<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Video Viral &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<atom:link href="https://sorotrakyat.com/tag/video-viral/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<description>Media Terdepan Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Aug 2021 02:16:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2022/03/cropped-Favicon-100x75.jpg</url>
	<title>Video Viral &#8211; Sorot Rakyat</title>
	<link>https://sorotrakyat.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral Soal Pelarangan Memasang Bendera Merah Putih di Kawasan Pantai Indah Kapuk, Kemenko Polhukam Panggil Pengelola</title>
		<link>https://sorotrakyat.com/2021/08/23/viral-soal-pelarangan-memasang-bendera-merah-putih-di-kawasan-pantai-indah-kapuk-kemenko-polhukam-panggil-pengelola/</link>
					<comments>https://sorotrakyat.com/2021/08/23/viral-soal-pelarangan-memasang-bendera-merah-putih-di-kawasan-pantai-indah-kapuk-kemenko-polhukam-panggil-pengelola/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sorot Rakyat]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Aug 2021 13:37:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Sospol]]></category>
		<category><![CDATA[Bendera Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Deputi bidang Koordinasi Hukum dan HAM Kemenko Polhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Irjen Pol Armed Wijaya]]></category>
		<category><![CDATA[pelarangan pemasangan bendera merah putih]]></category>
		<category><![CDATA[perumahan Pantai Indah Kapuk]]></category>
		<category><![CDATA[PIK]]></category>
		<category><![CDATA[pimpinan Perusahaan Pantai Indah Kapuk]]></category>
		<category><![CDATA[Restu Mahesa]]></category>
		<category><![CDATA[Sugeng Purnomo]]></category>
		<category><![CDATA[Video Viral]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sorotrakyat.com/?p=18656</guid>

					<description><![CDATA[Sorotrakyat.com &#124; Jakarta &#8212; Pengelola kawasan perumahan Pantai Indah Kapuk (PIK) hari Senin (23/8) memenuhi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Sorotrakyat.<span class="has-inline-color has-vivid-red-color">com | </span>Jakarta &#8212; </strong>Pengelola kawasan perumahan Pantai Indah Kapuk (PIK) hari Senin (23/8) memenuhi permintaan Kemenko Polhukam untuk mengklarifikasi berbagai isu miring yang beredar di publik, baik di media massa maupun media sosial. Misalnya, kasus terakhir yang terjadi pada tanggal 17 Agustus yang lalu tentang tudingan pelarangan memasang bendera merah putih di kawasan itu.</p>



<p>Meski sudah dibantah sebelumnya oleh pihak pengelola bahwa tidak ada pelarangan pemasangan bendera merah putih di kawasan itu, Kemenko Polhukam merasa perlu mengklarifikasi pula berbagai kritik publik di media sosial yang dinilai seakan-akan kawasan PIK seperti negara dalam negara. “Kami sengaja mengundang bapak-bapak untuk menjelaskan berbagai kasus yang viral di publik, sekaligus melalukan klarifikasi karena ini mengundang perdebatan dan bisa mempengaruhi kondisi politik dan keamanan tanah air” ujar Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Irjen Pol Armed Wijaya saat memimpin pertemuan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-style-default"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0020-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-18658" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0020-1024x682.jpg 1024w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0020-300x200.jpg 300w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0020-768x512.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0020-1536x1023.jpg 1536w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0020-150x100.jpg 150w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0020-696x464.jpg 696w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0020-1068x712.jpg 1068w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0020-630x420.jpg 630w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0020.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sejumlah video yang viral di media sosial tentang beberapa kejadian pelarangan bagi masyarakat untuk masuk ke kawasan tertentu di PIK, ditayangkan pada rapat itu. Pihak Pengelola yang diwakili oleh pimpinan Perusahaan, Restu Mahesa, menjelaskan bahwa tudingan itu tidak benar dan sudah dibantah oleh pihaknya. “Kami tidak pernah melarang pemasangan bendera merah putih, juga tidak benar kalau masuk ke kawasan PIK harus menggunakan paspor. Tentang tidak boleh ormas tertentu memasang bendera merah putih tanggal 17 Agustus lalu, karena kami khawatir terjadi kerumunan. Kami sendiri memasang bendera merah putih pak,” ujar Restu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized is-style-default"><img decoding="async" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0021-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-18659" width="688" height="457" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0021-1024x682.jpg 1024w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0021-300x200.jpg 300w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0021-1536x1023.jpg 1536w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0021-150x100.jpg 150w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0021.jpg 1600w" sizes="(max-width: 688px) 100vw, 688px" /><figcaption><em>Deputi bidang Koordinasi Hukum dan HAM Kemenko Polhukam, Sugeng Purnomo.</em></figcaption></figure>



<p>Deputi bidang Koordinasi Hukum dan HAM Kemenko Polhukam, Sugeng Purnomo, mengingatkan pihak pengelola PIK untuk lebih peka dan sensitif terhadap respons publik di berbagai media. Bila kenyataannya pengelola PIK tidak melarang masyarakat seperti di berbagai video yang viral, pengelola kawasan perumahan harus melakukan strategi komunikasi yang tepat.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-style-default"><img decoding="async" width="1024" height="664" src="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0023-1024x664.jpg" alt="" class="wp-image-18661" srcset="https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0023-1024x664.jpg 1024w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0023-300x195.jpg 300w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0023-768x498.jpg 768w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0023-1536x996.jpg 1536w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0023-150x97.jpg 150w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0023-696x452.jpg 696w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0023-1068x693.jpg 1068w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0023-647x420.jpg 647w, https://sorotrakyat.com/wp-content/uploads/2021/08/IMG-20210825-WA0023.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Deputi Bidang Koordinasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, Irjen Pol Armed Wijaya saat memimpin pertemuan, Senin (23/8).</figcaption></figure>



<p>“Misalnya, pengelola membuat pengumuman atau publikasi bahwa area publik di kawasan itu terbuka untuk masyarakat luas, sehingga tidak muncul kesan kompleks ini elite dan hanya bisa diakses oleh orang tertentu saja karena secara hukum itu tidak dibenarkan” ujar Sugeng.</p>



<p>Pihak pengelola berjanji untuk lebih cermat ke depan dan akan memperbanyak sosialisasi agar terbangun hubungan baik dengan warga dan masyarakat. Sementara pihak Kemenko Polhukam mengingatkan pengelola PIK agar tidak lagi terjadi perdebatan di publik, baik di media mainstream maupun media sosial, karena kebijakan pengelola kawasan itu yang dianggap membatasi hak masyarakat sebagai warga negara. (Red)</p>



<p>Editor &amp; Penerbit : Den.Mj </p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://sorotrakyat.com/2021/08/23/viral-soal-pelarangan-memasang-bendera-merah-putih-di-kawasan-pantai-indah-kapuk-kemenko-polhukam-panggil-pengelola/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
