ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGAster Putri Bogor Raih Juara 3 dan Top Scorer Piala Sekjen Jabar 2026Sorot Rakyat
Berita

Gebrakan Ekonomi Prabowo: Lampaui Mitos 5%, Pertumbuhan 5,61% Jadi Bukti Nyata Program ‘Quick Wins’

Sorot Rakyat • 10 Mei 2026 • 10:03 WIB
SOROTRAKYAT.COM | Jakarta — Selama satu dekade terakhir, Indonesia seolah terjebak dalam mitos pertumbuhan ekonomi di angka 5%. Namun, rilis data terbaru yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,61% menjadi jawaban telak atas keraguan banyak pihak di tengah ketidakpastian global. Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) RI, Prof. Dr. Kun Nurachadijat, S.E., M.B.A., menilai pencapaian ini adalah […]

SOROTRAKYAT.COM | Jakarta — Selama satu dekade terakhir, Indonesia seolah terjebak dalam mitos pertumbuhan ekonomi di angka 5%. Namun, rilis data terbaru yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 5,61% menjadi jawaban telak atas keraguan banyak pihak di tengah ketidakpastian global.

Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) RI, Prof. Dr. Kun Nurachadijat, S.E., M.B.A., menilai pencapaian ini adalah validasi awal dari orkestrasi ekonomi “Hasil Cepat” atau Quick Wins di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

“Angka ini bukan sekadar statistik. Ini adalah bukti lokomotif ekonomi di bawah Bapak Presiden Prabowo sudah melaju kencang di rel yang tepat,” ujar Prof. Kun dalam tulisannya yang diterima redaksi (10/05).

Menurutnya, pertumbuhan 5,61% adalah buah manis dari kebijakan belanja negara yang ekspansif namun terukur. Salah satu faktor kunci adalah program Makan Siang Bergizi Gratis yang memberikan efek pengganda (multiplier effect) luar biasa di tingkat akar rumput.

“Program ini bukan sekadar bansos, tapi strategi cerdas menggerakkan ekonomi lokal. Ribuan UMKM, petani, dan peternak kini punya kepastian pasar. Ini adalah demand-side economics yang bekerja secara presisi di jantung ekonomi desa,” tambahnya.

Selain itu, fokus pada kedaulatan pangan dinilai sukses menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Prof. Kun menekankan bahwa kepastian eksekusi di lapangan, kelanjutan hilirisasi, dan kemudahan investasi membuat investor asing melihat Indonesia sebagai “rumah yang stabil”.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

Menutup pernyataannya, Prof. Kun optimis bahwa angka 5,61% hanyalah batu pijakan menuju target yang lebih besar.

“Dengan momentum ini, target pertumbuhan 8% yang dicanangkan bukanlah angan-angan kosong, melainkan target realistis yang sangat mungkin diraih tahap demi tahap demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya. (KDR)

Baca Juga:  Monas Bergemuruh! Prabowo 'Kadoi' Buruh dengan Janji Manis, dari Satgas PHK hingga RUU PPRT Kilat!

EkonomiIndonesia #PrabowoSubianto #PertumbuhanEkonomi #QuickWins #KSP #MakanSiangGratis #IndonesiaMaju #BeritaEkonomi

Editor & Penerbit: Den.Mj