ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGGandeng Danone, Dedie Rachim Pacu UMKM Naik Kelas Lewat Damping Award 2026Sorot Rakyat
Berita

Bogor Mantapkan Diri Jadi Kota Sains Kreatif 2045, Gandeng Kemenparekraf Dorong Ekonomi Lokal

Sorot Rakyat • 16 Mei 2025 • 07:45 WIB
Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Kota Bogor semakin memantapkan visinya untuk menjadi kota sains kreatif, maju, dan berkelanjutan hingga tahun 2045 mendatang. Arah pembangunan jangka panjang ini membutuhkan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat. Langkah konkret dalam mewujudkan visi tersebut terlihat dari pertemuan antara Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dengan Menteri […]

Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Kota Bogor semakin memantapkan visinya untuk menjadi kota sains kreatif, maju, dan berkelanjutan hingga tahun 2045 mendatang. Arah pembangunan jangka panjang ini membutuhkan sinergi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat. Langkah konkret dalam mewujudkan visi tersebut terlihat dari pertemuan antara Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Teuku Riefky Harsya, di Kantor Kemenparekraf, Jakarta, Kamis (15/5/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Dedie Rachim secara khusus meminta masukan, pandangan, serta arahan dari Menteri Teuku Riefky Harsya terkait upaya berkelanjutan untuk memajukan sektor ekonomi kreatif di Kota Bogor. Beliau menekankan potensi besar ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di “Kota Hujan”.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

“Kami memiliki potensi pekerja dan masyarakat yang aktif di 17 subsektor ekonomi kreatif. Jika ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat, langkah-langkah konkret yang memprioritaskan 17 subsektor ini akan sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang selama ini belum mendapatkan perhatian yang memadai,” ungkap Dedie Rachim.

Lebih lanjut, Wali Kota Bogor menjelaskan keberadaan Reka, sebuah wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kota Bogor yang saat ini menaungi sekitar 400 anggota dari berbagai kelompok dan subsektor unggulan, seperti kriya, kuliner, dan fesyen.

“Potensi ini nyata, dan kami berharap adanya dukungan dari kementerian di pusat untuk mendorong lembaga-lembaga pendidikan agar mempercepat atau membuka program studi yang relevan dengan kebutuhan 17 subsektor ekonomi kreatif. Hal ini penting untuk meningkatkan jumlah tenaga ahli di bidang-bidang tersebut,” jelasnya.

Gayung bersambut, Menteri Ekraf beserta jajarannya menyambut baik inisiatif dan komitmen Kota Bogor dalam mengembangkan ekonomi kreatif. Mereka menyampaikan bahwa Kemenparekraf memiliki sejumlah program yang dapat langsung dieksekusi, berfokus pada pemberdayaan masyarakat di sektor ekonomi kreatif.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis
Baca Juga:  SWI Bogor Raya Desak Wali Kota Bogor Panggil Camat Bogor Tengah yang Halangi Aduan Masyarakatnya Ke Wartawan

Menteri Teuku Riefky Harsya mengungkapkan bahwa program-program tersebut akan melibatkan kerjasama dengan berbagai lembaga, baik dari sektor keuangan maupun swasta. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan dukungan komprehensif, mulai dari peningkatan pengetahuan, pelatihan, hingga penyediaan narasumber ahli. Dengan dukungan ini, diharapkan ekosistem ekonomi kreatif di Kota Bogor akan semakinSolid dan berkembang pesat.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif dalam mewujudkan visi Kota Bogor sebagai kota sains kreatif yang maju dan berkelanjutan, dengan menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak utamanya. Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, serta kolaborasi dengan berbagai pihak, diyakini akan membawa dampak signifikan bagi kemajuan Kota Bogor dan kesejahteraan masyarakatnya.

(DR)

Editor & Penerbit: Den.Mj