<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Universitas Padjadjaran &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/universitas-padjadjaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 25 Oct 2025 01:43:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Universitas Padjadjaran &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Melawan Lupa Sejarah: Situs Sakral Sumur Tujuh dan Bunker Mandiri di Bogor Dirusak, FKPP Lapor Polisi Tuntut Keadilan!</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/melawan-lupa-sejarah-situs-sakral-sumur-tujuh-dan-bunker-mandiri-di-bogor-dirusak-fkpp-lapor-polisi-tuntut-keadilan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/melawan-lupa-sejarah-situs-sakral-sumur-tujuh-dan-bunker-mandiri-di-bogor-dirusak-fkpp-lapor-polisi-tuntut-keadilan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Oct 2025 01:38:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Arkeologi]]></category>
		<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Budayawan]]></category>
		<category><![CDATA[Budayawan Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Dedie A Rachim]]></category>
		<category><![CDATA[Disbudpar Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Disbudpar Provinsi Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Disparbud Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Gubernur Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[ITB]]></category>
		<category><![CDATA[Kabareskrim]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolresta Bogor Kota]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolri]]></category>
		<category><![CDATA[KDM]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kebudayaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Disparbud Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Kesultanan Banten]]></category>
		<category><![CDATA[Kesultanan Cirebon]]></category>
		<category><![CDATA[Ketua FKPP]]></category>
		<category><![CDATA[Kobakan 7 Pancuran]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Jabar]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden RI]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur Tujuh]]></category>
		<category><![CDATA[Sumur Tujuh Batutulis]]></category>
		<category><![CDATA[TACB Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Tampian]]></category>
		<category><![CDATA[Tampian Dalem]]></category>
		<category><![CDATA[UNESCO]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Padjadjaran]]></category>
		<category><![CDATA[UNPAD]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=35972</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor — Jejak peradaban Sunda Kuno dan peninggalan masa kolonial di Kota Bogor kembali bergolak. Puluhan budayawan dari Forum Kabuyutan Pakuan Pajajaran (FKPP), didukung 110 organisasi Sunda dan Kesultanan se-Jawa Barat dan Banten, secara resmi melaporkan dugaan perusakan kawasan cagar budaya Bunker Mandiri 2 dan Sumur Tujuh (Cai Tampian/Kobakan 7 Pancuran) di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<mark style="background-color:rgba(0, 0, 0, 0)" class="has-inline-color has-vivid-red-color">com </mark>| Kota Bogor — </strong>Jejak peradaban Sunda Kuno dan peninggalan masa kolonial di Kota Bogor kembali bergolak. Puluhan budayawan dari Forum Kabuyutan Pakuan Pajajaran (FKPP), didukung 110 organisasi Sunda dan Kesultanan se-Jawa Barat dan Banten, secara resmi melaporkan dugaan perusakan kawasan cagar budaya Bunker Mandiri 2 dan Sumur Tujuh (Cai Tampian/Kobakan 7 Pancuran) di Lawang Gintung, Bogor Selatan, ke Polresta Bogor Kota pada Kamis, 23 Oktober 2025.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pelaporan ini merupakan puncak kekecewaan atas lambannya penanganan kasus yang sudah terjadi sejak tahun 2018.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Ketua FKPP, Tb Lufti Suyudi, SE., bersama tim hukum, termasuk Abah Rustam Effendi SH, MH, Ustadz Endi KH, SH, dan Sesepuh LBH Prof. Yislam Alwani, mendatangi Polresta Bogor Kota. Mereka membawa bukti-bukti perusakan yang dinilai melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Kami sudah mendapatkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: B/732/X/2025/SPKT/POLRESTA BOGOR KOTA/POLDA JABAR,” ungkap Lufti, menegaskan keseriusan FKPP dalam menuntut proses hukum.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="541" height="324" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251024-WA0016-e1761317905457.jpg" alt="" class="wp-image-35973" style="object-fit:cover"/><figcaption class="wp-element-caption">Dokumentasi Foto Keberadaan Situs Tampian Dalem/ Kobakan/ Sumur Tujuh Pancuran/ Sumur Tujuh, Sebelum Dihancurkan Di Bulan Desember 2018 Oleh Pihak Yang Mengklaim Pemilik Lahan.</figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph"><br>Kawasan yang dirusak berada di Lawang Gintung RT 01 RW 08, yang diyakini merupakan Ring 1 kawasan Keraton Pakuan Pajajaran. Dua objek bersejarah menjadi korban:</p>



<p class="wp-block-paragraph">Situs Sumur Tujuh (diyakini sebagai tempat mandi para permaisuri Raja Pajajaran) ditimbun dengan tanah urugan menggunakan ekskavator.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut saksi mata, perusakan yang melibatkan alat berat (beko/ekskavator) ini terjadi pada 5 Desember 2018. Parahnya, sehari setelah kejadian, pada 6 Desember 2018, lokasi tersebut dilanda bencana alam puting beliung yang mengakibatkan kerusakan parah, pohon tumbang, rumah rusak, dan bahkan korban jiwa.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini jelas pidana pengrusakan cagar budaya sesuai UU Cagar Budaya No. 11 tahun 2010. Pihak perusak harus dikenakan sanksi hukum yang berlaku,&#8221; tegas Ketua FKPP.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pihak yang diduga bertanggung jawab atas pengrusakan ini disebut-sebut adalah pihak yang mengakui memiliki sertifikat tanah di lokasi tersebut, berinisial ARB. .</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="960" height="720" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20250905-WA0070.jpg" alt="" class="wp-image-35861" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20250905-WA0070.jpg 960w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20250905-WA0070-100x75.jpg 100w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20250905-WA0070-768x576.jpg 768w" sizes="(max-width: 960px) 100vw, 960px" /><figcaption class="wp-element-caption">Pengrusakan Kawasan dan Plang Cagar Budaya Bunker Mandiri 2 dirobohkan, dirusak, dan dilindas alat berat di bulan Desember 2018.</figcaption></figure>
</div>


<p class="wp-block-paragraph">Tujuh Tahun Menunggu Keadilan salah satu Kuasa Hukum FKPP, Endy KH, SH, menjelaskan bahwa kasus ini sebenarnya sudah dilaporkan ke Polsek Bogor Selatan pada 22 Desember 2018 oleh beberapa tokoh masyarakat. Namun, proses hukumnya terhenti tanpa kejelasan.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Ini ada kasus itu sudah dari tahun 2018 sampai sekarang ini belum ada kelanjutan. Kami berharap dengan adanya pelaku yang ditangkap terhadap kerusakan cagar budaya, dan dihukum, agar ini akan menjadi pelajaran bagi siapapun juga untuk tidak merusak cagar budaya,&#8221; ujar Endy KH.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Pangeran Raja Goemelar Soeriadiningrat dari Kesultanan Kasepuhan Cirebon bahkan memberikan surat dukungan resmi, mendesak Pemerintah Kota Bogor melibatkan ahli sejarah dan arkeologi dalam kajian ilmiah terkait kawasan Sumur Tujuh.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dikonfirmasi terkait laporan ini, Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Eko, membenarkan bahwa laporan telah diterima dan akan segera ditindaklanjuti.</p>



<p class="wp-block-paragraph">&#8220;Jadi kita sudah menerima laporan. Kami dari Polresta Bogor Kota akan melakukan penyelidikan,&#8221; pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">FKPP berharap pelaporan lanjutan ini akan mendorong Polresta Bogor Kota memproses hukum perusakan cagar budaya ini secara serius. Kasus ini juga menjadi sorotan tajam terhadap dugaan kelalaian Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor serta Wali Kota Bogor dalam melindungi warisan sejarah, agar tragedi serupa tidak terulang di masa depan.<br>(FY)</p>



<p class="wp-block-paragraph">#CagarBudaya #PakwanPajajaran #SumurTujuh #BunkerMandiri #Bogor #FKPP #PolrestaBogorKota #LawanPerusakanSitus #ForumKabuyutanPakuanPajajaran #PresidenPrabowo #MenteriKebudayaan #GubernurJabar #KDM #PoldaJabar #MabesPolri #KejaksaanAgung</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit: Den.Mj</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/melawan-lupa-sejarah-situs-sakral-sumur-tujuh-dan-bunker-mandiri-di-bogor-dirusak-fkpp-lapor-polisi-tuntut-keadilan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kota Bogor Sempatkan Nama Jurnalis Kritis Jadi Nama Jalan</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/kota-bogor-sempatkan-nama-jurnalis-kritis-jadi-nama-jalan/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/kota-bogor-sempatkan-nama-jurnalis-kritis-jadi-nama-jalan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2021 23:59:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Jawa Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kota Bogor]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bima Arya]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Nina Herlina]]></category>
		<category><![CDATA[RM Tirto Adhi Soerjo]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Padjadjaran]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Bogor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=19584</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Kota Bogor &#8211; Pemerintah Kota Bogor bersama Yayasan Priatman Untuk Negeri menggelar bedah profil RM Tirto Adhi Soerjo bertajuk ‘Mengingat Sang Pemula, Melestarikan Seni dan Budaya’ di halaman Bogor Creative Center, Jalan Juanda, Bogor Tengah, Selasa (9/11/2021). Kegiatan tersebut merupakan rangkaian jelang nama sang tokoh pers dan tokoh kebangkitan nasional RM Tirto Adhi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p class="wp-block-paragraph"><strong>Sorotrakyat.<span class="has-inline-color has-vivid-red-color">com</span> | Kota Bogor &#8211; </strong>Pemerintah Kota Bogor bersama Yayasan Priatman Untuk Negeri menggelar bedah profil RM Tirto Adhi Soerjo bertajuk ‘Mengingat Sang Pemula, Melestarikan Seni dan Budaya’ di halaman Bogor Creative Center, Jalan Juanda, Bogor Tengah, Selasa (9/11/2021).</p>



<p class="wp-block-paragraph">Kegiatan tersebut merupakan rangkaian jelang nama sang tokoh pers dan tokoh kebangkitan nasional RM Tirto Adhi Soerjo ini diabadikan menjadi nama jalan menggantikan Jalan Kesehatan, Tanah Sareal. Di jalan ini pula berdiri Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam sambutannya, Bima Arya mengatakan bahwa cukup banyak tokoh-tokoh legendaris yang hebat tercatat dalam sejarah dan diakui oleh negara. Tapi sayangnya, tak sedikit juga tokoh-tokoh tersebut tidak dikenal secara kekinian oleh anak-anak muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Padahal kiprahnya luar biasa, berpengaruh dan seharusnya menginspirasi. Salah satunya adalah sosok RM Tirto Adhi Soerjo. Surat kabar pertama yang berbahasa melayu, didirikan oleh beliau. Beliau juga mempin Sarikat Islam. Jurnalis yang kritis, juga menjadi organisator dan aktivis,” ungkap Bima Arya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Bima melanjutkan, kisah dan sosok Tirto yang fenomenal kemudian menginspirasi Pramoedya Ananta Toer untuk membuat buku berjudul ‘Bumi Manusia’. “Pramoedya Ananta Toer ‘menghidupkan’ ketokohan Tirto dalam sosok Minke dan kemudian difilmkan oleh Hanung Bramantyo. Sosok Minke diperankan oleh Iqbaal Ramadhan. Saya nonton (streaming) film itu waktu (terpapar) Covid. Film yang bagus,” ujar Bima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Menurut Bima, sosok Tirto penting untuk dipopulerkan kembali secara kekinian. “Karena hari ini kita melihat tantangan teman-teman jurnalis adalah begitu. Tetap kritis di masa krisis itu tidak mudah. Saya kira itu tantangan kita sekarang, menjaga jurnalisme yang kritis, sehat, produktif dan independen,” katanya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Untuk membumikan kembali sosok Tirto, namanya akan diabadikan menjadi sebuah jalan di Kota Bogor. “Nama beliau Insya Allah besok akan diresmikan sebagai nama jalan di pusat Kota Bogor. Mudah-mudahan bisa terus menginspirasi teman-teman jurnalis dan masyarakat lainnya. Beliau wafat di usia yang masih sangat muda, sebelum 40, tetapi auranya, ceritanya mengalir terus. Insya Allah hingga akhir zaman nanti. Mudah-mudahan menginspirasi,” jelas Bima.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Di tempat yang sama, Guru Besar Ilmu Sejarah pada Departemen Sejarah dan Filologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran Prof. Nina Herlina mengungkapkan bahwa RM Tirto Adhi Soerjo dianugerahi gelar pahlawan nasional berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 85/TK/2006 pada 3 November 2006.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Alasan utama penganugerahan gelar itu adalah RM Tirto Adhi Soerjo merupakan pionir pers nasional dengan menerbitkan Medan Prijaji yang didistribusikan secara nasional. Melalui surat kabar harian milik pribumi inilah perjuangan Indonesia dalam meraih kemerdekaan diberitakan secara luas,” ungkap Prof Nina.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Nina juga mengaku bangga dan bersyukur ketika Wali Kota Bogor Bima Arya menginisiasi RM Tirto Adhi Soerjo sebagai nama jalan. “Sebagai pahlawan nasional, nilai-nilai kejuangannya harus dilestarikan, disosialisasikan dan diwariskan kepada generasi muda.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Mengabadikan RM Tirto Adhi Soerjo sebagai nama jalan merupakan upaya pemerintah untuk memberi penghargaan atas jasa-jasanya kepada bangsa dan negara. Kedua, agar generasi milenial dapat mengenang perjuangan RM Tirto Adhi Soerjo dan mendapat inspirasi bagaimana berbakti kepada bangsa dan negara,” terangnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">“Ketiga, sebagai bahan pendidikan nasional khususnya pembinaan wawasan kebangsaan bagi generasi muda. Terkait dengan itu, Pemerintah Kota Bogor telah menetapkan perubahan nama Jalan Kesehatan menjadi Jalan Tirto Adhi Soerjo. Ini sangat kami apresiasi,” pungkasnya.</p>



<p class="wp-block-paragraph">Dalam diskusi tersebut hadir pula Taufik Rahzen (Sejarawan dan Budayawan), Denny Irawan (keluarga RM Tirto Adhi Soerjo), Priambodo Trisaksono (Penasehat Yayasan Priatman Untuk Negeri) dan dimoderatori oleh Ivan Aulia Ahsan. (Red)</p>



<p class="wp-block-paragraph">Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/kota-bogor-sempatkan-nama-jurnalis-kritis-jadi-nama-jalan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
