ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKING92 Persen Warga Bogor Minim Olahraga: Tantangan Kesehatan di HUT ke-81 PMISorot Rakyat
Berita

Dedie Rachim Luncurkan Buku Golok Antara Pesona dan Legenda “Memperkaya Literasi”

Sorot Rakyat • 23 Agu 2023 • 09:36 WIB
Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor menghadiri peluncuran buku Golok Antara Pesona dan Legenda karya Gatut Susanta dan kawan kawan (Gantut, DKK) di Auditorium Perpustakaan Kota Bogor, Senin (21/8/2023) sore. Dalam peluncuran tersebut, Gatut memaparkan proses penulisan buku dan sekilas tentang isi buku […]

Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor menghadiri peluncuran buku Golok Antara Pesona dan Legenda karya Gatut Susanta dan kawan kawan (Gantut, DKK) di Auditorium Perpustakaan Kota Bogor, Senin (21/8/2023) sore.

Dalam peluncuran tersebut, Gatut memaparkan proses penulisan buku dan sekilas tentang isi buku tersebut.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Dedie Rachim menyampaikan apresiasi atas dirilisnya buku Golok Antara Pesona dan Legenda yang diharapkan bisa memicu munculnya karya-karya lain terkait benda pusaka dalam memperkaya literasi budaya di Indonesia, khususnya di Jawa Barat.

“Ke depan bisa dengan kujang, kemudian arsitektur Sunda, baju tradisi, itu kita butuhkan sehingga dengan adanya buku terkait dengan golok kemudian akan diikuti oleh dengan karya lainnya,” ujarnya.

Sehingga lanjut Dedie, buku-buku ini akan mengisi kekayaan literasi dan perpustakaan di banyak tempat di Indonesia, termasuk di Perpustakaan Kota Bogor.

Penulis Buku Golok Antara Pesona dan legenda, Gatut Susanta mengatakan, buku ini merupakan buku ke 40 yang dibuat oleh dirinya dengan jumlah 180 lembar full colour dengan menggunakan hard cover.
Buku ini ditulis kurang lebih dalam kurun waktu 1 tahun.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

“Kenapa lama karena buku ini tidak ada literasinya, sehingga harus keliling untuk menulis buku ini. Saya langsung mendatangi tempat yang memiliki informasi itu. Itu yang dilakukan untuk menulis golok, antara pesona dan legenda ini,” ujarnya.

Pada peluncuran buku ini dirinya mencetak 150 buku yang akan disusul dengan pencetakan 3.000 buku.

Tempat-tempat yang pernah didatangi Gatut untuk mencari informasi diantaranya adalah Banten, Betawi dan seluruh wilayah di Jawa Barat, Jawa, Kalimantan hingga Sumatera.

“Yang didatangi ada pelestari, pembuat golok atau pandai dan ada keturunan bahkan garis ke 7 di Cibatu dan Ciomas. Dan itu dirangkum dalam sebuah buku, dan sumber lainnya yang menjadi narasumber, karena buku tidak ada literasinya, dalam satu bilah golok itu pasti terdapat perbedaan pendapat, ini bilang a, b, dan C, itulah kami perlu narasumber untuk merumuskan,” jelasnya.

Baca Juga:  Pemkot Bogor Ajak Santri Jadi Pemimpin Masa Depan

Ia berharap ke depan buku ini juga bisa memperkaya literasi dan menjadi pegangan dalam referensi golok. (Red)

Editor & Penerbit : Den.Mj