<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>TPS3R &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/tps3r/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 17 Jul 2024 06:19:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>TPS3R &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sampah Menumpuk di Kota Bogor: Antara Solusi Jangka Pendek dan Mimpi Menuju Zero Waste</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2024/07/13/sampah-menumpuk-di-kota-bogor-antara-solusi-jangka-pendek-dan-mimpi-menuju-zero-waste/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2024/07/13/sampah-menumpuk-di-kota-bogor-antara-solusi-jangka-pendek-dan-mimpi-menuju-zero-waste/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jul 2024 06:07:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Hery Antasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bogor Tengah]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala DLH Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Pj Wali Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[TPA Galuga]]></category>
		<category><![CDATA[TPS Gang Ardio]]></category>
		<category><![CDATA[TPS3R]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=32918</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus menyelesaikan adanya keterlambatan pengangkutan sampah, seperti yang terjadi di TPS Gang Ardio, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor yang kini secara bertahap sudah diangkut oleh petugas kebersihan.</p>



<p>Akan keterlambatan yang terjadi, Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari turut menyampaikan permohonan maaf kepada warga. Hal itu disebabkan adanya puluhan armada pengangkutan sampah yang secara bergantian perlu perbaikan dan adanya antrean di TPA Galuga, namun secara bertahap permasalahan tersebut telah diselesaikan dan pengangkutan akan kembali normal.</p>



<p>&#8220;Totalnya ada 20 sampai 30 armada yang perlu perbaikan. Kami sekarang sedang menata peremajaan angkutan yang tidak ada cadanganya dan memerlukan pemeliharaan, sehingga kadang-kadang ada waktu jeda setengah hari, satu hari itu terjadi sekarang dalam jangka pendek,&#8221; kata Hery.</p>



<p>Sedangkan untuk solusi jangka panjang, saat ini sudah dianggarkan untuk pengadaan unit baru dan perbaikan, sekaligus juga pengajuan bantuan kepada pemerintah pusat untuk tahun berjalan dan untuk 2025 mendatang, termasuk kebutuhan alat berat pengangkut sampah.</p>



<p>Penanganan sampah tidak hanya berkutat pada timbulan sampah yang dihasilkan kemudian diangkut ke TPA, namun lebih dari itu, kendati demikian saat ini Pemkot Bogor sedang merintis solusi teknologi modern untuk menangani sampah dalam memenuhi kebutuhan pengelolaan persampahan untuk wilayah perkotaan menuju zero waste.</p>



<p>Dalam menangani persampahan langsung dari sumbernya, saat ini Kota Bogor memiliki 32 unit Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS3R), serta 300 bank sampah yang bisa mengurangi 18 persen sampah dari total 700 ton perhari dari timbulan sampah Kota Bogor.</p>



<p>&#8220;Akan tetapi jauh dari itu, kami juga ingin membangun kultur dan mindset bahwa yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga sustainability, bagaimana kita menjaga proses agar terus menjadi keseharian kita dalam mengelola sampah, yang kadang kadang kita<br>selesaikan hari itu besoknya muncul lagi,&#8221; katanya.</p>



<p>Dalam pengelolaan sampah, ada proses bisnis yang bisa disentuh, sehingga menghasilkan solusi jangka panjang untuk keberlanjutan<br>menjaga lingkungan tetap bersih dan berdampak pada solusi berkelanjutan.</p>



<p>Saat ini Kota Bogor juga sedang dalam proses menjalin kerjasama dalam pengelolaan sampah yang bisa menjadi sumber energi dan sebagainya.</p>



<p>Kepala DLH Kota Bogor, Denni Wismanto mengatakan proses antrean di TPA Galuga saat ini sudah selesai dan perbaikan unit amada pun secara bertahap diselesaikan.</p>



<p>&#8220;Ada sekitar empat hingga enam unit lagi yang tersisa untuk diperbaiki. Pemeliharaan armada saat ini berjalan normal,&#8221; katanya.</p>



<p>Mengenai keterlambatan pengangkutan pun secara bertahap diselesaikan seperti pengangkutan sampang di Gang Ardio yang juga sudah diangkut.</p>



<p>Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2024/07/13/sampah-menumpuk-di-kota-bogor-antara-solusi-jangka-pendek-dan-mimpi-menuju-zero-waste/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bupati &#8220;TPS3R Tanginas Bedas di Desa Cangkuang Wetan Dayeuhkolot Jadi Contoh dan awal kebangkitan Kabupaten Bandung&#8221;</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2023/05/23/bupati-tps3r-tanginas-bedas-di-desa-cangkuang-wetan-dayeuhkolot-jadi-contoh-dan-awal-kebangkitan-kabupaten-bandung/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2023/05/23/bupati-tps3r-tanginas-bedas-di-desa-cangkuang-wetan-dayeuhkolot-jadi-contoh-dan-awal-kebangkitan-kabupaten-bandung/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 May 2023 18:58:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bupati Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[H. Zeis Zultaqawa]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkab Bandung]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[TPS3R]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=30139</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Bandung &#8211; Pemerintah Kabupaten Bandung bersama sejumlah unsur di tingkat kecamatan dan desa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Bandung &#8211; </strong>Pemerintah Kabupaten Bandung bersama sejumlah unsur di tingkat kecamatan dan desa bersinergi dalam pengolahan sampah melalui sistem pengelolaan TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle) di Desa Cangkuang Wetan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Selasa (23/5/23).</p>



<p>Proses pengolahan sampah melalui TPS3R tersebut bekerjasama dengan Satgas Citarum Harum dan sejumlah pengusaha dalam pengadaan sarana dan prasarana pengolahan sampah.</p>



<p>Bupati Bandung Dr. HM. Dadang Supriatna meresmikan TPS3R didampingi jajaran OPD, Forkopimcam Dayeuhkolot dan pemerintahan Desa Cangkuang Wetan.<br>&#8220;Pembangunan TPS3R dengan menggunakan mesin olah runtah yang disebut dengan Motah ini atas usulan warga,&#8221; kata Dadang Supriatna pada sambutannya saat pelaksanaan sosialisasi dan peresmian sistem pengelolaan TPS3R Tanginas Bedas di Desa Cangkuang Wetan Kecamatan Dayeuhkolot.</p>



<p>Ia mengatakan sistem pengelolaan TPS3R ini akan disebar dan disosialisasikan ke seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bandung.<br>&#8220;Saya melihat kekompakan warga di Desa Cangkuang Wetan ini sangat luar biasa. Warganya yang sangat inovatif dalam pengolahan sampah,&#8221; kata Dadang.</p>



<p>Bupati Bandung menyebutkan adanya sistem pengelolaan TPS3R ini merupakan awal kebangkitan Kabupaten Bandung.<br>&#8220;Kita berharap TPS3R di Desa Cangkuang Wetan ini bisa menjadi contoh desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Bandung.&#8221; ujarnya.</p>



<p>Menurut Dadang, sistem pengelolaan TPS3R ini selaras dengan program kampung Bedas, yaitu kampung bersih dan sehat.<br>&#8220;Makanya, saya dari pemerintah daerah wajib memberikan bantuan mesin olah sampah atau mesin olah runtah,&#8221; katanya.</p>



<p>Dadang pun berencana untuk memberikan bantuan mesin pencacah sampah plastik untuk masyarakat Desa Cangkuang Wetan, seperti yang diharapkan salah seorang tokoh masyarakat setempat.<br>&#8220;Dengan adanya bantuan mesin pencacah plastik, diharapkan dapat<br>membantu perekonomian masyarakat Desa Cangkuang,&#8221; kata Bupati.</p>



<p>Ia berharap dengan adanya sistem pengelolaan TPS3R ini untuk menangani sampah rumah tangga, tidak lagi dibuang ke TPAS (tempat pembuangan akhir sampah).<br>&#8220;Impian saya, dengan adanya TPS3R ini, sebanyak 1.200 ton per hari sampah yang dihasilkan di Kabupaten Bandung, tidak lagi memerlukan TPA. Cukup ditangani dengan sistem pengelolaan TPS3R ini. Saya berharap TPS3R ini diterapkan di desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Bandung. TPS3R di Desa Cangkuang Wetan ini bisa menjadi contoh desa lainnya,&#8221; kata Bupati.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung H. Zeis Zultaqawa menyatakan, sistem pengelolaan TPS3R di Desa Cangkuang Wetan ini berkapasitas 1 ton sampah dalam 1 jam.<br>&#8220;Motah, mesin olah sampah ini untuk menangani populasi sampah yang dihasilkan masyarakat,&#8221; kata Zeis.</p>



<p>Zeis menyebutkan bahwa sampah yang dihasilkan di Kabupaten Bandung mencapai 1.200 ton/hari, sehingga dengan adanya motah ini merupakan bagian dari penanganan dan pengurangan sampah yang dihasilkan oleh masyarakat.<br>&#8220;Penanganan pengangkutan sampah rumah tangga ke TPS kemudian ke TPA baru sebanyak 350 ton per hari, sehingga masih ada sisa sekitar 850-900 ton lagi sampah setiap harinya yang masih ada di masyarakat,&#8221; katanya.</p>



<p>Menurut Zeis, pengelolaan sampah melalui TPS3R ini salah satu solusi untuk mengurangi sampah dibuang ke TPS kemudian diangkut ke TPA. Pengelolaan sampah di TPS3R ini memiliki nilai ekonomi dan masyarakat yang ada di Desa Cangkuang Wetan tidak perlu lagi membuang sampah ke TPA. &#8220;Cukup selesai di TPS3R ini,&#8221; katanya.</p>



<p>Zeis mengatakan mesin olah sampah di TPS3R merupakan salah satu solusi pentingnya menjaga lingkungan sekitar.<br>&#8220;Bahkan dengan adanya mesin olah runtah ini, saat ini kekurangan sampah. Karena sampah yang dikirim bisa cepat habis dan dikelola di TPS3R. Ini bisa jadi contoh untuk diterapkan di tempat lain,&#8221; katanya.</p>



<p>Sementara itu, Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi berharap dengan adanya TPS3R ini, penanganan sampah tuntas di Desa Cangkuang Wetan. Asep menyebutkan mesin olah runtah yang ada di TPS3R itu, bisa dengan kapasitas pengelolaan sampah hingga beberapa ton per hari.<br>&#8220;Dengan adanya TPS3R ini, sampah yang dihasilkan di Desa Cangkuang Wetan tuntas dan beres. Mesin olah runtah ini bisa mengelola 400-500 kg per jam, bahkan bisa mencapai 1 ton,&#8221; katanya.</p>



<p>Asep mengatakan mesin olah runtah menggunakan, bahan bakar ramah lingkungan karena menggunakan kayu bakar dan kertas. &#8220;Mesin olah runtah ini sudah teruji,&#8221; katanya. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2023/05/23/bupati-tps3r-tanginas-bedas-di-desa-cangkuang-wetan-dayeuhkolot-jadi-contoh-dan-awal-kebangkitan-kabupaten-bandung/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dedie Rachim Harapkan TPS3R Bojongkerta Solusi Masalah Sampah di Kota Bogor</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2022/08/15/dedie-rachim-harapkan-tps3r-bojongkerta-solusi-masalah-sampah-di-kota-bogor/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2022/08/15/dedie-rachim-harapkan-tps3r-bojongkerta-solusi-masalah-sampah-di-kota-bogor/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Aug 2022 15:59:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bojongkerta]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Bogor Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Sampah]]></category>
		<category><![CDATA[TPS3R]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=26072</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Salah satu di Kota Bogor, yakni Kelurahan Bojongkerta bakal memiliki...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</mark> | Kota Bogor &#8211; </strong>Salah satu di Kota Bogor, yakni Kelurahan Bojongkerta bakal memiliki Tempat Penampungan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R). Pembangunan sudah mulai dilakukan di RT 06 RW 02, Kelurahan Bojongkerta, Kecamatan Bogor Selatan. TPS3R ini menjadi yang pertama di Kelurahan Bojongkerta.</p>



<p>Dalam agenda kerjanya Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau langsung proses pembangunan, Senin (15/8/2022) siang. Dihadapan Camat Bogor Selatan dan lurah yang ikut mendampingi, Dedie berharap pembangunan TPS3R ini bisa menjadi solusi permasalahan sampah di Bogor Selatan.</p>



<p>TPS3R yang dinamakan Gerbang Mulia Berseri ini bisa berfungsi sebagaimana pengelolaan sampah dari hulu ke hilir bisa tertangani.</p>



<p>&#8220;Artinya jangan semua sampah yang dihasilkan dari rumah tangga itu masuk di TPA (tempat pembuangan akhir). Tetapi justru sedari awal masyarakat bisa memilah kemudian juga dimanfaatkan,&#8221; kata Dedie.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1207" height="807" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220815-WA0162-edited.jpg" alt="" class="wp-image-26075" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220815-WA0162-edited.jpg 1207w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/08/IMG-20220815-WA0162-edited-768x513.jpg 768w" sizes="(max-width: 1207px) 100vw, 1207px" /></figure>



<p>Pembangunan TPS3R ini, juga berkat bantuan dari salah satu pengembang dan masyarakat yang sudah menghibahkan lahan serta areal untuk jalan. Semua unsur, kata Dedie, terlibat dalam suksesnya pembangunan TPS3R ini.</p>



<p>&#8220;Yang tadinya jadi permasalahan, mudah &#8211; mudahan dengan adanya TPS3R ini menjadi solusi bagi pengelolaan sampah yang ada di masyarakat,&#8221; sahut Dedie.</p>



<p>Begitu juga kepada masyarakat, Dedie mengingatkan setelah TPS3R terbangun nanti, harus ada tindak lanjut. Bagaimana kemudian bisa menghasilkan bukan hanya pupuk atau pakan ternak, namun pemanfaatan lanjutan lainnya.</p>



<p>&#8220;Seperti misalnya peternakan sebagai bagian dari hasil produksi yang nantinya ada di TPS3R ini. Bisa memelihara ikan lele, burung puyuh, ayam dan pupuk untuk sayur mayur atau tanaman hias,&#8221; bebernya.</p>



<p>Green house yang sudah dimiliki di Bojongkerta juga bisa diintegrasikan. Bagaimana pupuk &#8211; pupuk yang dihasilkan bisa di suplai ke green house tersebut. Sehingga sirkular ekonominya bisa terbentuk.</p>



<p>&#8220;Di satu sisi masyarakat memproduksi sampah rumah tangga, di hilirnya ada pemanfaatan yang maksimal. Salah satunya di green house tanaman hias tersebut. Jadi manfaatkan semaksimal mungkin agar masyarakat Bojongkerta semakin sejahtera,&#8221; pesan Dedie. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2022/08/15/dedie-rachim-harapkan-tps3r-bojongkerta-solusi-masalah-sampah-di-kota-bogor/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Purwadi : Dengan adanya TPS3R, tidak ada lagi pembuangan limbah komunal ke aliran sungai Citarum</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2021/07/10/purwadi-dengan-adanya-tps3r-tidak-ada-lagi-pembuangan-limbah-komunal-ke-aliran-sungai-citarum/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2021/07/10/purwadi-dengan-adanya-tps3r-tidak-ada-lagi-pembuangan-limbah-komunal-ke-aliran-sungai-citarum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Jul 2021 15:52:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Dansekor 1 Satgas Citarum Harum]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Tarumajaya]]></category>
		<category><![CDATA[Dusun Goha]]></category>
		<category><![CDATA[Kampung Lembang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kertasari]]></category>
		<category><![CDATA[Kodam III/Siliwangi]]></category>
		<category><![CDATA[Kolonel Kav Purwadi]]></category>
		<category><![CDATA[Mabes TNI]]></category>
		<category><![CDATA[Situ Cisanti]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[sungai Citarum]]></category>
		<category><![CDATA[TPS3R]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=17299</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kab. Bandung &#8212; Wilayah Sektor 1 saat ini telah dibangun beberapa Tempat Pengolahan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<span class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</span> | Kab. Bandung &#8212; </strong>Wilayah Sektor 1 saat ini telah dibangun beberapa Tempat Pengolahan Sampah yang menggunakan sistem reduce reuse recycle atau dikenal (TPS3R) diantaranya di Kampung Lembang. Pasilitas yang telah dibangun tersebut agar dijaga dan dipelihara supaya usia pakainya bertahan lama.</p>



<p>Seperti yang diterangkan Dansektor 1 Satgas Citarum Harum Kolonel Kav Purwadi usai melaksanakan kegiatan pengecekan debit air di Situ Cisanti, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kab. Bandung, Sabtu (10/7/2021).</p>



<p>Ia juga menyampaikan, bahwa hari ini ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan oleh Sektor 1, diantaranya pengecekan debit air di Situ Cisanti, pengecatan taman pengkolan indah dan perbaikan di area Situ Cisanti.</p>



<p>&#8220;Hari ini juga saya perintahkan Dansub Sektor Tarumajaya untuk melakukan monitoring progres pembangunan TPS3R di Kampung Lembang, Dusun Goha,&#8221; terangnya.</p>



<p>Adapun hasil monitoring yang didapat adalah jumlah pekerja pembangunan TPS3R di Kampung Lembang berjumlah 16 orang, dengan ukuran TPS3R yang dibangun Panjang 25 meter, Lebar 8 meter.</p>



<p>Sedangkan pekerjaan yang dilakukan hingga saat ini melaksanakan pelur lantai dan plester dinding bagian samping. Selain itu, persentase pengerjaan hingga saat ini sudah mencapai 63 persen.</p>



<p>&#8220;Semoga pasilitas (TPS3R) yang telah dibangun ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar, sehingga tidak ada lagi pembuangan limbah komunal ke aliran sungai Citarum,&#8221; pungkas Purwadi. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2021/07/10/purwadi-dengan-adanya-tps3r-tidak-ada-lagi-pembuangan-limbah-komunal-ke-aliran-sungai-citarum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
