<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 800/Kep.525–BKPSDM/2023 &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/surat-keputusan-wali-kota-bogor-nomor-800-kep-525-bkpsdm-2023/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jun 2025 15:38:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 800/Kep.525–BKPSDM/2023 &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Seleksi Sekda Kota Bogor: 7 Kandidat Bersaing Ketat Lewat Jalur Manajemen Talenta ASN</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/06/09/seleksi-sekda-kota-bogor-7-kandidat-bersaing-ketat-lewat-jalur-manajemen-talenta-asn/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/06/09/seleksi-sekda-kota-bogor-7-kandidat-bersaing-ketat-lewat-jalur-manajemen-talenta-asn/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jun 2025 08:14:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Kepegawaian]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BKN]]></category>
		<category><![CDATA[BKPSDM]]></category>
		<category><![CDATA[BKPSDM Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Sekda]]></category>
		<category><![CDATA[Calon Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020]]></category>
		<category><![CDATA[Seleksi Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 800/Kep.160 - BKPSDM/2025]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 800/Kep.525–BKPSDM/2023]]></category>
		<category><![CDATA[Uji Kompetensi]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35103</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Proses seleksi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor yang baru dan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com </mark>| Kota Bogor –</strong> Proses seleksi <strong>Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor</strong> yang baru dan definitif memasuki tahap akhir yang krusial. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerapkan mekanisme yang berbeda dan lebih terstruktur kali ini, fokus pada <strong>manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN)</strong> untuk memastikan pemimpin yang terpilih adalah individu terbaik dan paling kompeten.</p>



<p>Perubahan signifikan dalam proses ini merujuk pada <strong>Peraturan Menteri PANRB Nomor 3 Tahun 2020</strong> tentang Manajemen Talenta ASN, yang merupakan revisi dari Peraturan Menteri PANRB Nomor 15 Tahun 2019. Regulasi pusat ini kemudian dijabarkan lebih lanjut melalui <strong>Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 800/Kep.525–BKPSDM/2023</strong> mengenai Pemetaan Talenta dan Kelompok Rencana Suksesi Pegawai Negeri Sipil, serta <strong>Surat Keputusan Wali Kota Bogor Nomor 800/Kep.160 &#8211; BKPSDM/2025</strong> tentang Tahapan Penetapan Rencana Suksesi untuk Jabatan Pimpinan Tinggi Sekretaris Daerah.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Bukan Lagi <em>Open Bidding</em>, Melainkan Identifikasi Talenta</h3>



<p>Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjelaskan bahwa pendekatan tahun ini berbeda dari sebelumnya. Para calon Sekda tidak lagi dipilih melalui <strong>seleksi terbuka (open bidding)</strong>, melainkan berdasarkan hasil identifikasi dan manajemen talenta yang dilakukan oleh <strong>Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor</strong>.</p>



<p>&#8220;Semua calon dipilih atas identifikasi dan manajemen talenta yang dilakukan oleh BKPSDM Kota Bogor. Bukan secara open bidding,&#8221; terang Jenal Mutaqin pada Senin (9/6/2025).</p>



<p>Melalui proses pemetaan, pembinaan, dan pengembangan pegawai yang cermat, BKPSDM telah menunjuk <strong>tujuh kandidat calon Sekda</strong> yang dianggap sebagai suksesor potensial.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kriteria Penilaian Ketat untuk Calon Sekda</h3>



<p>Jenal Mutaqin merinci bahwa ketujuh calon yang menduduki <strong>Kotak 9 ASN</strong> dan telah memenuhi persyaratan ketat ini, menjalani pemetaan dan penilaian rekam jejak berdasarkan beberapa komponen utama:</p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Nilai Talenta:</strong> 30 persen</li>



<li><strong>Pengelolaan Anggaran:</strong> 30 persen</li>



<li><strong>Masa Jabatan dalam JPT (eselon II):</strong> 15 persen</li>



<li><strong>Nilai Reformasi Birokrasi (RB) Perangkat Daerah:</strong> 15 persen</li>



<li><strong>Riwayat Jabatan dalam JPT (eselon II):</strong> 10 persen</li>
</ul>



<p>&#8220;Tujuh orang ini memenuhi syarat usia dan telah memiliki sertifikat kelulusan PKN/Diklat PIM II. Serta memenuhi lima indikator atau komponen tersebut dengan nilai di atas 80,&#8221; jelas Jenal Mutaqin.</p>



<p>Ketujuh nama calon Sekda Kota Bogor yang berhasil lolos adalah:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Sri Nowo Retno</strong> (Kepala Dinas Kesehatan)</li>



<li><strong>Eko Prabowo</strong> (Aspemkesra)</li>



<li><strong>Deni Mulyadi</strong> (Kepala BKAD)</li>



<li><strong>Taufik Hidayat</strong> (Kepala Dispora)</li>



<li><strong>Juniarti Estiningsih</strong> (Kepala Disperumkim)</li>



<li><strong>Rakhmawati</strong> (Asisten Administrasi Umum)</li>



<li><strong>Hanafi</strong> (Pj Sekda)</li>
</ol>



<h3 class="wp-block-heading">Uji Kompetensi Berjenjang Menuju Tiga Terbaik</h3>



<p>Para kandidat ini telah mengikuti serangkaian <strong>uji kompetensi</strong>, dimulai dengan <strong>uji kompetensi manajerial dan sosiokultural</strong> di <em>assessment center</em> BKD Provinsi Jawa Barat pada pertengahan Mei lalu. Selanjutnya, mereka menjalani <strong>uji kompetensi teknis</strong> yang meliputi dua tahapan:</p>



<ol class="wp-block-list">
<li><strong>Seleksi penulisan makalah</strong></li>



<li><strong>Pemaparan dan wawancara</strong></li>
</ol>



<p>Penulisan makalah dilakukan secara langsung di hadapan seluruh anggota <strong>Tim Penilai Kelompok Suksesor</strong> atau panitia seleksi (pansel).</p>



<p>&#8220;Hasil proses seleksi penulisan makalah serta pemaparan dan wawancara selesai serta assessment provinsi yang dilakukan, akan menghasilkan tiga nama suksesor terbaik,&#8221; ungkap Jenal Mutaqin.</p>



<p>Tiga nama calon suksesor terbaik ini akan segera dilaporkan kepada Wali Kota Bogor, yang selanjutnya akan meneruskan hasil pelaksanaan seleksi kepada <strong>Badan Kepegawaian Negara (BKN)</strong>.</p>



<p>BKN kemudian akan memberikan rekomendasi terkait penilaian seleksi Sekda. Berdasarkan rekomendasi tersebut, Wali Kota Bogor akan memilih satu nama calon suksesor untuk diangkat menjadi <strong>Sekda Kota Bogor definitif</strong>.</p>



<p>&#8220;Setelah itu, Pak Wali mengajukan rekomendasi untuk dilaksanakan pengangkatan dan pelantikan Sekda Kota Bogor kepada provinsi dan Kementerian Dalam Negeri,&#8221; tambah Jenal Mutaqin.</p>



<p>Wakil Wali Kota Bogor menegaskan bahwa <strong>Tim Penilai Kelompok Suksesor (pansel)</strong> bekerja secara objektif dan sesuai tugas serta fungsinya. &#8220;Insyaallah dalam minggu ini sudah ada tiga nama terbaik untuk kemudian dilaporkan kepada wali kota,&#8221; pungkas Jenal Mutaqin.</p>



<p>Proses seleksi yang transparan dan berbasis talenta ini diharapkan dapat menghasilkan Sekda Kota Bogor yang visioner, kompeten, dan mampu membawa kemajuan bagi Kota Bogor. (KDR) </p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/06/09/seleksi-sekda-kota-bogor-7-kandidat-bersaing-ketat-lewat-jalur-manajemen-talenta-asn/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
