ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKING92 Persen Warga Bogor Minim Olahraga: Tantangan Kesehatan di HUT ke-81 PMISorot Rakyat
Berita

KB Saja Tak Cukup! SSK Kunci Kendalikan Penduduk dan Siapkan Generasi Emas Kota Bogor

Sorot Rakyat • 22 Okt 2025 • 19:28 WIB
Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya strategi komprehensif dalam menghadapi tantangan demografi dan persaingan sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Ia menyoroti peran strategis program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) sebagai langkah krusial untuk menyiapkan generasi muda yang berkualitas sekaligus mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Dedie Rachim menjelaskan bahwa […]

Sorotrakyat.com | Kota Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menekankan pentingnya strategi komprehensif dalam menghadapi tantangan demografi dan persaingan sumber daya manusia (SDM) di masa depan. Ia menyoroti peran strategis program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) sebagai langkah krusial untuk menyiapkan generasi muda yang berkualitas sekaligus mengendalikan laju pertumbuhan penduduk.

Dedie Rachim menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penduduk yang tidak terkendali akan memicu persaingan yang sangat ketat di antara SDM. Oleh karena itu, diperlukan intervensi lebih dari sekadar program Keluarga Berencana (KB) konvensional.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

“Tingkat jumlah penduduk kalau tidak dikendalikan maka persaingan di antara sumber daya manusia itu tentu akan sangat ketat. Program KB saja tidak cukup. Perlu melibatkan sekolah untuk menurunkan informasi dan juga berbagi ilmu tentang kependudukan di tingkat sekolah,” tegas Dedie Rachim di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, pada Rabu (22/10/2025).

Wali Kota menyampaikan apresiasi tinggi kepada sekolah-sekolah di Kota Bogor yang telah sukses menjalankan program SSK, bahkan hingga meraih status paripurna. Penghargaan juga diberikan kepada para duta kependudukan dari tingkat SMP dan SMA, menggarisbawahi komitmen Kota Bogor terhadap isu kependudukan.

Melalui SSK, Dedie Rachim berharap siswa dapat memperoleh pengetahuan mendalam mengenai metode dan langkah antisipatif yang diperlukan dalam rangka mengendalikan pertumbuhan serta membangun keluarga yang lebih berkualitas di masa depan.

“Peran siswa di SSK sendiri itu kan yang dimanfaatkan adalah teman sebaya. Menyampaikan sesuatu informasi melalui teman sebaya biasanya akan lebih efektif,” tambahnya. Pengetahuan ini dinilai krusial untuk membekali siswa dengan ilmu tentang bagaimana membentuk dan mempersiapkan keluarga yang berkualitas.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

Secara terpisah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan bahwa SSK merupakan program nasional yang diintegrasikan ke pemerintah daerah.

Baca Juga:  Aliansi Komunitas Budaya Jawa Barat: Merajut Sinergi di Jantung Peradaban Sunda

Marse menyebutkan, kurikulum SSK dirancang untuk mencakup pemahaman penting seperti:

  1. Bonus Demografi
  2. Ketahanan Keluarga
  3. Mewujudkan Keluarga Berkualitas
  4. Kesehatan Reproduksi

Saat ini, Kota Bogor memiliki total 20 sekolah dari tingkat SMP dan SMA yang telah berpartisipasi dalam SSK. Enam dari sekolah tersebut bahkan telah mencapai status paripurna dan menerima apresiasi langsung dari Wali Kota Dedie Rachim.

“Tujuan SSK itu untuk mengintegrasikan pentingnya bagaimana kita memprioritaskan pembangunan keluarga dan kependudukan. Serta memberikan pemahaman kepada generasi penerus, untuk paham dan mengerti apa itu bonus demografi,” pungkas Marse.

(KDR)

#SekolahSiagaKependudukan #SSK #PengendalianPenduduk #KeluargaBerkualitas #BonusDemografi #DPPKBKotaBogor #PendidikanKependudukan

Editor & Penerbit: Den.Mj