit tersebut tergantung dari ketahanan tubuh,” ujarnya.</p>



<p>Dia menyebutkan, salah satu cara yang dilakukan adalah menjaga lingkungan sekolah tetap bersih. UKS, petugas di sekolah dan para guru serta para siswa yang telah dilatih sebagai Jumantik bersama-sama membersihkan lingkungan dan memastikan tidak ada air yang tergenang di sekolah agar jangan sampai digigit nyamuk penyebar virus DBD yang suka dengan kondisi yang lembab, khususnya pagi dan sore hari.</p>



<p>Syarifah mengingatkan kasus DBD di Jawa Barat termasuk Kota Bogor angkanya tinggi, tidak hanya orang tua yang terkena DBD dan TBC, anak-anak pun ada yang terkena bahkan sampai memakan korban jiwa.</p>



<p>Kondisi Kota Bogor, berdasarkan data triwulan I tahun 2024, kasus DBD tercatat 2.138 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 14 jiwa. Untuk TBC tercatat 3.100 kasus, 546 diderita anak-anak, meninggal 312 dan sembuh sebanyak 4.646 dengan evaluasi dalam 6 bulan sehingga sebagian pengobatan masih berproses dan terus dimonitor.</p>



<p>Sebagai perbandingan pada tahun 2023 data menunjukkan DBD tercatat 1.474 kasus dengan kematian sebanyak 9 jiwa. Untuk TBC ada 9.194 kasus, 1.707 diderita anak-anak, angka kesembuhan sebesar 5.968 dan kematian sebanyak 271. Untuk stunting ada penurunan, awalnya di angka 2.100-an sekarang di angka 1.700-an.</p>



<p>“Hasil Survei Kesehatan Indonesia (SKI) awalnya 18,7 persen menjadi 18,2 persen, sedangkan target nasional ada di angka 14 persen,” katanya.</p>



<p>Untuk DBD, upaya yang telah dilakukan dengan membentuk tenaga-tenaga untuk melakukan fogging.</p>



<p>Sementara untuk stunting, upaya lain pengurangan adalah mengurangi keluarga-keluarga risiko stunting, diantaranya ibu hamil termasuk wanita-wanita anemia. Kecenderungan akan melahirkan anak anak stunting, salah satunya pemberian tablet penambah darah dan kegiatan lain yang bisa mengurangi risiko penambahan stunting.</p>



<p>Untuk peningkatan TBC, kata dia, karena Kota Bogor melakukan upaya aktif dan intensif menemukan penderita-penderita TBC.</p>



<p>“Setelah ditemukan, upaya yang harus dilakukan massif dengan membuat jaringan atau relawan yang memantau pasien mengkonsumsi obat, karena penderita TBC itu jika dalam enam bulan mengkonsumsi obat secara terus menerus bisa sembuh,” kata Syarifah didampingi Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno.</p>



<p>Selanjutnya, setelah pendataan dan ditemukan para penderita TBC diobati dan dipantau pengobatannya. Upaya selanjutnya yang dilakukan adalah pemantauan kontak eratnya seperti Covid-19, sehingga penguatan dan pengobatan juga dilakukan terhadap kontak erat tersebut.</p>



<p>Untuk obat-obat TBC, Syarifah menyampaikan mendapat bantuan dari pusat dan pengobatan akan bermanfaat jika diimbangi dengan melakukan aktivitas, seperti gerakan menyeluruh dan pengamatan yang menyeluruh, meningkatkan kesadaran literasi serta sebagainya.</p>



<p>“Semua upaya harus terus menerus dilakukan, karena manusia ada lupanya. Untuk itu harus terus diingatkan,” tegasnya. (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/05/23/gerakan-geber-si-jumo-dan-jamilah-perang-melawan-stunting-dbd-dan-tbc-dimulai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stunting di Bogor Barat Ditangani Kolaborasi TNI-Pemkot-IWAPI</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/01/31/stunting-di-bogor-barat-ditangani-kolaborasi-tni-pemkot-iwapi/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/01/31/stunting-di-bogor-barat-ditangani-kolaborasi-tni-pemkot-iwapi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jan 2024 08:32:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Bunda Yantie Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Danramil 0604/Bogor Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[IWAPI]]></category>
		<category><![CDATA[Kodam III/Siliwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Kodim 0606/Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Korem 061/SK]]></category>
		<category><![CDATA[Mabesad]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Jokowi]]></category>
		<category><![CDATA[Stunting]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32102</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Kodim 0606/Kota Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor  &#8211;</strong> Kodim 0606/Kota Bogor bersama Pemerintah Kota Bogor dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Kota Bogor berkolaborasi dalam upaya penanganan stunting di wilayah Bogor Barat.</p>



<p>Kolaborasi ini diwujudkan dalam kegiatan pembagian susu formula, makanan sehat, dan makanan mentah kepada balita yang terindikasi stunting. Kegiatan ini digelar di Aula Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, pada Rabu (31/1/2024).</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, Danramil 0606/Bogor Barat, Kapten Inf SS Rumalutur SE, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk menurunkan angka stunting di wilayah Bogor Barat.</p>



<p>&#8220;Stunting merupakan masalah serius yang harus ditangani secara serius. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan dalam menurunkan angka stunting di wilayah Bogor Barat,&#8221; kata Rumalutur.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="400" height="225" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240131-WA0032_11zon-400x225.jpg" alt="" class="wp-image-32103" style="width:573px;height:auto" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240131-WA0032_11zon-400x225.jpg 400w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240131-WA0032_11zon-250x140.jpg 250w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/01/IMG-20240131-WA0032_11zon.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 400px) 100vw, 400px" /><figcaption class="wp-element-caption">Stunting di Bogor Barat Ditangani Kolaborasi TNI-Pemkot-IWAPI31 Januari 2024</figcaption></figure>
</div>


<p>Pada kegiatan tersebut, turut hadir Ibu Yantie Dedie Rachim, selaku Ibu Peduli Stunting Kita Bogor, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Camat Bogor Barat, Lurah Loji, Ketua IWAPI, UPTD Puskesmas Pasirmulya, Ketua PKK Bogor Barat, Babinsa se-Bogor Barat, dan warga tiap kelurahan se-Bogor Barat.</p>



<p>Dalam sambutannya, Ibu Yantie Dedie Rachim menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang dilakukan oleh TNI-Pemkot-IWAPI dalam upaya penanganan stunting di wilayah Bogor Barat.</p>



<p>&#8220;Kolaborasi ini merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah stunting. Saya berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan semakin menguatkan upaya kita dalam menurunkan angka stunting di Kota Bogor,&#8221; kata Yantie.</p>



<p>Kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Kodim 0606/Kota Bogor dalam mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting. Selain itu, Kodim 0606/Kota Bogor juga akan membangun kerjasama dengan pihak lain (CSR) dalam rangka penurunan angka stunting, khususnya di wilayah Bogor Barat.</p>



<p>&#8220;Kami akan terus berupaya untuk menurunkan angka stunting di wilayah Bogor Barat. Kami akan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan hal tersebut,&#8221; kata Rumalutur. (DR) </p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/01/31/stunting-di-bogor-barat-ditangani-kolaborasi-tni-pemkot-iwapi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
