<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tokoh Budaya &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/tokoh-budaya/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 08 Nov 2021 02:33:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Tokoh Budaya &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Maknai Hari Pahlawan di Zaman Sekarang, Inilah Pesan Tegas Abah Anton Charliyan</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2021/11/08/maknai-hari-pahlawan-di-zaman-sekarang-inilah-pesan-tegas-abah-anton-charliyan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2021/11/08/maknai-hari-pahlawan-di-zaman-sekarang-inilah-pesan-tegas-abah-anton-charliyan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Nov 2021 02:33:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Abah Anton]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[Irjen Pol (Purn) Dr. H.Anton Charliyan]]></category>
		<category><![CDATA[Makna Pahlawan]]></category>
		<category><![CDATA[Mantan Kadiv Humas Mabes Polri]]></category>
		<category><![CDATA[Mantan Kapolda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Budaya Tatar Sunda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=19546</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Nasional &#8211; Momentum memperingati hari Pahlawan pada tahun sekarang ini, Tokoh Budayawan asal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<span class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</span> | Nasional &#8211; </strong>Momentum memperingati hari Pahlawan pada tahun sekarang ini, Tokoh Budayawan asal tanah Sunda yang sudah akrab disapa dengan nama Abah Anton Charliyan, kepada redaksi media Sorotrakyat.com menyampaikan makna dari Pahlawan diera sekarang ini. </p>



<p>Disampaikan Abah Anton yang juga merupakan mantan Kadiv Humas Mabes Polri, arti atau makna dari &#8216;Pahlawan&#8217; itu sendiri pada zaman sekarang ini  bukan lagi berarti Pahlawan seperti pada saat zaman revolusi,  yang berjuang dengan memikul senjata.</p>



<p>&#8220;Tapi para Pahlawan di zaman milenial ini adalah  manusia-manusia yang mampu berjuang dengan sungguh-sungguh sesuai dengan keahlian dan kemampuan masing-masing dengan tulus ikhlas, tanpa pamrih, dari mulai hal yang paling kecil, minimal bisa tertib untuk diri sendiri, taat kepada hukum dan pemerintahan, mampu menciptakan kesejukan dan kedamaian tanpa membuat rusuh dan gaduh,&#8221; kata Abah Anton, Jum&#8217;at (05/11).</p>



<p>Makna Pahlawan di masa kini kata Abah Anton adalah orang yang mampu menghidupi dan menafkahi keluarga dengan baik. Pahlawan juga mampu  bergotong royong, bekerjasama dan berkontribusi menghasilkan karya nyata untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Ada yang paling utama adalah mampu berkontribusi dan berkarya nyata untuk kepentingan Bangsa Negara dan Agama, tanpa harus mengedepankan pangkat serta Jabatan. Sehingga dengan demikian setiap orang bisa menjadi Pahlawan, yang penting orang tersebut  bisa bermanfaat, berbuat, berkarya nyata bagi diri dan lingkungannya. </p>



<p>&#8220;Dengan kata lain yang ahli pertanian bisa bermanfaat untuk para petani, yang ahli perikanan bisa bermanfaat bagi para nelayan, yang ahli Ekonomi bisa bermanfaat bagi para pengusaha dan pedagang, yang ahli IT bisa bermanfaat untuk kepentingan Teknologi dan Industri, dan sebagainya. Sebagaimana kata pepatah sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang mampu bermanfaat bagi sesama dan llingkungannya, yang mampu berkorban dengan tulus ikhlas tanpa pamrih, itulah hakekat Pahlawan pada zaman sekarang ini,&#8221; jelas Abah Anton yang pernah menjabat sebagai Kapolda Jabar. </p>



<p>Dalam harapannya Abah Anton Charliyan, semoga kita semua bisa menjadi pahlawan-pahlawan baru,  minimal bagi diri sendiri, keluarga , masyarakat dan lingkungan sekitarnya.</p>



<p>&#8220;Syukur-syukur bisa menjadi pahlawan bagi Bangsa, Negara dan Agama dengan karya nyata, bukan hanya sekedar Omdo ( Omong Doang ) atau  Nato ( Not Action Talking Only ). Maka, sambung Anton, semua pihak hendaknya berlomba-lomba dengan karya nyata, agar kita bisa menjadi pahlawan yang sejati di era Milenial ini,&#8221; harapnya.</p>



<p>Tokoh Budaya Sunda ini juga menghimbau para ahli Politik tidak senantiasa membuat rusuh dan gaduh, para ahli Agama tidak saling menghujat dan menjelekkan, serta para Birokrat dan Pengusaha yang diberi amanah keuangan tidak jadi serakah terjebak Korupsi dan manipulasi.</p>



<p><br>&#8220;Para Aparatur pemerintah bisa menjadi pelayan masyarakat yang ramah dan responsif, bukan malah jadi penguasa yang bermental Arogan dan makin mempersulit masyarakat,&#8221; tegas Abah Anton Charliyan. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2021/11/08/maknai-hari-pahlawan-di-zaman-sekarang-inilah-pesan-tegas-abah-anton-charliyan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tokoh Budaya Jabar Hadiri Festival Adat Keraton Nusantara 1 di Sumedang Larang</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2021/09/30/tokoh-budaya-jabar-hadiri-festival-adat-keraton-nusantara-1-di-sumedang-larang/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2021/09/30/tokoh-budaya-jabar-hadiri-festival-adat-keraton-nusantara-1-di-sumedang-larang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Sep 2021 14:19:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Abah Anton]]></category>
		<category><![CDATA[Adat Keraton]]></category>
		<category><![CDATA[Festival]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Adat]]></category>
		<category><![CDATA[Keraton]]></category>
		<category><![CDATA[Nusantara 1]]></category>
		<category><![CDATA[Sumedang Larang]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Tokoh Budaya Tatar Sunda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=19006</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com I Sumedang &#8211; Irjen pol Purn Dr Anton charliyan yang sekarang ini lebih dikenal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<span class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</span> I Sumedang &#8211; </strong>Irjen pol Purn Dr Anton charliyan yang sekarang ini lebih dikenal dengan sebutan Abah Anton, sebagai Tokoh Budaya Tatar Sunda Jawa Barat, datang beserta Rombongan dari Rajawali Sukapura R Dicky, sesepuh Adat Panjalu Abah Dede dan laskar Macan Ali Tasik raya, menghadiri Acara Vestifal Ketaton Nusantara di Keraton Sumedang larang, Sumedang 29 Sept 2021.</p>



<p>Dalam kesempatan tersebut, sebelum acara dimulai Abah Anton di terima langsung oleh Sesepuh sejaligus Raja Sumedang Rd Ikik Lukman S diruang utama Srimaganti Keraton Sumedang, bahkan Abah Anton langsung dinobatkan sebagai Anggota Dewan kehormatan Keluarga besar keraton sumedang larang, karena kiprahnya yang telah banyak membantu Keraton Sumedang larang diantaranya memberikan CC TV diruangan-ruangan khusus, membuat Pintu besi ditempat Disipannya Mahkota Binokasih, serta membuat Sistem Security Khusus benda-benda Pusaka Keraton Sumedang.</p>



<p>Hal itu ditandai dengan pemberian Pin dan Medali keraton Sumedang. Hadir dalam acara tersebut La Nyala Ketua DPD RI yg sekaligus membuka dan meresmikan acara, Bupati Sumedang, Ketua MAKN dari Keraton solo. Dalam acara tsb hadir sekitar 47 raja dan Sultan dari Berbagai penjuru daerah di seluruh Nusantara, Diantaranya, Raja Lampung, Raja Goa, Raja Bone, raja Ende, Raja Solo, Keprabon Cirebon, dll.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1016" height="547" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210930-WA0012.jpg" alt="" class="wp-image-19008" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210930-WA0012.jpg 1016w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210930-WA0012-300x162.jpg 300w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210930-WA0012-768x413.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210930-WA0012-150x81.jpg 150w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210930-WA0012-696x375.jpg 696w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/09/IMG-20210930-WA0012-780x420.jpg 780w" sizes="(max-width: 1016px) 100vw, 1016px" /></figure>



<p>Dalam keterangan Pers nya Ketika diwawancarai sejumlah Awak Media, Anton yg juga mantan Kapolda Jabar menyampaikan, &#8220;merupakan suatu kebanggan besar Sumedang Larang sebagai salah satu Keraton peninggalan Masa lalu di Tatar Sunda bisa menjadi Tuan rumah acara besar tersebut, dan sayapun sebagai orang Sunda turut merasa bangga, walaupun dilaksanakan dalam situasi Vandemi, tapi tidak mengurangi Kekhidmatan dan Kemeriahan Acara,&#8221; paparnya. </p>



<p><br>Diharapkan dari event acara yg besar ini, bisa mekahirkan suatu Spirit utk bisa lebih memajukan adat Tradisi budaya Seni dan sejarah, di daerahnya masing-masing dimana disini Kerajaan-kerajaan yang sekarang ada, beserta Perangkat dan para Tokohnya bisa menjadi Patron Garda terdepan dalam memajukan dan melestarikan Budaya bangsa, yg Nasionalis dan Religius. Sehingga terciptalah budaya bangsa yg unggul dan Tangguh,&#8221; harap Abah Anton. </p>



<p>&#8220;Disamping itu para Raja dan Sultan yang nota bene sebagai tokoh centra di daerahnya masing-masing, bisa ikut aktif dengan nyata membantu Pemerintah dalam rangka menekan Vandemi Covid 19 ini sesuai dengan kemampuan masing-masing. Karena masalah Covid ini bukan hanya masalah kenegaraan tapi sudah menjadi masalah kemanusiaan yg wajib kita bantu bersama,&#8221; ujarnya. </p>



<p><br>&#8220;Tidak lupa juga agar para Sultan dan Rajapun tetap bisa menjadi perekat Rasa persatuan dan Kesatuan yg sekarang ini terus menerus disudutkan Hoax dan ujaran-ukaran kebencian dari kelompok-kelompok tertentu yg anti pemerintah dengan segala cara, jangan malah ikut jadi bagian dari mereka,&#8221; sambungnya. </p>



<p>&#8220;Dalam kondisi apapun para Raja dan Sultan ini harus tetap setia kepada Bangsa dan Negara, karena dari dulu pun Para Raja dan Sultan lah yg paling depan memperjuangan Kemerdekaan RI sebagaimana yg tercatat dalam perjalanan sejarah bangsa. Dengan tampil dan bersatunya para Raja dan Sultan Se Nusantara yg dimandatkan kepada Bung Karno, Indonesia bisa mencapai Gerbang kemerdekaan, Maka dari itu sampai kapanpun yg terhornat para Raja dan Sultan harus tetap Setia dan membela NKRI,&#8221; pungkas Abah Anton. (red) </p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2021/09/30/tokoh-budaya-jabar-hadiri-festival-adat-keraton-nusantara-1-di-sumedang-larang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
