ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGWacika Lembur: Hadirkan Solusi Air Bersih Berkeadilan di Pelosok CianjurSorot Rakyat
Berita

Aksi KSPI dan PARTAI BURUH Desak Presiden PECAT Mentri Kesehatan dan Kepala BPOM !!!

Sorot Rakyat • 28 Okt 2022 • 14:00 WIB
Sorotrakyat.com | Jakarta – Kegagalan Pemerintah dalam melakukan pemantauan peredaran obat obatan yang berimbas hilangnya 157 nyawa bayi di Indonesia karena gagal ginjal imbas dari beredarnya obat-obatan yang salah beredar di Indonesia berdampak kemarahan luar biasa bagi KSPI dan PARTAI BURUH dengan menggelar aksi di depan Gedung Kementrian Kesehatan, pada Jum’at 28/10/2022. Ratusan massa aksi […]

Sorotrakyat.com | Jakarta – Kegagalan Pemerintah dalam melakukan pemantauan peredaran obat obatan yang berimbas hilangnya 157 nyawa bayi di Indonesia karena gagal ginjal imbas dari beredarnya obat-obatan yang salah beredar di Indonesia berdampak kemarahan luar biasa bagi KSPI dan PARTAI BURUH dengan menggelar aksi di depan Gedung Kementrian Kesehatan, pada Jum’at 28/10/2022.

Ratusan massa aksi KSPI dan PARTAI BURUH tersebut menuntut Presiden agar dalam waktu yang secepat cepatnya mengeluarkan kebijakan untuk memecat dengan tidak hormat Mentri Kesehatan dan Kepala BPOM sebagai orang yang dinilai paling bertanggung jawab terhadap hilangnya nyawa 157 bayi di Indonesia .

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

“PECAT DENGAN TIDAK HORMAT Mentri Kesehatan dan Kepala BPOM sekarang juga dan bentuk Team Pencari Fakta demi mengusut tuntas kasus tersebut serta menghukum seberat beratnya siapapun yang terlibat dalam tragedi hilangnya 157 nyawa bayi2 di Indonesia,” kata Buya Fauzi (Penanggung Jawab Aksi Nasional KSPI sekaligus Penanggung Jawab Aksi Nasional PARTAI BURUH) berteriak dalam orasinya.

Ditempat yang sama Presiden KSPI sekaligus Presiden PARTAI BURUH dalam Konferensi Pers di lokasi aksi menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah RI agar menetapkan kejadian ini sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Helmizan (Sekertaris Umum FSP KEP KSPI sekaligus EXCO PUSAT PARTAI BURUH) juga menyatakan bahwa, “Pemerintah harus berani menutup Pabrik-pabrik Obat yang hanya berorientasi kepada keuntungan semata tanpa memikirkan kondisi bahaya anak-anak bangsa yang mengkonsumsi obat-obatan yang diproduksi,” ujarnya.

Kahar S Cahyono sebagai juru bicara dari proses audiensi dengan pihak Kementerian Kesehatan juga menyampaikan dalam audiensi bahwa ada sebuah kejanggalan dari tragedi yang terjadi pada saat ini dikarenakan tiba-tiba ada pihak asing yang menawarkan obat penawar racun sebagai solusi penanggulangannya .

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis
Baca Juga:  Rakernas APEKSI Undang Prabowo, Ganjar dan Anies untuk Sampaikan Gagasan di Hadapan Wali Kota se-Indonesia

“Kita tidak akan biarkan kejahatan dibiarkan dan hanya dianggap sebagai keadaan yang biasa biasa saja, kata Buya Fauzi menutup orasinya .

Aksi ditutup setelah Audiensi selesai dilaksanakan dan hasil audiensi disampaikan oleh Kahar S Cahyono. Setelah berita ini diterbitkan pihak Kemenses dan BPOM (Red)

Editor & Penerbit : Den.Mj