ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kiri
ADVERTISEMENT
160×600
Skyscraper
Kuping Kanan
Sorot Rakyat • Media Terdepan Dalam BeritaIkuti: FB • IG • YT • TikTok
ADVERTISEMENT
728×90 — Header
Ganti dengan Ads 728x90 Jika ada
BREAKINGAster Putri Bogor Raih Juara 3 dan Top Scorer Piala Sekjen Jabar 2026Sorot Rakyat
Berita

Upaya Pemkab Bandung Optimalkan Pelaku UMKM Melalui Bedas Market

Sorot Rakyat • 27 Jun 2022 • 12:31 WIB
Sorotrakyat.com | Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya memberikan peluang bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bisa bangkit dan berkembang di era 4.0. Adapun salah-satu upaya yang telah dilakukan Pemkab Bandung adalah dengan meluncurkan program Bedas Market. “Hadirya Bedas Market ini diharapkan dapat mengoptimalkan serta membantu para pelaku UMKM dan […]

Sorotrakyat.com | Bandung – Pemerintah Kabupaten Bandung terus berupaya memberikan peluang bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bisa bangkit dan berkembang di era 4.0.

Adapun salah-satu upaya yang telah dilakukan Pemkab Bandung adalah dengan meluncurkan program Bedas Market.

ADVERTISEMENT — 336×280
AD CONTOH NATIVE feed • tipis
Native 1:4 • scroll santai Ayah

“Hadirya Bedas Market ini diharapkan dapat mengoptimalkan serta membantu para pelaku UMKM dan para pelaku ekonomi kreatif agar dapat memasarkan produknya, sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bandung,” jelas Bupati Bandung Dadang Supriatna saat acara Pembukaan Sosialisasi Bedas Market di Grand Sunshine, Soreang, Senin (27/6/2022).

Bupati menilai, kehadiran Bedas Market merupakan langkah strategis dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di masa transisi pandemi covid-19, sekaligus selaras dengan salah-satu misi yaitu membangkitkan kesejahteraan masyarakat, dengan prinsip keadilan dan keberpihakan pada kelompok masyarakat lemah.

Dalam pelaksanaannya, bupati menerangkan, program Bedas Market akan melibatkan sekitar lima kader Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) di masing-masing desa.

“Satu desa diwakil lima kader dan dalam satu kecamatan diwakili oleh 10 desa. Total ada sekitar 50 kader yang mengikuti sosialisasi ini. Kami berharap, para peserta bisa memanfaatkan agenda ini untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam hal pemasaran produk,” ucapnya.

120×80
NATIVE FRAME
Rekomendasi redaksi
AD CONTOH NATIVE -single2 • tipis

Bupati yang akrab disapa Kang DS juga berpendapat, penggunaan teknologi merupakan langkah konkret dalam upaya membangun smart economy, yang merupakan salah satu pilar dalam pembangunan smart city Kabupaten Bandung.

“Saya minta para peserta lebih fokus menyerap informasi dan strategi pemasaran dari narasumber. Selanjutnya, implementasikan di wilayah masing-masing, manfaatkan marketplace yang ada di e-commerce,” harap Kang DS.

Tak hanya Bedas Market, sebelumnya, bupati dan jajarannya juga telah meluncurkan salah satu program prioritas dalam membangkitkan roda perekonomian, yaitu pemberian modal bergulir tanpa bunga kepada masyarakat, khususnya para pelaku UMKM melalui lembaga keuangan bank.

Baca Juga:  Bima Arya dan Esti Cek Proyek Taman Manunggal Tersisa 40 Hari Lagi

“Kami berharap, semua pihak terkait dapat ikut menyukseskan program ini sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat Kabupaten Bandung,” pungkasnya. (Red)

Editor & Penerbit : Den.Mj