ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGMomen Haru! Penari Cilik Bogor: Annisa Kejora Genap 12 Tahun, Panen Doa Sang Maestro BudayaSorot Rakyat
Kota Bogor

Pemkot Bogor, PT KAI, dan GoTo Sepakati Mega Proyek Terpadu

Sorot Rakyat • 07 Sep 2026 • 18:43 WIB
Wali Kota Bogor Dedie Rachim memaparkan rencana penataan Stasiun Bogor dan Pasar Anyar.
SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Langkah besar penataan kawasan perkotaan berbasis transportasi publik resmi dimulai. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk penataan dan pengembangan kawasan Stasiun Bogor secara menyeluruh. Penandatanganan yang berlangsung di Gate Alun-alun Stasiun Bogor pada Senin (7/9/2026) ini turut […]

SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Langkah besar penataan kawasan perkotaan berbasis transportasi publik resmi dimulai. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk penataan dan pengembangan kawasan Stasiun Bogor secara menyeluruh. Penandatanganan yang berlangsung di Gate Alun-alun Stasiun Bogor pada Senin (7/9/2026) ini turut mengandeng PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) sebagai mitra strategis integrasi layanan modal transportasi.

Mega proyek ini mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) yang menggabungkan integrasi antarmoda, pemulihan cagar budaya, serta penyediaan ruang ekonomi modern guna menjawab dinamika mobilitas warga Bogor dan komuter Jabodetabek.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Restorasi Cagar Budaya 1881 dan Fasilitas Modern

Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin, menjelaskan bahwa fokus utama penataan kawasan ini adalah mengembalikan identitas sejarah Stasiun Bogor. Bangunan cagar budaya bernilai sejarah tinggi yang dibangun pada tahun 1881 akan dipugar dan dijadikan wajah utama (facade) dari kawasan “New Stasiun Bogor”.

“PT KAI mengusung tiga pilar utama dalam penataan ini. Pertama, konektivitas fisik yang menghubungkan Stasiun Bogor, Stasiun Paledang, dan area komersial sekitarnya. Kedua, integrasi antarmoda secara menyeluruh yang menyambungkan KRL Commuter Line, Trans Pakuan, angkutan daring (GoTo), hingga rencana pengembangan transportasi massal perkotaan seperti trem atau LRT,” papar Bobby Rasyidin.

Pilar ketiga menekankan pada penataan spasial yang berfokus pada ruang terbuka publik dan ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis TOD.

Sejumlah perbaikan infrastruktur teknis di stasiun juga telah berjalan. Perpanjangan dan pemasangan kanopi di Peron 6, 7, dan 8 telah rampung dikerjakan selama tiga bulan terakhir, yang berhasil meningkatkan kapasitas tampung harian pengguna hingga 30 persen. Saat ini, perbaikan berlanjut ke Peron 4 dan 5 guna memberikan kenyamanan maksimal bagi para penumpang agar terhindar dari cuaca ekstrem.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis
Baca Juga:  Cuaca Ekstrim di Kota Bogor Telan Dua Korban Luka Berat dan Satu Orang Meninggal Dunia di Lokasi Longsor

Penataan Koridor Jalan dan Pembongkaran Bangunan

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa rencana strategis PT KAI selaras dengan program penataan ruang yang tengah digulirkan Pemkot Bogor di kawasan jalan-jalan utama sekitar stasiun. Penataan tahap awal difokuskan pada koridor Jalan Nyi Raja Permas hingga Jalan MA Salmun guna meningkatkan kerapian, kenyamanan, dan ketertiban umum.

“Kami menyambut baik dan bersinergi penuh. Rencana dari PT KAI ini menyatu dengan langkah Pemkot Bogor. Tahun depan, penataan berlanjut ke Jalan Mayor Oking dan Jalan Kapten Muslihat,” ujar Dedie A. Rachim saat ditemui usai penandatanganan kesepahaman.

Pemkot Bogor juga bersiap menata koridor Jalan Dewi Sartika seiring selesainya masa kontrak kerja sama Build Operate Transfer (BOT) dengan PT Propindo. Langkah ini mencakup penertiban dan pembongkaran bangunan yang memakan badan jalan guna menciptakan akses jalan yang rata, lurus, dan bebas hambatan (obstacle) dari area Alun-alun Kota Bogor hingga ke Jalan Sawojajar.

Rencana Elektrifikasi KRL Jalur Bogor-Sukabumi

Selain penataan ruang dan fasilitas fisik stasiun, pengembangan jangka panjang ini disiapkan untuk mendukung ekspansi operasional KRL Commuter Line. Setelah beroperasinya jalur ganda (double track) hingga Cigombong, PT KAI menargetkan program elektrifikasi jalur kereta api menuju Stasiun Cigombong dapat terealisasi sepenuhnya pada tahun 2027. Pada tahun depan, pembuatan zona jemput (pick-up and drop-off zone) untuk angkutan kota di sisi selatan stasiun juga akan mulai dikerjakan secara bertahap.

(FY)

#KotaBogor #StasiunBogor #PTKAI #GoTo #TODBogor #TransportasiPublik #PemkotBogor #BeritaBogor #Sorotrakyat

Editor & Penerbit: Den.Mj