<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tanah Longsor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/tanah-longsor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 24 Mar 2025 21:10:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Tanah Longsor &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Jalan Saleh Danasasmita Ambles: Pemkot Bogor Bebaskan 3.000 Meter Lahan Warga untuk Akses Baru!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/03/24/jalan-saleh-danasasmita-ambles-pemkot-bogor-bebaskan-3-000-meter-lahan-warga-untuk-akses-baru/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/03/24/jalan-saleh-danasasmita-ambles-pemkot-bogor-bebaskan-3-000-meter-lahan-warga-untuk-akses-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 Mar 2025 08:41:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Saleh Danasasmita]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Titik Longsor di Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34578</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Bencana longsor yang terus menghantui Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, telah...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Bencana longsor yang terus menghantui Jalan Saleh Danasasmita, Batutulis, telah melumpuhkan aktivitas warga dan menimbulkan kekhawatiran mendalam. Akses utama menuju Stasiun Batutulis terputus, memaksa warga untuk mencari jalan alternatif yang lebih jauh dan berbahaya. </p>



<p>Melihat kondisi ini, Pemerintah Kota Bogor bergerak cepat dengan solusi terobosan: membuka jalur jalan baru yang aman dan permanen. Solusi untuk mencegah potensi terulangnya longsoran atau amblas di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, adalah dengan tidak kembali menggunakan jalan eksisting yang saat ini mengalami longsor.</p>



<p>Namun, upaya membuka jalan baru tersebut terkendala oleh keberadaan lahan milik masyarakat yang harus dibebaskan.</p>



<p>Menanggapi solusi tersebut, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, bersama perangkat daerah terkait, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta pihak wilayah setempat melakukan peninjauan bersama ke lokasi lahan yang akan difungsikan untuk menggantikan Jalan Saleh Danasasmita yang terdampak longsoran.</p>



<p>Dedie A. Rachim menegaskan bahwa proses pembebasan lahan masyarakat tentu harus mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku, sehingga semua tahapan perlu dilaksanakan dengan baik.</p>



<p>“Nah, sekarang sudah kita tinjau dan kita juga sudah bertemu dengan pemilik lahan. Nantinya akan kita negosiasikan, sebab dari total luas lahan yang dimiliki oleh pemilik, tentu tidak bisa kita bebaskan seluruhnya, hanya sesuai kebutuhan,” ujarnya, Senin (24/3/2025).</p>



<p>Selain pembebasan lahan, langkah-langkah yang harus disiapkan sebelum masuk ke tahap teknis pembangunan jalan meliputi pembuatan Detail Engineering Design (DED), penilaian (appraisal) nilai lahan yang akan dibebaskan, dan hal-hal teknis lainnya.</p>



<p>Melihat kebutuhan masyarakat yang terdampak akibat putusnya akses akibat bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun akan segera mengambil keputusan untuk menindaklanjuti solusi ini.</p>



<p>“Luas lahan yang harus dibersihkan mencapai 3.000 meter persegi untuk membuka akses jalan baru. Ini solusi yang paling memungkinkan untuk kita ambil,” tambahnya.</p>



<p>Nantinya, jika solusi ini diputuskan, akses jalan baru akan melalui Jalan Lawang Gintung dan langsung menuju arah Stasiun Batutulis tanpa melewati Jalan Saleh Danasasmita yang mengalami longsor. (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/03/24/jalan-saleh-danasasmita-ambles-pemkot-bogor-bebaskan-3-000-meter-lahan-warga-untuk-akses-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bandung Siaga! Maret 2025: Ancaman Megathrust &#038; Bencana Hidrometeorologi Mengintai!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/03/21/bandung-siaga-maret-2025-ancaman-megathrust-bencana-hidrometeorologi-mengintai/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/03/21/bandung-siaga-maret-2025-ancaman-megathrust-bencana-hidrometeorologi-mengintai/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 Mar 2025 20:27:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[antisipasi bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[Siaga Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34540</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Bandung &#8211; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Bandung &#8211; </strong>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyampaikan imbauan peringatan dini bencana pada bulan Maret 2025.</p>



<p>BPBD menyampaikan imbauan itu setelah sebelumnya menerima Surat Edaran dari Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Republik Indonesia tentang Peringatan Dini Cuaca di daerah rawan longsor.</p>



<p>Untuk diketahui prakiraan daerah potensi banjir wilayah Provinsi Jawa Barat untuk bulan Maret 2025 yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementrian PUPR), serta Badan Informasi Geospasial (BIG).</p>



<p>Tak hanya itu, Pemkab Bandung juga sudah menertibkan Surat Edaran Bupati Bandung nomor 500.10.2.1/001 / 2812 / BPBD tanggal 24 September 2024 tentang Meningkatkan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Terhadap Potensi Gempa Bumi Megathrust di Kabupaten Bandung.</p>



<p>BPBD Kabupaten Bandung juga turut menjalankan peta wilayah potensi gerakan tanah di Provinsi Jawa Barat bulan Februari 2025 yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).</p>



<p>&#8220;Sehubungan dengan hal tersebut, dihimbau untuk menyiapkan langkah-langkah pengurangan risiko bencana dan upaya kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak bencana alam seperti gempa bumi, banjir, kekeringan, gerakan tanah (longsor) serta angin kencang,&#8221; kata Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama, Kamis (20/3/2025) malam.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1280" height="833" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250322-WA0093.jpg" alt="" class="wp-image-34546" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250322-WA0093.jpg 1280w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250322-WA0093-768x500.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">Dampak Cuaca Ekstrem, Pemkab Bandung Imbau Masyarakat Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi</figcaption></figure>



<p>Terkait dengan peringatan dini bencana itu, Uka Suska mengatakan bahwa sejumlah pihak harus meningkatkan kegiatan sosialisasi, edukasi dan mitigasi kepada masyarakat terkait upaya mitigasi gempa bumi, pencegahan banjir, pencegahan kekeringan, gerakan tanah (longsor) dan angin kencang baik secara tatap muka maupun melalui media elektronik/media sosial.</p>



<p>&#8220;Melakukan monitoring secara berkala untuk mendapatkan informasi peringatan dini cuaca dan potensi ancaman bencana melalui website http://web.meteo.bmkg.go.id/id/pengamatan/satelit; http://web.meteo.bmkg.go.id/id/prakiraan/ikhtisar-indonesia;<br>https://signature.bmkg.go.id;<br>https://iklim.bmkg.go.id;<br>http://sitaba2.pu.go.id/;<br>https://vsi.esdm.go.id; dan http://modis-catalog.lapan.go.id/himawari-8/,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Uka Suska menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu terjadi gempa bumi dengan mempelajari dan memahami tindakan-tindakan apa saja yang harus dilakukan ketika gempa bumi terjadi.</p>



<p>&#8220;Kepada masyarakat dan instansi terkait agar waspada terhadap terjadinya potensi bencana hidrometeorologis (dampak cuaca esktrem) seperti hujan lebat hingga sangat lebat dalam skala lokal, serta angin kencang yang dapat mengakibatkan dampak seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta dampak kerusakan lainnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>BPBD juga mengingatkan masyarakat waspada terhadap terjadinya cuaca ekstrem berupa hujan yang disertai dengan kilat atau petir dan juga angin kencang pada sore hari, terutama pada hari dimana terjadi pemanasan kuat antara pukul 10.00 hingga 14.00 WIB, biasanya ditandai dengan jenis<br>awan yang berwarna gelap, dan menjulang tinggi seperti kembang kol dan terkadang memiliki landasan pada puncaknya (Awan jenis Cumulonimbus).</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="739" height="415" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250322-WA0090.jpg" alt="" class="wp-image-34545" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250322-WA0090.jpg 739w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250322-WA0090-400x225.jpg 400w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250322-WA0090-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 739px) 100vw, 739px" /><figcaption class="wp-element-caption">Peringatan Dini Bencana, Pemkab Bandung: Meningkatkan Kegiatan Sosialisasi, Edukasi dan Mitigasi</figcaption></figure>



<p>&#8220;Waspada terhadap potensi sambaran petir dengan berlindung di tempat tertutup, menghindari pohon dan tiang listrik atau sesuatu yang tinggi lainnya, menghindari tempat tinggi dan terbuka, mematikan alat komunikasi sementara waktu, dan menjaga jarak aman jika sedang berteduh di luar ruangan,&#8221; katanya.</p>



<p>Uka Suska menghimbau kepada warga masyarakat yang berada di perbukitan, kaki gunung dan di lokasi lereng/tebing agar selalu waspada, dikhawatirkan terjadi potensi bencana gerakan tanah (longsor).</p>



<p>&#8220;Menghimbau kepada warga masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai bila mana terjadi hujan lebat yang berlangsung lama agar selalu berhati-hati dan waspada dikhawatirkan terjadi banjir ataupun banjir bandang. Apabila terjadi kondisi darurat untuk segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang aman supaya tidak terjadi adanya korban jiwa,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Disebutkan pula, untuk menyiapkan tas siaga bencana agar dapat digunakan pada saat dalam kondisi darurat dan simpan dokumen penting dalam satu tempat yang aman.</p>



<p>&#8220;Menghimbau untuk tidak membuang sampah ke sungai supaya tidak terjadi penyumbatan pada saluran air yang dapat menyebabkan banjir,&#8221; katanya.</p>



<p>Uka Suska menghimbau kepada seluruh camat di wilayah Kabupaten Bandung agar dapat melakukan penyebarluasan informasi peringatan dini sampai ke tingkat desa/kelurahan dengan tetap mengantisipasi adanya potensi bencana banjir, gerakan tanah (longsor) dan angin kencang pada saat curah hujan di atas normal.</p>



<p>&#8220;Bilamana terjadi bencana dapat menghubungi Pudalops PB Kabupaten Bandung di Call Center 0851-6290-1129,&#8221; katanya. (Gani MS)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/03/21/bandung-siaga-maret-2025-ancaman-megathrust-bencana-hidrometeorologi-mengintai/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penanganan Longsor Batutulis Bogor: Dedie Rachim Libatkan Banyak Pihak</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/03/06/penanganan-longsor-batutulis-bogor-dedie-rachim-libatkan-banyak-pihak/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/03/06/penanganan-longsor-batutulis-bogor-dedie-rachim-libatkan-banyak-pihak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 06:48:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BTP Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Dirjen Perkeretaapian]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Amblas]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Saleh Danasasmita]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Perhubungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PU]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Titik Longsor di Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[underpass Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34384</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima kunjungan dari Direktur Prasarana Perkeretaapian,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menerima kunjungan dari Direktur Prasarana Perkeretaapian, Hengki Angkasawan, yang hadir bersama Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat (BTP Bandung), Endang Setiawan di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Kamis (6/3/2025).</p>



<p>Pertemuan ini untuk menindaklanjuti penanganan longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kota Bogor.</p>



<p>Dalam pertemuan tersebut, Endang memaparkan kondisi yang ada, evaluasi secara teknis, hingga rencana intervensi.</p>



<p>BTP Bandung Jawa Barat mensinyalir adanya mata air di bawah Jalan Saleh Danasasmita yang perlu diteliti lebih lanjut sebagai salah satu penyebab longsor, selain tingginya curah hujan dan kendaraan dengan tonase yang melebihi kapasitas jalan.</p>



<p>Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan keinginannya untuk penanganan cepat atas kondisi pasca-longsor. Baik dari BTP Bandung Jawa Barat sebagai penanggung jawab pembangunan underpass Batutulis maupun Dirjen Perkeretaapian, mengingat pelaksanaan pembangunan tidak terlepas dari proyek double track Bogor-Sukabumi.</p>



<p>“Yang pasti, kita ingin penanganan yang cepat karena dampaknya cukup besar. Selain mengevaluasi secara teknis, apalagi masih dalam masa pemeliharaan, kita juga menawarkan alternatif lain sebagai solusi yang mungkin lebih aman dan permanen dengan harapan kejadian serupa tidak terulang,” kata Dedie A. Rachim.</p>



<p>Ia menambahkan, intervensi tidak hanya melibatkan Kementerian Perhubungan, dalam hal ini Dirjen Perkeretaapian, tetapi juga Kementerian PU.</p>



<p>“Intinya, Pemerintah Kota Bogor dan semua pihak terkait tengah mencari solusi terbaik untuk penanganan dan penanggulangan bencana amblesnya tanah di Jalan Saleh Danasasmita,” pungkas Dedie A. Rachim.<br>(DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/03/06/penanganan-longsor-batutulis-bogor-dedie-rachim-libatkan-banyak-pihak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Bogor dan Kemenhub Cari Solusi Permanen Longsor Batutulis</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/03/06/pemkot-bogor-dan-kemenhub-cari-solusi-permanen-longsor-batutulis/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/03/06/pemkot-bogor-dan-kemenhub-cari-solusi-permanen-longsor-batutulis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 03:21:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Saleh Danasasmita]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bogor Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhub]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Solusi]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tragedi Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34397</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan pertemuan dengan Direktur Prasarana Perkeretaapian,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com </mark>| Kota Bogor &#8211; </strong>Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melakukan pertemuan dengan Direktur Prasarana Perkeretaapian, Hengki Angkasawan, yang hadir bersama Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Barat (BTP Bandung), Endang Setiawan, di Paseban Punta, Balai Kota Bogor, Kamis (6/3/2025).</p>



<p>Pertemuan tersebut dilakukan guna menindaklanjuti langkah permanen penanganan longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kota Bogor.</p>



<p>Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menjelaskan bahwa Direktur Prasarana Perkeretaapian dan BTP Bandung telah melakukan penelitian singkat terkait longsoran yang terjadi pada Selasa (4/3/2025).</p>



<p>Berdasarkan penelitian tersebut, longsor yang terjadi disinyalir disebabkan oleh adanya saluran atau mata air, yang bahkan jumlahnya lebih dari satu.</p>



<p>&#8220;Tadi pertemuan dengan Direktur Prasarana dari Kementerian Perhubungan dan juga Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Barat, ya. Memang mereka sudah melakukan semacam penelitian singkat atau awal terkait bencana longsor yang terjadi di Jalan Saleh Danasasmita. Disinyalir ada saluran air atau mata air yang jumlahnya bukan hanya satu, tetapi ada tiga,&#8221; ujar Dedie A. Rachim usai pertemuan.</p>



<p>Oleh karena itu, Dedie A. Rachim menambahkan bahwa secara teknis, hal tersebut perlu dikaji lebih dalam terkait kemungkinan langkah-langkah penanganan untuk normalisasi atau pengembalian fungsi Jalan Saleh Danasasmita di wilayah Batutulis.</p>



<p>&#8220;Dengan adanya dugaan saluran air di bawah lokasi jalan, maka ada juga kemungkinan kita mencari jalur alternatif lain,&#8221; ucapnya.</p>



<p>Dedie A. Rachim pun mengungkapkan bahwa jika harus mencari jalur alternatif lain, hal itu didasarkan pada dugaan keberadaan mata air atau aliran air di area tersebut.</p>



<p>Jika aliran mata air ini ditambah dengan beban kendaraan, maka kondisi tanah yang labil berpotensi kembali menimbulkan bencana di kemudian hari.</p>



<p>&#8220;Itu yang tidak kita inginkan. Jangan sampai setiap tahun kita harus melakukan rehabilitasi atau langkah-langkah penanganan sementara. Jika memungkinkan, penyelesaiannya harus permanen untuk jangka menengah dan panjang,&#8221; tuturnya.</p>



<p>Sebab, menurut Dedie A. Rachim langkah itu akan menjadi pilihan yang paling ideal untuk Kota Bogor.</p>



<p>&#8220;Ini yang harus kita pikirkan secara teknis, mana yang paling efisien. Dan karena ini dalam kondisi darurat, maka langkah-langkah yang harus diambil harus segera dan juga komprehensif,&#8221; tutupnya.<br>(DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/03/06/pemkot-bogor-dan-kemenhub-cari-solusi-permanen-longsor-batutulis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dedie A. Rachim &#8216;Bergerak&#8217;: Upaya Cepat Atasi Longsor Batutulis Demi Warga Bogor</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/03/06/dedie-a-rachim-bergerak-upaya-cepat-atasi-longsor-batutulis-demi-warga-bogor/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/03/06/dedie-a-rachim-bergerak-upaya-cepat-atasi-longsor-batutulis-demi-warga-bogor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Mar 2025 03:08:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Batu Tulis]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Saleh Danasasmita]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bogor Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34394</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung longsor di...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor </strong>&#8211; Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau langsung longsor di Jalan Saleh Danasasmita, Kelurahan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Rabu (5/3/2025).</p>



<p>Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, serta Komisi VIII DPR RI, mereka meninjau lokasi longsor dari titik samping Stasiun Batutulis.</p>



<p>Dedie A. Rachim, mengatakan tinjauan bersama ini bertujuan untuk memastikan adanya bantuan teknis dari pemerintah pusat guna merehabilitasi kondisi jalan yang terputus.</p>



<p>&#8220;Dengan adanya rekomendasi dari BNPB, mudah-mudahan bisa dipercepat. Kita melihat ini dalam suasana Ramadan menjelang Lebaran, tentu akses masyarakat harus bisa pulih secepatnya,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Saat ini, lanjut Dedie A. Rachim, jalan underpass Batutulis masih dalam tahap uji coba, sehingga pemeliharaannya tetap diperhatikan karena proyek ini juga termasuk dalam proyek strategis nasional.</p>



<p>&#8220;Kami mendorong pemerintah pusat melalui Kementerian PU dan Kemenhub, yaitu Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat (BTP Bandung), untuk segera menangani dan merespons situasi ini dalam waktu yang tidak terlalu lama,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Sebab, aksesibilitas masyarakat yang terdampak langsung harus segera dicarikan solusinya.</p>



<p>Sambil menunggu proses perbaikan jalan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga melakukan berbagai upaya sementara agar mobilitas masyarakat tetap dapat terakomodasi.</p>



<p>Saat ini, Dedie A. Rachim, bersama Wakilnya, Jenal Mutaqin dan Forkopimda, sudah melakukan pembicaraan dengan pengembang properti yang memiliki akses langsung ke Bogor Selatan agar jalur tersebut dapat digunakan masyarakat untuk sementara waktu.</p>



<p>&#8220;Tapi karena jalur itu masuk ke permukiman warga, jika dibuka untuk umum, apalagi ada kendaraan bertonase besar yang masuk, pasti akan dikeluhkan warga. Jadi kami meminta semacam kontribusi dari pengembang agar akses ini dapat digunakan setidaknya untuk kendaraan roda dua terlebih dahulu,&#8221; ujarnya.</p>



<p>Upaya ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah dalam rangka penyelesaian proyek strategis nasional yang dipercepat dengan status tanggap darurat, karena harus segera ditangani.<br>(DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/03/06/dedie-a-rachim-bergerak-upaya-cepat-atasi-longsor-batutulis-demi-warga-bogor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Bogor Dilanda Bencana: Longsor, Banjir, dan Atap Ambruk Akibat Hujan Deras!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/03/03/kota-bogor-dilanda-bencana-longsor-banjir-dan-atap-ambruk-akibat-hujan-deras/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/03/03/kota-bogor-dilanda-bencana-longsor-banjir-dan-atap-ambruk-akibat-hujan-deras/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Mar 2025 18:01:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[atap ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[banjir lintasan]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[cuaca ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[hujan deras]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Siaga Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34317</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Minggu, 2 Maret...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Minggu, 2 Maret 2025, telah memicu serangkaian bencana alam yang mengkhawatirkan. Tanah longsor, banjir lintasan, atap rumah ambruk, hingga pohon tumbang terjadi di berbagai wilayah, memaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor untuk bergerak cepat.</p>



<p><strong>Bencana Beruntun Mengguncang Bogor</strong></p>



<p>Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Hidayatullah, dalam wawancara langsung dengan sorotrakyat.com, menyampaikan bahwa cuaca ekstrem telah menyebabkan kerusakan signifikan di beberapa titik. &#8220;Kami mengimbau warga untuk selalu siaga menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu ini,&#8221; ujarnya.</p>



<p><strong>Rincian Kejadian Bencana:</strong></p>



<ul class="wp-block-list">
<li><strong>Tanah Longsor</strong>:
<ul class="wp-block-list">
<li>Tegal Gundil, Bogor Utara: Menutup akses jalan warga.</li>



<li>Pakuan, Bogor Selatan: Longsor susulan.</li>



<li>Pasir Jaya, Bogor Barat: Menutup jalan setapak.</li>



<li>Cipaku, Bogor Selatan.</li>



<li>Muarasari, Bogor Selatan.</li>



<li>Gunung Batu, Bogor Barat.</li>



<li>Cibalagung, Bogor Barat.</li>



<li>Bojongkerta, Bogor Selatan.</li>



<li>Penyebab: Hujan deras dan kondisi tanah labil.</li>
</ul>
</li>



<li><strong>Banjir Lintasan</strong>:
<ul class="wp-block-list">
<li>Katulampa, Bogor Timur: Menggenangi beberapa rumah warga.</li>



<li>Penyebab: Hujan deras dan selokan yang tidak mampu menampung debit air.</li>
</ul>
</li>



<li><strong>Atap Rumah Ambruk</strong>:
<ul class="wp-block-list">
<li>Pasir Jaya, Bogor Barat: Akibat hujan deras dan atap rumah lapuk.</li>
</ul>
</li>



<li><strong>Pohon Tumbang</strong>:
<ul class="wp-block-list">
<li>Tajur, Bogor Timur.</li>
</ul>
</li>
</ul>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="1280" height="720" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250303-WA0014-1.jpg" alt="" class="wp-image-34319" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250303-WA0014-1.jpg 1280w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250303-WA0014-1-400x225.jpg 400w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250303-WA0014-1-768x432.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250303-WA0014-1-250x140.jpg 250w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption class="wp-element-caption">Wilayah di Kota Bogor Darurat Bencana: Tanah Longsor, Banjir Lintasan, Atap Rumah Ambruk dan Pohon Tumbang! BPBD Siaga!</figcaption></figure>
</div>


<p><strong>Langkah Cepat BPBD Kota Bogor</strong></p>



<p>Tim TRC-PB BPBD Kota Bogor segera terjun ke lokasi kejadian untuk melakukan assessment dan koordinasi dengan pihak RT/RW setempat. Bantuan terpal dan kebutuhan mendesak lainnya juga disalurkan untuk meringankan beban warga yang terdampak.</p>



<p><strong>Imbauan Penting untuk Warga Bogor</strong></p>



<p>BPBD Kota Bogor mengimbau warga, terutama yang tinggal di wilayah rawan bencana, untuk meningkatkan kewaspadaan. &#8220;Segera laporkan kejadian bencana ke BPBD Kota Bogor melalui media sosial atau call center,&#8221; kata Hidayatullah. Masyarakat juga diminta untuk memantau informasi cuaca terkini dari sumber-sumber terpercaya. (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/03/03/kota-bogor-dilanda-bencana-longsor-banjir-dan-atap-ambruk-akibat-hujan-deras/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Bogor Siaga Bencana: Dedie Rachim Instruksikan &#8216;Bersihkan Sungai, Berdayakan Bank Sampah</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2025/02/25/kota-bogor-siaga-bencana-dedie-rachim-instruksikan-bersihkan-sungai-berdayakan-bank-sampah/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2025/02/25/kota-bogor-siaga-bencana-dedie-rachim-instruksikan-bersihkan-sungai-berdayakan-bank-sampah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 25 Feb 2025 09:02:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Batang]]></category>
		<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Angin Puting Beliung]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Kadis PUPR Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pohon Tumbang]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=34277</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Tercatat setiap tahun, Kota Bogor menghadapi sekitar 1.000 kejadian bencana,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Tercatat setiap tahun, Kota Bogor menghadapi sekitar 1.000 kejadian bencana, termasuk angin puting beliung, tanah longsor, kebakaran, pohon tumbang, banjir, dan banjir lintasan.</p>



<p>Disela kegiatan retret kepala daerah di Akmil Magelang, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya kewaspadaan serta persiapan mitigasi bencana untuk mengurangi risiko, meminimalkan dampak, dan memastikan respons yang efektif.</p>



<p>Salah satu upaya yang direncanakan adalah normalisasi saluran air, drainase, kali, dan sungai di seluruh wilayah Kota Bogor untuk mencegah banjir dan banjir lintasan.</p>



<p>Dedie A. Rachim menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera memetakan lokasi prioritas yang memerlukan perbaikan guna mengurangi risiko bencana.</p>



<p>Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mendorong pemberdayaan bank sampah di tingkat RT</p>



<p>&#8220;Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bogor agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. Sehingga potensi bencana bisa kita kurangi.&#8221; ucap Dedie A. Rachim di Magelang, Selasa (25/2/2025).</p>



<p>Selain itu, Dedie A. Rachim juga menyoroti pentingnya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.</p>



<p>&#8220;Kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah harus lebih bijak lagi, untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mulai secara masif memberdayakan dan menyiapkan bank sampah dari tingkat RT.&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Dengan langkah-langkah ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berharap dapat mengurangi frekuensi dan dampak bencana yang terjadi setiap tahunnya, serta meningkatkan kualitas hidup warganya melalui lingkungan yang lebih bersih dan aman. (DR)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2025/02/25/kota-bogor-siaga-bencana-dedie-rachim-instruksikan-bersihkan-sungai-berdayakan-bank-sampah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Longsor dan Kebakaran Melanda Kota Bogor, 2 Meninggal dan 1 Luka</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/03/26/longsor-dan-kebakaran-melanda-kota-bogor-2-meninggal-dan-1-luka/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/03/26/longsor-dan-kebakaran-melanda-kota-bogor-2-meninggal-dan-1-luka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Mar 2024 22:21:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dinsos Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sekda Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Syarifah Sofiah]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Titik Longsor di Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32396</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah meninjau langsung lokasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor – </strong>Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah meninjau langsung lokasi tanah longsor di RT.01 RW.09, Kelurahan Ciparigi dan lokasi kebakaran di RT.005 RW.002, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Senin (25/3/2024) pagi.</p>



<p>Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, total 26 kejadian dengan berbagai jenis bencana yang terjadi disaat warga tengah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan ini.</p>



<p>“lni luar biasa karena hujan yang turun selain tinggi juga berlangsung dalam intensitas cukup lama selama 4 jam. Jadi kalau hujan di bawah itu saja sudah banjir, maka kalau sampai empat jam, bisa dibayangkan seperti kejadian banjir di Kelurahan Kedung Waringin,” kata Syarifah di lokasi kebakaran.</p>



<p>Dalam peninjauan tersebut Sekda Kota Bogor didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Camat Bogor Utara dan perwakilan Dinas Sosial Kota Bogor.</p>



<p>Syarifah menyebutkan, dari semua kejadian hingga saat ini yang terparah adalah tanah longsor menimpa lima rumah dan menyebabkan dua korban jiwa di Lebak Kantin, Kelurahan Sempur.</p>



<p>Selanjutnya di Kelurahan Ciparigi yang menimpa tiga rumah, satu diantaranya hancur dengan satu korban luka ringan, salah satu jari tangan patah, setelah dirawat dan sudah kembali ke rumah.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="899" height="719" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240326-WA0012.jpg" alt="" class="wp-image-32399" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240326-WA0012.jpg 899w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG-20240326-WA0012-768x614.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 899px) 100vw, 899px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sekda Kota Bogor didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Camat Bogor Utara serta Sekertaris Dinas Sosial Kota Bogor saat meninjau lokasi kebakaran dan longsor. </figcaption></figure>



<p>Selain korban jiwa dan luka-luka, untuk rumah-rumah yang memiliki risiko di dua lokasi tersebut maupun titik-titik lainnya yang memiliki ancaman sangat tinggi, maka standar prosedurnya harus diungsikan untuk mencegah korban jiwa maupun kerugian lainnya.</p>



<p>“Bisa diungsikan ke kerabat terdekat yang rumahnya lebih aman, bisa mencari sendiri dan pemkot menyediakan anggaran untuk sewa rumah. Dari 26 data yang sudah terlaporkan ke BPBD Kota Bogor, 18 diantaranya sudah di checking dan ditanggulangi, sisanya terus disisir BPBD,” sebut sekda.</p>



<p>Bagi wilayah yang warganya terkena musibah banjir lintasan, dirinya meminta aparatur wilayah untuk terus memonitor dan membantu, salah satunya dengan menggerakkan warga sekitar lokasi untuk membantu para korban membersihkan rumahnya.</p>



<p>Untuk longsor, Dinas Perumkim Kota Bogor dan Dinas PUPR Kota Bogor diminta untuk mengecek dan menghitung dengan prosedur pernyataan bencana kemudian diajukan ke pemerintah sebagai penanganan menggunakan BTT.</p>



<p>Sementara untuk banjir di Kelurahan Kedung Waringin, Pemkot Bogor akan mengambil beberapa langkah seperti verifikasi untuk saluran drainase dan gorong-gorong.</p>



<p>“Aparatur wilayah kita minta untuk mengeceknya,” tegasnya.</p>



<p>Syarifah berharap hujan yang turun tidak menimbulkan bencana mengingat rumah-rumah warga yang ada sangat berisiko.</p>



<p>Selain meninjau lokasi bencana tanah longsor, Sekda juga meninjau pabrik makanan ringan (snack) yang terbakar di Kelurahan Tanah Baru.</p>



<p>“Kadis Damkar Kota Bogor, Pak Samson bersama jajaran dengan responsif 10 menit mampu memadamkan api, sehingga tidak sampai merambat ke rumah warga di pemukiman yang berdempetan dengan bangunan yang terbakar. Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik di bagian gudang dan kantor,” kata Syarifah. (DR)<br>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/03/26/longsor-dan-kebakaran-melanda-kota-bogor-2-meninggal-dan-1-luka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perbaikan Jalan Longsor di Kecamatan Bogor Barat Awal Tahun Ditarget Bisa Diakses</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/11/02/perbaikan-jalan-longsor-di-kecamatan-bogor-barat-awal-tahun-ditarget-bisa-diakses/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/11/02/perbaikan-jalan-longsor-di-kecamatan-bogor-barat-awal-tahun-ditarget-bisa-diakses/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2022 14:09:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan KH. TB. M. Falak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bogor Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=27356</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan percepatan proses perbaikan jalan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211;</strong> Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus melakukan percepatan proses perbaikan jalan longsor di Jalan KH. Tubagus Muhammad Falak, Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.</p>



<p>Percepatan proses perbaikan itu pun dibahas dalam briefing staf yang dilaksanakan di kawasan Situ Gede, Selasa (1/10/2022).</p>



<p>Usai melakukan pembahasan, Wali Kota Bogor didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan aparatur wilayah langsung mengecek lokasi.</p>



<p>Dimana Wali Kota Bogor melihat kondisi longsoran yang saat ini memang kondisinya tidak memungkinkan untuk dilintasi.</p>



<p>&#8220;Kami sangat memahami bahwa warga membutuhkan pengerjaan yang cepat karena warga dirugikan dari waktu yang biasanya harus mengakses jalan ini jadi harus berputar-putar. Banyak sekali keluhan yang kami tangkap dari berbagai macam kanal bahwa warga sangat menderita, kami sangat memahami itu,&#8221; kata Bima Arya.</p>



<p>Untuk itu kata dia, dinas terkait akan mempercepat semua proses sehingga jalan bisa segera diperbaiki.</p>



<p>&#8220;Jadi saya ingin sampaikan bahwa pertama kita lakukan pergeseran anggaran yang kemudian dialokasikan melalui dana BTT untuk dikerjakan segera, jadi minggu depan mulai dikerjakan,&#8221; katanya.</p>



<p>Dari hasil penghitungan anggaran yang diperlukan untuk memperbaiki jalan tersebut membutuhkan anggaran Rp 4,6 miliar.</p>



<p>Meski perbaikan akan dipercepat, Bima Arya meminta agar semua dipastikan harus sesuai aturan sehingga perbaikannya tidak boleh melewati satu tahun anggaran.</p>



<p>&#8220;Oleh karena itu pengerjaannya dibagi jadi dua tahap. Pertama, sekitar Rp 2,4 miliar akan dikerjakan selama dua bulan, mulai pekan depan sampai akhir bulan Desember. Nah, tahap berikutnya baru tahap finishing, 50 persen anggarannya mulai dikerjakan Januari dan februari. Jadi total perkiraan pengerjaan dilakukan selama 4 bulan ini baru selesai,&#8221; katanya.</p>



<p>Mengenai solusi kemacetan, pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lokasi saat pagi hari dan menambah personel serta melakukan koordinasi dengan kepolisian.</p>



<p>&#8220;Nanti juga kita lihat beberapa titik yang selama ini menjadi jalan jalan &#8216;tikus&#8217;, opsi-opsinya seperti apa, intinya kami akan kerahkan tenaga yang lebih baik dari Dishub maupun dari kepolisian,&#8221; jelasnya.</p>



<p>Perbaikan jalan di &#8216;sayap jembatan&#8217; Jalan KH. Tubagus Muhammad Falak ini memerlukan waktu kurang lebih selama empat bulan.</p>



<p>Karena melewati tahun anggaran, maka perbaikan menggunakan dana BTT hanya bisa sampai bulan Desember. Setelah itu pada bulan Januari kembali dilanjut dengan anggaran yang berbeda.</p>



<p>Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Chusnul Rozaki mengatakan, bahwa hampir setengah bulan pihaknya melakukan desain perencanaan perbaikan pasca terjadi longsoran.</p>



<p>Dari sana kemudian PUPR mencari perencanaan yang terbaik dari sisi desain maupun kecepatan waktu pengerjaan.</p>



<p>Percepatan pengerjaan kata Chusnul, ada dua alternatif pengerjaan Yakni penanganan longsoran dengan site mix (cor manual) atau sheet pile.</p>



<p>Untuk site mix, diungkapkan Chusnul, dalam pelaksanaannya memerlukan waktu cukup lama, mulai dari proses pondasi sampai pengecoran. Karena itu, pihaknya akan menggunakan penanganan longsoran dengan sheet pile.</p>



<p>&#8220;Kami memakai alternatif sheet pile yang juga memang memerlukan waktu karena kebutuhan (barang) panjang sekitar 12 meter, dan kebetulan stok yang ada 8 meter, sehingga kita perlu waktu untuk order, baru dikerjakan,&#8221; katanya.</p>



<p>Ia menambahkan, sekarang di lokasi mulai dilakukan perapihan, sehingga pada saat sheet pile datang bisa langsung dipasang dengan waktu penyelesaian kurang lebih 28 hari kalender pada tahap pertama.</p>



<p>&#8220;Jadi kita akan selesai sampai tanggal 31 Desember, mudah-mudahan tidak ada halangan dan akan dilanjutkan di tahun berikutnya, artinya SK wali kota untuk tahun berjalan tidak bisa lewat tahun,&#8221; katanya.</p>



<p>Dia memperkirakan jika pengadaan sheet pile yang dibutuhkan tersedia dan bisa langsung dipasang, maka Jalan KH. Tubagus Muhammad Falak sudah bisa diakses kembali oleh masyarakat di awal tahun 2023.</p>



<p>&#8220;Iya, mudah-mudahan kami mendapatkan sheet pile ready stock dengan panjang 12 meter, bisa cepat lagi, awal bulan Januari bisa digunakan, tapi kalau tidak bisa lewat tahun, iya sekitar bulan Februari 2023 selesai,&#8221; tuturnya. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/11/02/perbaikan-jalan-longsor-di-kecamatan-bogor-barat-awal-tahun-ditarget-bisa-diakses/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mensos Santuni Korban Tanah Longsor di Bogor Tengah, Bima Arya Sampaikan Soal Solusi</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/10/17/mensos-santuni-korban-tanah-longsor-di-bogor-tengah-bima-arya-sampaikan-soal-solusi/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/10/17/mensos-santuni-korban-tanah-longsor-di-bogor-tengah-bima-arya-sampaikan-soal-solusi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2022 17:05:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Korban]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Mensos]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tanah Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Tri Rismaharini]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=27100</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Wali Kota Bogor, Bima Arya mendampingi Menteri Sosial (Mensos), Tri...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211;</strong> Wali Kota Bogor, Bima Arya mendampingi Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini memberikan santunan kepada korban bencana alam tanah longsor di Gang Kepatihan dan Gang Barjo, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (17/10/2022).</p>



<p>Bantuan diberikan langsung kepada ahli waris di posko pengungsian korban bencana alam tanah longsor, Jalan Veteran, Kecamatan Bogor Tengah. Bantuan yang diberikan sebesar Rp 15 juta untuk masing-masing ahli waris.</p>



<p>&#8220;Yang meninggal itu tugas kami memberikan santunan karena bencana alam, jadi sudah kami berikan santunan,&#8221; kata Menteri Tri Rismaharini.</p>



<p>Selain memberikan santunan, Mensos juga memberikan mainan kepada anak-anak yang ada di posko pengungsian.</p>



<p>Setelah itu Mensos juga melakukan pengecekan kondisi tempat pengungsian untuk memastikan kebutuhan pengungsi terpenuhi dan kondisi pengungsi dalam keadaan sehat.</p>



<p>Pada kunjungan itu ia juga melihat kondisi toilet yang sudah dikirimkan oleh pemerintah pusat dan mengecek kebutuhan di dapur umum TNI dan Dapur Umum Tagana.</p>



<p>&#8220;Ini jauh lebih baik kalo dibanding pengungsian lain yang bisanya di tenda, ini di tempat permanen kemudian saya juga kirim toilet, (kondisi saat ini) lebih bagus memang, lebih aman,&#8221; katanya.</p>



<p>Dengan kondisi tempat pengungsian yang permanen ini, warga tidak akan khawatir apabila terjadi hujan kembali, karena sudah dievakuasi ke tempat yang aman.</p>



<p>Mensos Risma juga meminta agar pemindahan para pengungsi ketempat tinggalnya atau tempat relokasi harus dipastikan kondisi cuaca sudah aman berdasarkan pernyataan dari BMKG.</p>



<p>&#8220;Itu nanti pak wali lah yang bisa membantu (relokasi) mau pindah kemana. Karena kan apapun keputusan ada di mereka (pengungsi). Memang risikonya,l kasat mata juga membahayakan kembali,&#8221; katanya.</p>



<p>Di lokasi yang sama, Wali Kota Bogor Bima Arya juga menyampaikan kepada Mensos solusi yang terbaik untuk para pengungsi harus permanen.</p>



<p>Agar peristiwa yang sudah terjadi ini tidak terulang kembali karena sangat membahayakan warga.</p>



<p>&#8220;Karena itu kami akan konsultasikan ke ahli geologi sejauh mana pembangunan di sini. Sehingga bagi yang tidak memungkinkan, akan direkolasi secara permanen. Saya beri waktu camat, lurah untuk melakukan pemetaan. Di titik bencana ini, berapa rumah yang kondisinya darurat dan harus pindah,&#8221; katanya.</p>



<p>Nantinya kata Bima Arya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga akan berupaya mencari lahan dan menyiapkan anggaran untuk relokasi para pengungsi.</p>



<p>&#8220;Kemarin pak gubernur telepon siap memberikan bantuan, kementerian pasti membantu juga,&#8221; ujarnya</p>



<p>Bima Arya menegaskan harus ada solusi permanen agar peristiwa serupa tidak terulang. Nantinya warga yang berada dilokasi yang benar-benar berbahaya akan diedukasi agar mau pindah ke lokasi yang aman.</p>



<p>&#8220;Jadi satu minggu data itu ada, kita koordinasikan dengan gubernur, kementerian semua, supaya ada lahan baru untuk rumah-rumah di titik-titik yang sangat berisiko. Gak mungkin semuanya direlokasi, secara serempak butuh biaya yang besar, kita prioritaskan yang betul-betul darurat,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam kesempatan itu, Bima Arya juga menyalurkan bantuan dari Bank BJB langsung kepada korban bencana alam di pengungsian. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/10/17/mensos-santuni-korban-tanah-longsor-di-bogor-tengah-bima-arya-sampaikan-soal-solusi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
