ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGAster Putri Bogor Raih Juara 3 dan Top Scorer Piala Sekjen Jabar 2026Sorot Rakyat
Berita

22.474 Pekerja Rentan ‘Diamankan’ Pemkot dengan BPJS Ketenagakerjaan

Sorot Rakyat • 24 Nov 2025 • 13:08 WIB
Sorotrakyat.com | Kota Bogor — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menunjukkan komitmen serius dalam memperluas jaminan perlindungan sosial, khususnya bagi kelompok pekerja rentan yang menghadapi risiko tinggi dalam aktivitas harian mereka. Penegasan komitmen ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, usai penyerahan simbolis Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan Kota Bogor di […]

Sorotrakyat.com | Kota Bogor — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menunjukkan komitmen serius dalam memperluas jaminan perlindungan sosial, khususnya bagi kelompok pekerja rentan yang menghadapi risiko tinggi dalam aktivitas harian mereka.

Penegasan komitmen ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, usai penyerahan simbolis Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan Kota Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (24/11/2025).

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Acara ini juga menjadi momen penting penyerahan manfaat jaminan sosial kepada dua ahli waris peserta program. Yusup, seorang pedagang, dan Asep Sujana, seorang tukang bangunan, masing-masing menerima santunan jaminan kematian sebesar Rp10 juta, memberikan bukti nyata fungsi perlindungan ini.

Wali Kota Dedie Rachim mengungkapkan bahwa saat ini, sebanyak 22.474 pekerja rentan di Kota Bogor telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Iuran bulanan para pekerja ini sepenuhnya dibiayai oleh Pemkot Bogor.

“Alhamdulillah hari ini sudah ada 22.474 warga Kota Bogor yang masuk dalam kategori pekerja rentan dan dibiayai BPJS Ketenagakerjaannya oleh Pemkot Bogor,” ucap Dedie Rachim.

Dalam kesempatan itu, Dedie Rachim menekankan bahwa validitas data adalah faktor krusial yang harus menjadi prioritas. Hal ini untuk memastikan perlindungan betul-betul jatuh ke tangan warga yang memenuhi kriteria dan sangat membutuhkan.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

“Pesan saya, sama dengan penanganan stunting ya bahwa data itu harus valid. Yang dibantu harus betul-betul orang yang perlu kita bantu dan sesuai dengan profiling yang menjadi persyaratannya,” tegasnya.

Kepala Kantor Cabang Bogor Kota BPJS Ketenagakerjaan, Dian Agung Senoaji, menjelaskan bahwa pekerja rentan yang dilindungi mencakup beragam profesi informal, mulai dari swasta, pedagang, pekerja bangunan, hingga profesi informal lainnya.

Dian Agung Senoaji merinci bahwa proses pendataan mengacu pada kategori pekerja rentan dari desil 1 hingga 4. Total 22.474 peserta tersebut berasal dari dua periode pendaftaran, dengan penambahan signifikan sebanyak 14.580 dari provinsi.

Baca Juga:  Dedie Rachim Dorong Tulang Punggung Perekonomian Masyarakat, Hasil Karya 10 Desainer Memukau

Ia juga menyoroti nilai manfaat dari program ini. Dengan iuran bulanan yang sangat terjangkau, yaitu Rp16.800, peserta dapat memperoleh perlindungan penuh hingga Rp42 juta. Lebih lanjut, jika masa kepesertaan berlanjut minimal tiga tahun, peserta bahkan berhak menerima manfaat beasiswa. (KDR)

#BPJSSelamatkanPekerjaRentang #JaminanSosialBogor #PemkotBogor #DedieARachim #PekerjaRentang #BPJSKetenagakerjaan #BeritaBogor #PerlindunganKerja #WaliKotaBogor #SantunanKematian

Editor & Penerbit: Den.Mj