SOROTRAKYAT.COM | KOTA BOGOR — Genderang persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar 2026 mulai ditabuh kencang. Pengurus Cabang Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota Bogor secara resmi melakukan langkah strategis melalui agenda reshuffle kepengurusan yang digelar pada Minggu, 26 April 2026, bertempat di Studio 30 Taman Yasmin, Bogor.
Momentum ini bukan sekadar pergantian personel, melainkan upaya penyegaran untuk memastikan mesin organisasi berjalan dengan kecepatan penuh. Suasana di Studio 30 terasa dinamis saat para pengurus baru menerima pembekalan mendalam mengenai visi besar tenis Kota Bogor ke depan.
Ketua PELTI Kota Bogor, Dede Suhendar Dinata, secara langsung memimpin pemaparan mengenai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi). Ia menegaskan bahwa setiap individu dalam struktur kepengurusan yang baru harus memiliki tanggung jawab moral dan profesional untuk memajukan olahraga tenis di Kota Bogor.
“Wajah baru, semangat baru. Saya ingin memastikan bahwa setiap pengurus tidak hanya sekadar nama di atas kertas (SK), tetapi menjadi motor penggerak yang aktif. Kita sedang membangun fondasi menuju prestasi emas, dan itu dimulai dari soliditas internal kita hari ini,” ujar Dede dalam arahannya.
Ia menambahkan, “Reshuffle ini adalah langkah konkret untuk memastikan bahwa PELTI Kota Bogor dihuni oleh orang-orang yang memiliki dedikasi tinggi. Menghadapi Porprov 2026, kita tidak bisa bekerja dengan cara-cara lama. Saya instruksikan kepada seluruh pengurus baru untuk segera tancap gas. Program kerja yang kita susun harus berdampak langsung pada kesejahteraan atlet dan kualitas pembinaan. Kita ingin tenis bukan hanya sekadar olahraga hobi, tapi menjadi kebanggaan Kota Bogor di level provinsi maupun nasional,” tegasnya.
Senada dengan peryataan Ketua PELTI Kota Bogor, M. Al Farhan selaku sekertaris baru menyampaikan target kita di Porprov 2026 sangat jelas: Medali Emas.
“Kami telah memetakan kekuatan lawan dan peluang atlet-atlet kita. Dengan restrukturisasi ini, sisi administrasi dan dukungan logistik untuk atlet akan jauh lebih rapi,” ungkapnya.
Farhan juga menyampaikan rasa optimisnya untuk atlit PELTI Kota Bogor dalam capaian medali emas di porprov 2026.
“Saya optimis, dengan sinergi antara manajemen yang tertib dan program kepelatihan yang disiplin, target emas bukan lagi sekadar impian, melainkan realitas yang sedang kita jemput,” pungkasnya.
Acara tersebut dilanjutkan dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara simbolis, yang menandai sahnya masa bakti pengurus harian. Segera setelah prosesi tersebut, fokus pertemuan beralih pada aspek teknis kepelatihan. Coach Rahmat, selaku kepala pelatih, mempresentasikan road map pembinaan atlet yang lebih saintifik dan terukur, mencakup penguatan fisik, pematangan teknik, hingga simulasi mental bertanding.
Selain prestasi di lapangan, PELTI Kota Bogor juga mulai melirik aspek modernisasi organisasi melalui strategi branding dan publikasi. Tujuannya jelas: mendekatkan tenis kepada masyarakat luas dan menjaring bibit unggul sejak dini melalui citra organisasi yang profesional dan transparan. (KDR)
#PELTIKotaBogor #TenisIndonesia #Porprov2026 #KotaBogor #OlahragaJabar #SorotRakyat #DedeSuhendarDinata
Editor & Penerbit: Den.Mj
