ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGAster Putri Bogor Raih Juara 3 dan Top Scorer Piala Sekjen Jabar 2026Sorot Rakyat
Berita

Menkes Tunjuk Kota Bogor Jadi Pilot Project Sistem Kesehatan Perkotaan

Sorot Rakyat • 18 Jul 2023 • 11:40 WIB
Sorotrakyat.com | Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menunjuk Kota Bogor sebagai salah satu kota untuk pilot project penerapan smart healthcare. Hal tersebut diungkapkan Menkes kepada Wali Kota Bogor Bima Arya saat pertemuan membahas World Health City Forum (WHCF) 2023 di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Senin (17/7/2023). Bima Arya mengatakan, Pemerintah Kota Bogor menyambut […]

Sorotrakyat.com | Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menunjuk Kota Bogor sebagai salah satu kota untuk pilot project penerapan smart healthcare.

Hal tersebut diungkapkan Menkes kepada Wali Kota Bogor Bima Arya saat pertemuan membahas World Health City Forum (WHCF) 2023 di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Senin (17/7/2023).

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Bima Arya mengatakan, Pemerintah Kota Bogor menyambut baik rencana kolaborasi untuk sistem kesehatan terpadu perkotaan dengan ditunjang kemajuan teknologi digital atau smart healthcare.

“Kota Bogor dipilih oleh Pak Menteri bersama dengan Surabaya untuk menjadi pilot project kolaborasi sistem kesehatan perkotaan, bekerjasama dengan Korea dan pihak swasta. Sistem ini adalah pendekatan baru dalam bidang kesehatan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan ke rumah-rumah warga,” ujar Bima Arya.

Nantinya, lanjut Bima, sistem smart healthcare akan mengkoneksikan rumah warga dengan layanan kesehatan melalui teknologi deteksi kesehatan terpadu. Dalam proyek percontohan nanti, akan dilihat keefektifan sistem dan dampak penerapan teknologi di bidang kesehatan ini.

“Ini juga salah satu antisipasi dampak berkembangnya perkotaan. Tadi juga Pak Menteri sampaikan untuk meningkatkan usia harapan hidup dan layanan kesehatan yang lebih efektif. Ada data bagaimana rupiah yang dikeluarkan harus berbanding lurus dengan angka harapan hidup yang semakin tinggi,” kata Bima.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

Usia harapan hidup di Kota Bogor dalam tiga tahun terakhir terus mengalami peningkatan. Dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat usia harapan hidup pada 2020 sebesar 73,61, lalu 73,82 pada 2021 dan 74,13 pada 2023.

“Kita mempelajari sistem kesehatan yang efektif seperti Korea dan Jepang. Secara jangka panjang arahnya ke sana, tapi dalam waktu dekat akan dicoba diimplementasikan dalam skala yang kecil di kota-kota seperti Surabaya dan Bogor ini,” terangnya.

Baca Juga:  Kang DS: ASN Sehat Spiritual & Materi, Pelayanan Publik Maksimal

Dalam pertemuan tersebut Bima Arya didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno, turut dihadiri oleh Yun-Chul HONG sebagai Chief Executive Committee WHCF 2023 yang juga Chairman of the Board, The Korean Society for Preventive Medicine dan CHO June Hyuck sebagai Senior Advisor for International Projects Seoul National University Hospital.