ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGAster Putri Bogor Raih Juara 3 dan Top Scorer Piala Sekjen Jabar 2026Sorot Rakyat
Berita

Integrasi Kawasan Batutulis Bogor: Jangan Sampai Pembangunan Trase Baru Menyisakan Persoalan Teknis di Kemudian Hari

Sorot Rakyat • 13 Jun 2026 • 17:44 WIB
SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Pembangunan infrastruktur strategis di kawasan bersejarah Batutulis terus dikebut. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, turun langsung memimpin inspeksi mendadak ke lokasi pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Sabtu (13/6/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa percepatan fisik proyek tidak mengorbankan standar keselamatan teknis yang […]

SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Pembangunan infrastruktur strategis di kawasan bersejarah Batutulis terus dikebut. Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, turun langsung memimpin inspeksi mendadak ke lokasi pembangunan trase baru Jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Sabtu (13/6/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa percepatan fisik proyek tidak mengorbankan standar keselamatan teknis yang fatal bagi masyarakat.

Ditemani jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bogor serta Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Dedie Rachim menyoroti titik-titik krusial yang berpotensi memicu masalah baru di masa mendatang jika tidak ditangani secara radikal sejak dini.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Pemerintah Kota Bogor saat ini tengah mengevaluasi secara ketat berbagai langkah treatment teknis, khususnya di ujung jalur baru yang direncanakan berintegrasi langsung dengan kawasan Leuweung Batutulis sebuah proyek yang juga sedang digarap intensif oleh Pemkot Bogor.

Dedie Rachim menegaskan, opsi pembebasan lahan warga di area terdampak harus dilakukan secara terukur dan tanpa kompromi demi menjamin keselamatan jangka panjang saat proses pembongkaran maupun operasional jalan dimulai.

“Sehingga nanti kalau ada pembongkaran, warga tetap aman. Makanya saya usulkan untuk sekalian saja dibebaskan agar nanti ujung jalan trase baru ini lebarnya kurang lebih sama dengan yang di depan, jangan mengecil ke belakang,” tegas Dedie di lokasi proyek.

Pernyataan tegas ini menjadi sinyal kuat bagi birokrasi lokal agar tidak bekerja setengah-setengah. Guna menghindari penyempitan jalur (bottleneck) yang kerap menjadi momok kemacetan di area transisi, Wali Kota menginstruksikan aparatur wilayah untuk bergerak cepat.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

“Saya minta Pak Camat, Pak Lurah, dan teman-teman PUPR kembali menghitung kemudian mengusulkan,” ucapnya lugas.

Selain urusan teknis dan keselamatan, integrasi estetika tata ruang antara trase baru garapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan area Leuweung Batutulis milik Pemkot Bogor menjadi catatan kritis yang wajib diselesaikan. Kedua proyek lintas anggaran ini dituntut bersinergi sempurna agar tidak menyisakan ego sektoral yang merugikan publik.

Baca Juga:  Kisah Emak Sani: Semangat Ibadah Tak Lekang Dimakan Usia di Kota Bogor

Hingga minggu ini, progres fisik di lapangan dilaporkan menunjukkan tren positif, yakni surplus 4 persen lebih cepat dari target yang ditentukan. Faktor cuaca yang relatif kondusif dengan curah hujan yang menurun di wilayah Bogor menjadi katalis utama percepatan ini.

“Alhamdulillah, ini juga patut disyukuri, mungkin karena curah hujan agak berkurang. Biasanya curah hujan tinggi, tetapi sekarang kelihatannya kondisi cuaca cukup kondusif. Ke depan mudah-mudahan juga tetap kondusif,” tambah Dedie Rachim.

Ke depan, kawasan Batutulis diproyeksikan mengalami transformasi total. Sesuai cetak biru yang diselaraskan dengan visi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, kawasan ini akan menjelma menjadi episentrum wisata sejarah dan transportasi terpadu yang terintegrasi penuh dengan Museum Pajajaran.

“Ada museum, ada leuweung, ada trase baru, ada taman, dan lain sebagainya, termasuk ada Stasiun Batutulis. Ini menjadi lokasi yang strategis dan indah,” pungkasnya. publik kini menunggu apakah integrasi raksasa ini mampu selesai tepat waktu tanpa menyisakan cacat estetika maupun teknis di lapangan.

(FY)

#SorotRakyat #KotaBogor #Batutulis #DedieARachim #PUPRBogor #InfrastrukturBogor #Pajajaran #WisataSejarah #BogorSelatan #JawaBarat #DediMulyadi #BeritaBogor #PembangunanJalan

Editor & Penerbit: Den.Mj