SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Gelora semangat pembinaan olahraga usia dini yang dipadukan dengan kepedulian sosial terpancar kuat dalam peringatan Tasyakuran 2 Tahun Aster Futsal Academy. Mengambil tempat di Lapangan Rakit Food and Sport, Jalan Tentara Pelajar No. 12, Kelurahan Ciwaringin, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, perayaan berdirinya akademi futsal ini berlangsung meriah, khidmat, serta sarat nilai kekeluargaan.
Acara bertajuk LOBSTER (Lomba Aster) tersebut diawali dengan aksi kepedulian sosial berupa penyaluran santunan kepada puluhan anak yatim. Langkah ini diambil sebagai ungkapan rasa syukur mendalam atas perjalanan dua tahun Aster Futsal Academy dalam membina talenta-talenta muda di Kota Bogor. Usai prosesi santunan, suasana seketika berubah menjadi riuh dan penuh antusiasme saat turnamen futsal antar-kategori resmi dimulai, melibatkan peserta dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga kategori hiburan yang mewajibkan keikutsertaan para ibu dan bapak dari para siswa.
Mengusung tema utama “Mempererat Silaturahmi, Memperbanyak Saudara”, agenda tahunan ini mendapatkan dukungan penuh dari penyedia layanan internet G-Fiber serta jajaran donatur lokal. Tak hanya itu, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Bogor Tengah turut hadir memberikan pengawalan dan apresiasi langsung atas inisiatif pembinaan kepemudaan berbasis keluarga tersebut.
Filosofi Kepemimpinan: “Semua Anak Main, Tidak Ada yang Hanya Jadi Cadangan”
Sebagai sosok kunci di balik layar sekaligus Ketua Panitia LOBSTER, Coach Robby Fadillah menyampaikan bahwa format kegiatan ini memang dirancang khusus agar tidak sekadar berfokus pada persaingan meraih gelar juara, melainkan menekankan aspek pendekatan emosional antara anak dan orang tua.
“Alhamdulillah, memasuki usia Aster yang ke-2 tahun ini, kami mengawali rangkaian acara dengan pembagian santunan untuk anak-anak yatim sebagai pilar rasa syukur kami. Setelah itu, barulah peluit pertandingan LOBSTER ditiup. Total ada 16 tim yang berlaga, di mana masing-masing tim dilengkapi dengan dua pemain cadangan. Untuk kategori anak, kami bagi secara adil menjadi kelompok SD dan SMP agar iklim kompetisinya tetap sportif dan proporsional sesuai perkembangan usia,” ujar Coach Robby Fadillah saat diwawancarai wartawan sorotrakyat.com.
Lebih lanjut, Coach Robby menegaskan alasan di balik diwajibkannya para orang tua untuk turun ke lapangan hijau. Menurutnya, lapangan olahraga adalah media paling efektif untuk meruntuhkan sekat komunikasi dalam keluarga.
“Kehadiran kategori ibu-ibu dan bapak-bapak ini adalah strategi kami dari tim pelatih. Kami ingin mendekatkan anak dengan orang tuanya, bukan hanya saat berada di dalam rumah, tetapi juga lewat interaksi keringat di lapangan. Selaras dengan tema kita, tujuan utamanya adalah mempererat tali silaturahmi dan memperbanyak saudara di lingkungan keluarga besar Aster Futsal Academy. Antusiasme tahun ini luar biasa melonjak pesat dibanding tahun lalu,” tambahnya.
Fondasi Kekeluargaan dan Komitmen Sponsor Jangka Panjang
Senada dengan Ketua Panitia, Penanggung Jawab Aster Futsal Academy, Edu, menekankan bahwa rahasia keberlanjutan eksistensi akademi ini selama dua tahun terakhir terletak pada solidnya rasa kekeluargaan yang dibangun oleh seluruh jajaran manajemen, pelatih, dan wali murid.
“Jika ada yang bertanya apa modal utama Aster bisa bertahan dan terus berkembang hingga dua tahun, jawabannya bukan semata-mata piala atau trofi kompetisi, melainkan fondasi kekeluargaan. Coach Robby bersama seluruh jajaran staf pelatih tidak sekadar mengajarkan teknik mengolah bola atau taktik bertanding, melainkan membentuk pembiasaan karakter, kedisiplinan, serta mentalitas anak-anak. Hari ini membuktikan bahwa jargon ‘Mempererat Silaturahmi, Memperbanyak Saudara’ benar-benar hidup dalam tindakan nyata,” tegas Edu.
Dalam posisinya yang juga mewakili pihak sponsor utama G-Fiber dan jajaran donatur, Edu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya ajang LOBSTER secara teratur dan berkesinambungan.
“Kami dari manajemen G-Fiber beserta para donatur memandang Aster sebagai wadah kegiatan yang sangat bernilai positif. Di dalamnya ada unsur olahraga kesehatan, ada nilai kepedulian sosial melalui santunan yatim, dan ada perekat ikatan keluarga. Ini adalah bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan generasi muda, khususnya di wilayah Bogor Tengah. Kami menegaskan komitmen untuk terus memberikan dukungan penuh agar Aster dapat tumbuh makin besar dan menjadi kawah candradimuka lahirnya bibit-bibit atlet futsal berprestasi dari Bogor,” papar Edu.

Kesaksian Orang Tua: Perubahan Karakter dan Impak Positif dalam Dua Bulan
Di antara ratusan pasang mata yang memadati area Rakit Food and Sport, terselip kisah inspiratif dari salah satu wali murid, Ibu Agnes Cesilia. Pemandangan unik terlihat ketika Ibu Agnes memboyong keempat buah hatinya sekaligus untuk berpartisipasi aktif dalam ajang LOBSTER ini. Keempat anaknya tersebut adalah Zahran yang bertanding di kategori SMP, serta tiga adiknya Dita, Arzan, dan Dira, yang berlaga di kategori SD.
Fakta menarik terungkap bahwa keluarga ini baru resmi bergabung dengan Aster Futsal Academy selama kurun waktu dua bulan. Sebelum menemukan ‘rumah’ di Aster, anak-anaknya memiliki rekam jejak berpindah-pindah dari satu klub futsal ke klub lainnya tanpa pernah bertahan lama karena merasa kurang cocok.
“Awalnya yang mendaftar di sini adalah keponakan saya. Anak-anak saya sebelumnya sudah beberapa kali masuk klub futsal lain, tapi tidak pernah bertahan lama, selalu minta berhenti dan tidak mau latihan lagi. Namun, situasi berubah total begitu mereka mencoba masuk ke Aster. Baru di sini mereka betah, bersemangat, dan kontinuitasnya terjaga. Setiap hari selalu bertanya dan bilang, ‘Aku mau latihan, aku mau latihan terus’,” kenang Ibu Agnes dengan raut wajah gembira.
Ibu Agnes menambahkan, perubahan sikap anak-anaknya tidak hanya terlihat dalam kepiawaian mengolah bola di lapangan, tetapi juga berimbas positif pada pola kedisiplinan harian di rumah.
“Dampaknya sangat terasa di rumah. Anak-anak jadi jauh lebih disiplin. Mereka bahkan memegang prinsip sendiri, ‘Aku mau main dan latihan futsal, tapi besok paginya harus tetap bangun pagi untuk sekolah’. Sementara di lapangan, perubahan permainannya drastis. Anak yang tadinya cenderung malas, hanya berdiri diam dan enggan mengejar bola, sekarang menjadi sangat aktif mengejar bola ke mana pun bergerak,” jelasnya.
Kunci utama yang membuat anak-anaknya betah di Aster, menurut Ibu Agnes, adalah pendekatan humanis yang diterapkan oleh jajaran pelatih yang tidak pernah menganakemaskan pemain tertentu.
“Coach Robby itu punya keahlian luar biasa dalam merangkul dan mengarahkan anak-anak dari berbagai karakter. Yang paling membuat anak-anak senang dan betah adalah prinsip keadilannya: semua anak dimainkan! Tidak ada anak yang hanya dijadikan cadangan mati di pinggir lapangan. Pokoknya semua dapat kesempatan main. Di momen tasyakuran ke-2 ini, harapan saya semoga Aster makin maju, makin banyak anggotanya, orang tuanya makin solid, dan ke depan struktur organisasinya bisa semakin tertata rapi,” tutur Ibu Agnes memungkas perbincangan.
Dukungan terhadap keberadaan Aster Futsal Academy juga mengalir dari aparat penegak hukum setempat. Wakil Kapolsek Bogor Tengah yang hadir langsung memantau jalannya kegiatan memberikan apresiasi tinggi terhadap model pendekatan sosial-kemasyarakatan yang digagas oleh pihak akademi.
“Kami dari jajaran Polsek Bogor Tengah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus Aster Futsal Academy. Rangkaian acara yang diawali dengan santunan anak yatim ini sangat mulia, kemudian dilanjutkan dengan pembinaan olahraga yang melibatkan integrasi antara anak-anak SD, SMP, hingga para orang tua. Ini adalah wujud nyata pembinaan generasi muda yang berbasiskan ketahanan keluarga,” tegas Wakil Kapolsek Bogor Tengah.
Ia menambahkan bahwa interaksi positif dalam wadah olahraga seperti ini secara langsung membantu tugas-tugas kepolisian dalam menciptakan iklim kemasyarakatan yang aman dan tertib.
“Kegiatan konstruktif seperti ini sangat membantu tugas kami dalam memelihara kondusifitas wilayah serta menjadi benteng pencegahan yang efektif terhadap potensi kenakalan remaja, tawuran, maupun aktivitas negatif lainnya di wilayah Bogor Tengah. Semoga Aster terus konsisten dan dapat menjadi percontohan bagi akademi-akademi olahraga lainnya,” pungkasnya.
Rangkaian acara Tasyakuran 2 Tahun Aster Futsal Academy diakhiri dengan prosesi penyerahan trofi kejuaraan untuk para pemenang dari seluruh kategori, mulai dari kategori SD, SMP, hingga kategori hiburan orang tua, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara peserta, wali murid, manajemen akademi, perwakilan sponsor G-Fiber, dan jajaran Polsek Bogor Tengah.
Editor & Penerbit: Den.Mj