ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGWafatnya Syekh KH. TB. Hakim Agus Fauzan Al Falak: Duka Mendalam Selimuti Bogor dan Dunia Pesantren NusantaraSorot Rakyat
Berita

PKB IMIP Buntu: Perundingan Panas, Disnaker Morowali Putuskan Perpanjangan Sepihak!

Sorot Rakyat • 21 Nov 2025 • 02:34 WIB
Sorotrakyat.com | Morowali — Proses perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) periode 2025–2027 yang digelar 18–31 Oktober 2025 di Manado, berlangsung penuh tarik-menarik dan berhenti di banyak titik buntu. Hingga batas waktu berakhir, keputusan tidak bisa diketok, sementara perusahaan diketahui sudah lebih dulu mengajukan perpanjangan PKB dan PP ke […]

Sorotrakyat.com | Morowali — Proses perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) Kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) periode 2025–2027 yang digelar 18–31 Oktober 2025 di Manado, berlangsung penuh tarik-menarik dan berhenti di banyak titik buntu. Hingga batas waktu berakhir, keputusan tidak bisa diketok, sementara perusahaan diketahui sudah lebih dulu mengajukan perpanjangan PKB dan PP ke Disnaker Kabupaten Morowali meski status perundingan masih pending.

Perundingan yang dibuka 19 Oktober oleh Kadisnakertrans Provinsi Sulawesi Tengah sempat diawali dengan kegiatan outbound sebagai simbol kebersamaan. Namun, dinamika lapangan justru menunjukkan sebaliknya.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

Beberapa kali sidang terhenti, khususnya saat membahas pasal sanksi yang tak kunjung menemukan titik temu. Ketidakhadiran ketua tim manajemen pada hari-hari krusial juga memicu kekecewaan serikat pekerja. Upaya pertukaran draft PKB pun kembali memunculkan masalah karena sejumlah usulan serikat tidak dimasukkan dalam risalah yang disusun manajemen.

Hingga 30 Oktober, manajemen merilis risalah akhir berisi tiga poin tambahan tali asih Rp. 600.000 bagi ahli waris korban kecelakaan kerja, penambahan tunjangan tidak tetap, serta skema uang pisah untuk karyawan resign. Namun seluruh usulan serikat tetap tak terakomodasi, bahkan ada serikat yang menandatangani risalah di luar keputusan forum.

Perundingan ditutup tanpa penutupan resmi, tanpa draft final, dan tanpa tanda tangan lengkap.
Di tengah situasi ini, perusahaan telah mengajukan perpanjangan PKB dan PP yang kemudian disetujui Disnaker dengan alasan mencegah kekosongan aturan di kawasan IMIP. Padahal, menurut Hamka, Wakil Ketua Bidang Advokasi DPC SPN Kabupaten Morowali, langkah tersebut tidak sejalan dengan tata tertib perundingan.

“Kami sayangkan keputusan Kadisnaker Morowali yang memperpanjang PKB satu tahun, sementara perundingan belum deadlock tetapi masih pending. Dalam tata tertib, jika masih ada pasal yang belum dibahas, yang seharusnya dilakukan adalah memperpanjang masa perundingan, bukan mengambil keputusan sepihak,” tegasnya.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis
Baca Juga:  Ini Alasan Wali Kota Bogor Ganti JPO Kontroversial dengan Pelican Crossing

Dengan status pending dan banyak pasal belum disentuh, masa depan PKB Kawasan masih menggantung, menunggu komitmen semua pihak untuk kembali ke meja perundingan dengan itikad yang lebih jernih. (TSA)

#DisnakerMorowali, #Ketenagakerjaan #SerikatPekerja #KonflikBuruh #IMIPMorowali #PerjanjianKerjaBersama #PKBIMIPBuntu #SPN #Kemenaker

Editor & Penerbit: Den.Mj